
"dimana mereka ini, aduh mana hapenya mati" gerutu Namjoon
Namjoon berjalan dan melihat ada toko lukisan, ia penasaran dan mampir masuk melihat lihat disana, seorang gadis menyapa Namjoon dengan ramah
"selamat siang pak, bisa dibantu?" sapa staff itu
"ini, hanya melihat boleh?"
"boleh boleh"
Namjoon melihat lihat saja, dan se jam berlalu, ia pun kepikiran bangtan dan staffnya jadilah ia dengan malu malu meminjam hape gadis tersebut
"emm nuna.. saya bisa minta tolong?" sapa Namjoon
"iya, bisa, kenapa?" sapa staff itu
"saya mau menghubungi teman saya tapi hape saya mati, boleh pinjam? saya akan menghubunginya disini"
"boleh, silahkan"
baru lah Namjoon mengarahkan bangtan untuk ke toko lukisan itu
"makasih ya, aduh jadi merepotkanmu" kata Namjoon
"tidak masalah pak"
"lah kok pak, jangan lah, panggil saya Namjoon, saya Namjoon namanya"
"ahh sudah tau pak, anda bangtan kan, siapa tidak kenal anda"
"haha bisa saja, salam kenal, siapa namamu?"
"saya Min si"
"bekerja disini?"
"iya saya bekerja disini, lebih tepatnya saya pemilik tokonya sih pak"
"ahh astaga iya? maafkan saya"
"gakpapa pak, salam kenal balik ya pak, saya senang berkenalan dengan anda"
"sama, saya juga"
mereka mengobrol kecil disana membahas toko lukisan, Minsi menjelaskan di myeongdong itu tidak hanya lukisan, ia juga punya toko ukir, toko galeri foto, toko seni lainnya di setiap toko berbeda
jadi toko lukis milik Minsi tersebut adalah toko lukis yang di datangi oleh Heechul dan juga Yuhan, bahkan saat itu Heechul juga mengobrolnya dengan Minsi mengenai lukisan lukisan disana, bahkan Minsi bertemu dan sempat menyapa ramah Yuhan sebagai pacar Heechul
ditambah lagi Minsi mengetahui betul tentang berita diluar sana tentang Heechul super junior dengan gadis tu, karna Minsi adalah penggemar super junior
ia tau bangtan karna bangtan cukup terkenal di banyak kalangan, jadi seperti yang dikatakan Minsi, siapa yang tidak mengenal bangtan?
meskipun dia bukan fans bangtan tetap tau siapa bangtan
dihari itu juga lah, Namjoon melihat ada toko lukisan karna penasaran dan masuk melihat lihat disinilah pertama kali pertemuan mereka hingga berkenalan ketika Minsi menyapa rama Namjoon layaknya kepada pelanggannya yang lain
Y15*
singkat cerita mereka mulai dekat tapi belum ada niat dari Namjoon mengatakan perasaannya untuk mengajak pacaran padahal sudah beberapa bulan mereka kenal sejak hari di myeongdong itu beberapa kali juga mereka sering bertemu untuk waktu senggang keduanya
tapi karna memang Namjoon menganggap mereka hanya teman padahal seorang gadis yang dekat dengan pria, pasti mengharapkan lebih dari pertemanan
Namjoon belum juga berani mengenalkan Minsi kepada bangtan, teman temannya apalagi keluarganya karna semua yang tau hubungan Yuhan dan Namjoon pasti tau betul jika Namjoon belum sama sekali melupakan Yuhan
beberapa minggu berikutnya..
akhirnya ketika waktu ia senggang, ia memutuskan untuk datang ke apartemen Yuhan
ia datang dan menghirup aroma kamar unit itu, menghilangkan rasa rindu ia rasakan beberapa hari itu
setelah dari sore hingga malam dan bahkan tidur di apartemen itu
setelah Yuhan pergi barulah Namjoon masuk dan melihat semua sudah rapi
"ahh pasti Yuhan merapikan semuanya, gak tega kalau dampai aku rusak lagi, aku pergi lagi saja sudah, yang penting sudah tersalurkan rindunya" gerutu Namjoon
kembali lagi kepada kesibukan Yuhan yang pergi dari apartemennya karna mau pergi ke apartemen Heechul
Yuhan sendiri mau pergi ke apartemen Heechul untuk bantu bantu membersihkan apartemen itu jadi kalau pulang nanti Heechul jadi nyaman
setelah sampai..
Yuhan mulai membersihkan seluruh ruangan disana, mencuci semua sprey kasur dan menggantinya dengan baru, mencuci semua gorden dan menggantinya baru juga
menyapu, sampai mengepel semua dikerjakannya bahkan menyikati kamar mandi dan toilet agar lebih bersih, karna Yuhan tau apartemen pacarnya itu dipakai oleh teman teman Heechul yang semuanya pria, pria pasti tidak akan memikirkan kebersihan, yang penting pakai pakai saja
setelah semua beres, Yuhan beristirahat sebelum ia balik kerumah nya lagi untuk istirahat dan mempersiapkan untuk kesibukannya dihari besok yang menumpuk
tapi baru juga beristirahat, gangguan besar datang, dimana malah sore itu Yoongi datang
melihat Yuhan ada di apartemen itu, Yoongi memeluk Yuhan dari belakang
"astaga, dia pula" gerutu Yuhan
"kamu kok disini?"
"ini rumah pacarku, apa kau lupa?" tanya Yuhan
"oh iya, sama siapa sayang"
"jangan macam macam ya"
"kenapa? ada anak mu itu? jangan mencoba membodohi aku ya, anakmu yang kau akui itu bukan anakmu, tapi anak dari adikmu"
"emm"
"aku tau semuanya sekarang pakai mau membohongiku pula, kamu pikir aku bodoh?" tanya Yoongi
"jangan macam macam, lepasin" kata Yuhan
Yoongi menarik paksa Yuhan agar masuk kamar tapi Yuhan menolaknya, bahkan ketika Yoongi lengah membuka pintu Yuhan berusaha kabur sayangnya Yoongi menahan tangannya
"kemana?"
"tolong lah jangan macam macam, Yoongi" teriak Yuhan
"ssst, percuma, kan hanya ada kita berdua disini" kata Yoongi
Yuhan akhirnya masuk ke dalam kamar karna paksaan Yoongi, dan Yuhan hanya masih menunggu Yoongi lengah
ketika Yoongi mengambil dapatkan pesan masuk dari Kwan untuk terkait single rapnya besok dibahas, Yuhan diam diam keluar kamar dan berjalan kearah pintu, tapi pintu keluar dari apartemen itu terkunci, Yuhan bingung mencari dimana adanya kunci itu
Yoongi melihat kearah kasur sudah tidak ada lagi Yuhan disana ia pun langsung keluar
Yuhan ingat kunci miliknya ada di sofa depan ruang televisi tapi saat akan datang mengambil disana Yoongi malah menahan tangannya
"kemana, mau kabur?" kata Yoongi
Yuhan berlari membawa tasnya dan menyiapkan kunci nya, tapi Yoongi cepat menahanya dan menarik paksa lagi masuk kamar
disini Yuhan tidak bisa lagi kabur dan hanya pasrah saja apa yang akan terjadi
ia hanya membodoh bodohkan dirinya karna sok sok berani datang ke apartemen itu lagi tanpa Heechul
beruntungnya Yuhan ketika mendapatkan kelengahan Yoongi lagi dimana ia sudah menyiapkan semua tasnya untuk pergi dari sana tapi tidak mungkin lewat pintu, karna Yoongi ada diluar pintu kamar yang Yuhan diami sekarang
jadi harus lewat balkon, Yuhan keluar dari balkon kamar itu, dan turun perlahan dari balkon nya ke balkon bawahnya
disini ilmu bela diri dan kekuatan fisik yang pernah diajarkan oleh Hongjuan pada Yuhan akhirnya bermanfaat