
(sudut pandang Filia)
saat kesadaranku pulih, aku mendapati diriku sedang terbaring di atas bunga teratai besar yang dua kali ukuran semula. semua kelopak yang berguguran dan dihancurkan oleh lonjakan lautan mental kini telah tumbuh. bukan hanya tumbuh kembali, cahaya dan warnanya menjadi lebih menyilaukan dan indah. kelopak dengan warna dasar emas dan aksen biru merah itu seperti terbuat dari permata terbaik.
meskipun semuanya berbeda, tapi perbedaan yang paling mencolok adalah rune ungu yang terukir di setiap kelopak bunga. rune-rune itu menambahkan pesona suci dan mendominasi. selain perubahan yang terjadi pada bunga teratai jiwa, perubahan juga terjadi pada lautan mental. jika awalnya lautan mental memberikan kesan luas dan tenang, sekarang lautan mental memberikan kesan yang dalam dan tak terbatas. meskipun masih tenang dan memantulkan bayangan langit seperti cermin, warna biru laut itu menjadi lebih dalam saat kamu melihatnya dengan seksama. di permukaan lautan juga terdapat partikel-partikel cahaya emas seperti kunang-kunang yang terbang tak beraturan.
partikel-partikel cahaya emas yang suci itu adalah kekuatan ilahi. kekuatan ilahi hanya bisa dirasakan oleh Tier lima dan di atasnya. sekarang, meskipun itu hanya berbentuk partikel cahaya, itu akan terus berkembang setelah terobosan ke Tier lima yang sesungguhnya. anggap saja itu sebagai «Divine Power Seed». benih Kekuatan ilahi dapat membantu pemain menerobos ke Tier lima lebih mudah karena mereka akan lebih peka terhadap kekuatan ilahi.
aku pun tidak menyangka jika terobosan jiwaku akan membawa benih Kekuatan ilahi yang sangat di dambakan oleh para pemain. biasanya terobosan jiwa hanya akan memperkuat lautan jiwa dan inti jiwa, bukan membawa benih Kekuatan ilahi. benih Kekuatan ilahi pada dasarnya hanya bisa di dapatkan saat kekuatan mental atau kekuatan tubuh setara dengan Tier lima. selain itu, persyaratan yang di butuhkan supaya mendapatkan benih Kekuatan ilahi adalah kontrol mana yang telah melampaui batasan manusia. sebelum ketiga persyaratan itu terpenuhi, tidak akan mungkin bagi pemain untuk mendapatkan benih Kekuatan ilahi, kecuali jika pemain itu cukup beruntung dan mendapatkan kesempatan menantang langit.
sepertinya aku termasuk ke dalam orang yang mendapatkan keberuntungan surga itu. aku tidak menyangka bahwa kesempatan seperti ini akan datang kepadaku begitu tiba-tiba. pantas saja badai yang terjadi lebih lemah dari yang seharusnya, hal itu sepertinya di sebabkan oleh benih Kekuatan ilahi yang muncul di sepanjang proses terobosan. yah, yang terpenting saat ini aku secara resmi menjadi Pseudo Tier Lima dengan kemampuan jiwa jenis ke tiga.
meskipun saat ini aku sudah cukup kuat, tapi tidak menutup kemungkinan bahwa aku akan bertemu dengan musuh yang lebih kuat lagi. apalagi aku sudah bertemu musuh Tier Lima, mungkin suatu saat aku akan bertemu dengan Tier lima puncak atau malah Tier enam dewa. segala kemungkinan dapat terjadi di dunia ini, jadi aku tidak bisa mengendur sama sekali.
aku berdiri dan mengembalikan kesadaranku kembali ke Helheim secara langsung. segera setelah aku kembali ke Helheim, aku menyebarkan kekuatan mentalku dan menutupi seluruh area pertama dan ke dua Moon Palace. aku bisa melihat orang-orang yang bekerja, para maid, Arkne dan Upirina yang sedang mendiskusikan sesuatu, serta Selene yang sedang melakukan pengawasan. saat kekuatan mentalku mengawasi Selene, dia mengangguk tersenyum penuh ke arahku.
selain memperhatikan keadaan istana, aku juga memperhatikan keadaan kota yang lenggang. hanya beberapa kelompok kesatria yang selalu berkeliling dan menjalankan tugasnya. kota yang besar dan penuh dengan gedung-gedung dan bangunan yang tidak ada di dunia luar saat ini. kota ini seperti perpaduan antara zaman kuno dan modern di bumi. memberikan kesan seperti setiap zaman menyatu menjadi satu kota yang melayang di langit. bangunan-bangunan kuno gaya khas kerajaan Eropa, bangunan rumah-rumah moderen, dan gedung-gedung berteknologi tinggi dengan AI, semuanya membentuk kontras yang tajam, tapi tidak saling menghalangi keistimewaan dan keindahan masing-masing.
sepertinya kekuatan mentalku sudah meningkat lebih dari empat kali lipat dari sebelumnya. bahkan kontrol ku terhadap kekuatan mental menjadi jauh lebih halus, dengan begini, aku dapat menggunakan kekuatan mental jauh lebih efektif dan efisien daripada sebelumnya.
aku segera menarik kembali kekuatan mentalku dan segera berteleportasi ke ruang takhta. pandanganku kabur untuk sesaat kemudian menjadi jelas kembali dan aku telah berada di ruang takhta luas yang sudah aku kenal. segera, aku melihat Arkne dan Upirina segera berlutut ke arahku. selain mereka berdua, sesosok makhluk humanoid yang terbungkus cahaya putih mulai terbentuk, melayang dan akhirnya berlutut di hadapanku.
sosok itu sepenuhnya ditutupi oleh cahaya putih yang membuat siapapun sulit untuk melihat sosok yang bersembunyi di balik cahaya. satu-satunya yang bisa di katakan adalah makhluk humanoid itu adalah seorang wanita.
mereka bertiga segera berlutut dan memberikan hormat mereka kepadaku. yah, mungkin aku akan segera terbiasa dengan perlakuan seperti ini.
Filia:"bangun"
"terima kasih Yang Mulia"
Filia:"apakah ada yang terjadi selama aku tertidur?"
Arkne:"tidak Yang Mulia".
Filia:"lalu, bagaimana dengan orang-orang itu?"
Arkne:"saya telah mengirim mereka kembali, dan memerintahkan bawahan saya untuk mengawasi mereka. rencana yang telah diputuskan oleh Yang Mulia dapat segera di jalankan".
Filia:"hmm... karena semuanya telah berjalan lancar, sepertinya aku sudah bisa meninggalkan tempat ini dengan tenang"
"APA...!!"
mereka bertiga berteriak secara bersamaan dengan mata terbelalak tidak percaya.
Selene:"apakah, apakah Yang Mulia akan pergi?"
Filia:"itu benar. dunia ini bukanlah tempatku seharusnya berada, aku harus segera kembali ketempat ku yang seharusnya"
Arkne:"l, lalu apakah Yang Mulia akan meninggalkan kami lagi!?"
Selene:"kami mohon, kami mohon supaya Yang Mulia akan tetap bersama kami"
Upirina:"saya juga mohon"
mereka bertiga kembali berlutut dengan kepala tertunduk. meskipun mereka dulu adalah NPC, tapi sekarang mereka telah memiliki kesadaran diri dan menjadi makhluk hidup yang sesungguhnya. aku juga merasa bersalah jika meninggalkan mereka disini, aku merasa seperti menelantarkan anak-anakku. huh... aku berjalan mendekati mereka bertiga dan sedikit membungkuk untuk menyamakan sudut pandang dengan mereka.
sebenarnya mereka yang setidaknya setinggi 1,8-1,9m masih cukup tinggi meskipun sedang berlutut dan menunduk, jadi dengan ketinggian ku saat ini, aku tidak perlu membungkuk terlalu banyak. aku memegang bahu Selene yang berdiri di tengah seperti seorang pemimpin.
Filia:"Selene, kamu dan saudari mu tidak perlu memohon. aku akan selalu bersama kalian, jadi kalian tidak perlu sampai melakukan hal ini".
mendengar apa yang aku katakan, Selene mengangkat wajahnya yang ditutupi oleh cahaya putih dan melihat langsung ke arahku.
Selene:"apakah itu benar, Yang Mulia?"
aku mengulurkan tanganku dan mengusap pipinya. tanganku menembus lapisan cahaya dan merasakan sentuhan kulit yang halus dan hangat dari pipinya.
Filia:"itu benar. meskipun aku akan pergi dari sini, selama Moon Palace masih ada, aku akan selalu bisa kembali kapanpun. dan lagi, suatu saat aku akan memasang titik teleportasi ke tempatku berada supaya kalian juga bisa selalu mengunjungiku setelah kondisi di tempat ini stabil"
inilah salah satu keuntungan dari memiliki pulau terbang. dengan harganya yang sangat mahal, tentunya akan memiliki keuntungan bagi pemain supaya mau membelinya. salah satu keuntungan itu adalah sebagai titik teleportasi tetap. dengan adanya titik teleportasi tetap, selain dapat di bangkitkan di tempat ini setelah kematian, aku juga bisa berteleportasi secara langsung ke tempat ini tanpa peduli tentang batasan dunia. itu berarti aku akan bisa berteleportasi ke tempat ini secara penuh bukan hanya tubuh jiwa, tapi dengan tubuh daging dan darah.
nada suara Selene seperti seorang anak kecil yang di janjikan mainan baru. nada suaranya terdengar bersemangat dan ceria dengan suara yang halus seperti wanita dewasa.
Filia:"tentu saja itu benar. kalian adalah keluarga dan anak-anakku, tentu saja aku tidak akan berbohong"
tentu saja aku menganggap mereka sebagai anak-anakku. aku sudah merawat mereka sejak mereka masih berbentuk NPC bola kosong sampai mereka memiliki kekuatan seperti ini. aku merasa seperti orang tua yang merawat anak-anak sejak kecil. sungguh perasaan yang aneh.
"Yang Mulia...!!"
entah apa yang terjadi, mereka bertiga segera berdiri dan memelukku dengan cepat. awalnya aku agak terkejut dengan perilaku mereka, tapi keterkejutan itu hanya sekilas. aku di peluk oleh kakak-kakak cantik dengan tubuh tinggi dan lembut.
Filia:"kalian bukan anak kecil, kenapa bersikap seperti ini?"
Arkne:"habisnya Yang Mulia..."
Filia:"hahaha... aku mengerti. kalian lepaskan dulu, aku akan membuat beberapa pengaturan lagi sebelum pergi"
Selene:"iya Yang Mulia"
Arkne & Upirina:"m, maafkan kami Yang Mulia!"
Filia:"tidak apa-apa"
aku kembali ke kursi takhta dan melihat mereka yang memiliki ekspresi bahagia di wajahnya. setidaknya itu yang terlihat di wajah Arkne dan Upirina.
Filia:"pertama, aku ingin mendengar peralatan dan bahan kelas atas yang kita dapatkan dari pertempuran waktu itu"
Arkne:"baik Yang Mulia. setelah melakukan penghitungan, saya menentukan bahwa kita mendapatkan 1 material Tier Divine, 19 material Tier Legendary, 74 material Tier Epic, dan sisanya merupakan Tier kelas puncak dan di bawahnya. untuk peralatan, kita mendapatkan 1 item Legendary, 2 item Fragmented Legendary, 6 item Epic termasuk dua bagian dari armor delapan bagian. sisanya adalah item puncak dan di bawahnya. selain item dan material, kami menghitung 7 keping Saints Quartz. bisa di katakan bahwa panen dari pertarungan itu sangat besar, Yang Mulia. jika anda menginginkan laporan yang lebih terperinci, saya akan memerintahkan Grifnis untuk memberikan laporan yang lebih terperinci"
Grifnis adalah gadis kecil yang menjaga tempat harta. Grifnis memiliki ras Griffian yang memang senang dengan harta, jadi memberinya tugas untuk menjaga perbendaharaan istana adalah pilihan yang tepat.
Filia:"itu tidak perlu. aku hanya ingin mengetahui hasil kerja keras kita"
Arkne:"selain itu, Yang Mulia..."
Filia:"apakah ada sesuatu?"
tanpa menjawab ku, Arkne melangkah maju dan menyerahkan sebuah kotak hitam kepadaku. aku sama sekali tidak merasakan energi apapun dari kotak ini.
Filia:"apa ini?"
aku menerima kotak itu dan bertanya karena penasaran. aku memperhatikan bahwa kotak ini adalah kotak biasa, sama sekali tidak ada yang spesial.
Arkne:"saya menemukan item yang tidak dpat di deteksi, jadi saya menyimpannya di dalam kotak dan ingin menyerahkannya kepada anda Yang Mulia"
Filia:"um, aku mengerti. aku akan menyimpan ini dulu dan melihatnya nanti".
aku memasukkan kotak itu ke dalam storage. meskipun aku penasaran, tapi aku akan melihatnya nanti. aku lebih khawatir tentang keadaan dunia yang lain. lagi pula saat aku pergi, aku membuat nenek terluka. aku ingin tahu keadaannya.
Filia:"sebelum aku pergi, aku mau kalian memberikan dukungan penuh kepada putri Aneria itu. oh, aku juga ingin kalian menjaga Arene dengan baik, dan latih dia, tapi jangan memaksanya. sekarang dia adalah bagian dari kita"
"baik Yang Mulia"
aku mengangguk menandakan kepuasanku atas kerja keras mereka. aku duduk dan mengkonsentrasikan kesadaranku supaya bisa merasakan hubungan dengan tubuhku. sebelumnya aku tidak bisa melakukan ini karena kekuatan mentalku terlalu lemah. aku sebenarnya ingin menemukan petunjuk bagaimana keluar dari dunia ini dan kembali ke dunia sebelumnya di reruntuhan kuno yang dikatakan putri Aneria itu, tapi karena sekarang kekuatan jiwaku sudah menerobos ke Tier lima, aku tidak perlu lagi melakukan itu. meskipun begitu, aku harus mendapatkan reruntuhan itu. reruntuhan kuno menyimpan rahasia yang jauh lebih banyak daripada yang di ketahui oleh orang-orang Animanids itu.
setelah mengkonsentrasikan kesadaranku hingga titik ekstrim, akhirnya aku bisa merasakan hubungan halus dengan tubuhku. hubungan ini begitu halus hingga tidak mungkin untuk menyebutkannya dengan kata-kata.
perlahan, kesadaranku mulai kabur dan terasa seperti menembus sebuah pembatas yang tidak terlihat.
waktunya kembali...
(akhir dari chapter ini)
akhirnya arc Helheim telah berakhir. selanjutnya adalah arc akademi.
maaf aku tidak update kemarin.aku harus pergi menghadiri acara dengan teman-teman sekelas, jadi aku terlalu lelah untuk update. maafkan aku.
see you next time;)