Still Loved Even In The New World

Still Loved Even In The New World
CHAPTER 71: Kesepakatan



gadis berambut perak itu membantuku berjalan dan membuatku duduk bersandar di sebelah Lusi. setelah membantuku, aku melihat gadis berambut perak itu berdiri dan berjalan ke tengah kapal. dengan lambaian tangannya yang ringan, semua kesatria yang terhempas tadi terangkat dan bersandar di pagar. mungkin karena paksaan dan luka yang mereka derita, para kesatria itu tidak sadarkan diri.


"Arkne, berikan ini pada yang terluka!"


gadis berambut perak itu memanggil Arkne dan mengeluarkan satu kotak besar yang berisi puluhan wadah kaca dengan cairan biru di dalamnya. setelah cairan itu di minumkan kepada para kesatria yang tidak sadarkan diri, tubuh para kesatria itu mengeluarkan cahaya biru samar. saat cahaya biru itu menghilang, setiap luka yang mereka derita menghilang dan perlahan mulai membuka mata.


"minum ini"


Aneria:"t, terima kasih"


gadis itu mengulurkan tangannya kepadaku dan memberikan sebotol ramuan dengan warna biru kehijauan. aku segera meminum ramuan yang dia berikan dan merasakan sensasinya. hawa dingin yang menyegarkan langsung mengalir ke seluruh tubuh ku. aku bisa merasakan bahwa rasa sakit yang ada di tubuhku menghilang dengan cepat. sungguh ramuan penyembuhan yang kuat. bahkan luka yang aku kira sangat parah dapat di sembuhkan dalam sekejap.


aku tidak pernah curiga bahwa yang dia berikan adalah racun atau sesuatu. itu karena jika dia ingin membunuhku, di dapat melakukannya dengan mudah. jadi, apakah masih perlu untuk memberikan racun!?.


"jika kamu sudah sembuh, turunkan kapalnya"


Aneria:"b, baik"


aku tidak tahu apa yang di inginkan gadis ini, tapi aku hanya bisa mengikuti perintahnya. entah kenapa aura yang dia pancarkan lebih mirip seperti seorang pemimpin. bahkan aura yang aku rasakan dari para pemimpin negara tidak sebaik ini. aku dapat yakin bahwa gadis ini bukan dari golongan biasa, mungkin dia adalah seorang bangsawan dari negara yang sangat kuat.


Aneria:"segera turunkan kapal...!!!".


aku memerintahkan para kesatria yang sudah sadar. meskipun tubuh mereka bergetar ketakutan setelah melihat monster berkepala tiga itu, tapi mereka masih dengan cepat menjalankan perintah yang aku berikan.


"Cerberus, pergi dan amankan wilayah sekitar..!!"


"baik tuan"


gadis berambut perak itu berbicara pada monster berkepala tiga itu. ketiga kepala monster itu menjawab secara bersamaan dengan suara yang tumpang tindih. selain kekuatan yang tidak masuk akal, gadis itu juga mampu mengendalikan monster yang sangat mengerikan seperti itu.


menurut literatur kuno, monster yang dapat berbicara adalah monster dengan bloodline khusus, dan telah mencapai tingkat yang tidak dapat di bayangkan. bahkan dikatakan jika monster kelas bencana hanyalah anak-anak di hadapan mereka. meskipun aku menganggap bahwa literatur kuno itu di lebih-lebihkan, tapi setelah menyaksikan kejadian hari ini, aku merasa bahwa seluruh literatur kuno itu di buat sesuai fakta. hari ini setiap catatan yang aku kira palsu telah di buktikan dengan mataku sendiri. semua kebenaran yang akan membuat dunia terguncang.


"maafkan saya atas semua masalah ini. saya benar-benar lepas kendali dan hampir menyakiti kalian"


gadis berambut perak itu berdiri di depanku dan membungkuk dengan penyesalan. untuk sementara aku tidak tahu apa yang harus aku lakukan, aku tidak mengira bahwa keberadaan seperti dia akan menundukkan kepala kepada semut lemah seperti kami.


Aneria:"i, iya".


ugh... ini pertama kalinya aku merasakan hal seperti ini. aku menjadi sangat gugup di hadapannya. aura pemimpin yang di pancarkan nya melebihi yang dapat di pancarkan oleh penguasa biasa.


Aneria:"untuk masalah seperti ini, b, bagaimana kalau kita bicarakan di dalam kabin saya?"


"saya akan mengikuti saran anda"


aku memimpin gadis berambut perak itu dan Lusi serta anak aneh masuk ke dalam kabin. kami berempat masuk ke dalam kabin yang berantakan karena pertarungan yang terjadi di geladak kapal.


Aneria:"maaf atas kondisinya yang seperti ini"


"tidak apa, lagipula ini juga kesalahan saya"


gadis itu melambaikan tangannya dan semua benda yang berjatuhan terangkat ke udara, lalu terbang menuju rak, dan mendarat di sana dengan rapi. dari sikap dan cara berbicaranya, aku dapat yakin bahwa dia adalah orang dari kalangan atas. bahkan mungkin seorang penguasa dari negara yang sangat kuat. mungkin dengan membuat hubungan baik dengannya, dia dapat membantu mengatasi krisis negara kami dengan kekuatannya.


aku segera mempersilahkan mereka untuk duduk di sofa dekat dengan ranjang ku. meskipun ini adalah kabin kapal udara, tapi didalam kabin ini didesain khusus seperti kamar bangsawan pada umumnya. sebenarnya tidak semua di desain seperti ini, setidaknya desainnya akan di sesuaikan dengan permintaan pengguna. untuk desain kabin ini, bukan aku yang memilih, tapi ini adalah keinginan si pembuat kapal untuk membuatku merasa nyaman. meskipun sebenarnya aku tidak masalah dengan desainnya, sih.


"sebelumnya, izinkan saya untuk memperkenalkan diri. saya Filia Rosefield. saya benar-benar meminta maaf atas kesalahan saya. sebelumnya saya telah menyerang dan melukai anda beserta bawahan, saya bersedia untuk mengganti rugi"


Aneria:"senang berkenalan dengan anda nona Rosefield. saya adalah Aneria Klaus, putri pertama dari Dragonis Kingdom. sebelum itu, bisakah anda menjelaskan apa yang terjadi?"


aku sebenarnya sangat penasaran dengan motif nona Rosefield ini. aku sepertinya tidak membuat musuh dengan keberadaan seperti ini, tapi tiba-tiba aku mendapatkan serangan dan hampir terbunuh. setidaknya aku harus mengetahui penyebab semua ini.


"anda bisa memanggil saya Filia. sebenarnya saya berniat untuk merebut kapal ini dan menjadikannya sebagai bahan penelitian. saya tidak memiliki niat untuk melukai atupun menimbulkan korban, tapi karena kesatria anda mengancam saya, jadi saya bertindak agak terlalu jauh. saya harap anda memakluminya"


dia menyuruhku untuk memanggilnya sebagai Filia. dan aku, aku sama sekali tidak tahu harus bereaksi seperti apa tentang kejujurannya itu. apakah aku harus marah?, apakah harus memberinya apresiasi karena kejujurannya?, ataukah aku harus menganggapnya sebagai bandit?. dia mengatakan semua alasannya tanpa sedikitpun perasaan bersalah.


Aneria:"apakah anda benar-benar tertarik dengan kapal ini, nona Filia?"


Filia:"ya, meskipun kapal ini memiliki teknologi terbelakang, tapi kapal ini memiliki nilai penelitian. siapa tahu di masa depan saya dapat menemukan sebuah trobosan untuk teknologi yang baru"


Aneria:"jika Anda menginginkan kapal udara ini, saya dapat memberikannya, tapi untuk saat ini saya masih membutuhkan kapal ini supaya membawa kami menuju kota gerbang iblis"


Filia:"kota gerbang iblis?"


"kakak, kota gerbang iblis adalah kotaku yang di serang oleh monster itu"


Filia:"jadi begitu. apakah tujuan kalian adalah untuk mengalahkan monster itu?"


pertanyaannya sedikit di luar dugaan, tapi dia memberikanku jalan untuk mengajukan penawaran. entah dia menyadarinya atau tidak, tapi dia menggali lubang untuknya sendiri.


Aneria:"itu benar, jadi saya belum bisa memberikan kapal ini, tapi jika anda bisa membantu kami, mungkin kapal ini bisa lebih cepat menjadi milik Anda"


Filia:"hahaha.... menarik"


nona Filia tertawa seperti lonceng. tawanya yang seperti lonceng angin dapat menggetarkan hati siapa saja yang mendengarnya. aku tahu bahwa tawanya di penuhi dengan kekuatan mental dan daya tarik yang tidak dapat di sembunyikan. meskipun aku sesama jenis dan lebih dewasa, tapi tetap saja....


Filia:"saya tahu maksud anda. apakah menurut mu, kamu memiliki kualifikasi untuk meminta bantuan ku?. jika aku mau, aku dapat merebut kapal ini dengan mudah, tapi kerena ada kenalan dari Arkne, aku tidak melakukannya. sekarang kalian mencoba memanfaatkan ketertarikan ku. yah, aku tidak masalah, tapi apa yang sanggup kalian berikan padaku?"


nada suaranya berubah dan aura dominasi seperti mengikat hatiku. aku merasa seperti seorang penguasa berbicara padaku sebagai bawahan, dan lebih parahnya, aku tidak dapat menolak perasaan seperti itu.


oh sial. dia memang menggali lubang, tapi untuk kami masuki. dia menggiring ku untuk mengajukan sebuah permintaan dan dia dapat meminta syarat yang lebih besar tanpa banyak berusaha. dengan kekuatannya, dia mampu merebut kapal ini dengan mudah, tapi mungkin dia akan kehilangan sesuatu yang lebih berharga.


meskipun kuat, tapi dia tidak memiliki pengetahuan tentang harta berharga yang kami miliki. itulah tujuannya, dia memancingku untuk mengatakannya. dia tahu bahwa jika dia membuat permintaan seperti itu, kami pasti akan memberikan sesuatu yang lebih berharga. dengan kekuatannya, tidak mungkin aku hanya memberikan benda biasa, aku pasti akan memberikan sesuatu yang berharga, yang dapat menggerakkan hatinya. itulah yang dia incar. dengan aku menawarkan sesuatu yang berharga, dia juga akan mendapatkan informasi tentang sesuatu yang mungkin lebih berharga dari kapal ini. dia ingin keuntungan yang lebih besar.


Aneria:"m, maaf nona Filia, tapi kami mungkin tidak memiliki apapun yang dapat menggerakkan hati anda. bahkan harta kerajaan kami mungkin tidak lebih baik dari armor yang anda kenakan"


itu benar, aku dapat melihat sekilas bahwa armor yang dia kenakan jauh lebih baik daripada armor rusak yang di miliki kerajaan. meskipun rusak, tapi karena itu berasal dari zaman kuno, benda-benda itu jauh lebih kuat dari peralatan yang di ciptakan saat ini.


Filia:"tidak apa. saya merasakan aura yang familiar di saku anda, mungkin saya bisa melihatnya"


sesuatu yang familiar?. aku melepas armor dan merogoh saku bajuku, yang aku punya di saku adalah disk perekam yang di buat dengan meniru benda yang di temukan di reruntuhan kuno. disk ini mirip dengan dengan yang di gunakan divisi intelijen saat itu. aku mengambil dan meletakkan disk hitam itu di atas meja.


aku melihat bahwa nona Filia mengambil dan mengamati disk itu. hanya beberapa detik, senyum mekar di wajah nona Filia yang cantik. aku tahu bahwa dia pasti menemukan sesuatu yang menarik.


Filia:"disk komunikasi labirin. meskipun spirit rune yang di ukir di atasnya sangat buruk dan cacat, tapi aku tidak mungkin salah dalam mengenalinya. bisakah anda menceritakan lebih banyak soal ini?"


Aneria:"ini adalah teknologi yang di temukan di reruntuhan kuno. para penyihir dan pengerajin kami berusaha untuk menduplikat benda ini, dan inilah hasil terbaik kami saat ini"


aku terkejut bahwa nona Filia mengetahui benda apa ini. bahkan dalam catatan kuno tidak terdapat informasi tentang benda seperti ini.


Filia:"ya, saya akan memberikan bantuan kepada anda, tapi beritahu saya dimana letak reruntuhan kuno itu"


Aneria:"saat ini reruntuhan kuno merupakan tempat yang di jaga ketat oleh pasukan kami, jadi orang luar tidak di perkenankan untuk masuk'


Filia:"biarkan saya memasuki reruntuhan itu, dan saya akan membantu masalah anda sebisa mungkin"


aku tidak punya pilihan lain. karena nona Filia sangat tertarik akan hal itu, maka hanya itu yang dapat aku janjikan untuk meminta bantuannya.


Aneria:"saya mengerti, saya akan memberikan izin kepada anda"


meskipun izin memasuki tempat itu harus karena keputusan raja, tapi aku yakin ayah akan mengizinkannya. ini semua demi kerajaan.


Filia:"baiklah kalau begitu, saya akan memberikan anda bantuan".


Aneria:"saya sangat berterima kasih atas kebaikan nona Filia"


Filia:"tidak masalah. karena kita sudah sepakat, jadi saya tidak bisa membantu setengah-setengah"


aku melihat nona Filia berdiri dan berjalan keluar dengan anggun. apa yang akan di lakukan oleh nona Filia...?


(akhir dari chapter ini)


see you next time. mohon dukungannya;)