
Lowen:"Aku akan memeriksanya."
Lowen melayang di udara dan mencoba mencari tahu darimana asal sulur itu. Namun setelah mencari beberapa lama, sulur itu tidak pernah muncul lagi.
Doglas:"Bagaimana?."
Lowen:"Tidak, aku tidak melihat darimana asal sulur itu."
Beberapa saat berlalu dan sulur itu tidak pernah muncul lagi. Mereka mengira bahwa sulur itu mungkin sudah kenyang dengan dua kesatria, jadi mereka memutuskan untuk pergi dari tempat ini.
Eleina:"Bagaimana bisa monster setingkat itu muncul di tempat ini?."
Eleina benar-benar merasa aneh. Di masa lalu, Lowen yang hanya Mystical Knight tingkat awal bisa melewati hutan ini dan sampai di Padang rumput. Tapi sekarang, bahkan Pope pun mungkin akan mati jika masuk ke hutan ini.
Lowen:"Apa yang aneh dengan hal ini. Sama seperti manusia, monster juga menjadi semakin kuat. Bisa saja monster tanaman itu masih terlalu lemah saat aku memasuki hutan ini di masa lalu."
Lusian:"Lalu kakek. Saat kita masuk ke dalam hutan, suasana di sini sangat sepi. Apakah mungkin monster di daerah ini sudah di mangsa oleh monster tanaman itu?."
Lowen:"Itu mungkin saja. Dan juga dengan auranya yang kuat, monster lain yang lebih lemah akan enggan tinggal di tempat ini."
"Awas..!"
Dari belakang, tiba-tiba salah satu orang tua dari Etienne Empire berteriak. Dia membuat barrier sihir untuk menutupi orang-orang di sekitarnya. Hampir bersamaan dengan itu, sebuah sulur hijau berduri menghantam barrier sihir itu dan membuat suara hantaman keras yang memekakkan telinga.
Bang...!
Karena orang tua itu berada di tingkat God of War, dia bisa menghalangi serangan sulur itu dengan mudah. Sebelum sulur itu di tarik kembali, sebuah bilah energi melesat dengan cepat dan memotong sulur itu.
Sulur tanaman itu segera menghilang di antara semak dan pohon-pohon hutan yang rimbun dengan sangat cepat setelah terpotong sebagian. Potongan yang tertinggal masih menggeliat di tanah seperti cacing.
Doglas:"Sial.... Apakah makhluk itu bahkan tahu untuk menunggu kita sedikit lengah sebelum menyerang lagi, apakah makhluk itu memiliki kecerdasan?."
Dilihat darimanapun, makhluk yang menyerang mereka adalah tipe tanaman. Sangat jarang makhluk tipe tanaman dapat melahirkan kesadaran diri dan memiliki kecerdasan sebelum mereka sampai pada ranah God of War. Hanya beberapa tanaman tertentu saja yang dapat melakukan itu. Dan tanaman seperti itu biasanya sangat langka dan hampir mustahil di temukan.
Lowen:"Semuanya tetap waspada..."
Lowen adalah orang yang meluncurkan bilah energi untuk memotong sulur tadi. Orang tua Etienne Empire yang memasang perisai itu menghilangkan Barrier nya dan bersiap untuk menyambut kedatangan sulur itu lagi.
Tapi sesuatu yang tidak terduga terjadi. Saat Barrier sihir itu menghilang, potongan sulur yang menggeliat di tanah tiba-tiba menggelembung dan meledak, menyemburkan banyak getah hijau ke sekitarnya...
Ahhhh .... Ahhh....!!
Beberapa orang yang dekat dengan sulur itu langsung menjerit begitu mereka terkena getah hijau lengket itu. Kulit mereka perlahan terkelupas hingga ke daging. Getah hijau itu memiliki sifat korosif yang sangat menakutkan. Bahkan armor besi yang di kenakan orang-orang itu meleleh seperti di lebur dalam peleburan baja.
"Cepat, sembuhkan mereka...."
"Baik..!"
Pria tua dari Etienne Empire itu langsung memberikan perintah kepada penyihir penyembuh di pihak mereka. Dia adalah orang yang paling dekat dengan sulur itu, tapi sebagai God of War, tubuhnya telah di lapisi oleh energi, jadi getah hijau itu tidak langsung mengenai tubuhnya.
"Leluhur itu tidak mungkin."
Seorang penyihir penyembuh berkata setelah dia mencoba untuk menyembuhkan mereka. Meskipun hampir menghabiskan mana, sihir mereka hanya bisa memperlambat pembusukan, tapi tidak bisa menghentikannya.
"Kalau begitu, hemat mana kalian."
Begitu leluhur itu mengatakannya, mereka mundur. Mereka hanya bisa melihat teman-teman mereka berteriak dan berguling-guling di tanah kesakitan. Tubuh orang-orang itu terus meleleh dan menjadi kubangan darah di tanah.
Semua orang ngeri melihat pemandangan seperti itu. Para wanita yang melihat hal itu, mereka langsung menutup mulut mereka karena mereka merasakan mual di perutnya.
Doglas:"Bahkan masih begitu beracun?."
Druma:"Paman, makhluk macam apa itu?."
Doglas:"Entahlah, aku juga tidak tahu. Lowen, apakah kamu tahu makhluk macam apa itu?."
Lowen:"Sebelum melihat wujudnya, aku belum bisa memastikan."
Hanya sulur, terlalu sulit untuk memastikannya. Terlalu banyak monster tanaman yang memiliki sulur seperti itu. Bahkan sifat mereka hampir sama. Terlebih lagi, satu jenis tanaman dapat memiliki banyak evolusi yang berbeda setelah mereka memasuki tahap Transformasi. Seperti contohnya mawar, mereka bisa memiliki sulur berduri yang menjerat mangsa atau ada juga mawar yang mengeluarkan aroma untuk memikat mangsa.
Jadi, kita tidak bisa menentukan jenis tanaman apa itu hanya dari sedikit pengelihatan. Setidaknya kita harus melihat wujud makhluk itu secara lengkap.
Eleina:"Sebaiknya kita cepat tinggalkan tempat ini dan tetap berhati-hati."
Lowen:"Ya."
Meskipun kekuatan tanaman itu jauh lebih lemah daripada dia, tapi lingkungan di sini begitu menyulitkan mereka. Setelah serangan itu, semua orang yakin bahwa tanaman itu tidak akan menyerang dalam waktu dekat. Selama mereka tetap berhati-hati dan cepat pergi dari tempat ini, mereka yakin bahwa mereka akan keluar dari jangkauan serangan monster tanaman itu.
Seperti yang mereka duga, setelah beberapa saat berjalan, mereka benar-benar keluar dari jangkauan serangan monster tanaman itu. Mereka kembali mencari tempat untuk membuat kemah setelah matahari mulai tenggelam. Malam di hutan begitu gelap karena ada banyak pohon besar yang menghalangi cahaya bulan.
Nyala api unggun menerangi gelapnya hutan di malam hari. Ada banyak orang di sekitar api unggun, namun suasana begitu suram dan agak sedih. Dari lebih empat puluh orang, sekarang hanya tersisa sekitar tiga puluh empat orang hanya gara-gara satu monster. Para kesatria dan pejuang masih lebih baik, tapi para pembawa barang yang hanya pejuang tingkat rendah sudah mulai ketakutan.
Lowen:"Jika monster seperti itu ada banyak, kita benar-benar akan kesulitan melalui hutan ini."
Doglas:"Itu benar. Lalu, apa yang harus kita lakukan?."
Druma:"Harus ada orang yang cukup kuat untuk menjelajahi jalan di depan."
Semua orang mengangguk saat mendengar usulan itu. Bagaimanapun, itu adalah cara terbaik untuk saat ini. Jika tidak, maka korban akan lebih banyak dan mungkin akan ada pemusnahan tim sebelum Padang rumput terlihat.
Lowen:"Biarkan aku dan Lumesus yang pergi."
Lumesus:"Aku tidak keberatan."
Wajah Lumesus terlihat agak marah. Dia adalah God of War dari Etienne Empire yang melindungi orang-orang itu dari serangan monster tanaman tadi. Dia merasa di tipu oleh monster tanaman itu. Selain itu, dari semua kelompok yang ada di sini, dia kehilangan sekitar empat orang kesatria dari seluruh korban akibat serangan monster tanaman itu.
Bagaimana mungkin dia tidak geram. Dia berharap untuk menjelajahi jalan setidaknya untuk membiarkan orang-orangnya bisa melewati hutan ini dengan aman.
Lowen:"Kalau begitu sudah di putuskan. Kita_"
Auuuu.....!!
Tiba-tiba suara lolongan serigala memecah gelapnya malam dan mengejutkan Lowen serta yang lainnya.
Gozales:"Hutan ini benar-benar bukan tempat untuk manusia berada."
Meskipun lolongan serigala itu terdengar sangat jauh, tapi siapapun yang mendengarnya akan tahu bahwa itu adalah lolongan serigala untuk memanggil kawanannya dan mulai berburu.
Viruda:"Itulah kenapa manusia belum memperluas daerah kekuasaan mereka ke hutan ini."
Rome:"Jangan khawatir. Suatu saat, manusia akan bisa mengalahkan para monster ini dan mengambil alih seluruh daratan."
Dua wakil akademi saling berbicara. Mengalahkan ras monster dan memperluas ruang gerak manusia adalah harapan dari semua orang. Awalnya semua God of War memegang harapan besar untuk kembali memasuki wilayah monster dan mengalahkan mereka, merebut kembali wilayah manusia.
Namun, setelah perang benar-benar terjadi, saat itulah manusia mengetahui bahwa ras monster memiliki banyak pejuang yang sangat kuat. Bahkan banyak dari mereka yang berada di atas tingkat God of War. Dari saat itu, manusia mulai menerima nasib mereka untuk selalu hidup dalam bayang-bayang ras monster dan hanya memegang harapan bahwa suatu saat, manusia dapat mengalahkan ras monster.
Lowen:"Semua tetap waspada malam ini. Aku rasa kita sudah memasuki wilayah perburuan dari kawanan serigala."
Semua orang mengangguk. Jika biasanya hanya para kesatria yang berjaga, kali ini semua pemain kuat dari Angel dan di atasnya semua berjaga. Serigala bukanlah monster yang hanya tahu haus darah, tapi mereka adalah monster yang sangat cerdas dan tahu taktik untuk mengalahkan lawan yang lebih kuat dari mereka.
Bang....!
Dari kejauhan, sebuah ledakan besar terdengar di sertai dengan awan debu yang naik ke angkasa, membuat malam yang pekat menjadi lebih pekat. Kesunyian hutan benar-benar pecah dengan suara itu.
Itu bukan suara terakhir. Setelah suara itu, banyak suara ledakan dan teriakan kesatria yang berperang dari kejauhan. Selain itu, suara lolongan dari pemimpin kawanan serigala juga terdengar dari waktu ke waktu untuk memberikan instruksi pada kawanannya.
Eleina:"Apa yang terjadi?."
Lowen:"Mungkin kawanan serigala itu bertemu dengan kelompok lain."
Viruda:"Apakah kita akan pergi dan menolong mereka?."
Doglas:"Kalian tunggu disini, aku akan pergi melihatnya."
Doglas terbang di atas hutan dan pergi menuju ke asal suara itu. Dilihat dari kekuatan penghancur seperti itu, mungkin seorang God of War sedang bertarung dengan kawanan serigala.
Doglas terus terbang ke arah suara itu dan akhirnya melihat cahaya cerah di kejauhan yang membuat langit malam nampak memerah seperti senja. Tapi itu bukanlah matahari, melainkan hutan yang terbakar.
Doglas melayang di atas hutan dan melihat ke kejauhan. Lebih dari seratus serigala sedang mengepung sekelompok manusia. Sudah ada banyak mayat serigala dan manusia yang terkapar di tanah dengan bersimbah darah.
Yang membuat Doglas ketakutan adalah empat ekor serigala yang melihat seluruh Medan perang dari sebuah batu besar. Mereka tidak ikut dalam pertempuran, tapi mereka hanya melihat pertempuran sambil mengarahkan kawanan. Serigala terbesar yang terlihat sebagai pemimpin, dia memiliki rambut putih dan bulan sabit cyan di dahinya. Matanya berwarna cyan menyala seperti bulan di langit. Di bawah batu, ada tiga ekor serigala lain yang nampak mendampingi serigala putih itu. Ketiga serigala di bawah memiliki warna rambut hitam pekat dengan mata merah menyala. Yang lebih menakutkan, keempat serigala itu memiliki fluktuasi energi setara dengan God of War. Terutama pemimpin serigala itu yang mungkin lebih kuat dari dirinya sendiri.
Jika satu lawan satu, Doglas masih memiliki kepercayaan diri untuk melawannya meskipun tidak bisa mengalahkannya. Tapi, serigala adalah makhluk yang bertarung dalam kelompok. Jika Doglas bertekad bertarung dengan mereka, dia bahkan mungkin tidak akan bisa melarikan diri.
Doglas tidak mau tinggal lebih lama di tempat ini. Terutama bahwa kelompok yang bertarung di sini sudah hampir di musnahkan oleh kawanan serigala. Hanya ada lima puluh manusia dalam kelompok itu dan lebih dari dua puluh yang terbunuh. Sisanya masih berjuang dengan putus asa melawan kawanan serigala itu. Tapi hanya ada tiga God of War yang melindungi mereka, dimana dua di antaranya hanya God of War tingkat ke empat, dan God of War terkuat hanya memiliki kekuatan God of War tingkat ke tujuh yang tidak mungkin menjadi lawan dari kelompok serigala itu.
Doglas tidak banyak berfikir dan langsung terbang dengan cepat meninggalkan tempat ini untuk kembali dan menginformasikan apa yang dia ketahui pada anggota kelompok yang lain.
.....
Salah seorang God of War tingkat empat itu terbang ke udara, dia membuat bola api di tangannya dan melemparkannya ke arah serigala yang mengepung mereka, berusaha untuk membuat celah supaya yang lain dapat melarikan diri.
Melihat hal itu, seekor serigala hitam yang tadi duduk dan menonton mulai bergerak dan terbang dengan keempat kakinya menginjak udara. Serigala itu langsung menghalangi bola api yang di lemparkan oleh orang itu.
Api iblis merah gelap menyelimuti tubuh serigala itu dan membentuk sebuah armor api yang melindungi tubuhnya. Sebuah Barrier sihir terbentuk di depan serigala itu. Begitu bola api menabrak Barrier, sebuah ledakan dahsyat terbentuk di udara, membuat suhu udara melonjak dan membakar semua tudung pohon dalam jarak seratus meter.
Pertarungan antara God of War bukanlah sesuatu yang dapat di tahan oleh orang-orang di bawah. Semua orang dan serigala yang masih bertarung di bawah langsung terkena gelombang kejut dan banyak dari mereka yang terlempar. Tapi karena tubuh para monster jauh lebih kuat dari manusia, Serigala yang terlempar karena gelombang kejut hampir tidak menerima cedera. Berbeda dari manusia yang memiliki beberapa luka di tubuh mereka.
Serigala yang menahan serangan itu melangkah perlahan di udara kosong tanpa luka sedikitpun selain ujung rambut yang sedikit terbakar. Serigala itu menggeram kepada pejuang God of War itu dan memamerkan taringnya yang berkilau memantulkan bayangan api di sekitar mereka.
Dia berlari sangat cepat di kekosongan dengan nyala api merah di bawah kakinya menuju ke pejuang itu. Sebuah bayangan cakar merah besar terbentuk di udara. Bersama dengan ayunan cakar depannya, bayangan cakar itu juga melesat ke arah pejuang manusia itu.
Pejuang itu tidak mau kalah. Dia menggenggam tangannya dan meninju ke depan. Bayangan tinju emas besar terbentuk di belakangnya dan melesat dengan cepat untuk menghadapi bayangan cakar serigala itu. Benturan dari dua energi yang sangat besar langsung meledak di udara, membuat seluruh pohon dalam radius beberapa ratus meter tertiup angin dan hancur menjadi serbuk. sebuah kawah besar terbentuk di tanah di bawahnya.
Karena dua God of War yang lain, kebanyakan dari orang-orang itu selamat. Mereka kagum dan takut saat menyaksikan kedua God of War bertarung di udara.
"Kita hanya bisa berjuang keras."
"Pak tua, sepertinya kita akan berakhir di tempat ini."
"Senang bisa bekerja dengan kalian."
Dua dari tiga pejuang God of War di kelompok itu adalah pejuang yang berasal dari kekuatan tertentu sementara salah satu dari mereka adalah seorang petualang lepas yang mendapatkan keberuntungan untuk menerobos ke tingkat God of War. Karena mereka berdua pernah bersahabat, dia mengajak mantan sahabatnya itu untuk ikut dalam kelompok eksplorasi ini. Siapa yang sangka bahwa mereka akan mati di tempat seperti ini.
Saat ini mereka hanya bisa berjuang keras sampai akhir. Dengan keberadaan pemimpin serigala dan ketiga serigala tingkat God of War yang lain, tidak kemungkinan bagi mereka untuk melarikan diri dengan selamat. Meskipun mungkin bisa, mereka akan terluka parah dan tidak bisa pergi jauh. Dengan penciuman tajam serigala, seberapa sulit untuk menemukan orang yang terluka parah.
Dalam kelompok mereka selain tiga God of War, ada dua tingkat Arcangel dan tiga Angel, namun satu di antara tiga Angel telah tercabik oleh serigala pada tingkat yang sama.
"Aku tidak menyesal untuk mati saat ini. Sebagai petualang, mati di tengah petualangannya adalah sebuah kebanggaan."
"Hahaha... Saudaraku, jika yang di sebut kehidupan selanjutnya ada, kita akan menjadi saudara lagi."
"Ya."
"Penatua.."
Seorang pejuang tingkat Angel yang terluka menghampiri para penatua untuk meminta instruksi. Mereka juga tahu bahwa mereka sudah tidak memiliki kesempatan untuk hidup, jadi mereka akan mengikuti apapun perintah dari para pejuang God of War yang memimpin mereka.
"Kita hanya bisa berjuang hingga akhir yang pahit."
"Ya, penatua."
Semua orang mulai bergerak dan bersiap untuk berperang. Bukan hanya mereka, tapi juga para serigala. Pemimpin serigala itu menyadari bahwa sisi manusia mulai bergerak, jadi dia juga mulai berdiri dan melolong untuk memberi perintah siap berperang. Kedua serigala hitam yang masih berbaring di bawah batu segera berdiri dan mengikuti pemimpin mereka.
Malam ini, akan menjadi sangat berdarah...
.....
Doglas yang meninggalkan tempat itu segera terbang kembali dengan sangat cepat, mengabaikan ledakan dan benturan energi yang mengamuk di belakangnya. Dari waktu ke waktu, gelombang kejut di udara ditransmisikan kepadanya, tapi Doglas tidak peduli dan terus terbang menjauh.
Yang tidak di perhatikan oleh Doglas, sesosok bayangan muncul di puncak kanopi pohon dan melihatnya yang sedang terbang menjauh. Melihat Doglas, sosok itu tersenyum dan menghilang di antara gelapnya malam.
Druma:"Paman, apa yang terjadi."
Begitu Doglas tiba, Druma langsung menghampirinya dengan wajah yang khawatir. Melihat ekspresi Doglas yang agak pucat, dia menjadi lebih khawatir.
Yang lain juga datang untuk mencari tahu informasi dari Doglas tentang apa yang terjadi.
Doglas:"Itu kelompok dari Prusian Kingdom dan Wind Warrior Academy. Mereka bertemu dengan sekawanan serigala."
Lowen:"Lalu, apa yang terjadi."
Doglas:"Mereka mungkin akan di musnahkan.."
Eleina:"Apa, bagaimana mungkin..?!"
Viruda:"Bukankah dalam kelompok mereka memiliki tiga pejuang God of War, apa yang terjadi?."
Semua orang bertanya-tanya. Kelompok dari Prusian Kingdom hanya sedikit lebih lemah dari kelompok mereka, bagaimana mungkin bisa di musnahkan oleh sekelompok serigala. Dan lagi, ini belum lebih dari tiga jam semenjak mereka mulai bertarung.
Mendengar kawannya yang bertanya-tanya, Doglas menceritakan apa yang sebenarnya terjadi. Kengerian dan keganasan dari sekelompok serigala itu, dia menceritakan semuanya.
Rome:"Sial, bagaimana kelompok serigala sekuat itu bisa ada di tempat ini?."
Viruda:"Dilihat dari komposisi hingga empat serigala sekelas God of War, maka mungkin mereka awalnya adalah beberapa kelompok serigala yang terpisah kemudian di satukan oleh sang pemimpin."
Lowen:"Ya, itu sangat mungkin."
Eleina:"Sepertinya semakin hari para monster menjadi semakin kuat. Mereka tumbuh lebih cepat daripada manusia. Di masa depan, apakah benar-benar masih ada harapan untuk manusia?!."
Eleina sedikit tidak berdaya. Dulu manusia sempat mendominasi benua ini. Namun tiba-tiba monster-monster itu menjadi lebih kuat beberapa puluh ribu tahun yang lalu dan mengusir nenek moyang umat manusia ke pinggiran benua dan ke tanah-tanah tandus. Jika bukan karena tanah yang di tempati manusia memiliki sumber daya yang terbatas hingga para monster tidak tertarik, maka mungkin manusia tidak akan memiliki tempat tinggal lagi.
Druma:"Paman, lalu apa yang harus kita lakukan?!."
Semua orang sedikit panik saat mengetahui kekuatan dari sekelompok serigala itu.
Doglas:"Sebaiknya kita semua pergi dari sini. Tempat ini terlalu dekat dengan kelompok serigala itu. Dengan jumlah mereka, kelompok dari Prusian itu tidak akan bisa membuat mereka kenyang."
Lowen:"Ya itu benar."
Mereka segera membereskan semuanya dengan sangat terburu-buru. Setelah semuanya selesai di bereskan, mereka tidak menunda waktu dan langsung pergi menjauh. Eleina yang tinggal di belakang, dia menyebarkan sebuah serbuk hijau di tempat mereka awalannya mendirikan kemah.
Itu adalah serbuk yang di sebut sebagai dupa hutan. Dupa itu memiliki aroma seperti rerumputan hutan yang menyegarkan. Eleina menggunakan hal itu untuk menutupi jejak mereka supaya tidak di lacak oleh penciuman tajam para serigala.
Setelah berlari selama hampir lima jam, tepat dini hari, Lowen dan yang lainnya berhenti untuk beristirahat. Meskipun berlari dalam waktu yang lama, para pejuang tingkat tinggi itu hanya terengah-engah. Namun berbeda dengan para pejuang tingkat rendah dan pembawa barang, mereka sudah tergeletak di tanah dengan nafas yang sangat berat.
Pera pembawa barang itu paling baik hanya berada pada tingkat Knight, jadi saat ini mereka sudah kehabisan seluruh energi di tubuh mereka. Hanya satu pembawa barang yang bersandar di pohon dengan tudung yang menutupi wajahnya yang masih memiliki nafas tenang tanpa tanda-tanda kelelahan sedikitpun, tapi tidak ada yang memperhatikannya karena dia berada di tempat yang sangat tidak mencolok.
Doglas:"Kalian bisa beristirahat terlebih dahulu."
Doglas dan pejuang tingkat atas, yang lebih tinggi dari Transformation, mereka masih dalam semangat yang sangat baik tanpa kelelahan yang terlihat di wajah mereka.
Semua pejuang yang kelelahan itu, mereka segera berbaring di tanah hutan tanpa mempedulikan lumpur yang akan menempel di pakaian mereka. Lusian dan yang lainnya juga mencari tempat yang lebih bersih untuk duduk.
Eleina:"Minumlah ini."
Eleina membagikan sebuah botol kaca ukuran kecil dengan cairan biru muda di dalamnya kepada semua orang. Cairan ini dapat mengembalikan stamina dengan cepat, sehingga mereka bisa segera pulih dan dapat segera bersiap jika ada bahaya yang mendekat kapan saja.
Lowen:"Setelah semua orang me_"
Grosa... Grosa...!
Sebelum kata-kata Lowen selesai, tiba-tiba ada suara gemerisik dedaunan di kejauhan. Semua orang segera waspada dan mengeluarkan senjata mereka.
Lowen:"Sial, ini serigala!."
Sebelum serigala itu muncul dalam pandangan, Lowen sudah bisa menebak makhluk apa itu dari fluktuasi mental mereka. Jika Filia ada di sini, dia akan tahu bahwa Lowen adalah bakat mental tipe deteksi.
Beberapa saat setelah kata-kata Lowen, muncul seekor serigala berambut putih di kejauhan. Serigala itu menggeram dan memamerkan taringnya ke arah Lowen dan yang lainnya.
Melihat serigala itu, Doglas langsung berubah pucat. Itu adalah serigala yang sama dengan yang memusnahkan kelompok dari Prusian Kingdom.
Lowen:"Doglas, apa yang terjadi?."
Melihat ekspresi Doglas yang memucat, Lowen bertanya dengan ragu. Meskipun dari fluktuasi energi yang di pancarkan serigala itu, bahwa serigala itu setidaknya sedikit lebih kuat dari dirinya sendiri, tapi tidak seharusnya Doglas menjadi begitu pucat, kan?!.
Doglas:"Itu, itu adalah serigala yang sama dengan yang memusnahkan kelompok dari Prusian Kingdom."
"Apa!!."
Mendengar itu, semua orang terkejut dan kepanikan muncul di hati mereka.
Ini... Bagaimana mungkin ini bisa terjadi...
(Akhir dari chapter ini.)
Aku harus meminta maaf karena kemarin tidak jadi update. Siang hari aku ada kesibukan, dan untuk malam hari, kalian harus menyalahkan pertandingan bola antara Indonesia dan Thailand...
Sebagai tanda permintaan maafku, aku akan membuat satu chapter lagi, mohon ditunggu.