
aku terus bercerita dan menutupi beberapa bagian yang tidak seharusnya di ceritakan. semua yang ada di ruangan hanya terdiam sambil mendengarkan ceritaku dengan serius tanpa ada sedikitpun yang menyela.
Filia:"kerena tubuh saya terlalu lemah untuk menahan sejumlah besar mana, maka perlu untuk di segel supaya tidak merusak pembuluh mana dan menyebabkan kecacatan"
Harnas:"sayang. ibu akan selalu mendukung apapun yang kamu lakukan, tapi jika mau melakukan sesuatu seperti ini tolong beritahu ayah dan ibu dulu. jangan membuat kami khawatir".
Filia:"baik ibu. semuanya, sekali lagi saya benar-benar meminta maaf atas masalah yang telah saya timbulkan"
aku menunduk sekali lagi dan meminta maaf dengan tulus. di masa depan aku harus memperhatikan dan memperhitungkan dampak yang aku lakukan.
"ini semua demi kebaikan putri, jadi tolong jangan meminta maaf"
"kami tidak mampu untuk menerima rasa hormat setinggi ini"
para pelayan itu tersenyum dengan lembut dengan wajah yang penuh pengertian. aku tidak tahu apakah mereka bersikap seperti ini karena kesopanan atau karena itu adalah perasaan yang tulus. tapi dilihat dari mata mereka, itu adalah hal yang tulus.
Rovell:"baiklah. karena masalahnya sudah selesai, semuanya bisa kembali beristirahat"
semuanya pergi meninggalkan ruangan dan hanya menyisakan kami berempat termasuk Eden.
Eden:"kalau begitu hamba juga akan mengundurkan diri"
Eden membungkuk dengan hormat lalu pergi dan hanya menyisakan aku dan ibu. Ilma sedang beristirahat di kamarnya. besok aku harus meminta maaf kepadanya.
Filia:"maaf kerena sudah menyebabkan masalah"
Harnas:"tidak apa-apa sayang"
Rovell:"sudahlah jangan memikirkan hal itu lagi"
Harnas:"tanda yang ada di lengan atasmu itu, apakah itu segelnya?"
aku menggunakan pakaian dengan kain yang tipis dan berlengan pendek, sehingga tanda yang ada di tanganku terlihat sebagian. ayah juga memperhatikan tanda yang ada di lenganku dengan serius.
Rovell:"entah kenapa aku merasakan sedikit tidak nyaman saat melihat tanda itu"
Filia:"benar. ini adalah segel yang saya tempatkan untuk membatasi mana yang ada di dalam tubuh. ini memberikan perasaan yang tidak nyaman karena mengandung serangan mental"
itu benar. kenapa segel ini memberikan serangan mental yang kuat?. karena saat menyegel Abyss, serangan mental selama proses penyegelan bermanfaat untuk menekan mahluk Abyss supaya tidak menerobos sebelum segel selesai terbentuk.
setelah segel terpasang, serangan mental akan tetap ada supaya memberikan sinyal kepada para Players untuk tidak mendekati area segel.
Filia:"oh.. bagaimana dengan Felmina?!. apa dia baik-baik saja?"
aku melupakan Felmina. bagaimana jika serangan mental itu melukainya?. aku harus segera pergi ke tempatnya, aku tidak mau jika terjadi hal buruk padanya.
Rovell:"tenanglah. Felmina baik-baik saja"
Harnas:"saat kami merasakan serangan mental itu, kebetulan kami berada di dekat kamar Felmina dan ayahmu langsung memasang penghalang".
Filia:"jadi karena ayah memasang penghalang hingga ayah kelelahan seperti itu?".
Rovell:"tidak apa-apa. anggap saja ini sebagai latihan"
ayah tersenyum dan menepuk kepalaku dengan sabar dan lembut. sepertinya ayah khawatir jika aku terlalu memikirkan hal itu atau merasa bersalah. sepertinya ayah sedang mencoba menghiburku.
Harnas:"sudahlah. sekarang sudah malam, kita harus beristirahat"
ibu mengantarkan ku ke kamar untuk beristirahat. sesampainya di kamar, ibu tidak segera pergi, tapi ibu tetap tinggal di kamarku sambil mengusap kepalaku sampai tertidur.
telapak tangannya yang hangat terasa sangat nyaman saat mengusap kepalaku. perlahan rasa kantuk mulai menyerang setiap bagian sarafku.
Filia:"selamat malam ibu"
Harnas:"selamat malam sayang"
.....
entah kapan aku tertidur. aku membuka mataku, melihat langit-langit yang familiar. aku memperhatikan sekeliling di ruangan dengan cahaya yang redup, disana aku tidak melihat keberadaan ibu.
perlahan aku bangkit dari tempat tidur dan merenggangkan pinggangku yang kaku dengan malas. aku berjalan menuju arah tirai dan membukanya.
langit masih gelap dan matahari belum terbit. namun dilihat dari warna langit yang biru gelap, sepertinya matahari akan terbit tidak lama lagi. ini adalah waktu yang sempurna untuk memulai olahraga pagi. aku segera mencuci membersihkan diri dan mengganti pakaian ku dengan celana Jogger hitam dan Hoodie abu-abu. aku juga mengenakan sepatu olahraga yang nyaman di pakai.
pakaian ini mungkin tidak cocok untuk zaman ini, tapi aku sekali-kali ingin mencoba fashion olahraga kuno ini. jika ini di abad ke 22 maka pakaian olahraga adalah pakaian yang terbuat dari serat nano carbon yang dapat menyesuaikan suhu dan ukuran kepada pengguna dengan ketahanan yang kuat tapi fleksibel dan ringan. selain itu, teknologi nano robotik yang merupakan unsur penyusun dari pakaian tersebut dapat mendeteksi keadaan pengguna dan bahkan mampu merubah warna serta membersihkan atau memperbaiki diri sendiri.
ini bukanlah serat nano carbon tradisional, tapi merupakan serat carbon yang dibuat menjadi nano robotik dan dapat di kontrol oleh sebuah gadget oleh pengguna.
aku benar-benar bersemangat untuk memulai latihan pagi ku. sebelumnya aku bahkan tidak memiliki kesempatan untuk mencoba berolahraga karena tubuh yang lemah. sekarang aku sudah memiliki tubuh yang sehat dan normal, jadi aku bisa berolahraga dengan baik sekarang.
aku segera turun ke lantai bawah dan bertemu dengan beberapa maid yang sedang mulai melakukan pekerjaan mereka. mereka menyapa ku dengan ramah dan ada sedikit rasa penasaran di mata mereka. aku cukup pandai dalam memahami perasaan orang lain hanya dari sorot mata mereka.
saat aku keluar, aku melihat Eden dan para kesatria yang berbaris di halaman depan. sepertinya mereka juga mulai bersiap untuk melakukan latihan pagi mereka. mungkin aku bisa bergabung dengan para kesatria.
aku berjalan menuju Eden yang sedang membelakangi ku sambil memberikan instruksi kepada para kesatria.
Filia:"selamat pagi Eden"
Eden langsung berbalik dan menatapku. tatapannya sedikit kosong, ada apa?
Filia:"Eden?"
Eden:"o, oh... nona. apa yang anda lakukan dengan pakaian seperti itu?"
apa-apaan itu?. Eden memalingkan matanya saat berbicara denganku. ada apa dengannya?.
Filia:"saya mau bergabung dengan latihan kesatria"
Eden:"eh.. tapi_"
Filia:"ini untuk melatih tubuhku seperti yang aku katakan kemarin"
Eden nampak terkejut dengan apa yang aku katakan, dan segera ingin menolak. bagaimana bisa aku membiarkannya menolak keinginanku?.
Eden:"baiklah kalau begitu nona. kami akan melakukan latihan lari beberapa putaran dan setelah itu akan dilanjutkan dengan latihan berpedang"
Filia:"baiklah. tidak masalah"
Eden menghela nafas kemudian berbalik dan kembali menghadap para kesatria untuk memberikan instruksi.
"apa!. putri ikut bergabung?"
aku segera melangkah maju dan membungkuk sedikit sebagai tanda hormat.
Filia:"tolong bantuannya"
BRAK.....
setelah aku memberikan hormat kepada para kesatria, segera suara benturan yang keras terdengar. suara itu terjadi saat sepatu boots dari kulit dengan bagian sol yang keras saling berbenturan. para kesatria menegakkan tubuh mereka dan merapatkan kaki lalu berteriak dengan lantang.
"keinginan putri adalah perintah bagi kami".
itu bukan keinginan, itu hanya kata-kata yang sopan. oke?!. tapi lupakan saja, biarkan saja semuanya berjalan.
kami mulai berlari dengan barisan yang rapi, aku dan Eden berlari di depan sebagai pemimpin. aku di posisikan di sebelah Eden supaya Eden bisa mengawasi ku dengan baik.
tujuan kami adalah gerbang bangsawan yang berjarak kurang lebih tiga kilometer. aku sekarang dapat merasakan seberapa nikmatnya kelelahan Karana berolahraga. tubuhku yang dulu saat kelelahan akan langsung membuat kepalaku pusing dan pingsan.
karena kakiku yang agak pendek, aku harus mempercepat langkahku supaya mampu mengimbangi kecepatan Eden. keringat mulai menetes membasahi dahi ku.
Eden:"apa anda sudah lelah nona?"
Filia:"aku baik-baik saja. ayo lanjutkan"
langit sudah mulai cerah dan gerbang bangsawan mulai terlihat di kejauhan. nampaknya matahari akan terbit. semburat warna kuning keemasan di atas langit timur mulai perlahan meluas.
pada akhirnya kami sudah mendekati gerbang bangsawan, disana ada dua orang penjaga yang berdiri di sisi kanan dan kiri gerbang. salah satu dari mereka menguap dan tampak masih mengantuk. gerbang bangsawan akan di jaga dua puluh empat jam nonstop dengan empat kali pergantian. sepertinya mereka berdua adalah penjaga yang baru menggantikan penjaga malam.
mereka segera melihat kami dan berdiri tegak dengan tombak di tangan mereka.
Eden:"kerja keras untuk kalian"
"tidak komandan. ini adalah tugas kami"
sepertinya mereka sudah saling akrab. aku juga maju dan menyapa kedua penjaga itu sambil tersenyum. setelah aku melihatnya lebih dekat, di bawah helem besi salah satu penjaga itu ternyata adalah seorang pria muda sekitar belasan tahun.
Filia:"selamat pagi"
Eden:"ini adalah sang putri Holy Kingdom dan putri dari Duke Rosefield"
"a, a, apa?!. s, sang putri?"
salah satu penjaga itu berbicara dengan tergagap sambil matanya terbuka lebar, sementara penjaga yang muda itu membuka mulutnya dan tampak bengong.
ehem..
mereka berdua tersadar setelah mendengar Eden berdehem. mereka segera berlutut dan dengan hormat meminta maaf secara serempak.
"tolong maafkan ketidak sopanan kami putri"
Filia:"tidak masalah. berdirilah"
aku berbicara dan segera duduk di sebuah kotak kayu di dekat gerbang itu. aku tahu bahwa kotak kayu ini biasanya di gunakan penjaga untuk duduk saat tidak ada orang.
keringat yang membasahi wajahku sudah aku bersihkan dengan sapu tangan dari storage milikku. kami akan beristirahat selama beberapa menit untuk mengatur nafas dan setelah itu kembali lagi ke mansion.
aku mengeluarkan dua cangkir coklat panas dari storage dan memberikannya kepada dua kesatria yang menjaga gerbang. aroma coklat yang kaya segera di sebarkan di udara sekitar. aromanya memiliki daya pikat tertentu bahkan bagi mereka yang belum pernah mendengar atau merasakan coklat. aku mendengar beberapa suara menelan dengan keras.
Filia:"ini adalah coklat panas. ini dapat membantu menghangatkan tubuh kalian"
pagi hari disini begitu dingin, tapi karena aku sedang berolahraga, aku tidak merasakan dinginnya pagi. namun, bagi mereka yang tidak berolahraga, pagi hari akan sangat dingin.
"k, kami tidak bisa menerima barang mahal sepeti ini"
awalnya mereka sangat terkejut saat aku bisa mengeluarkan sesuatu dari udara kosong, tapi mungkin karena kesenjangan yang besar antara bangsawan dan kesatria mereka tidak menanyakan apapun.
Filia:"tidak masalah. saya masih memiliki banyak"
awalnya mereka ingin menolak lagi, tapi karena Eden juga mengatakan untuk menerimanya, jadi mereka berdua menerima dua gelas coklat panas itu.
"enak sekali"
"ini benar-benar enak"
mereka berdua berseru dengan wajah yang nampak bahagia sambil menikmati coklat panas di gelas mereka. aku melihat kesatria yang yang sedang memperhatikan dua penjaga gerbang itu meminum coklat. apa mereka menginginkannya?.
Filia:"minum coklat panas kurang cocok setelah berolahraga".
aku mengeluarkan air minum dalam beberapa botol kayu yang aku buat menggunakan «Modeling» saat aku membuat cetakan coklat. air ini bukanlah air biasa, melainkan air yang dapat meningkatkan kapasitas stamina setelah meminumnya. ini mirip seperti cairan energi setelah berolahraga.
aku juga meminum air dari botol ku sendiri. airnya memiliki rasa yang segar dan ada sedikit manis. setelah meminumnya, tubuhku yang tadi kelelahan sekarang agak berkurang.
meskipun efeknya kecil, tapi ini cukup bermanfaat bagi para kesatria yang sedang berlatih.
"air ini segar sekali"
"aku merasa seperti kelelahan ku mereda"
Eden:"air ini sungguh luar biasa nona"
aku mendengar beberapa seruan dari para kesatria yang memuji air itu.
setelah semuanya cukup beristirahat, kami segera berlari kembali ke mansion. para kesatria nampaknya lebih bersemangat setelah meminum air itu. saat kami sampai di mansion, matahari sudah benar-benar terbit.
para kesatria itu sudah terengah-engah dengan keringat yang mengalir. aku pun tidak jauh lebih baik, hanya saja aku tidak terengah-engah seperti para kesatria. mungkin ini karena status ku lebih tinggi, lagi pula aku adalah High Human, tidak bisa di bandingkan dengan mereka yang manusia biasa.
Eden:"nona, anda benar-benar hebat"
Filia:"tentu saja"
Eden memberi instruksi kepada para kesatria supaya beristirahat dan setelah itu melanjutkan latihan menggunakan senjata. aku memperkirakan bahwa waktu sarapan masih beberapa saat lagi, jadi aku memutuskan untuk bergabung dengan latihan berpedang.
(akhir dari chapter ini)
mohon dukungannya untuk update selanjutnya ;)