
dimana ternyata Namjoon dan Yuhan dulu bertunangan bukan hanya berpacaran biasa
"apa lagi?" tanya Namjoon
"tunggu dulu, mau bicara kita, kamu beneran soal Yuhan tadi sudah bertunangan?" tanya Seokjin
"kamu kenapa tidak bilang kepada ku kalau kamu dan Yuhan ternyata bertunangan?" tanya Hoseok
"percuma mau dibahas sekarang, kan sudah berakhir hubungannya, sudah tidak ada apa apa lagi sekarang" kata Namjoon
"iya hyung tau, tapi kemarin kenapa tidak bilang saja kalau tunangan bukan berpacaran?" kata Jimin
"kalau bilang waktu itu, apa bisa membuat kalian tidak memisahkan kami?" tanya Namjoon
mendengar itu semua member seketika terdiam, kaget dengan ucapan itu seolah mempertanyakan apa mereka akan membantu mempertahankan seandainya Namjoon menjelaskan?
tentu tidak ada pengaruh bukan?
bangtan tetap yang pertama dipertahankan, bangtan tetap jadi prioritas utama dan pertama untuk seorang Namjoon
dan sekarang sudah berakhir, mau dibahas pun percuma..
"lupakan saja semuanya, seperti yang kalian minta untukku lupakan semua bersama dia" kata Namjoon
sementara Jijun dirumahnya, bersama Jungji dan Yungju tentu dengan Sangja..
mereka membahas ulang Yuhan...
dimana dua kakak adik itu penasaran perihal pacar baru Yuhan yang sekarang siapa karna tadi tidak ada pembahasan itu juga
tapi karna bagi Sangja, ia tidak butuh berita atau cerita terkait hubungan baru Yuhan mau sama siapa, toh itu bukan urusannya, Sangja pun berpamitan pulang kerumahnya malam itu juga
mempersiapkan apa yang akan ia lakukan kedepannya untuk Munha dan Yuhan
tinggallah Jijun bersama Yungju dan Jijun
"kalian tidak mau pergi tidur?" tanya Jijun
"kamu saja duluan"
Jijun hanya diam disana karna ia belum juga mengantuk, ia masih banyak sekali pikiran terkait Yuhan
"jadi bukan anaknya ya?" tanya Jungji
"iya bukan lah, Yuhan dengan pacarnya tidak pernah punya anak kok" kata Jijun
"memang pacarnya sekarang siapa? apa kamu kenal?" tanya Yungju
"kenal, aku tidak kenal sih"
"lah kenal, tapi kamu tidak kenal, maksudmu gimana?" tanya Yungju
"iya, pacarnya terkenal, cuma aku tidak dekat gitu, aku tau cuma sekedar tau"
"siapa memang?" tanya Jungji
"Heechul"
"Heechul siapa lagi? aku mana paham" jawab Yungju
"idol?" tanya Jungji
"iya idol juga tapi dari member suju"
"suju? super junior?" tanya Yungju kaget
"nah, super junior, dan kamu tau pacar Yuhan adalah member yang paling kau ingat" kata Jijun
"siapa?" tanya Yungju bingung
"beberapa kali kan aku tanya soal beberapa idol, terus salah satu dari mereka yang kalian hapal, dan kalian selalu mengingat kalau di member suju itu?"
"serius? Heechul itu?" tanya Jungji
"ya lah, dimana ada member disitu Heechul juga, nama itu juga hanya satu di antara semua member idol di korea kan" jawab Jijun
"gilaa sih ini anak" kata Jungji
"gila apa hebat?" tanya Jijun
"kalau gitu sih hebat tapi ada gila gila nya juga, lah itu Namjoon mantannya, siapa tidak kenal Namjoon kan jaman sekarang?" tanya Jungji
"iyaa sih"
"tadinya aku respect ke tuh cewek, pas tau dia siapa sekarang, gak ada gue respect respect nya lagi sama sekali" kata Yungju
"lah, sama" jawab Jungji
Yungju dan Jungji juga terdiam, mereka seperti satu pikiran dan Jijun seperti paham soal itu
"kalian jangan macam macam pada nya"
"kenapa pikiran mu kesana?" tanya Jungji
"kamu menuduh kami apa?" tanya Jungji lagi
"hyung, aku sudah hidup bersama kalian sejak lahir ya, sejak aku dibumi, bernapas pertama kali, aku sudah kenal kalian, aku tau ada pikiran kalian mau melakukan perbuatan buruk kan?"
"kenapa menuduhku buruk sih?" tanya Yungju
"karna aku tau siapa kalian, pikiran kalian soal perempuan itu kotor, semua di sambungkan dengan hal hal kotor, aku tau kalian" kata Jijun
sedikit penjelasan tentang ketiga pria yang bersaudaraan ini, bahwa mereka sebenarnya satu frekuensi yaitu memiliki pikiran yang sama sama kotor jika bahas soal perempuan
tapi Jijun tidak separah kedua sepupunya itu
"memangnya kamu tidak?" tanya Jungji
"aku tidak ya, apalagi pada Yuhan"
"ya karna Yuhan sahabatmu, aku pun pada sahabatku ya tidak akan begitu, gila aja" kata Yungju
"ya pokoknya jangan hyung sakiti apapun dia"
"kau tenang saja, mau aku lakukan apapun padanya, aku akan pastikan dia tetap baik kepadamu kok" jawab Jungji
"sudah lah jangan gitu hyung"
"kau tenang saja, kamu kan gak ada diposisi kami, kamu tidak akan tau bagaimana jadi kami" jawab Yungju
"ahh, bagaimana aku membantumu? buat menemukan Yuhan, kamu bilang ingin sekali bertemu kan?" tanya Jungji
"okeh, aku bantu kamu juga"
"iya tapi masalahnya, masih butuh motor dia di aku yang rusak, bagaimana aku gantinya?"
"sudah urusanku, nanti ku ganti uang pada Yuhan" jawab Yungju
"kalau soal itu bagaimana jika Yuhan minta motor?"
"ya belikan motor nya lagi, yang baru" jawab Yungju
"kalau maunya yang rusak itu?"
"benerin yang rusak itu saja, gak masalah semahal beli motor baru" jawab Yungju
"tapi.."
"jangan banyak alasan kau ya, kami akan bertindak tanpa kamu tau, ini urusan kami berdua, urusanmu dengan Yuhan berbeda dengan kami" jawab Jungji
"aku mohon, apapun mau dilakukan kalian tolong ya jangan apa apakan Yuhan, dia banyak membantuku, dia sangat baik anaknya sebenarnya" jawab Jijun
"selalu berburuk sangka, aku tidak akan apa apakan Yuhan" jawab Jungji
"aku tau kalian loh hyung"
"ya aku tau kamu juga" kata Jungji
"radak aneh kau ya" jawab Yungju
makanya Jijun tau rencana apa diambil kedua sepupunya untuk memberikan pelajaran pada Yuhan, ia jadi sangat kuatir
waktu berlalu, pagipun tiba..
bangtan bersiap siap akan pergi ke agenci, Namjoon dan Suga pergi lebih awal bersama Kwan dan beberapa staffnya
Tanwoo baru sampai di agenci langsung disambut Aekyo yang menyapu di depan dorm itu
"jam berapa balik semalam bangtan?" tanya Tanwoo
"semalam jam dua mungkin, sekitar itu lah" jawab Aekyo
"lama sekali, empat jam? bahas apa memangnya?"
"tidak tau, aku tidak tanya, semalam datang aku setengah mengantuk, pagi ini sudah sama sama ke kerjaan masing masing"
"oh sudah pergi?"
"hanya Namjoon dan Suga"
Tanwoo masuk, mau menanyakan pada member lain yang tersisa di dorm, karna penasaran juga, Aekyo mengikutinya
"bangtan" sapa Tanwoo
"ya hyung, kenapa?" tanya Hoseok
"oh, mau tanya soal semalam kerumah Yuhan bagaimana?" tanya Tanwoo
"emm" ucap Hoseok melirik member lain
"semalam kami banyak sekali pembahasan" jawab Seokjin
"apa iya? memang tentang apa saja dibahas kalian bahas itu?"