You Should Be Me

You Should Be Me
57



iyaa sih, tapi tetap, kita kan beda, kamu ya kamu, mana bisa aku sepertimu, kamu juga tidak akan bisa sepertiku bukan"


"ahh iya itu tau, aku masukan saja, toh lebih banyak mantanmu daripada aku kan nuna, artinya aku lebih dewasa"


"hemm iya"


Yuhan hanya diam, memainkan lagi hapenya tapi Boseo takut jika ucapan tadi malah menyinggung, ia menoleh pada Yuhan


"nuna, kau marah padaku ya?" tanya Boseo


"tidak kok"


"lalu kenapa langsung diam?"


"tidak apa" jawab Yuhan


"yaa maafkan aku nuna kalau aku salah tadi"


"tidak kok, santai saja"


"nunaaa ayolaaah, aku tau kamu, kamu marah kan, yaudah okeh lupakan pembahasan tadi"


"okeh, lupakan" kata Yuhan


setelah sampai dirumah Yuhan..


Yuhan turun dari mobil Boseo, Boseo juga turun, dan memanggil Yuhan yang berjalan akan masuk rumahnya


"terserah deh sekarang nuna mau marah atau bagaimana padaku, tapi kita sudah sama sama dewasa kan, harusnya nuna lebih dewasa dan tidak merasa tersinggung hanya karna ucapan ku" kata Boseo


"tapi tolong lah, jangan meminta aku sama dengan orang lain ataupun sama denganmu, aku ya aku, aku begini ya sudah mengertilah" kata Yuhan


"iya aku minta maaf kan nuna, aku salah, aku tau" kata Boseo mengakui kesalahannya dalam ucapan tadi


"selama ini kita tidak pernah bertengkar kan, jangan hanya karna ucapan semua malah jadi berantakan, kamu tau aku sejak awal, soal percintaan soal pekerjaan soal segalanya, jangan harap aku seperti orang lain"


"iya nuna"


"aku mau sama pria bagaimana pun hakku"


"iyaa iya, maafin aku nuna"


permasalahan nya Yuhan tersinggung karna Boseo membandingkan percintaannya dengan Yuhan, karna Yuhan tau bagaimana Boseo baik dalam setiap hubungan dan selalu berakhir baik baik dengan mantan nya


jadi setiap ketemu dijalan juga masih saling sapa layaknya teman biasa gak seperti Yuhan bahkan harus berlari dan bersembunyi seperti sekarang


inilah kenapa Yuhan begitu tersinggung karna ia pun sebenarnya juga iri pada Boseo yang bisa hidup damai meskipun memiliki masa lalu bersama mantan


Yuhan memeluk Boseo, bagaimana juga Boseo adalah segalanya, Yuhan tidak mau karna hal kecil membuatnya menjadi berantakan dalam keluarga


"maafkan aku nuna, aku mulai sekarang tidak akan mengatakan itu" kata Boseo


"iyaa aku paham kamu kok, aku akan dengarkan kamu soal tadi, aku juga minta maaf tapi soal percintaan tolong biarkan aku sendiri yang menjalani, kamu tidak perlu ikut campur"


"iya nuna aku tau, aku tidak akan melakukan lagi"


tapi dibandingkan sebenarnya antara Yuhan dan Boseo memiliki mantan yang berjumlah sama, dimana keduanya memiliki mantan sebanyak enam orang


dimana Yuhan sendiri mantan mantan tersebut adalah Jungseong, Yoonhe, Siklee, Chunsuk, Baori dan Hyohoon


tapi perbedaannya memang karna Yuhan dalam hubungannya selalu sebentar dan putus tanpa kata baik baik sementara Boseo selalu lama dalam berhubungan tapi selalu putusnya pun dengan sangat baik baik


tapi mereka berdua tidak tau ternyata ketika mobil Boseo masuk pagar rumah, Misilia tidak tidur, ia melihat siapa yang datang dan melihat apa yang dibahas sampai mereka berpelukan


tapi Misilia tidak mau terlalu ikut campur karna ia tau batasan privasi yang harus dan tidak harus ia tau apalagi tau Yuhan dan Boseo adalah keluarga pastinya masalah dibahas tak jauh dari keluarga


Yuhan masuk bersama Boseo, Boseo masuk kamar nya dan Yuhan juga tapi sekitar 30 menita.an Yuhan bangun dan mencari makanan


"Mi.. belum tidur?" tanya Yuhan


"Yuhan belum tidur kamu? baru datang kan? kupikir masuk kamar tadi tidur"


"belum, kamu tau aku datang?"


"iya sempat melihat sih"


"melihat saja?"


"ahh iya"


esok paginya..


"Yuhan datang jam berapa semalam?" tanya Jazlyn


"gak tau deh, aku tidur" jawab Nania


"aku lihat jam 12 itu" jawab Misilia


"ahh, sama Bo ya" tanya Jazlyn


"iyaa, kenapa Jaz?"


"gak, kan katanya mau tinggal di dorm tempatnya kerja, jadi kapan?" tanya Jazlyn


"sebulan dulu baru tinggal" sambar Yuhan


Yuhan menjelaskan akan pergi tinggal dorm setelah gaji pertama nya turun


tapi Yuhan merasa aman meskipun meninggalkan rumah cukup lama karna rumah barunya tidak ada satupun yang tau


Yuhan hanya memberitahu pada orang tuanya dan adiknya dan orang lainnya hanya kepada Yashimi, Yashimi sendiri belum sempat datang kerumah Yuhan karna belum kembali ke korea


hari berlalu..


berjalannya waktu..


Yuhan menyelesaikan pekerjaannya, terhitung dua hari lagi Yuhan akan dapat gaji pertamanya, tapi ia sudah persiapkan untuk pindahannya ke dorm, ia sudah membawa beberapa baju yang diperlukan selama tinggal disana


dan akhirnya gaji pertama turun, dari gaji yang tidak seberapa dari yang ia dapatkan setiap bulannya itu, ia bagi menjadi lima


untuk ia berikan pada ayah ibunya,


lalu ia berikan kepada ketiga temannya yang membantunya menjagakan hewan peliharaannya,


juga ia berikan kepada Unji yang sudah membantunya dalam kerjaan


karna niatkan pertama akan memberikan pada orang tuanya, ia menyiapkan uangnya dan masukkan dalam amplop untuk ia berikan


kepada Hongjuan dan Yangsi, sekalian ia akan pamitan untuk tinggal di dorm dalam waktu lama tapi akan masih sering pulang jika ada kesempatan pulang


sudah niat, dan akan pergi, ia bersiap siap, tapi baru keluar rumahnya, dan akan membuka pintu mobilnya, Namjoon menelfonnya


"halo, Namjoon?" sapa Yuhan


"kamu dimana? aku didepan" kata Namjoon


"ah didepan?" tanya Yuhan bingung


"iya didepan rumah kamu maksudnya"


Yuhan keluar rumahnya dan mencari keberadaan Namjoon tapi tidak ada, Yuhan juga mencari mungkin mobil berhenti tapi tidak ada satupun malah mobil lewat


"halo.. Yuhan.. halo?" sapa Namjoon


"iyaa halo, dimana kamu tidak ada, ahhh astaga kamu depan rumah ku?" tanya Yuhan


"iya aku depan rumahmu kan sudah kubilang baru saja"


Yuhan baru ingat jika Namjoon belum tau ia sudah pindah, tidak dirumah lama itu lagi, tapi karna Namjoon tidak tau jadi ya kesana saja


"ahh Namjoon, aku dirumah ku yang baru, aku pindah, lupa memberitahumu ya, aku lupa" kata Yuhan


"yaah pindah? kok baru bilang? sejak kapan? pindahnya kemana?"


"gini deh, aku kesana saja gimana, kamu tunggu sana"


"oh okeh iya aku tunggu ya, ini masih dirumah yang kemarin aku terakhir kesini"


"iya"


Yuhan memakai mobil saja karna tidak mungkin naik motor kan, apalagi pergi ke daerah rumah lama nya, akan dapat dikejar Hyohoon nantinya


karna untuk sekarang yang ditakuti Yuhan bukan lagi Baori tapi hanya Hyohoon