Still Loved Even In The New World

Still Loved Even In The New World
CHAPTER 164: Firasat.



Buku ini benar-benar membuatku penasaran. Namun aku menahan diri untuk tidak membacanya di tempat ini. Aku memasukkan buku itu ke dalam storage milikku.


Arkne:"Yang Mulia, sepertinya di tempat ini banyak tumbuh tanaman obat."


Tiba-tiba aku mendengar suara Arkne yang sedang membungkuk sambil melihat tanaman di pinggir kolam. Tanaman itu memiliki daun memanjang seperti rumput biasa. Daunnya berwarna biru dengan sedikit cahaya ungu di setiap sisi daunnya. Di tengah rumput itu, terdapat buah bulat seukuran anggur berwarna merah.


Saat aku mendekati tanaman itu, aku bisa mencium aroma manis yang sangat menyegarkan. Dari sentuhan di ujung jari, aku bisa merasakan daun yang sangat halus dan sedikit hangat.


Filia:"Ini Blood Soul Grass."


Setelah pengamatan yang hati-hati menggunakan Omniscient eye, aku dapat yakin bahwa ini adalah Blood soul grass yang langka. Tanaman ini merupakan tanaman yang sangat sulit untuk tumbuh karena syarat lingkungannya yang sulit.


Begitu tanama obat ini muncul, akan terjadi perebutan antara guild-guild besar. Bahkan guild akan rela untuk menawarkan kredit besar demi membeli tanaman itu. Harga tanaman itu juga akan menjadi empat kali lipa apabila tanaman itu sudah menghasilkan buah.


Meskipun harganya bisa mencapai hingga jutaan dolar kredit, tapi pemain yang menemukan tanaman itu akan sangat enggan menjualnya.


Tanaman itu sendiri memiliki fungsi untuk menutrisi jiwa dan menyembuhkan luka pada jiwa karena serangan mental.


Menutrisi jiwa bukanlah kata yang sederhana dalam game Alterion. Saat seseorang pemain melatih skill atau melakukan percobaan tertentu, mereka akan membutuhkan pemikiran yang sangat kuat dan rumit. Dengan menutrisi jiwa, pemikiran seseorang akan lebih mudah memahami sesuatu.


Selain itu, dengan menutrisi jiwa, mereka akan lebih mudah untuk di promosikan ke tier selanjutnya karena semakin kuat jiwa seseorang, maka akan semakin mudah baginya untuk melewati ujian meningkatkan Tier.


Dengan berbagai manfaat yang terkandung di dalam tanaman itu, sangat wajar jika tanaman itu akan menjadi rebutan oleh semua orang.


Tanaman ini sangat langka, tapi di dalam gua ini, ada setidaknya dua puluh batang yang tumbuh dan tiga di antaranya sudah menghasilkan buah. Dengan salah satu buah yang matang, seharusnya sangat mungkin bahwa tempat ini akan di jarah oleh binatang buas, tapi mungkin karena keberadaan patung ini, mereka tidak berani masuk ke dalam gua.


Selain tanaman itu, ada sejumlah besar tanaman obat lain dengan berbagai jenis. Semuanya adalah bahan berkualitas tinggi untuk membuat potion. Dengan banyaknya tanaman obat dan lingkungan yang mendukung untuk budidaya tanaman obat, bisa di katakan bahwa aku akan memiliki persediaan tanaman yang berkelanjutan.


Filia:"Arkne, Rubidea, kalian segera mengatur penjagaan untuk gua ini. Juga, tugaskan beberapa petani obat untuk mengiris dan menanam di tempat ini."


Arkne & Rubidea:"Ya, Yang Mulia."


Selain tanaman obat di sini, di Moon Palace aku juga masih memiliki beberapa jenis benih tanaman obat yang bisa tumbuh di lingkungan seperti ini, jadi aku ingin memanfaatkan tempat ini sebagai ladang obat.


Selain tanaman obat, air di gua ini juga merupakan air dengan nutrisi tinggi yang dapat menyehatkan kulit.


Sudah pernah di katakan bahwa Alterion seperti dunia kedua bagi orang di bumi, jadi banyak item dan material yang bermanfaat bagi kesehatan dan kecantikan, layaknya di dunia nyata.


Sekali lagi, aku melihat ke arah patung itu dan merasakan tekana berat darinya. Kekuatan yang begitu besar, kemana para dewa itu pergi?. Apa yang terjadi hingga seluruh peninggalan Alterion terkubur dan di lupakan oleh dunia?.


Ada banyak pertanyaan yang berdengung di kepalaku. Setelah memberikan beberapa pengaturan, aku kembali ke Moon Palace secara langsung dan pergi ke ruang belajar di perpustakaan.


Aku masih sangat penasaran dengan isi buku yang di tinggalkan oleh Red Moon God ini. Dalam buku ini mungkin aku bisa menemukan sesuatu.


Tulisan tangan yang tercetak di buku ini sangat halus. Setiap huruf dan setiap paragraf di tulis dengan sangat rapi dan memberikan aura tenang dan mulia, seakan mencerminkan kepribadian penulisannya. Orang yang melihat tulisan ini tidak bisa tidak memikirkan sosok wanita cantik dengan tempramen lembut dan murah senyum.


Saat aku menyentuh permukaan kertas yang agak menguning itu, aku bisa merasakan sentuhan yang sangat halus yang sangat berbeda dengan menyentuh kertas, ini lebih seperti aku sedang menyentuh sutra berkualitas tinggi.


Selesai mengagumi sentuhan itu, aku mulai menenggelamkan diriku untuk membaca isi catatan di dalam buku ini.


.....


[Kalender Bintang Utara 13 Tiga Revolusi 1289].


Pembangunan benteng dunia bawah telah selesai. Baru-baru ini aku mendapatkan laporan bahwa Abyss terbuka di salah satu dunia rongga. Para Abyss keluar dari dalam tanah dan menyebabkan banyak kerusakan pada kota-kota terdekat.


Sangat sulit untuk menempatkan para prajurit demi menghalau Abyssal Demon di pintu gua tempat mereka keluar dari dalam tanah karena tempat itu merupakan hutan liar dengan banyak binatang buas. Karena itu, aku berencana untuk membangun kota benteng di dunia rongga dan menghalangi Abyssal Demon itu sebelum mereka ke permukaan tanah.


Kota benteng itu memiliki pertahanan yang sangat kuat dan di penuhi dengan fasilitas penunjang kehidupan yang dapat mempermudah kehidupan para prajurit yang menjaga Abyss World supaya tidak membahayakan permukaan.


Bagaimanapun, dunia bawah ini terlalu gelap dan tandus, jadi aku harus membuat permata yang dapat menyerap cahaya bulan dan merubahnya menjadi cahaya bintang. Aku juga mengumpulkan banyak benih dari berbagai dunia untuk di tanam di tempat ini.


Pembangunan seluruh kota benteng menelan banyak sekali sumber daya berharga dan memakan waktu sekitar lima tahun. Ini waktu yang singkat mengingat banyak hal dan perencanaan yang di tunjukkan untuk kota ini.


Untuk menambah pertahanan di kota benteng ini sebagai garis terdepan melawan Abyss, aku harus secara pribadi duduk di kota ini. Yah, bagaimanapun Abyss World adalah tempat yang tidak bisa di tebak, dan aku tidak tahu kapan Abyssal God's akan melewati gerbang dan menyerbu ke Helheim.


[Kalender Bintang Utara 16 Dua Revolusi 1290]


Tidak banyak hal yang terjadi tahun-tahun ini kecuali beberapa serangan dari Abyss world. Hanya saja, tiba-tiba ada sekolompok jiwa ekstraterestrial yang masuk ke benteng bawah tanah. Aku bisa menyimpulkan demikian karena mereka datang dalam bentu jiwa yang menandakan bahwa mereka adalah orang luar. Lagi pula aura mereka juga tidak konsisten dengan Helheim.


Aku sedikit waspada dengan mereka, tapi setelah beberapa hari pengawasan, sepertinya mereka tidak akan melakukan sesuatu yang merugikan bagi orang-orangku. Mereka juga mengambil beberapa misi untuk membantu melawan Abyssal Demon dan memberikan banyak kontribusi bagi benteng bawah tanah ini.


Aku tahu bahwa mereka adalah para ekspader yang paling sulit untuk di bunuh kecuali jiwa mereka di hancurkan. Para ekspader itu menyebar di berbagai dunia dan memiliki banyak hubungan dengan para Alterian. Aku tidak menyangka bahwa mereka akan tiba di tempat ini juga, mereka benar-benar seperti serangga yang muncul dimana-mana.


Mereka memiliki banyak kontribusi dan tiba-tiba mengajukan sebuah permintaan untuk membangun rumah guild di tempat ini. Yah, aku tidak masalah dengan itu, lagi pula mereka bisa menambah kekuatan di dalam kota benteng.


Semakin hari, kekuatan dari para ekspander itu semakin kuat. Mungkin karena mereka tidak takut akan kematian, mereka bertarung dengan para Abyssal Demon itu dengan gila. Tapi kemunculan tak terduga dari Lord of the Abyss benar-benar menghancurkan mereka. Meskipun Abyss lord itu berhasil terbunuh oleh anggota tingkat tinggi guild mereka, tapi tujuh anggota mereka benar-benar mati tanpa jejak jiwa yang tersisa. Mungkin inilah pertama kalinya aku melihat mereka benar-benar mati.


[Kalender Bintang Utara 20 Satu Revolusi 1292]


Dua tahun setelah kemunculan dari ekspander di kota ini. Mereka membawa perkembangan yang cukup baik pada kota ini dengan membantu mengelola keamanan kota benteng. Meskipun kota benteng merupakan kota berbasis militer, tapi banyak juga orang biasa yang ikut menghuni kota ini. Mereka bertugas untuk mengurusi kebutuhan hidup para prajurit atau bahkan ada prajurit yang membawa keluarga mereka.


[Kalender Bintang Utara 22 Satu Revolusi 1292]


Hanya dua hari setelah catatan singkatku, ada ekspansi dari Abyss world. Kali ini ada tiga Abyss Lord yang muncul dalam waktu yang bersamaan. Ketiga Abyss lord itu membawa jutaan Abyssal Demon yang membanjiri kota. Untuk menghadapi pasukan sebesar itu, tidak akan cukup hanya mengandalkan delapan Eclipse Cannon yang terpasang di dinding kota. Terpaksa, aku harus turun tangan dan memusnahkan para Abyssal Demon itu.


Dengan bantuan dari ekspander, korban prajurit dapat di kurangi dengan angka yang cukup besar. Karena jasa mereka, aku memberikan mereka hak tingkat empat di kota benteng ini. Dengan hak itu, mereka hanya satu tingkat di bawah pemimpin kota.


Masalah yang di bawa oleh Abyss world itu terlalu besar. Aku sangat ingin menyegel gerbang Abyss world itu untuk selamanya dan menghilangkan masalah ini. Tapi, aura dengan keberadaan Abyss God yang menjaga gerbang itu, hampir mustahil untuk menutupnya.


[Kalender Bintang Utara 19 Enam Revolusi 1293]


Hari ini ada kejutan besar. Aku tidak menyangka para ekspander yang lemah itu akan tiba-tiba melahirkan seorang Tier enam hanya dalam waktu beberapa tahun.


Dengan keberadaan Tier enam di pihak mereka, aku harus sangat berhati-hati dengan apa yang mungkin mereka lakukan.


Bukan karena aku mencurigai mereka, tapi siapa yang dapat menjamin bahwa mereka tidak memiliki keinginan sendiri.


[Kalender Bintang Utara 10 Tujuh R**evolusi 1294**]


Dalam kurun waktu ini, aku terus mengawasi keadaan para ekspander itu. Aku tidak menemukan sesuatu yang aneh selama pengawasanku pada mereka.


Para ekspander itu hanya keluar masuk dari Helheim dan dunia yang lain untuk terus meningkatkan diri. Mereka juga sering membawa ekspander lemah untuk berlatih melawan Abyssal Demon.


Tapi siapa yang sangka, guild yang sekuat itu dengan seorang Tier enam di dalamnya, suatu hari akan sangat kacau. Mereka terlihat sangat suram dan panik saat ini, sangat berbeda dari yang biasanya.


Setelah beberapa penyelidikan, aku mengetahui bahwa mereka bertarung dengan salah satu super guild di benua utama dan di kalahkan oleh guild itu.


Itu bukan yang terburuk. Yang terburuk adalah, bahwa guild itu benar-benar memburu anggota mereka seperti memburu binatang di hutan.


Karena aku dan para ekspander itu memiliki hubungan yang cukup dekat, aku ingin memberikan bantuan kepada mereka, tapi aku tidak mau terlibat langsung dalam konflik antara ekspander. Jadi, aku hanya bisa menawarkan perlindungan kepada mereka.


[Kalender Bintang Utara 4 Lima Revolusi 1297]


Ada perubahan besar di permukaan. Banyak guild-guild dari para ekspander tiba-tiba bermunculan seperti jamur.


Kemunculan tiba-tiba dari banyak ekspander ini membawa manfaat besar bagi Alterian di Helheim.


Namun, jika ada manfaat positif, pasti akan ada hal negatif juga dari kontak antara dua ras yang benar-benar berbeda. Semakin hari, konflik antara ekspander dan Alterian menjadi semakin sering. Meskipun sering, ini hanyalah konflik tingkat rendah dan tidak menyebabkan kekacauan besar.


Seperti para ekspander yang lain, ekspander ini juga sangat gila dengan pertarungan dan perburuan harta. Bahkan wilayah hutan terlarang yang di duduki oleh Demigod atau bahkan God sendiri akan di serang oleh mereka tanpa takut mati.


Tentu saja, dalam melawan demigod atau bahkan God, mereka akan menderita banyak kematian dari anggotanya. Itu bukan hanya kematian tubuh, tapi benar-benar mati dengan jiwa yang di musnahkan tanpa jejak.


Beberapa hari yang lalu, aku juga mendengar bahwa Dewa binatang buas yang menghuni gunung puncak bersalju membunuh satu Tier enam dari para ekspander dan melukai dua lainnya dengan parah. Meskipun Dewa binatang buas itu menang, dia juga mengalami luka yang sangat parah.


Ini sebenarnya merupakan kesempatan bagi kami untuk menghilangkan bahaya bagi para Alterian dan mengalahkan binatang buas. Tapi bagaimanapun, meskipun dewa binatang buas gunung salju itu terluka parah, dia tetaplah Tier enam yang tidak mudah di hadapi. Jika kami para Alterian ingin mengalahkannya, kami harus siap membayar harga yang mahal.


Jadi, kami memutuskan untuk membiarkan dewa binatang buas itu tetap hidup dan tidak mengambil kesempatan ini. Lagi pula, dalam beberapa ratus tahun ini, binatang buas jarang menginvasi wilayah Alterian.


Saat ini musuh utama kami adalah Abyss world. Meskipun kami musuh lama, tapi keberadaan dewa dari para binatang buas itu juga bisa memberikan bantuan besar saat ada ekspansi skala besar dari Abyss world.


Memikirkan hal itu, kami juga melarang para ekspander itu untuk membunuh para dewa binatang buas. Meskipun cukup sulit untuk membujuk mereka, tapi akhirnya mereka menyerah untuk terus bertarung dengan para dewa binatang buas itu.


[Kalender Bintang Utara 30 Sembilan Revolusi 1312]


Dalam beberapa tahun ini, tidak banyak hal yang terjadi selain ekspansi dari Abyss world. Kota menjadi lebih damai dan tenang. Sesekali, aku pergi ke permukaan untuk melihat keadaan dari Albedorian. Ada tiga ras terkuat di seluruh Helheim yang biasa di sebut sebagai tiga ras utama.


Setiap ras yang di sebut sebagai ras utama, mereka setidaknya harus memiliki satu atau lebih Tier enam yang menjaga ras mereka. Di seluruh Helheim, ada tujuh Tier enam termasuk diriku sendiri.


Salah satunya adalah Misere (Red Night God) yang merupakan saudariku sendiri. Saat aku mengunjunginya, entah kenapa dia nampak sangat gelisah.


Saat dia menceritakan alasannya, aku juga memiliki firasat buruk di hatiku. Dia hanya mengatakan bahwa aura malam semakin hari menjadi aneh dan memiliki hawa dingin yang menakutkan. Meskipun itu hanya perasaan samar, tapi bagi dia yang mampu menguasai aturan malam, dia akan sangat sensitif terhadap perubahan sekecil apapun dalam aturannya.


Saat aku mencoba mencari tahu darimana kegelisahan itu, perasaan gelisah menjadi semakin kuat. Cahaya bulan yang bersinar di angkasa menjadi lebih gelisah dan tidak menentu. Ini benar-benar membuatku bingung.


[Kalender Bintang Utara 3 Sepuluh Revolusi 1312]


Sepertinya bukan hanya aku yang merasakan perasaan ini. Tiba-tiba Tier enam yang lain segera mengeluarkan surat undangan untuk semua Tier enam dan Tier lima yang ada di Helheim.


Kami segera berkumpul di istana utama ras Moonatia setelah mendapatkan undangan dari Mysterious Mist God, Tier enam dari ras Moonatia.


Ini adalah pertemuan kedua yang melibatkan seluruh Tier enam di Helheim. Pertemuan pertama adalah saat penandatanganan perjanjian damai perang satu milenium yang melibatkan ketiga ras utama demi memperebutkan dominasi di seluruh Helheim.


[Kalender Bintang Utara 10 Sepuluh Revolusi 1312]


Pertemuan itu memakan waktu selama tujuh hari. Pertemuan itu berlangsung sangat serius meskipun kami tidak tahu bahaya apa yang mengintai, tapi kami segera membentuk aliansi untuk menghadapi bencana yang akan datang. Tidak peduli bahaya apa, ketiga ras utama akan bersatu dan saling membantu.


Tentu saja itu tidak sepenuhnya benar. Lagi pula setiap ras memiliki dendam masa lalu yang sulit untuk di hapuskan, jadi tidak mungkin untuk bekerja sama secara penuh. Apalagi bencana itu masih merupakan dugaan dan belum di konfirmasi, jadi cukup sulit untuk menyatukan ketiga ras utama dalam satu tujuan.


[Kalender Bintang Utara 6 Dua Belas Revolusi 1312]


Dalam kurun waktu ini, perasaan ancaman itu tumbuh semakin kuat. Hal itu juga menyebabkan kerjasama antara ketiga ras utama menjadi semakin erat. Baru beberapa hari yang lalu, ketiga ras utama mendirikan sebuah kota raksasa yang akan menjadi benteng utama.


Ketiga ras mengirimkan banyak ilmuwan dan peneliti terbaik dari masing-masing ras untuk saling belajar dan menciptakan senjata dan teknologi lain demi menghadapi bahaya yang mungkin akan datang kapan saja.


[Kalender Bintang Utara 15 Dua Belas Revolusi 1313]


Kota pertahanan utama menjadi kota yang sangat kuat dan di penuhi dengan berbagai macam teknologi dari ketiga ras. Selain itu, kota utama di lapisi dengan ratusan formasi pelindung yang kuat yang di buat langsung oleh ketujuh Tier enam.


Dengan semua persiapan ini, kami merasa sangat percaya diri untuk menghadapi bencana yang akan datang. Seharusnya begitu, tapi entah kenapa firasat buruk ini tidak pernah menghilang dan justru menjadi semakin kuat setiap harinya.


Aku berinisiatif untuk berbicara dengan saudariku dan membangun kota lain sebagai jalur pelarian bagi ras Albedorian. Akhirnya kami berdua memutuskan untuk membangun kota di bawah tanah, di tempat dimana kita benteng di dirikan.


Kami segera memindahkan orang-orang Albedorian ke ruang bawah tanah untuk melakukan pembangunan dan pemindahan skala besar.


Aku juga mendapatkan informasi. Sepertinya bukan hanya kami yang memikirkan hal itu. Ras utama yang lain juga melakukan pemindahan skala besar ke tempat perlindungan yang lain, tapi aku tidak tahu dimana tempat itu.


Sangat berbahaya untuk melakukan pemindahan skala besar melalui wilayah yang di kuasai oleh salah satu dewa binatang buas. Maka dari itu, aku dan saudariku sepakat untuk membuat perjanjian dengan dewa binatang buas.


Isi perjanjian itu juga sangat sederhana. Dewa binatang buas akan memberikan Albedorian jalan masuk ke ruang bawah tanah dan melindungi mereka selama di perjalanan, dengan imbalan, aku bisa membiarkan ras binatang buas untuk ikut masuk dan berlindung di dalam ruang bawah tanah.


Meskipun perundingan itu agak sulit dan alot, akhirnya dewa binatang buas itu menyetujuinya. Lagi pula bukan hanya Tier enam dari Alterian yang merasakan bahaya, justru Tier enam dari binatang buas dapat merasakan bahaya' yang lebih tajam dari kami.


Setelah semuanya di setujui, kami segera melakukan pemindahan skala besar bersama dengan ras binatang buas.


[Kalender Bintang Utara 7 Lima Revolusi 1315]


Dalam tahun-tahun ini benar-benar begitu sulit untuk seluruh ras di Helheim. Tidak ada ketenangan pikiran dan kedamaian. Seluruh Helheim seperti dalam kondisi kacau dan siap untuk berperang.


Namun setelah menanti selama beberapa tahun, hampir tidak ada pergerakan yang aneh di Helheim, seakan dunia yang damai ini akan berlangsung selamanya.


Bagi orang biasa, mereka sudah hampir melupakan rasa ancaman dan mulai mengendurkan kewaspadaan mereka.


Semuanya tampak sangat damai, tapi kami tahu, itu hanya ilusi. Rasa penindasan dan ancaman menjadi semakin kuat dan bahkan membuat hati menjadi berdebar.


[Kalender Bintang Utara 23 Enam Revolusi 1315]


Itu akhirnya datang.....


(Akhir dari chapter ini)


Jika terdapat kesalahan dalam pengetikan, mohon untuk segera memberi tahu author di kolom komentar.


Jika ada pertanyaan ataupun saran juga akan langsung di tanggapi, jadi jangan bosan untuk menggerakkan jari kalian dan mengetik di kolom komentar.