
Jors perlahan mengunyah daging di dalam mulutnya, dia mengunyah dengan perlahan sambil menutup mata. tiba-tiba air mata menetes dari sudut-sudut matanya, dia mengangkat kepalanya sambil menangis dan mengunyah.
Jors:"ini...ini adalah hidangan terbaik yang pernah saya rasakan!"
Filia:"terima kasih. tapi, kenapa kamu menangis?"
kenapa kamu menangis?, bukannya kalau makanannya enak kamu akan senang. ini mirip seperti teman-teman ku saat memenangkan kompetisi game, aku sering melihat mereka menangis dan tertawa pada saat yang bersamaan setelah memenangkan kompetisi.
Jors:"ini adalah tangis haru kebahagiaan. selama ini saya terus mencari dan mempelajari berbagai macam hidangan selama bertahun-tahun demi membuat tuan dan nyonya puas. tapi, sepertinya nona bisa melampaui saya dalam sekejap. saya merasa bahwa usaha saya hanyalah hal yang sia-sia"
Filia:"jangan bodoh. tidak ada usaha di dunia ini yang sia-sia. meskipun gagal pada akhirnya, aku yakin bahwa usaha yang telah di lakukan sejak awal akan menghasilkan sesuatu yang positif walaupun dalam bentuk yang lain"
benar. aku selalu merasa bahwa usaha itu tidak ada yang akan sia-sia. sebenarnya karena tubuhku yang sangat lemah sejak kecil, dokter memperkirakan bahwa aku tidak akan bertahan hingga usia sepuluh tahun. tapi karena ayah dan ibuku yang terus berusaha mencari pengobatan untukku, aku mampu bertahan hingga usia enam belas tahun. meski pada akhirnya itu gagal.
tapi, karena mereka terus berusaha mencari pengobatan untukku, aku bisa setidaknya memberikan sedikit kebahagiaan pada mereka dan mereka berhasil memupuk hubungan yang luas karena mencari pengobatan untukku. selain itu tanpa mereka sadari, mereka juga membantu banyak orang saat mencari dokter atau pengobatan untukku dan diharapkan hubungan yang mereka pupuk dapat membantu usaha mereka di masa depan.
itulah yang aku maksud dengan, meski gagal usaha akan menghasilkan hasil yang positif dalam bentuk lain. mereka gagal dalam menemukan pengobatan untukku, tapi mereka berhasil membuat hubungan kerja dan membantu orang lain.
Jors:"hahaha... saya merasa sangat terhormat dengan ucapan nona. saya sekarang menyadari betapa rapuhnya saya"
Filia:"kamu tidak rapuh. aku tahu seperti apa orang yang telah melakukan usaha dengan sangat keras kemudian dia menemukan bahwa meski dia sudah berusaha akan ada orang yang lebih baik darinya. saat itu tidak akan ada yang bisa menahan untuk meragukan dirinya sendiri. tapi ingatlah, bahwa jika ada orang yang lebih baik, dia adalah orang yang harus kamu lampaui. bukan orang yang harus membuatmu berkecil hati"
Jors:"sesuai dengan keinginan nona. sekarang Jors ini telah menyadari seberapa bijaksananya nona"
jors berlutut dengan tulus dihadapan ku.
Filia:"ah... t, tidak. kamu tidak perlu memikirkannya, aku hanya mengucapkannya sembarangan"
ini memalukan. dan dilihat dengan mata berapi-api dari para koki lain di dapur, ini sangat memalukan. aku tidak sengaja mengucapkan kalimat itu.
Filia:"ehem.. lupakan. daripada itu, apa kamu mau belajar memasaknya?"
Jors:"benarkah... tapi, hal semacam ini sangat berharga, saya tidak_"
Filia:"tidak ada yang berharga. lagipula jika kamu mempelajari resepnya, aku bisa memakan masakan mu setiap hari"
aku mengatakan hal itu dengan senyuman untuk membuatnya tenang dan tidak merasa terbebani. bagi seorang koki, resep adalah hal yang sangat berharga di zaman ini. bukan seperti di duniaku yang dulu, dimana resep bisa di dapatkan dari Internet. pada masa ini, koki menghabiskan banyak waktu dan usaha untuk meneliti resep mereka dan dapat menciptakan hidangan lezat mereka sendiri.
aku melihat koki lain di dalam dapur yang bersemangat, lalu berkata kepada mereka.
Filia:"kalian juga bisa belajar"
"wow. benarkah putri?"
Filia:"itu benar"
"kami semua merasa sangat terhormat bisa belajar dari sang putri"
mereka membungkuk dengan tulus dan penuh rasa hormat.
Filia:"baiklah. aku akan berganti pakaian yang lebih mudah bergerak dulu"
aku pergi ke kamar untuk mengganti pakaian yang bisa membuatku lebih mudah bergerak. sebenarnya aku bisa langsung berganti di tempat. pakaian yang tersimpan di dalam storage dapat langsung di kenakan di badan jika perlu. tapi melakukan semua itu di depan umum, aku merasa agak aneh, dan lagi demi kesopanan dan harga diri, mari kita berganti pakaian di kamar dulu.
(perspektif Lune)
(yang belum tahu siapa Lune, dia adalah bibi di toko sebelumya, di chapter 9:membuka tudung)
Lune:"terima kasih atas kerja kerasnya. ini, istirahatlah dulu"
aku menyerahkan segelas minuman kepada Aria. semenjak ayahnya meninggal dan ibunya terluka, dia bekerja di sini untuk memenuhi kehidupan keluarganya atau membeli obat untuk ibunya. ibunya dulu adalah seorang kesatria, tapi dia terluka dua tahun yang lalu saat terjadi penyerangan monster di kamp pelatihan siswa. saat itu dia di tugaskan untuk melindungi siswa yang akan melakukan latihan di hutan, siapa yang menyangka bahwa gerombolan monster akan muncul disana.
Aria:"iya. bibi, terima kasih minumannya"
aku melihat bagian belakang gadis kecil itu. tubuh yang kurus itu menanggung beban yang berat semenjak kecil. aku yakin bahwa saat dia bekerja ibunya akan menangis jika mengingat kerja keras anak nya yang baru berusia sembilan tahun. huh... kehidupan ini memang keras, bahkan anak yang sekecil itu sudah harus bekerja.
selang beberapa saat aku melihat bahwa gadis itu kembali dengan seseorang yang sedikit lebih pendek darinya. orang itu menggunakan tudung hitam, tapi samar-samar aku bisa melihat bahwa dia adalah seorang gadis.
aku tidak bisa melihat dengan jelas wajah gadis itu, tapi sepertinya dia adalah gadis yang baik.
dan suaranya juga sangat manis.
aku menoleh dan melihat Aria yang memiliki bekas air mata di pipinya dan pakaiannya kotor oleh jus yang tumpah.
saat aku menanyainya apakah dia baik-baik saja, dia menjawab dengan gagap. apa mereka bertengkar?.
"maaf bibi, tadi tanpa sengaja saya menabraknya"
Aria:"tidak, itu tidak benar. akulah tadi yang menabraknya"
"tidak apa. sekarang aku akan mengganti minumannya"
jadi begitu. mereka tanpa sengaja bertabrakan di depan pintu. huh... syukurlah mereka tidak bertengkar.
melihat gadis berjubah hitam itu, baik dari sikap, cara bicara , dan penampilannya, sepertinya dia dari kalangan atas. seorang gadis kecil dari kalangan atas datang sendiri?.
gadis itu memesan makanan seperti orang normal. tapi dari sikapnya sepertinya dia tidak tahu apa yang akan dipesan, jadi dia menyerahkannya kepadaku.
aku menyuruh nya untuk menunggu, dan mungkin aku bisa sedikit mengujinya. saat aku menyebutnya nona muda, gadis itu bertindak seperti biasa, sudah jelas bahwa dia adalah orang dari kalangan atas. jika orang biasa di panggil dengan sebutan nona muda, orang itu pasti akan canggung.
ketika aku menghidangkan makanannya, dia menanyakan soal pepetok. pepetok adalah hewan yang umum bagi kalangan rakyat biasa, dan mereka sering menjumpai nya di luar kota atau di dekat ladang pertanian. bahkan dia tidak tahu binatang yang paling umum, dapat dipastikan bahwa dia dari golongan atas.
aku memperhatikan saat gadis itu mulai makan. entah karena panas atau memang tudung nya menganggu, tanpa sadar dia melepasnya dan memperlihatkan rambut putih yang indah dan memiliki kilau tujuh warna. mata yang cerah dengan warna hitam dan memiliki kilau pelangi. ini adalah keindahan yang sesungguhnya.
kulitnya juga terlihat sangat lembut dan putih. terlihat jika kamu tanpa sengaja menyentuhnya dia akan retak seperti porselen yang sangat rapuh. dia memakan roti itu dan dahinya terlihat berkerut, mungkin dia tidak terbiasa memakan makanan kelas bawah seperti itu. memang jika dibandingkan dengan roti yang biasa dikonsumsi orang-orang kaya itu, roti ini hanya seperti makanan ternak.
tapi aku juga sedikit terkejut. biasanya anak-anak yang terbiasa hidup enak akan sangat manja dan akan menghina makanan yang tidak sesuai dengan lidah mereka. tapi nona ini bahkan tidak mengucapkan sepatah katapun dan terus makan dengan dahinya yang berkerut. dia hanya mengendurkan kerutannya setelah meminum jus buah grul, mungkin dia menyukai rasanya.
mereka membicarakan sesuatu dengan bahagia. Aria terlihat penasaran dengan gadis itu, lagipula rambut putih seperti itu tidak mungkin dimiliki oleh orang biasa.
Aria:"maaf. apa kamu bangsawan?"
dia langsung menanyakannya?, apa dia tidak takut jika menyinggung bangsawan?. aku ingin segera menghampiri dan mencegah Aria bertanya lebih banyak.
"eh.. a, apa maksudmu?"
Aria:"itu. tidak mungkin orang biasa akan memiliki rambut seperti itu"
gadis itu tidak terlihat marah atau tersinggung justru gadis itu terlihat panik. dia segera mengenakan tudung di jubahnya lalu berdiri dan dengan cepat menghampiriku.
"bibi berapa semuanya?"
Lune:"eh.. anu. semuanya sembilan koin tembaga"
saat aku menyebutkan sembilan koin tembaga, gadis itu terlihat panik. apa dia lupa tidak membawa koin. ya, itu wajar sih, biasanya akan ada pelayan yang membawa semua barang bawaan mereka.
Filia:"bibi apa ini bisa di pakai?"
tapi aku salah. gadis itu tidak hanya memberikan koin tembaga, tapi dia memberikan koin platinum?!.
harus di ketahui bahwa nilai dari platinum coin adalah yang kedua terbesar setelah coin emas benua.
10 Copper Coin \= 1 Iron Coin
10 Iron Coin \= 1 Silver Coin
10 Silver Coin. \= 1 Small Gold Coin
10 small Gold Coin \= 1 Gold Coin
10 Gold Coin \= 1 Platinum Coin
10 Platinum Coin \= 1 Continent Gold Coin
jadi kebayang berapa banyak yang dia bayar. ini setara dengan penghasilan toko ini selama satu setengah tahun atau lebih. ini terlalu banyak, aku tidak bisa menerimanya.
"bibi..?"
ah.. aku sedikit terpesona oleh kejadian ini. aku sampai bengong
Lune:" m, maaf. uang ini terlalu banyak..."
"tidak apa-apa. ambil saja kembaliannya"
sebelum aku bisa mengatakan sesuatu, gadis itu sudah melesat pergi. aku mencoba mengejarnya keluar, tapi gadis itu tiba-tiba menambah kecepatannya dan menghilang di antara kerumunan.
Lune:"nona....!! tunggu!! uang ini terlalu banyak"
"kenapa kamu berteriak-teriak di pinggir jalan?. apakah ada masalah?"
aku terus berteriak dan memanggil nona itu.
huh.... sepertinya dia sudah pergi. saat aku berdiri di pinggir jalan dan memandang kemana gadis itu pergi, tiba-tiba ada suara dari belakangku.
aku berbalik dan melihat seorang wanita tinggi yang cantik, rambutnya juga berwarna putih. dari penampilannya, sepertinya dia adalah bangsawan berpangkat tinggi. setelah aku melihatnya, aku mengetahui siapa dia. pemegang kekuatan tertinggi di seluruh kerajaan selain raja. Harnas Zilveren, Marshal di negeri ini dan kesatria terkuat di bawah sang raja. selain itu dia juga merupakan nyonya dari House of Rosefield, pemegang kekuatan militer terbesar di negeri ini, kekuatan militer yang ada di bawah mereka sekitar 70% dari seluruh kesatria kerajaan.
jika bukan karena kesetiaan mereka, maka House of Rosefield dapat melancarkan kudeta kapan saja. tapi karena kesetiaan nya, mereka akan bergerak di bawah sang raja dan menjadi tiang penyangga negeri ini. dan tuan Rosefield sendiri adalah Magic Caster terbaik di negeri ini.
ini bukan informasi rahasia, jika rakyat biasa mau memperhatikan, mereka akan memperoleh informasi seperti ini dengan mudah. tapi jarang akan ada orang biasa yang memperhatikan masalah seperti ini.
awalnya aku tidak memikirkannya, tapi setelah aku melihat wajah Marshal, sepertinya gadis tadi agak mirip. atau....
(akhir dari chapter ini)
aku menanti komentar kalian.
see you next time:)
oh. jika kalian tertarik dengan membaca novel yang ada vampir nya kalian bisa membaca princess of the night. tapi agak jarang update ya:) promosi lageee...