
"ahh? disana? maksudnya?" tanya Yuhan
"iyaa, dekat kok dari sana, Challiesta hill"
"oh disitu? dekat itu, pas samping ini"
"yaap, pas kah? disana kamu?"
"waah kebetulan"
"kesana yuk" ajak Namjoon
"kemana?" tanya Yuhan
"apartemenku"
"oh kamu disana?"
"tidak, tapi aku bisa datang kok, didorm sudah kosong jadwal, aku baru saja dari rumah mu tapi kata penjaga nya lagi pergi"
"oh yaudah kapan?"
"ya malam ini saja, kan kebetulan kamu diluar dekat sana kamunya"
"emm yaa sudah"
"oh siap deh, aku kesana ya"
"yaudah, kalau gitu, tunggu aku di lobi"
"okeh"
tanpa angin tanpa hujan tiba tiba dapat kabar Namjoon dan langsung bertemu, memang mereka pernah dekat tapi sudah lama
karna Yuhan sibuk dan Namjoon lebih sibuk, membuat keduanya akhirnya tidak lagi sering bertemu atau sekedar kirim pesan chat
jika Yuhan senggang, Namjoon nya yang sibuk, tapi jika Namjoon yang senggang, pasti Yuhan tengah ada kesibukan lain, makanya jarang sekali mereka bisa bertemu
tapi tiba tiba hari itu dimudahkan untuk pertemuan mereka
"sudah nona?" tanya Unji yang siap untuk menancapkan gas mobilnya
"emm, aku turun lagi deh, tidak jadi ikut balik" kata Yuhan mendadak
"loh, kenapa Yuhan?" tanya Jazlyn
"iya kamu mendadak kali, ada apa eh?" tanya Nania
"aku ada janjian sama teman ku hari ini, dia dekat sini kebetulan"
"oh yasudah, kita tunggu disini saja gimana?" tanya Misilia
"apa aku antarkan nona" kata Unji
"ehh tidak, jangan jangan, biarkan lah saja aku pergi sendirian, tidak enak, kalian pasti capek"
"loh kan kamu juga pasti capek Yuhan" kata Nania
"iya sudah, balik saja, aku nanti minta antar temanku saja kok, yaa, bye semua" kata Yuhan turun dan pergi
"lah gimana nih" jawab Nania
jadilah mereka balik berempat saja, Nania yang disuruh pindah ke depan saja, karna Misilia dan Jazlyn agar duduk lebih lega saja
apalagi Misilia dan Jazlyn tau sejak Unji menjadi aspri Yuhan, ia condong dekat dengan Nania, vibes antara Nania dan Unji cocok saja
sementara Yuhan sampai di lobi, ia menghubungi Namjoon, ternyata Namjoon sudah ada di parkiran mobilnya
mereka malah janjian dan Yuhan tidak sama teman temannya yang akan datangi apartemen Namjoon
padahal Namjoon berpikir Yuhan akan membawa teman temannya jadi ia sudah membelikan banyak camilan dan minuman juga
setelah Namjoon sampai, baru menyapa Yuhan
"hai, Yuhan" sapa Namjoon
"hai, Namjoon, ahh kamu beneran tinggal disini?" sapa Yuhan
"bukan tinggal sih, aku masih tinggal di dorm, ini persiapan saja sih"
"ohh"
"kamu kenapa sendirian?"
"iya memang sendiri aku"
"katanya pergi sama teman teman?"
"oh mereka kusuruh pulang lah"
"laah"
"kenapa?"
"aku sampai belikan banyak makanan dan minuman juga"
yang Namjoon pikir Yuhan bersama teman temannya
"memang kenapa kamu sendirian?" tanya Namjoon
"iya"
"katamu sama teman temanmu? kupikir sama teman temanmu, makanya aku siapkan makanan camilan sama minuman kalengan banyak ini"
"oh ini semua makanan"
"memangnya kamu tidak masalah aku bawa temanku lalu heboh?"
"ya juga sih, eh ayo masuk, diluar akan heboh juga kalau sampai ada yang lihat"
"ahh bener"
mereka telah sampai si dan masuk, Yuhan melihat sekelilingnya dan duduk didepan televisi
Namjoon mengambilkan camilannya dan membawa ke depan Yuhan
"makan ini" kata Namjoon
"yaa, makasih"
mereka mengobrol sedikit, Yuhan tanya tanya soal apartemen itu
dengan siapa Namjoon tinggal?
berapa harga beli satu unitnya?
dan masih banyak lainnya
setelah membahas semuanya, Yuhan penasaran kenapa Namjoon tidak pernah ada kabar
"kamu kenapa akhir akhir ini tidak ada kabar?" tanya Yuhan
"ahh iya, itu karna aku sibuk kerjaan, jadi sama sekali gak sempat datang atau kirim pesan"
"emm"
"tapi aku sempat datang, cuma ada yang dirumah mu bilang kamu dirumah ayah ibumu"
"ahh iya aku tau, paginya aku baru pihat pesan mu semalam"
"itupun gak kamu jawab kan"
"iya, aku langsung sibuk itu"
"ya sama, aku juga langsung sibuk lagi setelah itu"
"ahh"
mereka menghabiskan setengah malam itu dengan mengobrol, karna takut kemalaman, Yuhan meminta diantarkan pulang saja
Namjoon pikir memang pulang saja, karna menjaga kehormatan Yuhan agar tidak terkesan buruk jika menginap di apartemen bersama pria
"Namjoon, ini malam, bisa kamu antarkan aku pergi?" tanya Yuhan
"ohh, iya sih"
"kalau gak bisa gak apa, aku pergi pulang sendiri"
"jangan lah, biar kuantar, tunggu ya aku ganti"
Namjoon pergi kekamarnya berniat ganti baju karna akan mengantarkan Yuhan pulang sekalian menelfon Hyunsoon, karna kan Namjoon tidak bisa menyetir jadi butuh Hyunsoon
"halo, Hyun? kamu diluar jam kerja ya?" tanya Namjoon
"yaa, ini dirumah saja hyung, ada apa? butuh saya kah?"
"yaa, bisa ke apartemen tidak? aku butuh kamu, bawa mobil ya"
"oh iya saya kesana"
selesai menelfon lalu mematikan dan menuju Yuhan, padahal sudah menelfon juga kepada Hyunsoon yang bisa mengantarkannya diluar jam kerja itu
malah Namjoon melihat Yuhan tertidur pulas disofa depan televisi karna tidak tega membangunkannya jadi Namjoon membiarkannya
malah membetulkan posisi tidur Yuhan lalu berlari mengambil selimut dikamarnya dan memakaikan selimutnya
"cantik sekali dia memang, tapi dia tidak akan mau denganku" kata Namjoon dalam hati
saat Namjoon menatap Yuhan sedikit lebih dekat, ketukan kamarnya terdengar, ia pikir itu Hyunsoon, jadi tidak masalah kalau tau ada Yuhan disana ya bisa dijelaskan, tapi itu bukan Hyunsoon..
yang datang petugas toilet yang sebelumnya memang dipanggil oleh Namjoon dari kemarin membersihkan saluran toiletnya yang mampet
membuat petugas itu jelas kaget karna ada seorang gadis tertidur di sofa itu, tapi staff itu hanya diam, karna tugasnya memang mengharuskan ia menjaga rahasia semua pemilik kamar di tiap unit apartemennya
"saya yang ditugasnya pembetulan toilet"
"iya masuk saja" kata Namjoon
"yaa, saya permisi pak" kata staffnya
karna tidak mau lebih banyak lagi yang tau soal keberadaan Yuhan apalagi takutnya ada staff lain lagi yang datang membantu
jadi Namjoon membawa masuk Yuhan kedalam kamarnya agar tidur didalam saja
tak lama barulah Hyunsoon datang, lalu Namjoon membukakan pintunya dan membawa Hyunsoon masuk
mereka mengobrol dulu
"kamu bawa mobil kan Hyun?" tanya Namjoon
"iyaa aku bawa, kan disuruh kamu tadi"
"oh iya sudah"
Namjoon hanya mengatakan meminta agar Hyunsoon mengantarkannya tapi belum bilang tujuannya, malah Hyunsoon mau buang air kecil
"kamu ambil sendiri minuman ya kalo mau minum, aku didapur buat makan dulu" kata Namjoon
"yaa, aku mau numpang toilet dulu lah, dari tadi nahan"