You Should Be Me

You Should Be Me
199



tidak ada jawaban..


"masih baru lima menit kan? kenapa balik cepat apa tidak dapat makanan ya?"


masih juga tidak ada jawaban...


tapi pantulan televisi ketika Yuhan matikan televisi nya ada seseorang berdiri dibelakangnya dan saat Yuhan menoleh, ia kaget karna dibelakang nya ternyata ada Yoongi


"Suga? kok kamu?" ucap Yuhan langsung berdiri


"apa kabar kamu? lama tidak bertemu..." ucap Yoongi


"ngapain kamu tiba tiba disini, bagaimana bisa masuk?" tanya Yuhan bingung


"saya bisa masuk kamar sini karna punya kartu akses masuk dan tau pasword membuka pintu apartemen ini, saya sahabat Hee hyung"


Yuhan tidak tau jika Yoongi adalah salah satu dari beberapa orang terdekat Heechul yang tau pasword masuk kamar unit apartemen itu


yaa.. Heechul dan Yoongi adalah sahabat, mereka sangat dekat bahkan keduanya sama sama tau pasword masuk ke apartemen mereka masing masing, Yoongi adalah salah satu teman Heechul yang cukup sering datang ke apartemen itu ketika ingin menyendiri


Yoongi melihat, ia ada kesempatan untuk memberikan Yuhan pelajaran karna sudah bertindak sangat jauh kepada dua sahabatnya


setelah menghancurkan Namjoon malah mendekati Heechul, itu cukup menjadi bukti kuat bagi Yoongi, ada maksud tersembunyi dari Yuhan pada Heechul seperti Yuhan pada Namjoon dulu


Yoongi berjalan mendekati Yuhan, Yuhan mundur perlahan tapi akhirnya mentok dengan tembok


"apa yang mau kamu lakukan?" tanya Yuhan


Yoongi menatap kedua mata Yuhan dengan tajam tepat didepan wajah Yuhan dengan sangat dekat


"katakan padaku, ada rencana apa kamu pada Hee hyung?" tanya Yoongi


"rencana? tidak ada, aku tidak memiliki rencana apa apa" jawab Yuhan


"aku tau kamu memiliki rencana"


"tidak ada, aku serius, aku tulus sama Heechul" kata Yuhan


"katakan saja padaku, pasti lah ada, apa kamu mendekati Hee hyung untuk membuat Namjoon menyesal meninggalkan mu, atau kamu ada rencana menghancurkan Hee hyung juga?"


"jangan sembarangan bicaramu"


"aku tidak pernah menyangkan sampai Heechul mau kepadamu, pasti dia tidak tau bagaimana kamu kan" kata Yoongi


"dia tau tentang ku, selama ini aku terbuka padanya, semua hal"


"termasuk kamu adalah sasaeng kejam?"


"aku sasaeng tapi tidak kejam"


"sasaeng dimana mana kejam karna menyebarkan privasi, itu kamu"


"jangan sembarangan menuduh ya, janu tidak tau bagaimana aku sebenarnya jangan kometar miring"


"aku tau bagaimana kamu, kamu pasti merencanakan sesuatu, katakan sekarang padaku, kenapa kamu mendekati Hee hyung?"


"apa sih, mau mendekati Heechul tidak ada apa apanya dengan Namjoon kalau aku mau keuntungan sasaeng seperti dulu bukan pada Heechul, cari saja yang lebih terkenal dari Namjoon"


"tapi Hee hyung cukup dikenal sama dengan Namjoon, bukan tidak mungkin kamu memanfaatkannya juga"


"sudah lah, aku tidak mau berdebat sekarang" kata Yuhan


"oh betul, membuang waktu itu" jawab Yoongi


"ya sudah lepaskan aku, pergilah dari hadapanku, mau apa kamu masih menahanku disini?" tanya Yuhan


Yoongi menyentuh lengan Yuhan dan mengusapnya sambil menghirup aroma leher Yuhan lalu berbisik pada Yuhan


"kanu cantik sekali" bisik Yoongi pada telinga Yuhan


"jangan macam macam, jangan sembarangan" kata Yuhan


Yuhan berusaha lari tapi gagal karna Yoongi menarik lengan Yuhan dan mendorongnya ke tembok, dimana Yoongi cukup pintar menarik Yuhan disisi tembok yang tidak ternampak pada cctv disana


"aku menyukai mu sebenarnya, aku terlihat membencimu karna aku menyukai mu" kata Yoongi menyentuh lengan Yuhan lagi


"enggak, jangan macam macam"


"satu macam saja bagaimana, bermain malam ini denganku?"


"tidak akan terjadi itu"


"kamu tau alasan ku membencimu? karna aku menyukaimu tapi tidak tersampaikan, aku takut kalah dengan Jin hyung yang menyukaimu, tapi ternyata benar aku kalah oleh Namjoon"


"jangan sembarangan, aku tidak akan melakukan apapun denganmu malam ini"


Yoongi memaksa menciumi Yuhan, Yuhan tidak bisa menolak karna kekuatan nya tidak seberapa dibandingkan Yoongi


"kurasa ini saatnya aku memiliki mu" kata Yoongi


"tidak ada, aku tidak akan pernah mau melakukan ini, lepasss" teriak Yuhan


bahkan Yoongi menarik lengan Yuhan dan mendorongnya ke sofa depan televisi itu, saat Yoongi mulai menciumi leher hingga dada Yuhan dan saat akan membuka kancing baju Yuhan, tiba tiba terdengar suara tangisan bayi disana


Yuhan menerobos berlari menghampiri Ryung dan langsung menenangkannya


Yoongi kaget mendengar suara bayi itu dia langsung mengikuti Yuhan


melihat benar ada bayi disana, Yoongi shock bukan main, ia berpikir itu adalah anak Yuhan dan Heechul karna melihat bagaimana Yuhan menenangkan bayi itu dengan santainya


Yoongi langsung diam terpaku melihat semua ini


"apa ini anak kamu?" tanya Yoongi


"iya, dia anakku" jawab Yuhan dengan yakin


itu langsung membenarkan oleh Yuhan dimana Yuhan mengaku bayi itu adalah bayinya bersama Heechul berharap agar Yoongi tidak mengusiknya lagi


"kamu lihat bayi ini? ini bayiku memang dengan Heechul, aku tidak ada rencana apapun, tapi tulus kepada Heechul, kalau mau ada rencana buat apa sampai ada bayi?" kata Yuhan


Yoongi hanya masih terdiam..


benar benar kaget pernyataan tu keluar dari mulut Yuhan, Yoongi perlahan mundur


"kenapa diam? masih kurang bukti apa kamu?" tanya Yuhan


"beruntung kamu, tadi aku sudah berniat memperk*sa mu tapi tau kamu memiliki anak dengan sahabatku, tidak mungkin aku melakukannya" kata Yoongi


"meskipun aku belum memiliki anak juga, kamu tidak berhak menyentuhku" jawab Yuhan


Yoongi pun keluar dari apartemen itu dan pergi begitu saja


baby Ryung tidak jadi tidur, ia melek tapi setidaknya tidak menangis apalagi rewel hingga Heechul datang kembali


"bangun?" tanya Heechul


"iyaa chagiya, bangun, tapi gak tidur lagi"


"sini aku tidurkan"


Heechul menidurkan baby Ryung disana ditemani Yuhan


"tapi kamu jangan tisur juga loh chagiya" kata Heechul


"hehe iya chagi, aku hanya menemani kamu"


"apa kemarin menemaniku tapi malah tidur juga seperti baby Ryung"


"hahah iyaa iyaa"


"soalnya aku bawain makanan, apa mau makan sendiri dulu"


"enggak ah, nungguin kamu"


setelah selesai menidurkan baby Ryung, mereka pergi ke meja makan dan duduk disana


"tadi ada yang datang" kata Yuhan


"oh, iya? siapa?"


"Yoongi, tapi di membuka sendiri, dia tau pasword ini?"


"oh bangtan ya? iya, dia memang tau juga, dia cukup sering kesini"


Heechul membenarkan Yoongi punya akses masuk kesini bahwa pasword pintunya, Heechul menjelaskan kedekatannya dengan Yoongi bagaimana pada Yuhan


Yuhan jadi ragu mau menceritakan apa yang dialami oleh nya tadi yang dilakukan oleh Yoongi padanya, takut Heechul tidak percaya tapi ia tetap memilih menceritakannya saja


Yuhanpun menjelaskan apa yang dialaminya...