
Sampai di rumah, aku langsung mengucapkan selamat malam kepada ayah, mama, dan ibu kemudian langsung pergi ke kamar. Tidak ada yang aneh dengan hal ini karena malam sudah sangat larut.
Sampai di kamar, aku langsung mengeluarkan botol kaca yang berisi «World Tree Dew» ini.
Meskipun namanya adalah embun pohon dunia, tapi ini sebenarnya bukanlah embun, melainkan getah pohon dunia.
Embun pohon dunia adalah esensi sejati dari pohon dunia yang menetes untuk memberi nutrisi kepada sembilan dunia. Tidak ada yang tahu berapa lama untuk tetesan selanjutnya keluar, tapi yang pasti, setiap tetes memerlukan waktu yang sangat lama untuk dapat terbentuk.
Setiap pohon dunia meneteskan embun, itu berarti bahwa usia pohon dunia juga berkurang. Waktu di Alterion, pernah ada yang menemukan satu tetes embun dalam botol di sebuah reruntuhan dewa kuno. Akhirnya pemain itu harus mati beberapa puluh kali karena di kejar oleh semua pemain kuat.
Kami berlima juga ikut mengejar pemain itu dan ikut memperebutkan embun pohon dunia karena sister Zaqqum membutuhkan embun pohon dunia itu. Kami bertarung dengan berbagai guild besar dan kecil. Meskipun kami sudah berusaha keras, tapi pada akhirnya embun itu berhasil di dapatkan oleh Light of Down Guild.
Cairan itu sangat berharga karena mengandung energi yang sangat besar dan pohon dunia juga sudah hancur pada saat itu. Pohon dunia adalah esensi paling murni dari pohon asal. Setiap tetes esensi itu dapat menutrisi sembilan dunia, jadi bisa di bayangkan seberapa besar energi yang terkandung di dalamnya. Seharusnya dengan energi kehidupan yang begitu besar, pohon dunia bisa bertahan hampir selamanya, namun pohon dunia pada akhirnya hancur karena perang besar pada masa dewa kuno. Pada masa itu, perang berlangsung selama jutaan tahun sehingga mereka membutuhkan sumber daya yang sangat besar untuk terus menjaga kemampuan perang mereka.
Dalam kondisi sumber daya sangat di butuhkan, bagaimana mungkin mereka melepaskan pohon dunia yang merupakan sumberdaya yang sangat besar. Karena eksploitasi sumber daya hidup dari pohon kehidupan yang terus di lakukan oleh manusia, pada akhirnya pohon dunia hancur dan sembilan semesta yang ia topang menempel pada daratan utama. Hal itu pula lah yang menyebabkan daratan utama dan sembilan dunia berbatasan langsung dan hanya di pisahkan oleh lapisan ruang.
Pada umumnya, setiap semesta itu mirip seperti gelembung sabun terpisah yang melayang-layang di udara dan di batasi oleh kehampaan. Namun di beberapa kondisi, ada beberapa gelembung sabun yang menempel menjadi satu dan hanya di batasi oleh lapisan tipis. Seperti itulah alam semesta.
Aku tidak menduga bahwa di sini, aku bisa mendapatkan embun pohon dunia dengan begitu mudahnya. Dan ini bukan hanya satu tetes, melainkan lebih dari sepuluh tetes. Ini sangat luar biasa bagiku.
Seharusnya aku bisa mendapatkan lebih banyak lagi, tapi penjual bodoh itu menggunakan beberapa tetes untuk mengobati lukanya yang merupakan sebuah pemborosan besar. Jika itu adalah item konsumsi lain yang memiliki energi yang sama dengan embun ini, maka orang itu pasti sudah meledak tanpa sisa saat ini karena energinya terlalu besar. Tapi embun pohon dunia tidak seperti itu. Embun pohon dunia hanya memberikan energi yang di butuhkan oleh makhluk hidup itu dan sisa kelebihan energinya yang sangat besar akan menguap ke udara dan berubah menjadi mana sehingga tidak peduli seberapa lemah makhluk itu, mereka bisa mencerna embun pohon dunia secara langsung.
Tapi cara penggunaan seperti itu adalah salah satu kebodohan dari ketidaktahuan. Aku memiliki cara yang berbeda untuk menggunakannya.
Kalian tentu masih ingat bahwa aku pernah mendapatkan «God Seed» di Helheim. Aku masih bingung bahan apa yang akan aku gunakan untuk membentuk tubuh fisik dari jiwa itu. Sekarang setelah aku mendapatkan embun pohon dunia ini, aku tidak perlu khawatir lagi. Hanya perlu empat tetes embun sebagai bahan utama aku bisa membentuk tubuh fisik sempurna yang sangat kuat. Dan untuk sisanya, aku masih bisa menggunakannya untuk hal lain.
Karena bahagia, aku memegang botol kaca yang berisi embun pohon dunia itu sambil berguling-guling di kasur. Sebentar lagi, Moon Palace akan memiliki seorang dengan potensi Tier enam dewa. Di tambah dengan batu darah, maka kekuatan Moon Palace akan naik ke tingkat selanjutnya.
Aku ingin segera pergi ke Moon Palace, tapi aku masih harus menunggu shadow membawa kembali batu darah itu. Aku hanya memberinya perintah untuk mengambil batu darah tanpa di ketahui, jadi seharusnya tidak begitu lama.
Swis...!
Seperti yang aku harapkan. Beberapa saat kemudian, shadow muncul sambil berlutut menghadapku.
"Yang Mulia, saya sudah membawa apa yang anda inginkan."
Shadow berlutut sambil mengulurkan kedua tangannya untuk menyerahkan batu darah itu padaku. Aku langsung memasukkan batu darah itu ke storage dan langsung pergi ke Moon Palace.
Hanya dengan kilatan cahaya, pemandangan di hadapanku telah berubah. Aku langsung di teleportasi ke ruang takhta. Di hadapanku, Arkne dan Upirina sedang berlutut untuk menyambut kedatanganku.
"Selamat datang kembali, Yang Mulia." 2x
Filia:"Ya. Arkne, segera persiapkan ruang inkubasi dan God Seed untuk kebangkitan."
Arkne:"Akan segera saya siapkan, Yang Mulia."
Arkne tidak bertanya lebih banyak dan langsung pergi untuk menyiapkan ruang inkubasi, meninggalkanku dan Upirina. Kebangkitan kembali adalah sebutan lain untuk membuat NPC baru. Bagi para pribumi seperti Arkne, jiwa NPC seperti itu merupakan jiwa yang tertidur dan bisa di bangkitkan kembali jika tubuh fisik berhasil di buat. Seperti itulah pengaturan yang di buat oleh pengembang Alterion.
Yah, hal seperti itu juga tidak sepenuhnya salah karena latar belakang dari karakter jiwa itu sudah di siapkan. Aku hanya perlu membuat deskripsi tentang sikap, perilaku,dan beberapa perubahan pada latar belakang karakter yang akan aku buat. Itu berarti bahwa NPC yang telah di buat akan memiliki beberapa ingatan masa lalu yang telah di siapkan sejak awal. Jadi, itu memang kebangkitan kembali.
Filia:"Upirina."
Upirina:"Apa perintah anda, Yang Mulia?!."
Aku mengeluarkan batu darah dan memberikannya kepada Upirina. Saat dia melihat batu darah, pupil mata Upirina yang berwarna merah itu langsung menyala dengan kilatan cahaya. Kabut berdarah berputar di sekeliling tubuh Upirina yang menandakan bahwa suasana hatinya sedang bersemangat.
Upirina:"Yang Mulia, ini..."
Filia:"Ya. Ini adalah batu darah dengan Blood Origin Energi. Kamu bisa mencari tanah warisan tingkat enam dan menerobos di sana."
Upirina:"Ya, Yang Mulia."
Sebenarnya untuk menerobos tidak perlu ke tanah warisan, tapi kesempatan untuk berhasil menerobos di tanah warisan akan lebih besar. Apa lagi menerobos ke tingkat enam dewa bukanlah perkara mudah. Jika gagal, maka akan sulit untuk menerobos kembali di masa depan.
Filia:"Apakah kamu sudah menemukan tanah warisan tingkat enam di Helheim?."
Upirina:"Meskipun topografi Helheim sudah sangat berubah, tapi saya berhasil menemukan tanah warisan itu. Namun saat saya masuk, tidak ada kehidupan di sana."
Filia:"Oh, apa yang terjadi?."
Aku sedikit terkejut mendengar hal itu. Tanah warisan tingkat enam memiliki energi yang sangat kuat, bagaimana mungkin tidak ada makhluk yang menginginkan tempat itu?!.
Upirina:"Kami sudah melakukan penyelidikan. Kami hanya bisa menghubungkannya dengan Origin energi. Di tanah warisan itu hanya terdapat origin energi dan tidak ada mana ataupun eter."
Upirina dan yang lainnya menebak bahwa saat perang melawan The Void, semua makhluk tingkat empat ke atas ikut dalam pertarungan dan di musnahkan atau tercemar oleh Void Force. Sehingga, makhluk Tier empat ke bawah tidak akan mampu hidup di tempat itu karena tubuh mereka tidak mampu menahan Origin energi. Perlu di ketahui bahwa Origin energi hanya bisa di manfaatkan oleh Tier lima dan enam. Bahkan Tier lima pun belum bisa menggunakan Origin energi sepenuhnya.
Jika Tier empat yang paling dekat dengan penggunaan Origin energi musnah, maka tanah itu memang pasti akan menjadi tanah tak berpenghuni. Dan lama kelamaan, mungkin tanah itu menjadi tanah terlarang dan akhirnya di lupakan oleh makhluk di dunia ini. Lagi pula dua belas miliar tahun bukanlah waktu yang singkat. Wajar untuk banyak hal telah di lupakan atau bahkan menghilang.
Filia:"Kalau begitu,tempat itu akan menjadi situs Moon Palace seutuhnya. Kamu bisa membangun istana di sana untuk tempat tinggal."
Upirina:"Ya, Yang Mulia. Saya akan segera pergi."
Tubuh Upirina berubah menjadi kabut darah dan menghilang seperti di tiup oleh angin. Melihat ruang takhta yang sepi, aku hanya bisa duduk tenang sambil menunggu Arkne kembali.
Tak seberapa lama kemudian, Arkne kembali muncul dan berlutut di hadapanku.
Arkne:"Yang Mulia, ruang inkubasi sudah siap!."
Aku mengangguk dan pergi bersama Arkne. Dengan kilatan cahaya, aku tiba-tiba muncul di depan pintu logam yang bergaya Sci-fi dengan garis-garis lampu biru menyala. Saat aku melangkah ke depan pintu, pintu secara otomatis di buka, menunjukkan sebuah lorong abu-abu logam panjang yang di terangi oleh lampu-lampu putih.
Setelah beberapa belokan, aku tiba di lorong lain yang lebih luas. Di sisi kanan dan kiri terdapat jendela kaca yang menunjukkan bagian dalam ruangan di sebelah lorong. Ruangan kanan penuh dengan alat dan mesin produksi seperti pabrik yang memproduksi tubuh robot dan berbagai peralatan Mecha yang di gunakan untuk pertempuran atau beberapa peralatan sehari-hari.
Di ruang sebelah kiri terdapat banyak deretan tabung kaca yang di isi dengan cairan hijau transparan. Di dalam nutrisi hijau itu terdapat spesimen makhluk yang memiliki wujud berbeda sedang tertidur dengan penyuplai oksigen menutupi mulut dan hidung mereka. Meskipun terbuat dari darah dan dagi serta memiliki bentuk humanoid, mereka bukanlah makhluk hidup sungguhan, melainkan Homocullus.
Ruangan kanan yang penuh dengan teknologi adalah tempat siter Argen bekerja, sementara di ruangan sebelah kiri yang penuh dengan bioteknologi adalah tempat dari siter Affinis. Mereka berdua sering bertengkar dan saling pamer bahwa teknologi mereka adalah yang terbaik.
Sambil berjalan, ingatan masa lalu terus terlintas di benakku seperti aliran air yang mengalir dengan tenang. Akhirnya kami tiba di sebuah pintu besi besar. Saat pintu terbuka, di dalamnya terdapat sebuah lorong yang sangat besar yang di bagian kanan dan kirinya terdapat ruangan yang jauh lebih besar lagi. Ada jendela kaca besar yang menunjukkan bagian dalam ruangan besar itu. Salah satu ruangan berisi sepuluh Mecha raksasa setinggi sepuluh meter.
Banyak kurcaci dan teknisi yang bekerja di dalam untuk merawat setiap bagian dari Mecha itu. Kesepuluh Mecha itu adalah Mecha yang di buat oleh sister Argen khusus untuk kami semua. Material terburuk yang di gunakan untuk membuat Mecha itu adalah epic, dan hampir seluruh bagian terbuat dari material legendaris.
Ruangan besar di sebelah kiri adalah tempat pengembangan dan pembuatan senjata untuk kapal perang. Kapal perang sendiri tidak di buat di sini, melainkan terdapat bengkel terpisah yang di khususkan untuk memproduksinya.
Di ujung ruangan terdapat pintu besi yang akan secara otomatis terbuka saat member Moon Palace ingin masuk. Di ruangan balik pintu itu adalah ruangan melingkar yang sangat luas dengan banyak tabung kaca besar yang di isi dengan cairan berwarna biru. Ada bola-bola daging di setiap tabung.
Gumpalan-gumpalan daging itu adalah sarana kebangkitan NPC dan player tingkat tinggi yang ada di Moon Palace. Saat suatu karakter mati dalam pertempuran dan tidak memiliki sarana kebangkitan instan, jiwa mereka akan di ambil oleh item khusus dan di masukkan ke gumpalan daging itu untuk membentuk tubuh fisik yang baru yang seratus persen identik dengan tubuh sebelumnya. Sama untuk prajurit Mecha, tapi mereka di bangkitkan di ruangan lain yang di dalam ruangan itu terdapat banyak tubuh Mecha humanoid dan jika ingin di bangkitkan, prajurit Mecha hanya perlu memasukkan brain ke dalam tubuh robot yang kosong itu.
Yah, penjelasan singkatnya, bagi Moon Palace, tubuh hanyalah sebuah wadah untuk jiwa. Selama jiwa masih ada, tubuh bisa di ganti kapanpun meskipun hancur.
Di tengah ruangan ini terdapat tabung kaca lain yang ukurannya lebih besar. Di dalam tabung hanya berisi cairan biru transparan yang bercahaya..Tabung ini memiliki teknologi yang jauh lebih tinggi daripada tabung lainnya karena tabung ini merupakan tempat pencipta NPC. Setelah NPC di buat dalam tabung ini, maka datanya akan di simpan dalam data utama Moon Palace, jadi selama jiwa tidak di hancurkan, ruangan ini dapat membuat tubuh yang baru yang mirip dengan tubuh sebelumnya.
Aku maju dan memasukkan program ke dalam tabung kaca.
«Memulai program kebangkitan_»
Setelah suara membosankan dari sistem terdengar, beberapa maid pelayan datang sambil membawa nampan khusus di tangan mereka. Salah satu maid memegang wadah jiwa yang berupa tabung kaca sukuran kaleng minuman yang berisi cahaya emas di dalamnya.
Maid lain memegang nampan dengan banyak material biologis dan material metal yang berbeda dan penuh cahaya. Aku mengecek bahan yang mereka bawa dan memastikan bahwa tidak ada material yang kurang.
Setiap material di letakkan di tempat yang telah di sediakan. Mesin inkubasi menyedot seluruh material itu masuk ke dalamnya. Setelah tabung jiwa di posisikan di tempatnya, ratusan layar biru transparan muncul.
...----------------...
Jiwa dari makhluk tingkat tinggi. Saat perang dewa kuno terjadi, dia melindungi seluruh rasnya hingga dia mengorbankan segalanya. Namun karena perintah dari Lord of The Light, dia di eksekusi secara tidak adil dan jiwanya tertidur dalam kegelapan abadi.
...----------------...
Kisah hidup dari pemilik jiwa ini sangat panjang. Jadi, aku hanya membaca sebagian kecil dan mulai menulis program tentang latar belakangnya di layar kosong yang sudah di sediakan.
...----------------...
Jiwa yang telah lama terkurung dalam kegelapan abadi selalu mengharapkan cahaya datang untuk menolongnya. Segala kesedihan dan ketidakadilan yang dia terima membuat jiwanya sangat menderita dan di penuhi oleh rasa dendam. Saat rasa dendam mulai menyelimuti hati dan hampir membuatnya gila, saat itulah sebuah cahaya hangat muncul dalam kegelapan yang tak berujung ini.
Dia (Filia) mengulurkan tangannya untuk meraih jiwa yang kesepian dan menderita dalam kegelapan, memberikannya harapan untuk kembali.
Saat mata yang seterang bintang terbuka, dunia seakan meredup. Wajah yang cerah dengan senyuman yang hangat, menegaskan dirinya bahwa dia adalah gadis yang lembut dan penuh welas asih.
Namun kegelapan dan dendam di hatinya tidak pernah menghilang, membuatnya memiliki sisi kejam yang mengerikan. Namun tidak peduli apa, dia hanya setia kepada tuan yang telah mengulurkan tangannya dalam kegelapan.
...----------------...
Selesai menulis deskripsi, aku langsung memulai proses inkubasi. Semua material yang telah di sedot oleh mesin inkubasi berubah menjadi cairan dengan berbagai warna.
Cairan-cairan itu di saluran melalui selang transparan ke dalam tabung inkubasi. Saat semua cairan itu bertemu, ada reaksi keras yang membuat campuran itu seperti mendidih. Cairan nutrisi biru di dalamnya terserap dengan cepat ke dalam campuran itu. Cairan di dalam tabung dengan cepat berubah menjadi transparan. Namun segera, nutrisi di dalam tabung di isi kembali.
Beberapa saat kemudian, campuran itu mulai menjadi tenang dan menjadi gumpalan daging seukuran kepalan tangan yang mengambang di dalam tabung. Dari atas tabung, beberapa instrumen panjang menjulur dan menusuk ke dalam gumpalan daging itu.
Daging yang semula tenang menjadi lebih aktif dan mulai berkembang. Bola daging itu mengeluarkan banyak sulur berdaging yang sebenarnya agak mengerikan.
Secara perlahan, sulur-sulur itu mulai terhubung dan saling terkait. Otak mulai terbentuk perlahan. Setelah otak, sistem syaraf yang sangat rumit terbentuk satu demi satu.
Setelah sistem syaraf terbentuk, sulur-sulur itu mulai menyatu dan menjadi padat untuk membentuk tulang. Setiap struktur tulang terbentuk dengan sempurna. Tulang yang seputih mutiara di kelilingi oleh sistem syaraf yang rumit dan sulur daging yang terus menggeliat seperti cacing, sebenarnya ini agak menakutkan untuk di lihat.
Kerangka terbentuk dengan sempurna tanpa kesalahan sedikitpun Bahkan tulang terkecil pun tidak terlewati. Bagian yang paling menakutkan terbentuk setelah ini. Sistem peredaran darah dan organ mulai terbentuk satu demi satu, menampakan pemandangan yang mengerikan. Dalam pembuluh darah itu tidak ada darah yang mengalir sehingga terlihat sedikit transparan.
Manusia yang mengerikan dengan daging pucat dan organ dalam yang terbuka benar-benar bukan sebuah pemandangan yang ingin di lihat oleh siapapun.
Sulur-sulur daging setebal benang jahit terus menggeliat dan membentuk daging serta kulit yang membungkus sosok mengerikan itu, mulai menunjukkan fitur wajah manusia yang normal dengan kulit yang sangat pucat tanpa darah.
Sosok humanoid itu berbentuk wanita dewasa dengan seluruh organ dan bagian tubuh yang lengkap tanpa kekurangan. Rambut perlahan tumbuh di atas kepala dan wajahnya, membentuk alis dan bulu mata yang hitam seperti tinta. Rambut di kepalanya memanjang dengan cepat hingga sampai ke lutut.
Aku mengambil World Tree Dew. Empat tetes embun pohon dunia melayang secara perlahan melalui selang dan masuk ke tubuh sosok itu. Saat empat cairan itu masuk ke dalam tubuh fisik, kulit yang semula sangat pucat mulai di aliri darah.
Sosok wanita cantik itu mulai bertransformasi. Tubuhnya di kelilingi oleh cahaya hijau dan rambutnya yang hitam pekat mulai berubah menjadi warna hijau cerah seperti sutra.
Melihat sosok ini, aku harus mengagumi kecantikannya. Wajahnya terlihat lembut dan menawan dengan bulu mata yang panjang dan melengkung. Alisnya tajam seperti daun pohon willow. Bibir tipis itu berwarna merah muda berair.
Tubuhnya tinggi dengan lekukan yang tepat di setiap bagiannya. Kulit yang halus dan putih melengkapi penampilannya yang menawan.
Setelah tubuh fisik sempurna, jiwa dalam tabung itu mulai di masukkan ke dalam tubuh itu. Jiwa emas melayang perlahan dan memasuki alis dari tubuh fisik itu.
Data pada panel melompat dengan liar. Namun semua data itu menunjukkan keberhasilan dari pembuatan NPC ini. Aku tidak menyangka saat datang ke dunia ini, pembuatan NPC akan terlihat sangat mengerikan dan kompleks. Saat di Alterion, bagian pembuatan tubuh fisik yang mengerikan seperti itu akan tertutupi cahaya sehingga biasanya pemain tidak tahu proses spesifiknya. Namun di dunia ini, semuanya di perlihatkan dengan jelas termasuk bagian yang paling menakutkan.
Beberapa saat kemudian, mata dari sosok itu terbuka secara perlahan. Pupilnya berwarna hijau zamrud dan berkilau seperti bintang. Bibirnya yang berwarna merah muda tersenyum perlahan, memberikan pesona gadis lembut yang penuh welas asih.
Filia:"Karena tubuh fisikmu tercipta dari darah pohon dunia, maka aku akan memberimu nama «Nara Neunwelten»: Dewi yang menjaga sembilan dunia."
Sosok di dalam tabung itu tersenyum lebih cerah dan mengangguk ringan. Perlahan, matanya kembali tertutup dan dia tertidur lagi. Perlu waktu untuk NPC sadar setelah di ciptakan, jadi aku pergi meninggalkan ruangan ini.
Filia:"Arkne, kamu akan membantu Nara naik level dan mengajarinya beberapa hal."
Arkne:"Saya mengerti Yang Mulia."
Filia:"Dan juga, aku harus meminta maaf padamu karena belum bisa menemukan item yang tepat untukmu. Aku harap, kamu bisa menahan diri untuk tidak segera menerobos menjadi dewa."
Arkne:"Tolong jangan meminta maaf, Yang Mulia. Saya bisa mengerti semua kesulitan anda, jadi saya akan selalu sabar menunggu kesempatan yang akan anda berikan kepada saya."
Filia:"Ya. Aku pasti akan segera menemukannya."
Aku benar-benar merasa buruk kepada Arkne karena belum bisa menemukan item yang tepat untuknya.
Hah... Aku harap aku tidak membuatnya menunggu terlalu lama dan segera menemukan item seperti itu...
(Akhir dari chapter ini.)
Jika menemukan kesalahan atau ketidak sesuaian dalam chapter ini, kalian bisa memberitahuku melalui kolom komentar.