
di perjalanan kembali, aku mengajak ayah dan ibu mampir ke penginapan tempat bibi waktu itu untuk makan siang. meskipun penginapan, orang-orang juga sering mampir ke sana hanya untuk sekedar makan.
mungkin makanan yang ada di sana tidak sesuai dengan selera ayah dan ibu, tapi ini adalah hal yang baik untuk merasakan makanan orang biasa, lagipula masakan disana tidak terlalu buruk, kecuali roti keras itu.
Filia:"mungkin hidangan disana tidak sesuai dengan selera ayah dan ibu"
Harnas:"tidak masalah. saat memeriksa pekerjaan para kesatria, ibu juga sering makan di tempat-tempat seperti ini"
Rovell:"ayah juga tidak masalah dengan apapun yang di makan"
karena ayah dan ibu mengatakannya, jadi tidak masalah kan?!. aku segera menunjukkan jalan ke tempat bibi itu. hanya beberapa belokan, kami sampai di tempat yang ingin di tuju.
kami turun dan masuk ke dalam penginapan.
kring.....
suara bel yang ada di atas pintu berbunyi saat pintu di dorong terbuka. setelah bel berbunyi, terdengar suara manis seorang gadis kecil yang menyambut kedatangan kami.
Aria:"selamat datang"
Aria menyambut kami menggunakan pakaian pelayan yang bersih dengan beberapa bagian yang memiliki tambalan kain. rambut emasnya di ikat kuncir kuda, terlihat sangat indah.
dari data status Aria yang aku lihat, Aria memiliki afinitas yang tinggi terhadap sihir elemen cahaya. ada fitur baru yang di tambahkan saat aku melintas ke dunia ini, yaitu afinitas. di dalam statusku aku tidak memiliki afinitas tapi orang-orang dari dunia ini memiliki afinitas terhadap jenis sihir tertentu. mungkin saat di Alterion, Player dapat mempelajari jenis sihir apapun dan tidak hanya satu jenis.
dalam penginapan, di tempat makan itu terdapat beberapa orang yang duduk dan berbicara dengan gembira. karena kedatangan kami obrolan yang tadi semarak segera menjadi tenang dalam sekejap. bahkan Aria yang tadi menyambut dengan ceria sekarang dia tampak sangat terkejut dan menatapku.
Filia:"Aria. kita bertemu lagi"
Aria:"i, ini..."
Filia:"oh benar. saat itu saya lupa memperkenalkan diri. nama saya Filia Rosefield"
Aria:" Rosefield...!!!"
Aria tampak sangat terkejut dan tanpa sengaja meninggikan nadanya hingga semua orang yang ada di ruangan itu mendengarnya dengan jelas. sekitar dua detik kemudian, bibi waktu itu segera berjalan dengan cepat ke arah kami lalu membungkuk dengan hormat sambil menekan kepala Aria yang masih linglung supaya ikut membungkuk.
bibi:"maaf... maafkan ketidak sopanan anak ini, dia tidak tahu apa-apa"
Harnas:"lupakan saja. kami mampir untuk makan siang"
tanpa lebih banyak bicara, kami langsung pergi ke tempat duduk yang kosong dan mengisinya. di sekitar aku juga mendengar beberapa bisikan dari beberapa orang.
"apakah itu Duke Rosefield?"
"benar. dan yang ada di sebelahnya adalah Marshal kerajaan kita"
"lihat gadis kecil yang begitu manis itu!. apa-apaan warna rambut itu, sungguh sangat indah"
"aku setuju dengan mu. aku bahkan yakin bahwa hanya gadis itu yang memilikinya"
"menurut dari perkenalannya barusan nampaknya dia adalah putri dari Duke of Rosefield. tapi bukannya seharusnya berada di Rosefield Dukedom?"
"itu wajar untuk datang ke ibu kota. sebentar lagi pendaftaran dari Regalia Royal Academy akan di buka"
....
percakapan dari beberapa pengunjung terus berlanjut dengan tenang, setidaknya tidak seramai tadi.
tak lama setelah kami menempati kursi masing-masing, bibi dan Aria datang. bibi itu menanyakan apa yang mau kami pesan.
Harnas:"aku tidak masalah dengan apapun. sayang, bagaimana dengan mu?"
ibu tersenyum dan menyerahkan pilihan padaku. apa yang bisa aku lakukan, aku bahkan tidak tahu makanan apa saja yang ada di sini.
Filia:"bibi pemilik, apakah ada yang mau direkomendasikan?"
Filia:"baiklah bibi Lune. tolong bawakan makanan itu dan juga saya memesan jus buah grul. bawakan juga untuk mereka"
mereka yang aku maksud adalah Ilma dan pelayan yang lainnya. mereka sepertinya juga belum makan apapun sejak pagi.
Harold:"kami baik-baik saja putri. tolong jangan terlalu peduli"
Filia:"ini sudah waktunya makan siang. jika kalian sakit karena telat makan siang, maka itu hanya akan lebih merepotkan".
dengan persetujuan ayah dan ibu, akhirnya mereka bertiga juga mencari meja yang kosong dan pergi kesana. sepuluh menit kemudian, bibi Lune dan Aria membawa makanan yang aku pesan.
pertama aku mencicipi kuah sup daging itu. seperti biasa, masakan ini agak hambar, tapi dagingnya di masak sempurna tanpa alot. kuahnya juga memiliki aroma lain dari rasa Umami jamur di padukan dengan daging. di tambah dengan bumbu yang ringan, hal ini menimbulkan perpaduan rasa yang unik tapi juga lezat. meskipun tidak selezat masakan moderen yang aku buat, tapi ini setidaknya memiliki kelas yang tinggi di masa saat ini. bahkan kurasa masakan yang di buat Jors saat itu hanya sedikit lebih baik daripada ini.
sepertinya ibu dan ayah juga sedikit menikmati makanan mereka. kami makan perlahan dengan postur anggun layaknya seorang bangsawan.
beberapa menit kemudian, kami sudah selesai makan, tapi kami tidak segera pergi. ayah menanyakan apa yang ingin aku lakukan dengan membawa anak-anak dari distrik kumuh itu.
Filia:"untuk membuat mereka bekerja dan secara mandiri mampu menopang kehidupan mereka di masa depan. jika kita ingin menghilangkan distrik kumuh, hal pertama yang harus dilakukan adalah dengan memotong generasi dari distrik kumuh".
Rovell:"jadi dengan kata lain, kamu bermaksud untuk memberi anak-anak itu pekerjaan supaya mereka tidak mengisi kembali Distrik kumuh?"
Filia:"benar. biarkan anak-anak yang memiliki masa depan panjang memiliki kehidupan yang baik dan sisakan orang-orang dewasa dari distrik kumuh. orang-orang dewasa itu hanya ingin mencari uang secara instan dengan berbagai cara, termasuk cara yang paling keji"
Harnas:"itu benar. mereka sudah ternodai oleh hal-hal yang buruk sejak kecil dan akan sangat sulit bagi mereka untuk meninggalkan cara hidup mereka yang sudah terbentuk sejak dini. jika mereka memang ingin menjadi lebih baik, aku yakin mereka akan berusaha. setidaknya menjadi petualang atau mencari pekerjaan lain"
Filia:"untuk itulah yang saya pilih adalah anak-anak. karakter mereka masih dalam masa pembentukan, jadi akan lebih mudah untuk mengarahkan mereka ke jalan yang lebih baik".
Ilma:"maaf memotong. tapi apakah tidak cukup hanya dengan memberikan anak-anak itu akomodasi saja dan tidak perlu putri untuk bekerja keras membuat toko?"
Ilma dan yang lainnya yang sudah selesai makan dan berdiri sejak lama di belakang kami juga ikut mendengarkan percakapan kami. aku tahu kenapa Ilma menanyakan hal ini. ini karena Ilma melihat ku melakukan banyak hal dan menghabiskan uang untuk anak-anak itu, mungkin Ilma prihatin dengan ku.
Filia:"jika kita hanya memberikan tempat tinggal dan biaya hidup, itu justru akan membebani kita dan hanya merupakan bantuan jangka pendek. sementara jika kita memberikan mereka pekerjaan, mereka tidak akan bergantung pada kita dan dapat memenuhi kebutuhan mereka sendiri dari hasil mereka bekerja, ini merupakan bantuan jangka panjang"
ayah mendengarkan penjelasan ku sambil menunduk merenungkan sesuatu dengan salah satu tangannya menopang dagu.
Harold:"seperti yang diharapkan dari putri"
Rovell:"jika rencana itu berhasil, maka kawasan kumuh hanya akan menyisakan orang dewasa dan orang tua tanpa adanya anak-anak. dengan cara ini, vitalitas di distrik kumuh akan semakin berkurang dan akhirnya menghilang tanpa adanya anak-anak"
benar. bayangkan saja sebuah desa hanya dengan orang tua tapi tanpa anak-anak dan jika ada anak-anak yang lahir akan di pindahkan ke tempat lain. lama kelamaan orang-orang tua yang ada di desa itu akan mati tanpa adanya pengganti dan desa akan menjadi tanpa penduduk. adanya anak-anak sangat penting untuk kelangsungan sebuah peradaban.
generasi lama akan mati dan akan di gantikan oleh generasi yang lebih muda. daun dan ranting yang tua akan gugur dan jatuh setelah itu akan di gantikan dengan daun dan ranting yang baru. bayangkan jika daun dan ranting baru tidak akan tumbuh. bahkan pohon Sekokoh dan sebesar apapun akan mati.
Rovell:"huh... ini mungkin cara yang bagus. aku bahkan tidak mengira bahwa kamu akan memikirkan cara seperti ini. tapi, kelahiran akan terus berlanjut, jadi apa yang harus kamu lakukan di masa depan?"
Filia:"kelahiran akan selalu berlanjut, itu benar. di masa depan adalah peran Nagara itu sendiri. negara akan mengambil anak-anak yang lahir di distrik kumuh dan menampung mereka sekaligus memberikan pendidikan sejak dini. setelah mereka cukup umur, mereka akan diberikan lapangan pekerjaan oleh negara".
Rovell:"bukannya mudah untuk untuk membuat lapangan pekerjaan yang begitu banyak. bahkan jika negara harus memusatkan perhatiannya pada hal itu"
Filia:"tentu saya tahu. itulah peran pendidikan anak-anak. biarkan mereka belajar dan suatu saat akan ada dari mereka yang mampu untuk menciptakan lapangan kerja mereka sendiri dan bahkan akan mampu mempekerjakan orang lain".
Harnas:"jadi kunci untuk menghilangkan distrik kumuh adalah pendidikan?"
Filia:"itu benar. pendidikan harus menjangkau ke semua kalangan. untuk saat ini, pendidikan hanya mampu menjangkau ke orang-orang kaya dan bangsawan saja. dimasa depan saya berharap untuk membuat pendidikan menjangkau semua kalangan. tapi jalan itu akan sangat sulit. kenapa saat ini pendidikan hanya di pegang oleh kalangan aristokrat?!. itu karena mereka tidak ingin bahwa dominasi mereka akan terpengaruh. kalangan aristokrat itu tetap memegang teguh kepemimpinan mereka karena mereka lebih berpengetahuan dari pada rakyat biasa"
Rovell:"ya, itu benar. jika semua orang semakin berpendidikan, maka dominasi kalangan aristokrat selama ini akan berkurang dan mereka khawatir jika kedudukan mereka terancam"
Harnas:"mungkin kita harus membahasnya lebih banyak saat kita sudah sampai di rumah. untuk saat ini, ini bukanlah tempat yang bagus untuk membahas hal seperti ini"
aku dan ayah mengangguk setuju. masalah ini menyangkut dengan kelangsungan hidup para kalangan aristokrat, jika kita menyentuh hal-hal ini, kita tidak tahu apa yang akan terjadi. terlebih, sebelum hal ini bisa di lakukan, akan terlalu banyak ketidak pastian di dalamnya.
kami melanjutkannya dengan obrolan ringan yang biasa. aku memanggil Aria yang telah selesai makan siang dan akan beristirahat dari pekerjaannya.
(akhir dari chapter ini)