You Should Be Me

You Should Be Me
135



"eh tapi kakakku bekerja ditempat yang sama loh denganku, jadi satu agenci gitu loh, enak nanti kenalannya malah" kata Hyunsoon


"oh ya? bagian apa? kok aku gak tau?"


"masak sih? malah dia staff agenci, jarang bahkan gak pernah ke dorm, kamu kan masih sering ya beberapa kali gitu ke dorm"


"oh, itu, iya tau lah, anak baru kan, staff kemarin yang masuk baru"


"ahh iya, itu kakak laki lakiku"


"emm, iya kah? anak bagian apa?" tanya Yuhan


"anak baru sih, bagian editing" jawab Hyunsoon


"editing? aku kadang ke ruangan editing kok, aku kan juga sering membantu staff editing nya, tau sendiri aku juga di dorm ya keruangan editor"


"ya sama denganku juga, cuma aku kan kalau ke ruangan editor di dorm saja kalau di agenci gak pernah"


Yuhan bingung siapa kakak Hyunsoon dimaksudnya, karna Yuhan tau semua staff di agenci dan staff di dorm, bahkan anak anak bagian editing malah ia tau semua


tapi ia tidak pernah tau ini ada salah satunya ternyata kakak dari Hyunsoon


"ehh tunggu, siapa nama kakakmu? masalah nya aku ini termasuk kenal loh sama semua staff apalagi staff baru, aku sangat kenal karna kan aku yang bantuin Jijun" tanya Yuhan


"Hyo Hoon"


seketika itu, dada Yuhan terasa sangat sesak


"gimana? sudah kenal kan? pasti lah ada, di bilang kok kalau dapat kerja diagenci" kata Hyunsoon


Yuhan hanya diam menatap arah jalan, sampai tidak sadar jika ia telah sampai


"sudah sampai Yuhan" kata Hyunsoon sekali lagi


"ahh, iya, makasih ya" jawab Yuhan


"eh belum dijawab pertanyaanku"


"oh iya kenal, anak baru kemarin itu kan"


"iya, baru banget, belum dua bulan"


"iya tau, ahh itu kakakmu"


"emm"


Yuhan berusaha menutupi rasa kagetnya, ia pun turun dari mobil dan masuk ke apartemen nya


setelah masuk apartemen, lalu masuk lift, dan keluar dari lift, Moonjang menyapanya seperti biasanya ketika berpapasan


"selamat sore nuna" sapa Moonjang


tapi Yuhan tidak menyapanya balik, itu membuat Moonjang bingung tapi ia tidak terlalu memikirkan mungkin Yuhan tengah banyak masalah kerjaan


"ahh mungkin sedang ada masalah dikantor atau dengan temannya saja" gerutunya pelan


Yuhan sendiri masuk langsung ke kamar apartemennya lalu duduk diatas ranjang tidur kamar itu dan menatap arah jauh


ia memikirkan bagaimana ternyata Hyohoon adalah kakak laki laki dari Hyunsoon itu ancaman besar


"arrggh, tidak tidak, habis waktu istirahatku kalau terus terusan kupakai berpikir" gerutu Yuhan


malamnya, Yuhan tidak mau kepikiran terlalu banyak, ia pun memutuskan untuk tidur, karna esok ia akan bekerja kembali sebelum lusa nya ia tak sabar datang ke acara Hyuni dan Jiwook


Yuhan pun tidur, ia tidak mau memikirkan lagi apapun yang terjadi dan tidak mau memikirkan apa yang akan terjadi


"ngapain pula aku memikirkannya, aku bukan peramal kan memikirkan itu" gerutu Yuhan lanjut tidur


Yuhan jadi pergi tidur, ia meletakkan hape di kasur yang biasa ditiduri Namjoon, Yuhan tidur membelakangi hape itu


saat beberapa menit tertidur, Yuhan sadar ada yang menelfonnya tapi ia tidak mau bergerak sama sekali dari posisi tidurnya


dan yang menelfon itu adalah Namjoon, Namjoon tadi nya mau cerita soal dua member yang sudah mengetahui hubungan mereka tapi tak diangkatnya juga oleh Yuhan


Namjoon kepikiran, tapi ia tidak melanjutkan, karna mungkin Yuhan sudah tidur saja


padahal pikiran Namjoon kemana mana, karna ia kuatir, selama ini, selama ia menelfon Yuhan, sejak awal kenal hingga sekarang bertunangan, Yuhan tidak pernah sekali saja tidak mengangkat telfonnya


Yuhan tertidur hingga paginya, ia bangun, bersih bersih apartemen itu, dan duduk didepan televisi


Yuhan menyalakan televisi dan mencari tontonan yang membuat ya suka dan ia tertarik pada sebuah drama romansa korea


melihat beberapa menit, hampir satu jam, Yuhan masih tidak melihat hapenya jadi tidak tau semalam Namjoon menelfoninya sampai akhirnya Namjoon menelfonnya lagi


barulah Yuhan mengangkatnya..


"halo, Nam?" sapa Yuhan


"Han? kok baru angkat?"


"loh memangnya kamu telfon?"


"ya lah, aku telfon semalam"


"ahh semalam? ohh gak tau Nam, aku tidur sudah"


"iya, aku pikir begitu, dua kali kutelfon"


"ahh itu kamu? aku dengar tapi aku tidak melihatnya"


"terus kenapa gak telfon balik setelah bangun paginya?"


"aku gak lihat hape"


disini sedikit Namjoon curiga, ini terdengar hanya alasan, Namjoon memang dasar nya pencemburu jadi kepikirannya kemana mana


tapi ketika keduanya sama sama diam untuk beberapa detik, Namjoon kaget bukan main karna mendengar sebuah suara dari hapenya seperti suara pria asing, yang mengatakan


"chagiyaa.. aku mau pergi keluar dulu ya, kamu menitip makanan? kalau tidak tunggu aku sampai balik dari market dan membawakan makanan snack kesukaanmu" kata pria terdengar dihape Namjoon


"sayang? siapa itu?" tanya Namjoon


"siapa?" tanya balik Yuhan bingung


"itu baru saja siapa? dia pamitan pergi kepadamu? kamu dimana?"


"eh mana ada, aku gak sama siapa siapa kamu salah dengar, aku di apartemenmu kok"


"masak? jelas aku dengar tadi suara pria"


"pria apa? gak ada loh"


Yuhan bingung lah, suara apa dan bagaimana, karna Namjoon juga tidak menjelaskan apa yang dikatakannya


malah hape Yuhan mati karna ia lupa semalaman tidak di charger, jelas membuat mati juga lah telfonnya


itu membuat Namjoon makin kuatir, mau pulang ke apartemen tapi dia masih di Haeundae, Busan


tapi Namjoon ingat jika ada cctv dalam kamar unitnya itu yang semuanya tersambung di hape Namjoon


Namjoon membuka cctv nya dan melihat seluruh isi apartemennya tapi memang tidak ada orang sama sekali, dan hanya ada Yuhan didepan televisi sembari men-charge hapenya yang mati dan membiarkannya dulu lalu lanjut menonton televisi


Namjoon menunggu di beberapa menit, ia memastikan akan ada siapa datang nanti tapi malah Namjoon jadi malu bukan main ketika ada suara yang sama terdengar malah dari drama yang ditonton oleh Yuhan yang terdengar..


"aku datang, ini makanan untukmu, aku belikan matang nya karna biar gak repot mengolahnya lagi, makanlah, jaga kesehatanmu" ucap aktor pria utama di drama itu


dari sini baru Namjoon sadar jika tadi ia dengar ternyata drama di tonton Yuhan


dan hape Yuhan mati ya karna batrenya habis belum di charger


tapi Namjoon menunggu sekitar setengah jam sampai drama nya habis dan masih menunggu melihat siapa tau ada hal yang terjadi untuk kecurigaannya tapi tidak ada