Still Loved Even In The New World

Still Loved Even In The New World
CHAPTER 30: Hukuman



saat aku keluar dari gerbang tempat latihan, disana sudah ada Ilma dan seorang lelaki tua berambut putih dengan senyum lembut di wajahnya. dia menyerahkan handuk putih bersih dengan sopan.


Sebastian:"silahkan handuknya putri".


Filia:"terima kasih Sebas".


namanya adalah Sebastian Eugene. dia adalah kepala pelayan di rumah ini, dia bertugas untuk mengkoordinasi semua pelayan yang lain supaya mereka bisa menjalankan tugas mereka dengan baik dan dapat bekerja sama satu sama lain. biasanya dia akan jarang muncul karena tugas yang menumpuk dan juga mengurus beberapa berkas-berkas penting.


Ilma:"putri. ini minumannya"


Ilma nampaknya sudah kembali pulih setelah kejadian semalam. aku juga belum meminta maaf kepadanya.


Filia:"bagaimana keadaanmu?"


Ilma:"saya baik-baik saja putri".


Filia:"aku benar-benar meminta maaf karena hampir melukaimu".


Ilma:"p, putri... i, itu tidak perlu!".


serangan mental yang di terima Ilma adalah yang paling besar saat itu. itu karena dia berada di jarak yang sangat dekat denganku, tapi aku terkejut dia akan baik-baik saja dan hanya pingsan. serangan mental sangat berbahaya, kecuali orang itu memiliki resistensi tertentu.


serangan mental dapat menyebabkan orang yang terkena menjadi idiot atau bahkan gila. di Alterion pun serangan mental adalah yang paling menakutkan, banyak player akan mengeluarkan uang yang sangat besar hanya untuk membeli item yang dapat menahan serangan mental level rendah.


ada juga bakat tertentu yang dapat menahan dan menghasilkan serangan mental di antara pemain. mereka biasanya di sebut sebagai tipe mental. tipe mental, mereka memiliki jiwa yang kuat sejak awal. tipe mental adalah yang paling menakutkan saat dalam pertarungan. bayangkan saja tiba-tiba kamu terbunuh tanpa mengetahui siapa yang melakukannya.


ada dua jenis tipe mental, yaitu tipe sensor dan tipe serangan. tipe sensor lebih menuju ke arah suport, sementara tipe serangan seperti namanya, mereka ahli dalam kerusakan mental.


sepertinya Ilma memiliki bakat untuk menjadi tipe mental, tapi aku tidak tahu tipe mental yang mana. yah. nanti saja kita selidiki, untuk saat ini aku harus segera membersihkan diri dan sarapan.


aku melangkah pergi dengan Ilma dan Sebastian yang mengikuti di sebelahku. seharusnya Sebastian akan berjalan di balakangku, tapi karena aku ingin membicarakan sesuatu, jadi aku menyuruhnya untuk berjalan di sampingku.


Filia:"Sebas. aku mau kamu menyelidiki tentang kesatria bernama Müll itu. aku ingin kamu menyerahkan hasil penyelidikannya segera, gunakan cara apapun untuk menginterogasinya".


Sebastian:"baik putri"


wajah Sebas yang tersenyum menjadi sedikit lebih serius setelah mendengar perintahku. dia memang pilihan yang tepat untuk mengurus masalah ini. mungkin orang lain akan berfikir kalau aku memukuli dan mengusir Müll karena aku tidak suka, tapi aku bukan orang yang seimpulsif itu yang akan mengusir atau memukuli seseorang hanya karena aku tidak menyukainya.


aku melihat di status orang itu bahwa dia memiliki jobs sebagai assassin dan skill utamanya adalan «Silent» level rendah. seorang assassin akan lemah terhadap serangan langsung dan mereka cenderung mengutamakan serangan menyelinap. jadi tidak mungkin bahwa dia adalah seorang kesatria tapi memiliki jobs assassin kan.


yah. mungkin saja dia adalah orang yang dulunya assassin kemudian pindah ke divisi kesatria. itu mungkin, tapi apa orang yang hanya berpindah profesi akan memiliki title pembunuh bayaran?!. setidaknya dia akan memiliki title kesatria kan?!.


karena semua kesatria meskipun mereka memiliki jobs yang berbeda-beda, mereka tetap memiliki title kesatria di status mereka.


ini bukan Alterion, saat di Alterion para player dapat menyembunyikan status mereka dengan menggunakan item tertentu, seperti jubah hitam yang aku kenakan waktu itu.


aku segera masuk ke dalam mansion dan membersihkan diriku dengan bantuan Ilma. aku merasa kalau aku mulai terbiasa dengan mandi di bantu orang lain. setidaknya rasa malunya sudah agak berkurang.


aku segera mengganti pakaianku dengan gaun putih yang indah dan turun bersama Ilma menuju ke ruang makan untuk sarapan bersama dengan ayah dan ibu, oh, dan Felmina juga.


seperti biasanya, para maid akan menyambutku saat aku datang. aku segera mengambil tempat duduk dan Ilma segera melayani kebutuhanku. masakan di atas meja sepertinya telah banyak mengalami perkembangan.


Rovell:"bagaimana latihannya?"


Filia:"menyenangkan. dan sedikit melelahkan".


Rovell:"itu bagus".


Harnas:"yah. sayang. kamu bangun pagi-pagi sekali dan langsung mengikuti latihan pagi. kamu tidak tahu betapa khawatirnya Ilma saat melihatmu tidak ada di kamar"


nampaknya tanpa aku sadari, aku membuat masalah lagi. aku sudah berjanji untuk memikirkan dua kali sebelum melakukan sesuatu, tapi aku bahkan masih membuat masalah untuk orang lain.


Filia:"maaf kan aku"


Rovell:"bukan hanya itu. kamu juga membuat adikmu sedih. dia mengira bahwa kamu tidak mau bermain dengannya dan pergi pagi-pagi sekali untuk menghindarinya".


aku bahkan tidak memikirkannya. apa aku bahkan membuat seorang gadis kecil sedih?. aku langsung melihat Felmina dengan wajah tertunduk tanpa tahu apa yang tengah di pikirannya.


Filia:"Felmina.."


saat aku memanggilnya, dia melihat ke arahku dengan mata berair dan terlihat sangat menyedihkan. dia terlihat seperti hampir menangis.


Filia:"maaf kan kakak. aku benar-benar tidak sadar bahwa aku telah membuatmu sedih".


wajahnya masih terlihat sedih dan dia hanya menjawab ku dengan 'um' lalu menundukkan kepalanya lagi. apa dia marah kepadaku?.


aku langsung pergi menghampirinya dan memberikan sebuah kotak yang indah dengan berbagai coklat berbentuk binatang di dalamnya.


Filia:"ini sebagai permintaan maaf ku. ini aku buat khusus untukmu".


Filia:"iya"


Felmina:"terima kasih kakak"


akhirnya dia menunjukkan wajah nya yang ceria lagi. ini benar-benar menyenangkan, meskipun aku merasa seperti seorang yang ingin menculik anak kecil menggunakan permen sih.


tanpa sadar tangan ku bergerak dan mengelus kepalanya. rambutnya lembut dan menyenangkan untuk di elus. ini seperti mengelus kucing berbulu lebat.


Rovell:"jangan khawatir Felmina. hari ini Filia akan menemanimu bermain seharian".


tentu, tentu. eh... tunggu!. bukankah aku harus pergi ke Guild Perdagangan?. bagaimana bisa aku menemani Felmina seharian?.


Filia:"ayah, tapi saya_"


Harnas:"jangan lupa kalau kamu dan Ilma akan di hukum. dan hukumannya adalah, kamu tidak di izinkan pergi dari wilayah mansion sampai waktu yang tidak di tentukan".


apa!!!... ini buruk, aku tahu bahwa aku akan mendapatkan hukuman karena menyelinap pergi dari mansion, tapi aku tidak menduga bahwa, aku akan benar-benar di kurung di rumah.


Filia:"t, tapi ibu_"


ehem..


ayah sepertinya memberiku isyarat dengan batuknya?!. aku benar-benar tidak bisa melakukan apapun untuk menentang keputusan ayah dan ibu. huh.. sepertinya aku memang hanya bisa tinggal di rumah.


Filia:"baik. saya mengerti, tapi bagaimana dengan rencananya?"


Harnas:"Sebas akan mengurus semuanya. kamu bisa memberikan instruksi kepadanya dan dia akan melakukan apa yang kamu inginkan".


Sebas:"serahkan semuanya kepada saya".


Sebas yang berdiri di sudut ruangan menjawab dengan tangan kanan di letakkan di dada lalu membungkuk hormat. jadi ini sebabnya kenapa Sebas ada di sini?.


Rovell:"oh... benar!. dan juga, jika ada sesuatu yang hanya bisa kamu bicarakan dengan Lidia, maka biarkan dia datang"


Harnas:"sebuah kehormatan besar baginya untuk bisa datang kesini dan menemui putri Duke"


inilah yang di sebut kebanggan sebagai seorang bangsawan. mereka adalah orang yang harus di cari dan bukan orang yang mencari, apalagi sebagai seorang keluarga Duke Rosefield.


setelah kami membicarakan banyak hal dan menyelesaikan sarapan kami, ayah dan ibu segera kembali berangkat ke istana dengan pelayan pribadi mereka. sebelum menemani Felmina, aku pergi ke taman belakang dan menceritakan semua yang harus di lakukan Sebas.


Sebastian:"jadi seperti itu. ini benar-benar rencana yang tersusun rapi. sungguh sebuah kehormatan bisa menjalankan tugas dari putri"


berulang kali Sebas memuji rencana yang aku kemukakan. itu bukanlah sebuah rencana yang luar biasa kau tahu?!.


huh... aku lelah hanya dengan menanggapi semua pujiannya.


setelah aku memberikan instruksi yang terperinci kepada Sebas, dia langsung pergi untuk menjalankan tugasnya, sementara aku berjalan kembali ke dalam rumah untuk menemani Felmina.


melihat senyumnya yang manis, itu bisa membuatku melupakan banyak hal. aku tidak tahu apa yang harus di lakukan. ini berbeda dengan zamanku dulu, jika ini di abad ke 22 aku bisa mengajak bermain game atau jalan-jalan ke tempat perbelanjaan online.


Filia:"baiklah. apa yang ingin kamu lakukan hari ini?".


Felmina:"apapun asalkan bersama kakak"


ini benar-benar membuatku bingung, aku tidak tahu apa yang biasanya di mainkan oleh anak-anak di zaman ini.


Ilma:"mungkin putri dan nona bisa berjalan-jalan di taman belakang"


yah, mungkin lakukan itu saja. taman belakang juga sangat luas dan penuh dengan bunga berbagai macam warna.


tok..tok..tok


saat itu ada ketukan di pintu, Ilma langsung pergi dan membukakan pintu kamar untuk melihat siapa yang masuk. aku melihat Ilma yang cukup lama berada di depan pintu. dari suara yang samar-samar aku bisa mengetahui bahwa yang datang adalah seorang lelaki dewasa.


"apa!!... baik, saya akan segera menyampaikannya"


pertama yang aku dengar adalah teriakan Ilma setelah itu Ilma masuk kembali dan menutup pintu. aku memperhatikan Ilma masuk sambil membawa sepucuk surat di tangannya.


Filia:"ada apa?".


Ilma nampak menghindari sesuatu saat aku menanyakannya, tapi setelah itu dia menarik nafas panjang dan mengatakan sesuatu.


Ilma:"ini surat lamaran!"


(akhir dari chapter ini)