
Yuhan hanya terus tersenyum saja melihat teman teman anaknya disana menggodainya, mereka semua belum tau saja siapa Yuhan
tak lama Minjoon datang...
"Minjoon.... ini kurang ajar, masak minta minta nomor dia (Yuhan)" kata teman perempuan mengadu
"iya gak masalah Minjoon, dia single aku single" jawab teman pria
"heeei, apa yang kalian lakukan? heei" teriak Minjoon kaget
"wooh, kenapa?" tanya mereka
"DIA MAMA KU" teriak Minjoon
seketika itu semua kaget, Minjoon menjelaskan semuanya siapa Yuhan dan bagaimana sebenarnya keluarganya, tadinya tidak mau membahas, karna malas mau mengumbar, tapi keadaan ini membuatnya harus bercerita semuanya agar tidak ada salah paham lagi
yaa tidak heran karna Yuhan jalan dengan anaknya seperti dengan teman sekolah, karna postur tubuh Yuhan memang sangat masih terkesan bak anak muda, tapi bukan berarti disini Minjoon terlihat tua yaa..
menjalani kehidupannya sendirian tanpa teman hidup bukan berarti dirinya tidak laku, sebenarnya banyak yang mengantri kalau Yuhan mau tinggal pilih saja mau yang seperti apa dan bagaimana pria yang di ingininya
tapi Yuhan memilih tidak akan pernah lagi berhubungan intens dengan siapapun terutama dengan orang baru sekalipun
Yuhan menjadikan dirinya untuk mendalami karakter dingin dan cuek yang dia pernah miliki dulu jadi untuk sekarang dan kedepan jangan harap ada yang bisa dekati Yuhan tertama baru kenal
Yuhan menikmati hidupnya sendiri tanpa pasangan, tanpa ribet izin dulu ke pasangan
lalu bagaimana kabar Taemin?
setelah pisah awal awal belum terasa, ia masih asik mengurus Taemin, merasa bisa semua sendiri, eh malah kelamaan ia bingung tidak ada Yuhan tidak ada orang yang membantunya mengurus dirinya sendiri
Taemin malah jadi kehilangan Yuhan, kerjaan rumah, kerjaan lainnya yang membutuhkan Yuhan sudah tidak bisa dikerjakan Taemin membuat nya jadi terus kepikiran Yuhan, ia benar benar merasakan yang namanya penyesalan ketika datang dibelakang
lalu bagaimana dengan Taeyin?
Yuhan benar benar memberikan hak asuh Taeyin ke Taemin, Yuhan pikir kan seorang Taemin tidak akan kesusahan membiayai anak yang sangat disayanginya
sampai akhirnya Taemin datang menemui Yuhan dirumah Yuhan
saat Yuhan tau Taemin yang datang, ia tidak menanyakan apa masalah kedatangan Taemin, ia hanya menanyakan Taeyin
"mana Taeyin?" tanya Yuhan
"dirumah, sama amma ku"
"emm"
"Yuhan.. aku.."
"emm kurasa sudah tidak ada hal penting lagi, ada apa? katakan sekarang saja jangan basa basi"
"maafkan aku, aku telah berpikir jauh aku memang salah dalam keputusan ini, aku tau aku salah Yuhan, aku mohon maafkan aku, aku begini kan karna anak kita, kecuali aku tidak peduli kepada anak itu, aku begini karna aku begitu sayang nya kepadanya" jelas Taemin
Taemin terus menjelaskan apa yang dialaminya selama pisah dengan Yuhan yaitu kehilangan yang sangat hebat, Yuhan sama sekali tidak mau membahas itu
"maaf Taemin, kurasa semua telah terlambat, aku sudah lelah sendiri, kurasa jalan terbaik lupakan saja aku dan hubungan lama kita, soal kamu, aku sudah memaafkannya" jawab Yuhan
"bukan masalah hubungan kita kok, kamu boleh membenciku, tapi tolong jangan membenci Taeyin"
"dimana ada ibu membenci anaknya? tentu tidak?!"
"tapi kenapa tidak kamu lihat keadaannya sama sekali setelah kita pisah?"
"ya untuk apa? bukannya kamu sudah bisa semuanya?"
"tidak, aku salah, aku ternyata tidak bisa segalanya sendirian"
"aku tau aku salah, tapi tolong ingatlah dulu soal Taeyin, gimana juga dia butuh kamu"
"diusia seperti Taeyin, bisa tanpa aku, ibunya, Minjoon saja baru lahir kuberikan kepada bapaknya dan hidup bersama ibu tirinya tentu Taeyin akan bisa lah apalagi appanya sangat menyayangi dan menjaganya"
"jangan gitu lah sama Taeyin"
"lalu apa kamu mau? kamu mau aku gimana?"
"mengingat masih ada Taeyin, bantu aku urus dia juga"
"kamu tenang saja soal itu, aku akan membantumu kalau kamu butuh aku, hubungi saja aku, aku tidak pernah ganti nomor, aku tidak pindah rumah juga, aku tidak akan berubah seperti Yuhan dulu"
Yuhan melihat Unji sudah datang, ia meninggalkan Taemin disana
Yuhan kali ini tidak lagi seperti dulu yang setiap berakhir hubungannya selalu ganti nomor, pindah rumah, berubah penampilan, sudah tidak lagi
keuntungan juga bagi Taemin dimana Yuhan mau membantu nya mengurus Taeyin jadi bisa membuat Taemin akan sering melihat Yuhan datang
Yuhan datang kerumah Taemin untuk mengurus anaknya, sesekali mengajaknya jalan, sesekali membawa nya juga menginap dirumahnya
kadang juga tak hanya Yuhan yang datang menjenguk dirumah Taemin, Minjoon juga sering datang untuk meminjam Yuhan membantu mengasuh nya
Taemin kembali kekesibukannya dengan usaha yang dijalannya, sedikit sedikit ia bisa merelakan terkait hubungannya dengan Yuhan dan menjadi partner untuk mengasuh sang anak
suatu hari dimana ketika Yuhan kerumah Taemin menjenguk Taeyin ditemani Minjoon
mereka pergi makan ke restoran dan ketika Minjoon sibuk me momong Taeyin dengan menggendongnya dan mengajaknya jalan, Yuhan tak sengaja melihat hape Minjoon berdering
pesan chat masuk dari Ryungbo, karna mencurigakan, Yuhan pun memeriksa isi pesan chatnya dan betapa kagetnya ia ketika mengetahui ternyata Minjoon dan Ryungbo masih berhubungan "berpacaran"
Yuhan marah, ia menarik Minjoon dan menanyakan semua percakapan chat disana, Minjoon bingung menjelaskan nya bagaimana
Yuhan tidak mau bertele tele, ia menemui Ryungbo membawa Minjoon dan Taeyin juga
setelah sampai dirumah Boseo, Yuhan datang dengan marah marah tapi Boseo Naryu bingung ada apa dengan Yuhan
disilah baru Yuhan menginterogasi tentang hubungan Ryungbo Minjoon yang masih berjalan
dan kedua nya memiliki alasan masing masing mempertahankan hubungan mereka
Ryungbo mengatakan jika Yuhan sudah cerai dengan Taemin, kan perjanjiannya Ryungbo Minjoon putus jika Yuhan Taemin menikah, jadi sekarang Yuhan Taemin pisah ya Ryungbo Minjoon balik
sementara Minjoon menjelaskan sebenarnya ia sedikit merasa cemburu dan kecewa dengan sikap Yuhan yang berbeda kepadanya dan ke Taeyin, dimana dimasa bayi nya Minjoon dulu Minjoon tau jika Yuhan sama sekali tidak mengurusinya tapi ke Taeyin, Yuhan mau datang untuk mengurusinya
mendengar itu semua, Yuhan akhirnya kalah, ia tidak bisa melarang hubungan mereka, tidak ada alasan juga ia melarang hubungan itu
toh Yuhan Boseo juga bukan kandung, jadi anak mereka menikah kan tidak masalah?
akhirnya Yuhan merestui hubungan mereka berdua dengan syarat tidak akan ada perceraian dan mereka menyanggupi nya
akhir kisah Yuhan...
ia menikmati kehidupannya dengan bebas dan tidak mau memikirkan masa lalu yang membuatnya sakit, ia hanya memikirkan kebahagiaan saja
hidupnya terlalu mahal untuk memikirkan kesakitan masa lalu yang pernah dialami
.
.
.
-TAMAT~