Still Loved Even In The New World

Still Loved Even In The New World
CHAPTER 58: Trainee (4)



seketika, dunia nampak hancur berkeping-keping. keadaan yang di derita Filia jauh lebih buruk dari yang aku duga. tidak, tidak mungkin. apa yang harus aku lakukan?!. bagaimana aku harus menjelaskannya pada putri dan menantuku?!. bahkan dokter istana mengatakan bahwa dia tidak tahu apakah Filia akan terbangun dari tidurnya. sial.... sialan....


Trainee:"apakah ada cara untuk memulihkannya segera?"


mendengar pertanyaanku, dokter itu menggelengkan kepalanya. tanpa dia mengucapkan sepatah katapun, aku sudah tahu apa yang dia maksud. apakah ini benar-benar mustahil untuk memulihkannya seperti semula?.


Felmina:"kakak... "


aku melihat Felmina berdiri dengan tubuhnya yang bergetar. air mata mulai mengembun di sudut matanya, dia menatap Filia yang sedang terbaring di tempat tidur. perlahan, Felmina melangkah menuju tempat tidur Filia dengan air mata yang terus mengalir di pipinya. setelah itu dia duduk di samping Filia dan menggenggam tangannya yang pucat. setelah memperhatikan Filia, dia menoleh dan melihat ku dengan mata yang berair, namun penuh dengan keyakinan.


Felmina:"tidak, kakak pasti akan baik-baik saja, pasti akan ada cara supaya kakak bisa kembali seperti semula!"


aku tidak tahu keyakinan macam apa yang di tanamkan Filia di dalam hati gadis kecil itu, tapi aku tahu bahwa semua orang di mansion ini memiliki keyakinan terhadap Filia.


aku hanya bisa tersenyum sambil menahan air mataku yang akan terjatuh. aku harap apa yang kalian percayai akan menjadi kenyataan. aku kembali menatap dokter itu dan bertanya padanya.


Trainee:"apakah benar-benar tidak ada cara untuk memulihkannya?"


Rudolf:"setahu saya tidak, tapi mungkin akan ada beberapa petunjuk di dalam catatan kuno"


catatan kuno adalah catatan yang di temukan di reruntuhan ataupun tempat-tempat kuno. peradaban kuno memiliki pengetahuan yang lebih mendalam daripada saat ini, tapi entah kenapa, peradaban zaman kuno tiba-tiba menghilang dan hanya menyisakan beberapa benda ataupun catatan tentang pengetahuan yang mereka miliki. setiap hal yang di temukan berasal dari peradaban kuno adalah harta Karun yang sangat berharga.


tapi peninggalan kuno jumlahnya sangat sedikit. jika ada, itu akan menjadi harta Karun yang di simpan di perbendaharaan istana. bahkan di Holy Kingdom, peninggalan ataupun artefak kuno di anggap sangat berharga dan tak ternilai harganya.


seingatku, di Holy Kingdom memiliki catatan kuno tentang ilmu medis yang di temukan di reruntuhan kuno. mungkin aku akan menemukan beberapa petunjuk jika aku bisa mempelajarinya.


setelah menyelesaikan semuanya, dokter itu pergi untuk kembali melaksanakan tugasnya. aku segera memanggil bawahanku dari Holy Kingdom untuk menyampaikan sebuah surat kembali ke Holy Kingdom, aku ingin mereka mengirimkan catatan kuno itu sesegera mungkin. meskipun aku bilang sesegera mungkin, tapi itu masih akan memakan waktu satu bulan paling cepat. itupun perlu di kirimkan menggunakan burung pemecah awan.


setelah melalui semua ini, aku tidak bisa menahan perasaan lelah yang menjalar di seluruh tubuhku. aku duduk di ruang tamu dan bersandar di sandaran kursi. suasana di mansion menjadi sangat sunyi dan suram. perasaan semua orang berkumpul dan membuat suasana menjadi sangat tidak nyaman.


aku memanggil pelayan pribadi Filia yang bernama Ilma. saat dia menghadapku, matanya terlihat merah dan bengkak, dia telah menangis semenjak kembali dari guild perdagangan.


Trainee:"segera panggil dokter keluarga untuk mengurus Filia. pastikan dia mengurusnya dengan baik"


Ilma:"b, baik yang mulia"


gadis kecil itu menjawab ku dengan wajah yang lesu dan aku bahkan bisa melihat bekas air mata yang masih nampak sangat jelas di wajahnya. dia segera berbalik dengan cepat dan berlari keluar pintu.


"yang mulia, anda harus beristirahat juga"


seorang maid yang mengikutiku dari Holy Kingdom menyarankan dengan prihatin. istirahat, bagaimana mungkin aku bisa beristirahat saat keadaan cucuku seperti itu?.


Trainee:"tidak apa-apa, aku baik-baik saja"


"tidak, anda tidak baik-baik saja. luka dan kelelahan yang anda alami akan memperburuk kondisi anda, bahkan jika yang mulia tidak beristirahat, tidak ada yang bisa anda lakukan"


sial.... yang dia katakan sangat tajam, tapi aku tidak bisa menyangkalnya. aku memang tidak berdaya dan tidak bisa melakukan apapun saat ini.


Trainee:"Alma, kurasa kamu benar. bahkan jika aku tidak beristirahat, aku tidak bisa melakukan apa-apa. bukankah aku menyedihkan?"


sungguh ironi, aku memarahi Harnas karena tidak mampu melindungi anaknya. sekarang.... hahahaha..... aku, aku juga tidak lebih baik.


Alma:"bukan anda yang menyedihkan, tapi tidak ada siapapun yang dapat melakukan sesuatu tentang kondisi saat ini".


yah, apa yang di katakan Alma memang benar. Alma sudah mengikutiku sejak aku masih kecil, dia seperti sahabatku sendiri. dia akan mengatakan apapun meskipun itu menyakitkan jika itu demi kebaikanku. aku hanya tersenyum dan perlahan menutup mataku sambil bersandar di kursi...


.....


aku membuka mata, dan melihat sinar cahaya kemerahan yang menyelinap dari jendela kaca. sepertinya aku tertidur. aku memperhatikan sekeliling dan melihat Alma yang menutup jendela untuk mencegah udara dingin memasuki ruangan. aku memegangi keningku yang terasa berat dan pusing.


Trainee:"berapa lama kau tertidur?"


Alma:"anda tertidur selama dua lonceng, yang mulia"


Trainee:"bagaimana keadaannya?"


Alma:"huh... putri masih belum sadarkan diri"


Trainee:"bantu aku untuk pergi melihatnya"


meskipun tubuhku terasa lemah, tapi aku ingin melihat kondisinya saat ini. aku meminta Alma untuk membantuku pergi ke kamar Filia. sesampainya di sana, pelayan pribadi Filia dan juga Felmina sedang merawat Filia. mereka mengelap keringat di keningnya dengan menggunakan kain.


Felmina mencoba berbicara dengan Filia yang sedang tidak sadarkan diri. kurasa Filia jatuh ke dalam tidur karena syok dari rasa sakit yang dia derita akibat kerusakan pada Mana Vessel nya yang parah. aku juga bisa merasakan mana di tubuhnya yang bergejolak tidak teratur.


aku mendekat dan menepuk kepala Felmina, dia menoleh ke arahku dan memelukku sambil menangis.


Felmina:"nenek.. hiks...kenapa kakak belum bangun...hiks"


Trainee:"luka yang di alami Filia terlalu parah, akan perlu waktu hingga kondisinya stabil. kita hanya bisa berharap yang terbaik untuknya"


tok... tok... tok...


"nona, saya membawakan makanan untuk anda"


suara ketukan pintu di ikuti oleh suara seorang gadis kecil terdengar dari luar ruangan. aku mengizinkan pemilik suara itu untuk memasuki ruangan. perlahan pintu besar itu terbuka dan memperlihatkan seorang gadis pelayan yang membawa nampan berisi makanan dan segelas minuman. kalau aku tidak salah mengingat, nama gadis pelayan itu adalah Rurui, dia adalah pelayan pribadi Felmina. setelah memasuki ruangan, dia membungkuk dengan hormat dan menghampiriku.


Rurui:"nona, saya membawakan makanan untuk anda"


Felmina:"aku tidak mau"


Rurui:"anda belum makan dari tadi, jika anda tidak makan, anda bisa saja jatuh sakit, lalu siapa nanti yang akan menjaga tuan putri?"


setelah beberapa saat, Felmina melepaskan pelukannya dan mengambil nampan itu. dia duduk di dekat meja yang ada di samping tempat tidur, lalu mulai memakan hidangan yang di bawa oleh pelayan kecil itu. wajahnya yang kacau sedikit mengernyit saat memakan hidangan itu. sepertinya nafsu makannya sedang tidak baik karena dia baru saja menangis. apalagi di tambah dengan dia yang masih mengkhawatirkan keadaan kakaknya.


Filia... aku harap kamu segera bangun. kamu tidak ingin membuat Kami semua disini bersedih bukan?!. aku menyentuh rambut Filia yang berwarna hitam pekat itu. rambut yang nampak misterius dan menakutkan.


sejak kejadian saat itu, rambutnya yang berwarna perak dan indah telah berubah menjadi hitam pekat.


Trainee:"malam ini aku akan tinggal di kamar ini dan menjaga Filia. kalian bisa beristirahat di kamar masing-masing"


Felmina:"nenek, saya juga akan menjaga kakak"


aku mengangguk kepada Felmina yang ingin bersamaku tinggal di kamar ini. setelah ucapan Felmina, pelayan yang lain juga ingin ikut tinggal dan menjaga Filia. aku hanya mengizinkan Ilma, Felmina serta pelayan pribadinya untuk tetap tinggal, akan buruk jika banyak orang yang tinggal di kamar ini dan mengganggu Filia.


.....


tiga hari berlalu dengan sekejap. saat ini kondis Filia masih tanpa perkembangan apapun, kepanikan dan kekhawatiran menyelimuti seluruh mansion. para pelayan dan orang-orang yang bekerja di mansion of Rosefield memancarkan aura kesedihan setiap harinya. putri mereka yang lembut dan baik hati sedang terbaring tidak berdaya di tempat tidurnya.


aku masih menemani Filia di kamarnya, melihat pelayan yang datang dan pergi untuk membawakan kebutuhan kami. dalam tiga hari ini, aku juga mengirimkan surat ke akademi untuk memberitahukan keadaan Filia saat ini. jika aku tidak melakukan itu, maka slot Filia akan di hapuskan dan di gantikan oleh orang lain. aku mendengar dari Felmina bahwa Filia sangat menantikan pergi ke akademi, bagaimana mungkin aku membiarkan slot yang telah ia dapatkan hilang begitu saja?!.


aku tidak mengirim surat untuk putri dan juga menantuku, aku tidak ingin membuat mereka terganggu saat sedang berada di tengah perang. aku tahu betapa mereka menyayangi Filia, jika aku memberi tahu kondisinya kepada mereka, mereka pasti akan membuat kekacauan dan merugikan banyak orang. mereka bisa saja meninggalkan pos mereka dan pulang sesegera mungkin, sehingga akan terjadi kekacauan dalam rantai pasukan. hal seperti itu akan berdampak sangat besar bagi kondisi sebuah perang. bisa saja Regalia Kingdom mengalami kekalahan.


aku dan Felmina sedang merawat Filia yang saat ini di tempat tidur tanpa perubahan apapun selama beberapa hari ini. dia masih tertidur lelap dengan rambut hitamnya yang misterius.


tiba-tiba aku melihat wajah Filia yang tidak pernah berubah selama berhari-hari, tiba-tiba menunjukkan ekspresi kesakitan yang luar biasa. keringat dingin mulai terbentuk, dan keningnya berkerut dengan kuat.


perubahan yang tiba-tiba membuat ku dan semua yang menyaksikan menjadi panik.


Trainee:"apa yang sedang terjadi?!, kalian cepat panggilkan dokter"


aku tidak berani menunda sedikitpun, aku langsung memerintahkan Alma untuk segera memanggil dokter.


Felmina:"kakak, kakak..."


Trainee:"tenanglah, dokter akan segera tiba dan memeriksanya"


kepanikan menyebar di seluruh mansion, teriakan panik dari pelayan yang mencoba mempersiapkan segala sesuatu yang di butuhkan terdengar hingga ke kamar ini.


Filia, cucuku. sebenarnya apa yang kamu mimpikan hingga wajahmu penuh dengan kesakitan seperti ini?!, biarkan nenek berbagi rasa sakitmu...


tiba-tiba aura hitam yang mengerikan terpancar dari tubuh Filia. keadaan yang tiba-tiba ini membuatku sangat terkejut. apa, apa yang terjadi...


AGHhhh....!!


tiba-tiba pelayan pribadi Filia berteriak dan memegangi kepalanya. dia terlihat sangat kesakitan sampai dia berlutut di lantai.


Trainee:"apa yang terjadi..??"


(akhir dari chapter ini)


yah, nenek Trainee yang cantik tidak mengetahui alasannya, tapi aku sebagai author mengetahuinya dengan jelas....