
"jangan, biarkan mereka menentukan sendiri bagaimana tentang bayi harimau itu, karna itu adalah anak anak dari hewan peliharaan mereka" ucap Hongjuan lagi
"maafkan aku ya Yangsi, tapi aku rasa Juan benar, aku ingin membawa satu saja anak dari Bowni" kata Munha
"kurasa sisa satunya juga aku yang akan bawa" kata Hajun
"hemm" ucap Yangsi terdiam sambil menggendong lalu mengusap kedua bayi harimau itu
"tapi bersyarat" jawab Hongjuan
"syarat?" tanya Hajun
"iyaa, kalian boleh bawa dua anak harimau itu, tapi ada syarat utuk kalian" jawab Hogjuan lagi
jadi Hongjuan menjelaskan mereka boleh membawa masing masing bayi itu tapi jenis yang sama dengan peliharaan mereka
jadi kalian tidak membolehkan menikahkan orang tua dengan anaknya, entah Bowni dengan Bobe atau Beckly dengan Nickly
jadi yang boleh dibawa oleh keduanya adalah..
Munha membawa Bowni dan Nickly dimana keduanya adalah berjenis kelamin perempuan
sementara Hajun membawa Beckly dengan Bobe dimana keduanya adalah berjenis kelamin pria
"dan satu lagi" tanya Hongjuan
"apa lagi?" tanya Hajun
"kalian hanya boleh menikahkan Bobe dengan Nickly dirumah kami sampai mereka memiliki anak dan anak itu akan jadi milik kami" kata Hongjuan
"deal" jawab Munha
"emm baiklah, tidak masalah, aku akan selalu bawa setiap bulan nanti di acara Yangsi" kata Hajun
dari sini, ada kelegaan bagi Yangsi tapi ada keresahannya juga
malamnya, giliran Munha dan Hajun mengobrol membahas soal bulanan yang wajib mereka kirim kepada Yangsi
sebagai biaya anak mereka dan berakhir pada kesepakatan dimana apartemen dan seluruh isinya menjadi hak milik Yangsi
apartemen dan isinya bukan lah sesuatu yang murah mengingat apartemennya saja di unit paling mahal karna view terbagus dan perabotannya juga semua sangatlah tidak murah bahkan semua lengkap
mereka berdua pun menyiapkan diri untuk pulang kembali ke rumah mereka dan melupakan kebersamaan mereka sebelum semakin banyak yang menjadi korban hubungan terlarang itu
hari berlalu, semua urusan bayi manusia dan bayi harimau telah beres
semua berakhir disini..
"emm, Yangsi" kata Munha
"yaa?"
"apartemen ini, milikku, Hajun membelikannya tapi untukku tapi aku pikir untukmu saja" kata Munha
"kau serius?"
"sama didalam apartemen banyak barang, semua ambil saja, aku sudah sepakat dengan Munha atas ini" kata Hajun
"waaah serius kalian kan?"
"iya ambillah, aku rela untukmu beneran ini, terserah kamu mau apakan, sudah jadi hak mu" kata Hajun
"hemm kalian berdua, semoga tidak terjerumus lagi dikesalahan yang sama juga ya" kata Yangsi
beres semua urusan..
nah okeeeh sekarang kita masuk ke kisah peran utama dalam novel kali ini ya guys, prolog dulu sedikit..
Yang Yu Han Juan lahir pada 1 februari 1990 telah lahir ke dunia, ia diasuh oleh Yangsi sebagai ibu dan Hongjuan sebagai ayah
sejak keberadaan baby Yuhan, Hongjuan lebih banyak waktu dirumah, untuk bermain, menggendong, menidurkan, semua aktifitas bersama anak barunya itu
hingga masuk setahun usia Yuhan..
ketika Yangsi mempersiapkan untuk acara ulang tahun anaknya itu, Yangsi membereskan semuanya dibantu dua teman baik nya (bukan Munha, bukan Hajun) untuk mempersiapkan segala keperluan acara ulang tahun anaknya nanti
ketika akan masuk kerumah untuk istirahat, Yangsi melihat Hongjuan bersama Yuhan bermain
"dia berubah.." ucap singkat Yangsi pelan
ucapan singkat itu mampu menggambarkan banyak perubahan pada Hongjuan yang lebih perhatian, sering dirumah, sayang pada Yuhan
entah bagaimana Hongjuan merasa dibuat sangat cinta pada Yuhan bak darah dagingnya sendiri, sudah dia anggap anak kandung
Hongjuan berjanji pada dirinya sendiri tidak akan menyakiti Yuhan
hari ulang tahun tiba..
malam sebelumnya Yangsi mengirim pesan pada Hajun dan Munha bersamaan agar datang sekedar melihat saja bagaimana perkembangan anak mereka setahun ini
tapi sayang keduanya tidak menggubrisnya, tidak sama sekali menanggapinya meskipun keduanya sudah membaca pesan masuk di hape mereka
pagi sekali persiapan selesai, perayaan akan dimulai, semua mulai berdatangan paginya
bahkan sampai acara akan dimulai juga tapi tidak juga datang baik Hajun dan Munha
"ayo kenapa disini" ajak Hongjuan
"iya" jawab Yangsi
Hongjuan tau apa ditunggu Yangsi tapi ia berlagak tidak tau, ia berlagak cuek dan buta
hari berlalu..
berjalannya waktu tak terasa usia Yuhan sudah masuk tiga tahun dan di dua tahun berikutnya juga selalu mengadakan acara ulang tahun Yuhan, tidak terlihat sekalipun Munha dan Hajun datang
beberapa hari berlalu..
setelah hari ulang tahun Yuhan yang ke tiga, Munha datang kerumah Yangsi bukan untuk melihat anaknya tapi hanya untuk mengirimkan Nickly kepada Yangsi untuk ia berikan
"Munha?" sapa Yangsi
"hai Yangsi, ahh aku minta maaf tidak pernah datang kesini untuk janjiku membawa Nickly" kata Munha
"ahh tidak apa apa, kamu kesini untuk apa? tunggu ya aku telfonkan Juan, karna Yuhan pergi bersama Juan"
"tidak, aku hanya perlu padamu"
Munha datang hanya untuk memberikan Nickly...
"oh apa maksudnya? kamu memberikan padaku?"
"iya ambil lah, aku sudah merawatnya hingga remaja"
"ahh serius kamu, makasih Munha"
Munha berpamitan setelah memberikan Nickly tapi tidak menunggu Yuhan datang disini Yangsi antara bahagia atau harus sedih tapi ia sedikit cukup kecewa
saat Hongjuan datang, ia menceritakan kepada Hongjuan tentang itu
"sudah, itu artinya ia sudah tidak mempedulikan anak itu" kata Hongjuan
"aku tidak melupakan hari ini, aku begitu kecewa" kata Yangsi
"Hajun?" tanya Hongjuan
"belum ada kemari"
"sudah sudah, ayo buatkan makanan, Yuhan dan aku sudah lapar"
"okeh baiklah"
"lupakan semuanya ya, kan aku sudah berubah menjadi ayah terbaik bagi Yuhan" kata Hongjuan
"makasih ya sayang" ucap Yangsi
seminggu dari itu, Yangsi menelfon Hajun tapi beberapa hari berikutnya baru menelfon balik
"Hajun?" sapa Yangsi
"halo, iya aku, kenapa Yangsi?"
"aku hanya tanya bagaimana kabar Bobe?"
"ahh iya, maafkan aku ya, aku terlalu sibuk, jadi aku membayar orang mengurus Bobe"
"kenapa tidak balikkan kepadaku saja?"
"apa kau mau? kalau mau aku antarkan nanti ya, malam nya"
"iyaa, aku tunggu"
mengetahui Hajun akan datang malam nanti, Yangsi melarang Hongjuan untuk meninggalkan rumah malam nanti, jadilah Hongjuan pergi sore nya
tapi ternyata Hajun datang lebih cepat dari perkiraan dimana ketika Yuhan dan Hongjuan pergi ia datang
"Hajun, kok datang sudah?" tanya Yangsi
"aah iya, pekerjaan ku selesai lebih cepat, ini Bobe"
"oh baiklah masukkan saja kandang situ"
"wooh ada Nickly?" tanya Hajun
"iya seminggu lalu Munha antarkan kesini"
"karna apa?"
"meminta maaf kepada ku karna tidak datang menepati janjinya"