
"iya pasti itu" jawab Taemin memeluk Minjoon juga
mereka melanjutkan pernikahan itu, bahkan banyak media yang bisa meliput disana karna memang Taemin dan Yuhan membuka untuk media agar sekalian banyak yang tau mereka benar melakukan pernikahan, seperti apa yang diharapkan oleh Taemin
"pig.. makasih yaa kamu mau menjadi istri untukku dan melakukan pernikahan seperti aku inginkan" kata Taemin
"iyaa kamu tau kan semua ini atas permintaan Ryung"
"iya, meskipun kamu karna permintaan Ryung, tapi aku yakin kamu akan mencintai aku kan setelah pernikahan ini"
"iya kalau soal cinta, aku mencintaimu kan selama ini juga" kata Yuhan
acara kembali dimulai, satu persatu teman Yuhan datang mulai dari Hyuni dan Jiwook
"ahh akhirnya menikah juga kan?" ucap Hyuni
"aku yakin kok kamu tidak akan betah berhubungan seperti kami" kata Jiwook
"iyaa aku berpikir setelah bertahun tahun tapi, jadi lama"
"gak masalah yang penting jadi" jawab Hyuni
tak lama juga Haejin dengan Dajin dan Unji datang, disusul juga Aekyo dan kali ini bersama Tanwoo
"Yuhaaan, selamat ya pernikahanmu ini" kata Aekyo
"iya Aekyo, kamu juga selamat ya, sebentar lagi akan menikah kan?"
"iya Yuhan nanti datang ya"
"siap deh, makasih oppa sudah datang" ucap Yuhan pada Tanwoo
"iyaa" jawab Tanwoo dengan canggung
"yaudah selamat menikmatinya yaa" ucap Yuhan
"terimakasih telah datang ya ko" sapa Taemin
"iyaa oppa" jawab Aekyo
Aekyo bergabung dengan tamu undangan lain untuk menikmati acara itu
pernikahan itu kedatangan Jijun dan Hyunsoon yang datang bersamaan, mereka masuk, lalu mendekati Yuhan
"kalian datang?" sapa Yuhan
"iyaa selamat ya Yuhan" ucap Jijun
"iya makasih Jijun"
"selamat dari aku juga" kata Hyunsoon
"iyaa makasih Hyun, sudah datang"
Yuhan menyambutnya tapi mereka tidak tau sebenarnya Hyohoon ikut datang bersama mereka dengan alasan bahwa Hyohoon ada satu undangan dengan Hyunsoon
kepada petugas jaga, Hyohoon menunjukkan kartu keluarga jika memang ia adalah kakak dari Hyunsoon yang diundang disana
kedatangan Hyohoon inilah membuat Yuhan dan Taemin bingung
"kamu mengundangnya ya?" tanya Yuhan pada Taemin
"tidak lah, tidak ada aku mengundang, atau kamu?"
"tidak mungkin aku dong jelasnya" kata Yuhan
"Hyun.. kamu membawa Huo kesini?" tanya Yuhan
"ahh, tidak lah, mana mungkin?" jawab Hyunsoon
"itu" ucap Yuhan menunjuk
seketika itu Hyunsoon kaget, Hyohoon berjalan mendekati Yuhan dan Taemin
Yuhan Taemin hanya diam dan hanya saling tatap, keduanya menjadi kaku
"Hyuuung!" teriak Hyunsoon kesal
"aku sudah lelah mengejarmu Yuhan, aku datang bukan untuk mengacau lagi, aku mau meminta maaf datang ke pernikahan ini" kata Hyohoon
Yuhan kembali menoleh ke arah Taemin, ia masih belum percaya, ia tau Hyohoon masih menyimpan rencana besar selanjutnya, Yuhan tau siapa Hyohoon
"Yuhan, selamat ya atas pernikahan mu, Taemin, aku minta jaga dia, kamu harus tau sejarah aku mengejarnya dan ingin berada di titik yang kamu pijaki sekarang hal sulit" kata Hyohoon
"Yuhan.. aku percaya terkadang cinta tidak akan pernah bisa pakai logika
aku juga percaya terkadang cinta membuat seseorang tidak punya harga diri
bahkan aku percaya cinta mampu merubah sebuah hal besar menjadi kecil begitu sebaliknya, hal kecil pun akan menjadi hal besar karna cinta
tapi ingat, aku tidak pernah percaya kepada sebuah hal tentang cinta
ketika cinta tidak semuanya harus memiliki
aku menentang itu!
aku adalah orang utama yang menekankan bahwa cinta itu harus memiliki tapi sekarang pada nyatanya aku adalah orang paling depan yang menyetujui ucapan bahwa cinta tak semua bisa kita miliki" ucap Hyohoon
Hyohoon turun, lalu pergi dari sana, Hyohoon memang tidak ada angin tidak ada hujan langsung berhenti berlari mengejar Yuhan lagi, alasannya tidak tau pasti yang pasti Hyohoon telah lelah mengejar Yuhan tidak akan pernah ia bisa miliki
setelah acara pernikahan itu selesai..
dirumah, Yuhan menjelaskan kepada orangtuanya dan orangtua Taemin soal siapa Minjoon
mungkin keluarga Yuhan jelas kaget tapi tidak dengan keluarga Taemin, seperti yang sudah dijelaskan bahwa memang sebelumnya Taemin sudah terbuka tentang Yuhan sepenuhnya kepada orangtua dan keluarganya
tapi keluarga Yuhan begitu kaget karna mereka memang benar benar baru tau
Yangsi dan Hongjuan berpikir ternyata Yuhan ada di fase yang sama dengan Munha, ibu kandungnya, dimasa lalu nya
dimana sama sama mengalami kebimbangan ketika kehamilan, kini semua telah dibuka didepan kedua keluarga masing masing
bahkan Yuhan menjelaskan semuanya didepan sang anak kandung yaitu Minjoon
bahkan Yuhan mengenalkan satu persatu keluarga Yuhan kepada Minjoon yang meminta agar Minjoon menganggap itu adalah keluarga Minjoon juga
Yuhan mengenalkan Minjoon kepada Hongjuan, Yangsi, Hajun, Munha, kepada Boseo tidak karna Minjoon sudah mengenal Boseo sebelumnya
tapi dari awal Ryungbo menatap Minjoon dengan sangat dalam..
ia berpikir, tidak apa apa hubungannya pacarannya hancur tapi setidaknya ia bisa melarikan hubungannya agar tetap lebih dekat dengan Minjoon sebagai saudara sepupu
ketika menatapi Minjoon, Minjoon merasa diperhatikan pun menatap balik arah Ryungbo, Ryungbo langsung membuang muka dan menatap arah lainnya
hari semi hari berlalu, Yuhan mendapati Minjoon sering datang kepadanya jadi tidak enak kepada Namjoon dan Minsi, jadi ia kepikiran untuk menemui mereka
"Minjoon, kamu sering kerumah, ke Bobly juga, sudah pamit kepada appa Namjoon dan amma Minsi?" tanya Yuhan
"iya selalu pamit dulu lah"
"bisa gak ketemukan mama ke mereka?"
"mama mau ketemu mereka?"
"iyaa"
"untuk apa ma?"
"ketemuan saja, mama mau berterimakasih sudah merawatmu dan meminta maaf karna sudah meninggalkan mu kepada mereka" kata Yuhan
Minjoon pergi bersama Yuhan menemui Namjoon dan Minsi dirumah mereka
melihat kedatangan Minjoon, mereka menyambut dengan ceria, tapi seketika berubah ketika melihat Yuhan
Yuhan menemui Namjoon dan Minsi untuk meminta izin agar Minjoon tinggal dirumahnya sesekali
"Yuhan?" ucap Namjoon
"aku mau bicara!"
"soal apa ya?"
"boleh bicara dengan santai?"
"bisa, duduklah"
Yuhan mulai membahas tentang apa yang ingin ia ungkapkan
"aku mau bicara disini kepada kalian"
Yuhan mulai membahas untuk Minsi eoni, tentang permintaan maafnya karna sudah merepotkan Minsi selama menitipkan Minjoon kepadanya
Yuhan tau jika Minjoon bukan anak kandung Minsi tapi Minsi mau menjaga dan merawat Minjoon seperti anak nya sendiri meskipun Minsi sudah memiliki anak kandung dengan Namjoon
lalu Yuhan membahas untuk Namjoon, ia berterimakasih atas Namjoon yang merawat Yuhan dari nol sampai sekarang, menjaga anaknya dengan banyak perhatian dan kepedulian