
"Hyo.. Hyo menceritakan semuanya secara detail kepadaku tentang masa lalu kamu, untuk itu aku tau"
"ahh"
jadi ceritanya muter muter yaa gengs..
jadi nama baik Yuhan pada staff lain jelek karna ulah Hyohoon,
sedangkan nama baik Aekyo pada staff lain juva jelek karna Jijun,
sedangkan Jijun tau masa lalu Yuhan dan Aekyo karna Hyohoon,
jadi semuanya tetap menjadi kesalahan Hyohoon tapi memang ini yang di nantikan Hyohoon, kehancuran Yuhan dan semua orang disekitar Yuhan
karna sakit hatinya Hyohoon pada Yuhan sudah sangat kronis dan mendalam menjadi tersebar ke orang orang lain dekat Yuhan jadi dampaknya
beberapa hari berlalu
sejak berita itu tersebar, Yuhan dan Aekyo masih berteman baik, hanya saja keduanya miliki nama buruk dikantor
ketika Aekyo ke kantor agenci lagi untuk beberapa urusan, tapi sejak nama nya buruk, banyak staff bahkan hampir seluruhnya tapi belum keseluruhan yaa, terkesan menghindari Aekyo
Aekyo merasakan itu sangat sakit, dimana ia dulunya baik baik saja, saat nama baiknya masih terjaga, semua sikap masih normal kepadanya, semua anggap Aekyo teman kantor mereka hanya saja memang Aekyo introvert jadi sedikit tertutup tapi sekarang malah makin di jauhi
setelah urusan nya selesai, pas sekali ia tidak sengaja berpapasan dengan Jijun, tapi Aekyo tidak enak jika menegur Jijun karna mereka kan tidak dekat
Jijun sendiri terlihat cuek karna ia tengah sibuk saja jadi tidak sadar ia berpapasan dengan Aekyo
Aekyo pergi mencari Tanwoo dan menemuinya
"Tan oppa?" sapa Aekyo
"ko? hai, sini, ada apa?" sapa Tanwoo
"sibuk oppa?"
"tidak terlalu sih, kenapa? ada apa?"
"aku tadi ketemu sama Jijun"
"oh ya? terus?"
Tanwoo tadinya sibuk dengan komputernya tapi tidak dilanjutkan karna fokus pada Aekyo
"yaa ketemu saja, papasan"
"loh gak nyapa?"
"gak"
"gak tanya dong?"
"gak lah, nyapa aja enggak, malu aku, aku kan gak begitu dekat"
"lah gimana sih"
"makanya aku cari kamu, bantuin aku temui dia"
"gitu? bisa, ayo"
"kerjaanmu?"
"sudah ini mah, gampang nanti lagi, pas kan ini sama masuk jam makan siang"
mereka jadi pergi mencari Jijun di ruangan editor, pas sekali saat itu Jijun akan keluar dari ruangan bersama Yuhan
"Jijun, Yuhan.." sapa Tanwoo
"hai oppa? hai ko?" sapa Yuhan
"bisa bicara? ada yang mau kubahas" kata Tanwoo
Yuhan melirik kearah Jijun..
"terserah kamu" kata Yuhan
"sebentar lah, kan masuk jam istirahat"
"yaudah, ayo kekantin saja" kata Yuhan
mereka pun jalan berempat sampai di kantin dan duduk
"ada apa?" tanya Yuhan
Yuhan melirik lagi arah Jijun..
"sudah kok, sudah" jawab Yuhan
"jadi?" tanya Aekyo
"yaaa... itu.." ucap Yuhan terhenti
mereka membahas terkait Jijun yang membuat nama baik Aekyo jelek, Jijun didepan Yuhan juga meminta maaf pada Aekyo tapi tidak dari hati terdalam nya
Yuhan memutuskan untuk diam, dan setelah pembahasan, saat ditanya mengenai masalah Jijun terkait ini, Yuhan tidak menanggapi apapun malah terkesan memihak pada Jijun
"kok diam kamu?" tanya Tanwoo
"ahh, tidak ada, kan sudah dibahas"
"ya gimana, kenapa bisa bisa nya dia ikut campur, kamu kan bilang dia tidak ikut urusan tapi dia ikut campur kan nyatanya" kata Tanwoo
"ya biarin sih" jawab Yuhan dengan entengnya
"loh, kok biarin sih Yuhan, maksudnya gimana dah ini?" tanya Aekyo
"ya mau gimana lagi, semua terjadi juga kan, mau di apain lagi? semua sudah terlanjut tau kok" kata Yuhan
"Yuhan.. kamu ya.." ucap Aekyo kecewa
"gak bener ini" kata Tanwoo
"loh apanya gak bener? dimana yang gak benernya? bener dong, kan sudah tersebar juga, mau apa? mau klarifikasi apa juga terlanjur tersebar pula" jawab Yuhan
"kamu gak ada loh pembelaan pada kami, kamu seolah malah menutupi dia"
"loh, nutupi dari mana sih? kan jelas semua, aku gak nutupi, aku membenarkan jika memang ini ulah Jijun, apanya ditutupi" kata Yuhan
"ya gak gini, sejak awal kita bicarakan ini kan seperti kamu ingin mencari orangnya membantuku, tapi kenapa gini?" tanya Aekyo
"ya aku membantumu, aku membantu kok, tapi sekarang gimana doang ya, semua sudah terlanjur terjadi pula kan?" ucap Yuhan
"kamu ya.." ucap Tanwoo terhenti
"sudah lah, jangan diteruskan, akan panjang dan malah kemana mana, disini juga lagi rame staff lain, percuma juga kamu bicara pada Yuhan, dia tidak akan membela kita" ucap Aekyo berbisik pada Tanwoo
keduanya malah jadi kecewa dengan sikap Yuhan tapi Yuhan tidak mau mereka salah paham, sekali lagi Yuhan meminta maaf atad perbuatan Jijun
"aku minta maaf pada kalian atas nama Jijun" kata Yuhan
"hemm bahkan kamu membantunya meminta maaf" kata Tanwoo
"karna dia sahabatku kan, aku tau dia salah, aku tidak membenarkan dia kok, akupun marah pas tau tapi gimana lagi, semua sudah terjadi" kata Yuhan
pernyataan itu bohong, karna sebenarnya Yuhan tidak sama sekali marah pada Jijun atas yang dilakukannya, sedikit dari masalah ini membuat Yuhan berpikir jika ia tidak perlu susah susah menjelaskan lagi bagaimana Aekyo agar nama baiknya turun
"gak paham aku" kata Tanwoo
"sudah lah percuma" kata Aekyo berbisik lagi pada Tanwoo
"toh disini bukan cuma Aekyo kok yang jelek namanya tapi aku juga, toh Jijun sudah meminta maaf kepada kalian" kata Yuhan
Yuhan terus menjelaskan agar keduanya (Aekyo Tanwoo) bisa menerima yang telah terjadi dan memaafkan Jijun
"terus kenapa harus membantu dia meminta maaf, kamu cukup dia saja meminta maaf kok, minta maaf langsung depan Aekyo" kata Tanwoo
"ya karna dia sahabatku, aku tanya pada kamu (Aekyo), kalau diposisi Jijun sekarang adalah Tan oppa, bagaimana?" tanya Yuhan
Aekyo jadi ikut ikutan melirik saja kearah Tanwoo
"tak hanya itu tapi posisi aku adalah kamu, disaat sekarang gini? gimana? mau memusuhi sahabatmu?" tanya Yuhan
"kenapa tanya itu? kurasa tidak ada hubungannya" kata Yuhan
"ada lah, kamu saja tau jika Tan oppa membenciku tapi kamu biarkan kan? tidak kamu kasih sedikit masukan atau apa gitu penjelasan agar tidak membenciku, harusnya itu yang kamu lakukan pada Tan oppa disaat kita sudah berhubungan lebih baik seperti sekarang" kata Yuhan
Aekyo terdiam, karna Yuhan benar, ia terasa menjadi pribadi egois saat ini, berbeda dari dirinya yang dulu
"sebenarnya sama antara Jijun dan Tan oppa" kata Yuhan
"sama gimana?" tanya Tanwoo
"sama sama sahabat masing masing, tapi musuh masing masing"
"maksudnya gimana sih? aku juga tidak paham Yuhan" ucap Jijun pelan