
"emm" jawab Yuhan dengan cuek lagi
ia mengalihkan Jijun agar terlupakan semua tentang Hyohoon baru saja
"eh terus karyawan yang kemarin kita cari jadi ketemu?" tanya Yuhan
"jadi, udah diantarkan juga kok buat pengenalan, hari ini masuk pertama juga"
"iya semua kan masuk masuknya hari ini" jawab Yuhan
jadi Jijun itu staff khusus untuk pemerimaan karyawan baru tapi karma gak selalu menerima staff baru juga kan, jadi Jijun membantu Tanwoo di editing
makanya kenapa Tanwoo sering membantu Jijun ketika kerjaan Jijun sebagai penerimaan staff baru dilakukan
tapi karna kali ini Tanwoo harus ikut bangtan keluar kota, jadi tidak bisa membantu jadilah Tanwoo mempercayakan Yuhan untuk membantu
ketika ada kesempatan karna Yuhan jam kosong, ia menuju keruangan editor mencari Jijun
"hai Jun" sapa Yuhan
"hai Yuhan" sapa Jijun balik
"lagi sibuk?"
"udah, selesai, cuma melihat lihat hasilnya saja"
"boleh ya aku duduk disini"
"boleh boleh saja, duduklah Yuhan"
mereka duduk di sofa ruangan itu sembari Jijun membawa laptopnya dan mengobrol dengan Yuhan
Yuhan masih penasaran kenapa ia diutus kemarin membantu staff untuk bagian pengenalan wilayah
"oh ya Jun, kemarin gimana ceritanya ya kok aku bisa jadi membantu kamu?" tanya Yuhan
"ohh itu aku gak tau jelasnya sih tapi itu disuruh pak Kwan kan"
"iya kwan oppa menyuruhku, tapi kan ada awalnya, apa tiba tiba memang Kwan oppa yang memilih memang ya"
"gak sih, pak Kwan pasti dari Tan, aku yakin sih itu Tan meminta kamu membantu"
"Tan oppa?" tanya Yuhan
"iya Tan, dia merekomendasikan pasa pak Kwan untuk membawa kamu membantuku"
"apa alasannya kok aku?"
"mungkin karna kamu kan sama seperti ku, masuk di bagian pekerjaan yang jarang dibutuhkan sesering kerjaan lainnya"
"oh iya bener juga sih"
"apalagi aku sempat tau itu kamu kan kelulusan multimedia ya"
"iya memang sih"
"iya makanya Tan percaya kamu bisa membantu ku, dia dengan ku seperti adik kakak, dekat banget" kata Jijun
Yuhan berpikir, apa ada hubungannya mungkin Tanwoo dengan Hyohoon
berpikir ulang, Tanwoo kan memang selalu bersikap cuek dan Yuhan menyadari jika sikap Tanwoo sedikit tidak suka kepada nya,
yaa meskipun Yuhan tau alasannya mungkin karna Yuhan dulunya kan sasaeng tapi hubungan dengan masuknya Hyohoon mungkin kah Tanwoo terlibat?
kesempatan lainnya lagi, Yuhan kembali bertanya pada Jijun tentang urusan Tanwoo, karna Yuhan masih begitu penasaran
"hai Jun" sapanya
"hai, Yuhan"
"aku pinjam komputer sini?"
"oh boleh, komputermu kenapa?"
"eror"
"gak kamu panggil staff servisny?"
"sudah, nanti lepas makan siang baru mereka turun"
"ahhh gitu"
Yuhan bekerja di ruang kerja editor sebentar menumpang sembari mengobrol tentunya
"eh iya, aku masih penasaran kenapa Tan merekomendasikan aku ya" kata Yuhan
"kan kemarin sudah kujelaskan Yuhan"
"iya sih, eh iya, disini Tan itu paling dekat sama siapa?"
"Tan? emm? ya aku, sama ku dekat"
"lainnya gitu"
"gak ada sih, dia jarang sekali dekat sama staff lainnya"
"ohh memang gitu ya orangnya? cuek"
"hehe iya sih"
"eh ada sih, dia dekat juga tapi sama staff dorm, namanya Aekyo"
"Aekyo? emm Aekyo.."
"iya, tau kan?"
"iya tau, dekat banget? pacaran?"
"iya banget tapi pacaran sih enggak, aku kok saksinya, yaa layaknya adik dengan kakak saja sih"
"ahh"
"tapi aku kurang suka sama dia"
Jijun mengatakan jika ia kurang suka kepada Aekyo karna pribadi Aekyo yang introvert, pendiam dan tertutup
"kan mungkin dia memang begitu sifatnya" kata Yuhan
"ya gak suka makanya aku, bukan membenci ya tapi kurang suka saja, bertemannya gak bebas, beda ada gitu"
"kamu suka berteman sama aku? aku kan pendiam juga"
"kamu pendiam tapi beda lah Yuhan, kamu terbuka, ceria, tapi bukan pendiam ya, kamu itu cuek"
"iya juga sih"
tapi Yuhan berpikir, apa ada hubungannya juga Aekyo dengan kebdatangan Hyohoon ke kantornya? tapi Yuhan balik lagi berpikir tidak mugkin ada sih
"tapi mungkin saja memang sengaja Aekyo menghasut Tan, agar aku membantu kerjaan Jijun agar membuatku banyak jadwal kerjaan karna tidak suka melihatku banyak senggang" gerutu Yuhan dalam hatinya
hari berlalu..
Yuhan yang sibuk dengan pekerjaan nya baru selesai juga, akan pergi makan, ia menuju ruangan kerja Jijun dan mengintipnya
"Yuhan duluan deh, aku gampang, aku dapat kiriman dari Tan buat kerjaanku"
"ahh baiklah"
tapi Jijun mengatakan ia tidak makan lebih cepat karna pekerjaannya jadi Yuhan pergi sendiri
sampai dikantin khusus staff makan siang, Yuhan melihat tempat duduk biasa ia duduki dengan Jijun tapi malah Yuhan melihat Hyohoon
ia pun tidak jadi makan disana tapi ternyata Hyohoon menyadari keberadaan Yuhan
"Yuhan?" sapa Hyohoon
"emm"
Hyohoon duduk didepan Yuhan dan memerhatikannya
"jangan menatapku begitu, makan saja kalau makan"
"aku kangen sayang" ucap Hyohoon pelan tapi jelas
"kamu jangan sembarangan, ini wilayah kerja"
"kan diluar jam kerja"
"tapi wilayah kerja"
"aku tau"
tapi malah kembali menanyakan apa masih ada sedikit saja perasaan apapun itu dari Yuhan
"aku hanya ingin tanya, kenapa meninggalkanku sayang? aku bahkan tidak melakukan kesalahan apapun" kata Hyohoon
Yuhan pun menyelesaikan makannya dan pergi meninggalkan tempat itu, ia tidak mood makan lagi dan balik ke meja kerjanya
tak lama Jijun datang ke meja kerjanya
"Yuhan, sudah makan kamu? aku pikir disana, aku kesana, kamu gak ada" kata Jijun
"sudah makan tadi, lanjut kerjaan"
"yaaah, yaudah deh aku pergi makan dulu ya, mumpung masih ada waktu"
"okeh"
hari berlalu..
sejak Yuhan dipercaya membantu pekerjaan anak staff saat penerimaan karyawan baru kemarin, Yuhan jadi dekat dengan Jijun dan Namjoon tau
meskipun Namjoon tidak pernah ada disamping Yuhan, memerhatikan Yuhan dengan dekat dan lebih lama, tapi Yuhan selalu menceritakan kedekatannya dengan Jijun akhir akhir ini
yaa.. Yuhan menceritakan Jijun dan Yuhan akhir akhir ini mulai dekat, Yuhan mulai akrab dengan Jijun sejak ia membantu kepengurusan kerjaan Jijun
sering makan bersama saat jam makan siang, sering mengisi jam kosong dengan obrolan juga, hampir semua kegiatan Yuhan bersama Jijun, Namjoon mengetahuinya langsung dari Yuhan
Namjoon tidak masalah bahkan, yang penting baginya, Yuhan tidak menutupi apapun darinya, Yuhan terbuka sangat membuat Namjoon merasa dihargai
Namjoon juga cukup mengenal Jijun karna Jijun termasuk staff paling lama dari staff lainnya yang bekerjaan bersama bangtan
hari berlalu, berjalannya waktu, masuk bulan kedua Hyohoon bekerja disana..