
aku melihat bahwa Arkne mengeluarkan tiga buah kartu yang melayang di depannya. kartu merah dengan garis-garis hitam, Kartu hitam pekat tanpa garis, dan sebuah kartu berwana emas lengkap. tidak berbeda dengan Arkne, Upirina dan Cerberus juga mengeluarkan kartu mereka masing-masing.
Upirina mengeluarkan kartu biru gelap dengan garis emas, kartu merah darah yang juga bergaris emas, dan sebuah kartu berwarna emas dengan garis putih di bagian belakangnya. seperti padaku, kartu-kartu itu berputar dan mengelilingi mereka.
jika mereka berdua masing-masing mengeluarkan tiga buah kartu, itu berbeda dengan Cerberus. Cerberus hanya mengeluarkan kartu hitam dengan garis ungu yang mengeluarkan aura ungu gelap. pemandangan mereka bertiga seperti bintang-bintang yang bersinar dengan latar belakang langit berwarna merah.
semua kartu-kartu itu mengeluarkan cahaya yang kuat dan membungkus mereka bertiga dalam cahaya berbagai warna yang indah. meskipun indah, cahaya-cahaya itu memberikan rasa penindasan yang kuat. seluruh mana dengan radius lebih dari lima kilometer terhisap menuju cahaya-cahaya itu.
saat cahaya meredup, penampilan mereka sudah berubah total. Arkne yang semula memakai armor hitam sekarang berubah menjadi merah dengan jubah hitam. selain jubah hitam, dibelakangnya selain kapak yang dia pegang terdapat dua buah senjata lainnya yang melayang. dua senjata itu berupa pedang besar hitam pekat dan sebuah tombak emas yang menyilaukan. penampilannya nampak gagah dan berwibawa dengan aura kesatria yang terpancar kuat darinya.
«Arkne: God of War Mode»
Arkne:"sekarang aku tidak perlu menahan diri lagi... hahahaha...."
aku melihat bagian punggungnya yang bergetar dan mendengar tawanya yang gila seperti maniak perang.
selain Arkne, perubahan besar juga terjadi pada Upirina yang melayang di udara. tubuhnya telah dilapisi oleh armor berwarna emas dengan kombinasi biru gelap yang menawan. di bagian punggung terdapat lima pasang sayap kelelawar merah. selain sayap kelelawar, dipunggung nya juga terdapat lima pasang sayap malaikat putih bersih dengan setiap ujungnya memiliki kilau emas. di sekeliling tubuhnya terdapat lima buah senjata Cakram dimana setiap bilahnya berwarna merah darah. Cakram-Cakram itu berputar mengelilinginya dengan ritme yang teratur dan rapi. penampilannya sekilas dapat dikatakan suci, tapi juga bercampur dengan aura menakutkan yang membuat hati menjadi goyah.
«Upirina: Bloody Angel Mode»
Cerberus juga tidak kalah dengan mereka, meskipun Cerberus hanya menggunakan satu item Tier Legendary, penampilannya menjadi sangat kuat. tubuhnya dilapisi oleh armor dengan warna hitam berpaduan dengan Warna ungu di beberapa bagian. di setiap kepalanya juga terlindungi oleh armor yang membuat penampilannya menjadi lebih ganas dan kuat. Cerberus dengan tiga kepala, tubuh besar yang berdiri tegap di langit, seakan menggambarkan binatang suci yang memandang rendah semua keberadaan dibawahnya.
«Cerberus: Sirius Mode»
Cerberus:"Kamu sudah berani bersikap lancang di depan tuan kami. kamu akan menerima hukuman atas perbuatanmu..!!"
tiga suara yang tumpang tindih bergema di udara. suaranya yang agung dan penuh penekanan, membuatnya seakan dia adalah seorang hakim yang menjatuhkan hukuman langit kepada yang berdosa. keputusannya tidak bisa ditentang dan di ganggu gugat.
aku melihat penampilan mereka yang sangat mengagumkan, jauh lebih mengagumkan daripada saat masih dalam keadaan NPC. aura mereka melambung tinggi hingga menyamai seorang pemain Tier lima biasa. Arkne dengan empat item legendaris kelas atas, Upirina dengan dua item legendaris kelas menengah dan sebuah item Divine, Cerberus dengan Item legendaris kelas puncak. kekuatan mereka dapat digambarkan dengan sebagai mengerikan.
tidak ada pemain yang mampu mengalahkan NPC dari Tier yang sama tanpa peralatan yang lebih kuat dari mereka. itu karena statistik NPC lebih tinggi dari pemain. apalagi NPC yang memakai perlengkapan seperti mereka, mereka dapat di katakan sebagai kekuatan puncak di Alterion. karena hal inilah aku disebut sebagai negara adidaya satu orang. aku tidak mengumpulkan pemain seperti guild biasanya, tapi aku membeli banyak NPC kelas atas dan menghabiskan banyak usaha untuk memperkuat mereka. bisa di katakan bahwa aku adalah pemegang mutlak kekuatan sebuah negara adidaya dalam Game.
Arkne:"Yang Mulia, tolong berikan perintah pada kami"
meskipun Arkne selalu tertawa gila, tapi begitu bicara denganku, suaranya menjadi bermartabat dan anggun selayaknya seorang bangsawan. dia berbicaranya sambil melepas kain hitam yang menutupi matanya. dia melirik ke arahku. dari samping, aku dapat melihat matanya yang indah tapi juga menyeramkan. setiap matanya memiliki empat pupil berwarna merah seperti delima. sejak awal ras Aracnoid memiliki delapan mata, jadi tidak aneh jika Arkne memiliki delapan pupil.
setiap orang yang melihat matanya akan merasa bahwa jiwanya akan terhisap kedalamnya. setiap pupil matanya memiliki fungsi berbeda yang akan sangat meningkatkan kemampuan bertarungnya.
Filia:"hahaha... sepertinya aku tidak bisa menahan kalian lagi. baiklah, kalian bisa bertarung melawan monster itu, aku akan bergabung setelah memulihkan beberapa kekutan jiwaku"
aku hanya tanpa daya tersenyum dan memberikan mereka perintah. aku harus mengeluarkan semua yang aku miliki untuk mengalahkan monster itu. melawan monster Tier lima dengan kekuatan Tier empat aku tidak bisa menyimpan kartu truf lagi.
Arkne:"hahahaha..... kalian dengar!?, ayo mulai bertarung"
"baik"
Cerberus dan Upirina menjawab instruksi Arkne secara bersamaan. Sebagai pemimpin pasukan, Arkne berhak memberikan perintah pada pasukan sesuai dengan izinku. setelah menerima perintah itu, aura ganas mereka bertiga melonjak dan membumbung tinggi ke langit.
hahahaha....!!!
diiringi dengan tawa Arkne, mereka berdua melesat dengan cepat ke arah monster itu. Arkne melepas pegangannya pada kapak dan berganti ke pedang besar. kapak itu menggantikan posisi pedang besar dan melayang di belakang Arkne.
sambil menyerat pedang besar, Arkne melompat tinggi ke udara dan mengayunkan pedang besar itu kebawah. aura hitam langsung menyelimuti pedang besar itu. suara udara yang terbelah oleh bilah pedang seperti auman monster yang menggema.
Bang...!!
benturan keras terdengar bersama dengan debu yang terangkat ke udara. kabut hitam legam yang mengelilingi pedang itu membentuk seekor binatang buas yang langsung bertabrakan dengan perisai energi. tabrakan itu hanya menyebabkan perisai energi mengalami keretakan, tapi tidak hancur.
meskipun perisai energi hanya mengalami keretakan, tapi Soul Eater berhasil di pukul mundur beberapa langkah. ini cukup untuk membuktikan bahwa kekuatan mereka jauh di atas Tier empat biasa. mampu memukul mundur Tier lima dengan peralatan legendaris adalah prestasi yang mengagumkan.
karena dampak serangannya tidak besar, Arkne langsung mundur dan mengambil jarak. saat Arne mundur dan sebelum monster itu bereaksi, cahaya merah darah melesat dan membentur perisai energi yang retak itu.
Bang... Bang... Bang... Bang... Bang...!!
lima suara tabrakan keras terdengar dan berhasil menghancurkan perisai itu. selain perisai yang hancur, lengan dari monster itu juga tergores oleh salah satu dari kelima Cakram darah. kelima Cakram itu kembali dan berputar mengelilingi Upirina seperti anak yang patuh.
bukan hanya Arkne dan Upirina, Cerberus juga tidak mau kalah. sebuah rasi bintang Canis Major terbentuk di belakangnya. terlihat indah dan memukau. cahaya dari bintang-bintang yang membuat rasi bintang itu berkumpul menjadi satu dan membentuk sebuah pusaran. dari tengah pusaran muncul sebuah cahaya yang perlahan semakin membesar dan akhirnya membentuk sebuah bola api raksasa. itu bukanlah bola api raksasa biasa, melainkan miniatur dari sebuah bintang.
suhu udara langsung meningkat drastis. udara menjadi terdistorsi karena suhu yang sangat tinggi. lingkungan yang tadinya hanya mendapatkan cahaya dari bulan merah sekarang diterangi oleh miniatur matahari. lingkungan sekitar menjadi cerah secara langsung.
mengikuti gerakan Cerberus, miniatur bintang itu bergerak dengan cepat kearah Soul Eater. mungkin karena merasakan bahaya, Soul Eater menggerang dan memperlihatkan punggungnya. banyak wajah manusia dan monster yang muncul. wajah-wajah itu mirip seperti saat Soul Eater dalam bentuk katak, tapi ukurannya jauh lebih kecil.
Huaaaa.....!!
setelah banyak wajah yang muncul di bagian punggungnya, Soul Eater mendongak dan berteriak keras ke angkasa. bersama dengan teriakannya, wajah-wajah yang ada di punggunya juga mengirimkan teriakan yang serak dan menyeramkan. seperti ribuan makhluk hidup yang kesakitan dan berteriak secara bersamaan.
setiap bentuk wajah yang menyeramkan itu mulai terbelah dan memperlihatkan banyak mulut bergigi tajam yang tidak beraturan di punggungnya. mulut-mulut itu muncul setelah setiap wajah itu terbelah tepat di bagian tengah. dari dalam mulut-mulut itu mengeluarkan kabut abu-abu dan membentuk banyak sosok manusia dan hewan yang keluar.
dinamai Soul Eater bukan tanpa sebab. monster itu akan memakan jiwa dari makhluk-makhluk yang telah di bunuhnya untuk memperkuat dirinya sendiri. saat ini dia melepaskan jiwa-jiwa yang telah dia makan untuk membentuk sebuah perisai.
ribuan jiwa tersiksa itu berkumpul dan membentuk sebuah perisai abu-abu gelap yang menutupi monster itu seperti tempurung. seluruh proses hanya terjadi beberapa detik. tepat setelah perisai abu-abu itu terbentuk secara sempurna, miniatur bintang menabrak perisai itu.
tabrakan keras membuat gelombang kejut yang kuat hingga aku harus menutup mataku. saat gelombang kejut berlalu, aku melihat energi yang mengamuk. miniatur bintang itu masih ditahan oleh perisai abu-abu itu. bentrokan antara kedua energi masih berlanjut dan semakin ganas.
perisai jiwa itu masih cukup tangguh untuk menahan serangan penuh dari Cerberus, tapi sesaat setelah itu, bintang menjadi semakin tidak stabil. energinya menjadi semakin keras dan tidak seimbang. tentunya semua tahu apa yang akan terjadi saat sebuah bintang mulai tidak stabil. ledakan Nova.
lidah api panjang seperti cambuk keluar dari miniatur bintang dan melelehkan tanah. semua energi terhisap kerah pusat miniatur bintang dan membuatnya menjadi tidak stabil.
melihat hal itu, Arkne, Upirina, dan Cerberus langsung terbang dengan cepat dan membawaku menjauh.
BANG....!!!!
kilatan cahaya yang sangat terang beserta suara dentuman yang keras menggema dan mengguncang daratan. karena cahaya yang sangat menyilaukan, aku menggunakan kekuatan untuk menghalangi kilatan cahaya.
setelah merasa bahwa keadaan cukup aman, aku membuka mata dan melihat kejauhan, tempat ledakan terjadi dari ketinggian. ledakan yang di timbulkan dari serangan ini berkali-kali lipat lebih kuat dari yang aku lakukan. setidaknya ledakan ini setara dengan kekuatan setidaknya 13 kiloton.
awan ledak setinggi sekitar tiga puluh ribu kaki menjulang ke angkasa. gelombang kejut bersama dengan suhu panas yang mengerikan menyapu bersih daratan seluas lebih dari sepuluh kilometer persegi, membuatnya menjadi tanah tandus dan hangus.
bersamaan dengan itu, armor yang digunakan oleh Cerberus menghilang karena kehabisan tenaga. Arkne dan Upirina tidak melakukan serangan penuh, akan sangat merugikan jika semuanya melakukan serangan penuh dan hasilnya tidak sesuai.
armor atau item yang kehabisan energi sebenarnya tidak benar-benar kehabisan. yang sebenarnya kehabisan adalah si pengguna. item itu akan menghilang secara otomatis untuk mencegah pengguna menggunakan semua kekuatan mentalnya dan menghadapi bahaya, jadi itu sebenarnya tindakan pencegahan supaya mengurangi resiko pengguna. atau keadaan itu bisa disebut cooldown untuk menggunakan item. sebab itulah aku saat ini belum bisa menggunakan item lain sebelum memulihkan kembali kekuatanku. jika kekuatan mentalku tidak habis, aku bisa menggunakan sebanyak apapun item tanpa khawatir.
aku memperhatikan keadaan setelah ledakan itu. tidak ada apapun yang terlihat selain tanah tandus yang mengepulkan asap. tidak mungkin monster itu masih hidup, kan!?.
(akhir dari chapter ini)
sebenarnya aku ingin segera mengakhiri ini, tapi jika aku terus mengetiknya, maka chapter ini akan menjadi terlalu panjang, jadi aku akan menyambungnya di chapter yang akan datang. see you next time;)