Still Loved Even In The New World

Still Loved Even In The New World
CHAPTER 78: Bertarung Habis-habisan



zaman ke tiga para dewa?. apakah dia tahu kalau aku berasal dari Alterion?. aku mencoba berdiri dari kawah yang terbentuk akibat benturan yang keras. pandanganku mengarah ke asap debu yang mengepul ke udara. sebuah kaki berselaput besar melangkah dari sana. karena hentakan yang cukup kuat, asap debu itu tersebar dan wujud mengerikan sekaligus menjijikkan makhluk itu terungkap tepat di depanku.


di beberapa bagian tubuhnya yang besar terdapat banyak sayatan dan goresan yang meneteskan cairan ungu ke tanah. setiap cairan ungu menyentuh permukaan tanah, suara desis yang jelas terdengar seperti cabai yang dimasukkan kedalam minyak panas. asap ungu mengepul dari tanah yang meleleh karena racun korosif yang terkandung dalam darahnya. monster itu terluka, meskipun hanya luka dangkal, tapi itu cukup membuktikan bahwa seranganku sedikit membawa dampak. sepertinya masih ada harapan untukku.


Filia:"tentu saja masih ada. menurutmu zaman ke berapa ini!?"


aku sengaja mengatakan itu supaya aku mendapatkan informasi tentang masa ini. sebelumnya aku merasa aneh karena di dunia ini terdapat beberapa kemiripan dengan Alterion, tapi juga sangat berbeda.


"zaman ke berapa?, ini adalah zaman ketujuh yang terabaikan"


zaman ke tujuh yang diabaikan?. saat di Alterion, terdapat diskripsi yang menjelaskan tentang zaman keberadaan para pemain. saat itu, masih merupakan zaman ke tiga para dewa. sebelum zaman ke tiga para dewa, terdapat tiga zaman lagi yang telah menghilang. zaman awal, awal terbentuknya Alterra. kemudian ada zaman yang di sebut sebagai zaman pertama, dimana saat itu Tier enam dewa adalah keberadaan yang umum, saat itulah di beri nama sebagai zaman pendewaan. zaman itu berakhir dan digantikan oleh zaman kedua, zaman dewa kuno. zaman dewa kuno juga berakhir dan digantikan oleh zaman ketiga, zaman para dewa.


zaman para dewa adalah dimana latar belakang game Alterion dibuat. saat awal permainan, tidak ada yang mengetahui bahwa ada tingkat dewa sampai sebuah reruntuhan pada masa dewa kuno telah di temukan. bersama dengan reruntuhan itu terdapat penjelasan tentang para dewa dan warisannya, tapi setelah itu proses pendewaan adalah sesuatu yang belum bisa disentuh oleh pemain di Alterion saat itu. Pada saat itu, Tier pemain tertinggi yang telah dicapai adalah Tier lima. Hanya setelah penemuan reruntuhan itu, para pemain mulai menjadi gila untuk rahasia Tier enam. Hanya saja, tidak semua orang bisa sampai di Tier enam.


setiap peradaban zaman akan musnah dan digantikan oleh peradaban baru. bersama pemusnahan peradaban itu, baik teknologi dan semua rahasia ikut musnah dan menghilang. sepertinya zaman pendewaan, semua peradaban itu menemukan warisan dari zaman awal dan berhasil menemukan rahasia Tier enam. saat zaman pendewaan yang sangat kuat juga musnah dan berganti oleh zaman-zaman berikutnya. zaman yang hadir setelah itu hanya dapat mewarisi sisa-sisa dari peradaban sebelumnya dan kualitasnya semakin menurun dan warisan menjadi semakin lemah.


yang tidak aku duga adalah ini sudah merupakan zaman ke tujuh yang sangat jauh dari latar waktu saat di Alterion. meskipun sangat jauh, aku tidak dapat memastikan seberapa lama waktu telah berlalu. tidak ada catatan pasti tentang hilangnya sebuah peradaban dan pergantian zaman, tidak ada waktu pasti kapan hal itu akan terjadi dan kapan itu akan berakhir. yang paling misterius adalah penyebab dadi kehancuran seluruh peradaban saat pergantian zaman. seperti zaman pendewaan dimana dewa Tier enam ada dimana-mana, tapi masih mengalami pemusnahan tanpa ada yang selamat dan dapat memberikan petunjuk tentang apa yang terjadi. sebenarnya musuh atau peristiwa apa yang dapat di alami hingga bahkan para dewa Tier enam dimusnahkan?.


"bagaimana keberadaan sepertimu masih tersisa di dunia ini?"


Filia:"aku juga harus menanyakan hal yang sama. jika kamu mengetahui hal seperti ini, bukankah kamu juga berasal dari waktu yang sama!?"


"aku tidak perlu menjawabnya"


Swoosss....!!!


suara lengkingan panjang terdengar membelah udara. sebuah tentakel ungu kehitaman datang dengan cepat dan menghampiriku secara vertikal ke bawah. aku tahu dampak dari tabrakan itu akan cukup kuat untuk menenggelamkan ku ke dalam tanah. aku melompat dengan cepat ke arah samping dan menghindari serangan itu. sambil melompat, aku merapatkan mantra dengan cepat untuk memberikan serangan balasan. sebuah pedang cahaya besar terbentuk dan memotong langsung kearah tubuh monster itu.


«Tier Four Magic: Sacred Light Sword»


kecepatan pedang besar sepanjang lima meter itu sangat cepat. pedang itu memotong ke arah monster secara horizontal dengan kecepatan yang sulit dilihat dengan mata telanjang.


Bang...Crak ...!!!


sebuah benturan keras dan di ikuti oleh suara kaca yang pecah terdengar nyaring dan keras. aku melihat, saat pedang itu hampir mengenai tubuh dari Soul Eater, tentakel lain yang menyala dengan cahaya ungu dari kepalanya menghalangi pedang cahaya itu. karena perbedaan kekuatan yang besar, pedang cahaya langsung hancur seperti kepingan kaca dan menghilang saat berbenturan dengan monster itu, tapi benturan itu bukannya tanpa hasil untukku, serangan dari sihir Tier empat berhasil menciptakan luka pada tentakel itu dan membuatnya meneteskan darah beracun.


tentu saja monster itu tidak akan memperhatikan luka sekecil itu, luka yang dia derita sembuh dengan kecepatan yang dapat dilihat oleh mata. perlahan tapi pasti, lukannya mulai tertutup dan kembali seperti semula hanya dalam hitungan detik. pemulihan alami dari monster ini juga sangat kuat.


"serangan dari serangga lemah seperti hanya akan membuat kulitku gatal"


suara serak yang sangat mengganggu membuat telingaku sangat tidak nyaman. setiap tindakan dari monster itu mengandung serangan mental yang dapat membingungkan bagi yang kekuatan mentalnya lemah.


«World Creation»


lingkungan di sekitarku nampak berputar dan menyatu seperti banyak warna cat yang di aduk menjadi satu. sesaat kemudian, tempat ini berubah menjadi tempat abu-abu yang memiliki kabut ungu tipis di tanah. seluruh mana di tubuhku terasa melemah dan kehilangan koneksi denganku. seluruh statistikku menurun hingga lima puluh persen dari semula. sialan, aku terkena penekanan dari Word Creation.


«Domain: Ancient Heaven Ruins»


lingkaran sejauh lima ratus meter berubah menjadi tanah keemasan dengan pilar-pilar besar cahaya yang menjulang ke langit. penekanan yang aku rasakan berkurang sekitar dua puluh persen. sat ini kemampuanku sebanding dengan Tier empat pemula yang baru saja berevolusi.


penekanan dari World Creation benar-benar menakutkan, jika aku tidak memiliki Domain yang kuat, mungkin penekanan yang aku rasakan tidak akan berkurang begitu banyak. setidaknya domain biasa hanya dapat mengurangi dua sampai lima persen dari efek penindasan World Creation.


meskipun Domain ku kuat, tapi masih dilemahkan hingga hanya seluas setengah dari biasanya.


«Omniscient Eyes»


mataku langsung berubah dan melihat sekeliling. aku tetap tidak melihat keberadaan monster itu karena berada diluar area jangkauan dari domain milikku. saat itulah aku melihat sebuah garis tiga garis merah yang menembus tubuhku. aku segera melompat ke samping dan menghindari serangan yang akan datang. tiga buah serangan berupa tombak beracun ungu muncul sesuai dengan garis merah itu.


garis merah itu merupakan Red Zone yang menandakan serangan musuh yang akan datang. ini mirip seperti saat sedang bermain game, biasanya serangan monster bos akan memiliki penanda merah yang menandai akan datangnya serangan. tapi jika di Alterion, hanya mereka yang mampu melihat masa depan yang akan menerima efek ini. yang lain, mereka harus selalu waspada karena serangan dapat datang kapan saja tanpa penanda apapun.


saat aku mendarat di tanah, sebuah area merah horizontal berbentuk kipas setinggi pinggang muncul. aku segera melompat ke udara untuk menghindari serangan itu. sebuah tentakel ungu langsung menyapu tepat seperti area merah yang muncul di awal. karena kecepatan dari sapuan tentakel itu, aku hampir goyah karena angin yang di timbulkannya. jika aku terkena serangan itu, bahkan mungkin «Armor of the Twelve Constellations» akan terkoyak. sungguh kekuatan yang mengerikan.


selesai menghindari serangan itu, aku terus waspada dan lebih memperhatikan lingkungan sekitar. aku ingin mengetahui darimana datangnya serangan-serangan itu. taklama kemudian, aku kembali melihat selusin garis merah yang langsung mengarah kepadaku dari segala arah. aku hanya bisa kembali menghindari serangan itu. aku melihat, lusinan roh hantu yang menyerangku dari segala arah. mereka menukik dan mencoba untuk menggigitku.


karena aku menghindari serangan itu, semua roh hantu bertabrakan dan menjadi kabut abu-abu. saat masih di udara, tiba-tiba lusinan garis merah menuju ke arahku dari kabut abu-abu itu. barsama dengan teriakan yang memilukan, lusinan hantu itu kembali lagi menyerang tubuhku tanpa belas kasihan. ini adalah serangan berkelanjutan.


ini merupakan serangan dari World Creation dari katak itu. karena ini adalah dunia yang dia ciptakan, maka dia dapat mengendalikan dunia ini sesuai dengan keinginannya. serangan berkelanjutan ini adalah bagian dari dunianya.


sialan. jika terus seperti ini, cepat atau lambat aku pasti akan di telan oleh hantu-hantu lapar ini.


«Sang Penguasa Racun: Scorpio»


armor Virgo yang ada di tubuhku hancur dan berubah menjadi partikel cahaya. Virgo kembali menjadi kartu dan mengambil posisinya kembali di antara kartu yang mengelilingiku. setelah Armor Virgo menghilang, aku segera berlari dan melompat ke arah kartu yang telah membesar. tubuhku melewati kartu itu dari sisi lain dan keluar di sisi lainnya. saat keluar dari sisi lain, tubuhku telah dilapisi oleh armor emas yang berbeda.


armor itu membungkus erat tubuhku. bentuknya mirip seperti armor Sci-fi dengan ekor kalajengking di bagian belakang. di ujung ekor kalajengking seperti kristal tembus cahaya berwarna biru keunguan dengan bintang-bintang yang berkedip-kedip di dalamnya. karena di rancang khusus untuk melakukan pembunuhan diam-diam, selain racun yang mematikan, armor Scorpio memiliki kelebihan pada kecepatan dan kelincahan.


saat serangan itu datang lagi, aku bisa menghindarinya dengan mudah. serangan demi serangan menghampiri dan mencoba untuk menjatuhkan ku. seharusnya serangan dari World Creation lebih menakutkan dan lebih beragam daripada ini, tapi mungkin karena baru menerobos dan belum bisa mengontrol duniannya, kemampuan dari World Creation tidak dapat di tampilkan dengan sempurna.


meskipun begitu, tapi serangan yang terus-menerus seperti ini akan menghabiskan staminaku cepat atau lambat. aku tidak bisa hanya pasif bertahan, aku harus mengambil inisiatif untuk menyerang dan membuat monster itu keluar dari persembunyiannya.


dua pisau pendek bercabang yang berbentuk seperti capit kalajengking muncul di tanganku. pisau itu memiliki bilah seperti kristal keunguan yang memiliki cahaya seperti langit berbintang. aku menghilangkan domain area dan hanya menggunakan domain untuk mengisolasi tubuhku dari World Creation. disekitar tubuhku dilapisi oleh cahaya emas yang memperkecil efek penindasan dari dunia milik monster itu.


setiap ada hantu kelaparan yang menjerit dan mencoba untuk menyerang ku, aku menebas mereka menggunakan pisau kembar yang ada di kedua tanganku. setiap pisau di ayunkan, pisau itu akan membentuk lintasan pisau yang keunguan dan penuh bintik putih seperti bintang-bintang. pemandangan yang indah ini memberikan kontras yang tajam dengan lingkungan yang suram dan menakutkan.


kabut ungu yang berada di dunia ini nampaknya mengandung racun yang entah apa efeknya. jika bukan karena armor Scorpio yang aku kenakan, mungkin aku akan terkontaminasi oleh racun monster ini. meskipun aku tidak tahu pasti apa efek dari racun ini, tapi aku yakin bahwa itu bukan merupakan sesuatu yang baik.


lintasan merah terus muncul dari waktu ke waktu tanpa aku ketahui darimana asalnya. sambil menghindar dan menahan serangan dari hantu-hantu ini, aku terus mencari dimana keberadaan monster itu. aku mencoba untuk menyebarkan energi mentalku, tapi itu sangat dibatasi di dunia ini. inilah kenapa akan sangat sulit untuk Tier empat mengalahkan Tier lima, bahkan itu hampir tidak mungkin.


«Over Limited: Omniscient Eyes»


rasa sakit yang hebat muncul dari mataku. pergerakan ribuan tombak yang padat itu terlihat sangat lambat dibawah pengelihatan ku. aku menggunakan kemampuan mataku hingga melebihi batas dan ini akan membuat rasa sakit yang hebat dari mataku. aku hanya bisa mempertahankan mode ini selama lima belas detik. dengan kondisi seperti ini, aku harus memanfaatkan waktu ini sebaik-baiknya.


aku menghindari ribuan tombak yang telah bergerak lambat itu dari celah-celah yang sangat sempit dan hampir tidak menyisakan ruang. meskipun terlihat lambat, tapi sebenarnya pergerakan tombak ini masih sangat cepat, hanya saja kemampuan reaksiku sudah meningkat pesat. bagian lenganku sedikit menyentuh salah satu tombak itu dan menyebabkan luka yang menyakitkan.


sambil terus menghindar, aku juga mencoba untuk menemukan keberadaan monster itu. akhirnya aku menemukan fluktuasi energi di belakangku. aku memunggungi ribuan tombak itu dan meluncurkan serangan mental dari kedua mataku. rasa sakit yang jauh lebih intens hampir membuyarkan konsentrasi ku. tombak yang padat itu akhirnya berakhir dan serangan mental yang aku luncurkan melesat cepat ke arah fluktuasi energi.


semua tindakan yang terlihat rumit itu hanya berlangsung selama lima detik dan raungan monster terdengar. aku berdiri di antara tombak-tombak hitam yang telah menusuk ke tanah. tinggal sepuluh detik, aku harus menyelesaikannya dengan cepat.


aku langsung meluncur ke arah asal teriakan dari monster itu dan meluncurkan serangan dari Tier empat.


«Tier Four Skill: Star Poison Sting»


«Tier Four Skill: Double Dagger Slash»


ekor kalajengking yang berada di belakangku menunjukkan bayangan sengat raksasa keunguan penuh bintang yang menyerang langsung kearah monster itu. selain ekor sengat raksasa, dua buah cahaya pisau berbintang menuju lurus bergabung bersama dengan serangan ekor dan menyebabkan ruang di sekitarnya membentuk celah yang merobek sebagian kecil dari World Creation.


aku melihat aura ungu luas seperti lautan yang bertabrakan dengan seranganku.


BANG...!!!


ledakan keras yang mengguncang tanah bergema sangat keras dan memekakan telinga. ledakan itu menyebabkan robekan dunia semakin luas. aku mengambil kesempatan itu untuk keluar dari celah itu dan membebaskan diri dari dominasi dunia.


saat aku keluar, tekanan yang aku terima semakin berkurang. sangat beruntung bahwa dunia yang diciptakan oleh Soul Eater masih semu, jika dia sudah menyempurnakannya, maka aku tidak akan memiliki kesempatan untuk melarikan diri. aku melihat asap debu yang mengepul hingga ketinggian lebih dari seribu meter ke udara. itu adalah lokasi dimana seranganku bentrok dengan monster itu.


tubuhku menjadi lebih ilusif dibandingkan dengan saat di awal, selain tubuhku yang menjadi lebih ilusif, cahaya dari dua belas kartu yang mengelilingiku semakin redup. itu terjadi karena aku meminjam seluruh kekuatan kartu dan kekuatan jiwaku untuk meluncurkan serangan tadi. penggabungan dari energi itu setara dengan serangan dari Tier lima yang bonafid.


empat detik. empat detik tersisa, aku masih mampu untuk menggunakan energi terakhir dari Armor of the Twelve Constellations untuk meluncurkan serangan terakhir.


«Guru Kebijaksanaan: Sagitarius»


aku melayang ke udara setinggi lebih dari dua ratus meter dan seluruh armor Scorpio menghilang digantikan oleh armor Sagitarius. sebuah armor ringan dan sedikit terbuka berwarna putih dengan sulaman emas yang indah membalut tubuhku. pakaian yang sangat lenggang dan mudah bergerak bagi seorang pemanah. sebuah long bow emas yang indah muncul ditangaku. saat aku menarik senar pada busur, banyak cahaya perak kecil seperti bintang-bintang yang berkedip mulai mengumpul dan membentuk sebuah anak panah yang panjang dengan ujung tajam. siapapun yang melihat ujung tajamnya, mereka akan mendapat ilusi bahwa mereka akan ditembus oleh anak panah itu.


sebelas kartu yang masih berputar disekitar ku mulai memancarkan cahaya keemasan yang sangat menyilaukan. cahaya itu berkumpul di anak panah yang siap untuk melesat menemui targetnya.


energi semakin berat dan padat. aku melepaskan tali busur dan anak panah melesat dengan sangat cepat, menyeret ekor cahaya seperti bintang-bintang di belakangnya. sambil meluncur dengan sangat cepat, anak panah itu mengumpulkan seluruh energi dalam radius satu kilometer dan membuat energinya sendiri mencapai masa yang sangat jenuh.


senar yang menegang dan dilepaskan tidak membuat suara apapun. bahkan anak panah yang seharusnya membuat suara merobek udara menjadi benar-benar senyap tanpa suara.


aku melayang jauh di udara dengan ketinggian lebih dari dua ratus meter dan menyaksikan anak panah yang melesat ke bawah tanpa hambatan. jarak ratusan meter dapat di tempuh kurang dari setengah detik. sangat cepat dan sangat senyap.


awan debu yang belum mengendap akibat serangan awal terbelah dan memperlihatkan sosok mengerikan di dalamnya. katak itu sudah memiliki banyak bekas luka dan di tubuhnya. darah ungu terus menetes. tanpa bereaksi, anak panah menghujam tepat ke arahnya.


anak panah dengan energi yang sangat jenuh hampir sampai pada titik kritis menghujam menuju monster itu, akibat tabrakan itu, energi menjadi tidak stabil dan menyebabkan reaksi berantai hingga....


BANG....!!!


ledakan keras yang jauh lebih kuat dari ledakan pertama segera mengguncang udara. cahaya menyilaukan dan gelombang kejut menyebar sejauh kiloan meter, meluluhlantahkan segala sesuatu yang ada di jalannya. asap debu dan api menjulang tinggi ke udara, membentuk sebuah asap jamur panas yang mengerikan.


bahkan karena dampak dari gelombang kejut, aku terlempar kebelakang yang cukup jauh dari posisi ku semula. aku membuka mataku dan melihat kehancuran yang terjadi. seluruh kota sudah lenyap, bahkan hutan-hutan di sekitarnya sudah menjadi tanah tandus. asap dan debu mengepul ke udara, membuat langit merah darah menampakkan pemandangan yang suram dan mengerikan.


aku memperhatikan arah anak panah menghujam, tepatnya ke arah monster itu berada. waktu penggunaan Omniscient Eyes telah berakhir. rasa sakit dan nyeri yang menusuk untuk sementara aku lupakan. apakah monster itu masih bisa bertahan?. serangan terakhir yang aku lancarkan setara dengan serangan penuh Tier lima, tidak mungkin dia masih bisa selamat, kan!?


GRAOOOO...!!!


diluar harapanku, raungan memekakan telinga terdengar dari pusat ledakan. awan dan debu dan asap tersebar karena raungan itu. tidak mungkin!!. aku memperhatikan pusat ledakan dengan debu yang tersebar, disana terlihat monster dengan separuh dari tubuhnya telah menghilang dan sebagian lagi sudah hampir tidak berbentuk dan hangus. darah ungu terus mengalir dan mendesis. tanah di bawah kakinya meleleh dan terbakar karena efek ledakan.


"Manusia terkutuk....!!! tidak aku sangka bahwa aku akan berada dalam kondisi seperti ini melawan makhluk tingkat rendah"


suaranya serak dan lebih mengerikan bercampur dengan kemarahan yang tak terbendung. hawa membunuh yang padat dan intens menembus udara.


Filia:"kamu terlalu meremehkanku"


meskipun aku berkata seperti itu, kondisiku tidak lebih baik, semua kartu telah kehilangan cahaya dan kembali ke inventaris ku, semua ke dua belas armor itu telah kehabisan energi, perlu waktu untuk dapat menggunakannya kembali. tubuhku sudah menjadi jauh lebih ilusif, hampir tembus cahaya.


"manusia sepertimu berani melukai tuan ini. aku akan membunuhmu...!!!"


raungan kemarahan menggema dengan keras. aku melihat bahwa aura dari Soul Eater mulai berubah. tubuhnya yang hampir hancur mulai terpelintir dan membentuk sebuah bola daging. auranya menjadi lebih ganas dan menjulang seperti bendungan yang runtuh dan melepaskan air pasang.


mode berserk!?, kamu pasti bercanda. aku memperhatikan semua kejadian ini dari ketinggian. aku tahu bahwa monster ini sedang memasuki mode berserk yang akan meningkatkan seluruh statistiknya menjadi dua kali lipat saat HP nya dibawah lima persen. dengan statistik yang meningkat pesat dan kondisiku saat ini yang sedang kehabisan energi akan sangat sulit untuk menghadapinya. bahkan dengan energi yang terisi penuh, aku perlu mengerahkan semuanya, apalagi sat ini.


bola daging itu mulai menyerap semua energi yang ada di sekitarnya tanpa pandang buluh. aura kekerasan dan keganasan membumbung tinggi ke udara bercampur dengan niat membunuh yang kejam. dipermukaan bola daging itu muncul penampakan wajah-wajah monster dan manusia yang mengerikan dengan ekspresi ketakutan dan keputusasaan.


bola daging yang seukuran rumah itu menyusut dan semakin menyusut hingga menjadi ukuran yang lebih kecil.


Krak....!!


cakar hitam panjang yang tajam menembus bola daging dari bagian dalam, menunjukkan bahwa akan ada yang mencoba keluar dari dalam. saat bola daging terbelah, cairan lendir lengket yang menjijikkan mengalir keluar. perlahan tapi pasti, sebuah sosok humanoid keluar dari cairan yang menjijikkan itu....


(akhir dari chapter ini)


kemarin tidak update, jadi aku menulis dengan sedikit lebih banyak kata hari ini. selamat menikmati.


see you next time;)