
yang aku lihat di udara adalah sebuah kapal besar dengan layar di kedua sisinya. kapal itu sepanjang lebih dari 20m dan lebar sekitar 5m. entah teknologi apa yang mereka gunakan, tapi kapal itu bisa melayang di udara. aku juga tidak melihat adanya mesin seperti di pesawat ataupun kapal ruang angkasa. apakah mereka menggunakan semacam sihir?.
meskipun di Alterion memang ada kapal terbang, tapi mereka masih menggunakan mesin penggerak, jadi ini merupakan hal yang baru untukku. aku ingin tahu cara kerja kapal terbang itu. aku memperhatikan kapal terbang itu bergerak menjauh, kecepatannya jauh lebih lambat daripada kapal terbang yang ada di Alterion. apalagi jika di bandingkan dengan summon beast terbang, kapal itu hanya akan terlihat seperti kura-kura.
Terra:"kapal terbang jenis apa itu?, kecepatan sangat lambat, bahkan kapal Tier perunggu jauh lebih cepat daripada itu"
Ventus:"kapal itu tidak terlihat terbang, itu justru terlihat seperti sedang mengambang dan berjalan mengikuti angin"
Ignis:"itu seperti kapal yang di buat dengan teknologi yang terbelakang. tuan, apakah kita akan mengikuti kapal itu, sepertinya kapal itu menuju ke arah yang sama dengan yang kita tuju"
Filia:"tidak, kita tunggu saja di sini untuk sementara hingga kapal itu menjauh. lagi pula kita tidak tahu apakah mereka musuh atau kawan, jadi lebih baik melihat kondisinya terlebih dahulu"
Cerberus:"baik tuan!"
yah, aku mendengarkan pendapat ketiga bersaudara itu dan menyetujui pendapat mereka. daripada di sebut terbang, kapal itu terlihat seperti mengambang dan ikut terbawa angin. kecepatannya sangat lambat. tapi yang membuatku kagum adalah, dengan kecepatan seperti itu, kapal itu tidak di serang oleh monster terbang.
mungkin ada alasan kenapa kapal itu tidak di hancurkan oleh monster terbang. karena penasaran, aku menggunakan Omniscient Eyes untuk melihat kapal itu. di dalamnya terdapat banyak orang dengan baju besi dan persenjataan lengkap. di sekitar kapal itu aku bisa melihat energi pelindung yang mengelilingi kapal terbang itu. melihat dari energi yang di pancarkan, aku bisa menebak bahwa itu adalah pelindung yang dapat menahan serangan penuh dari monster Tier tiga.
Filia:"ini aneh. aku melihat kapal terbang itu di selimuti oleh energi pelindung Tier tiga, tapi kenapa kapal itu tidak di hancurkan oleh monster Tier empat?"
Ventus:"tuan, sepertinya tidak ada monster Tier empat di sekitar sini. sepanjang perjalanan tadi kami juga tidak merasakan adanya monster di atas Tier tiga"
Ignis:"itu benar, bahkan monster Tier tiga juga sangat jarang. setidaknya kami bisa merasakan keberadaan mereka dua kali di sepanjang perjalanan"
Filia:"apakah begitu??"
Cerberus:"itu benar tuan"
jika seperti itu, berarti bahwa kemungkinan Tier tiga adalah puncak rantai makanan di dunia ini. sebelumnya aku terlalu berhati-hati dan tidak menyebarkan kemampuan tipe mentalku, jika aku menyebarkannya, mungkin aku akan merasakan keberadaan mereka juga. meskipun di sepanjang perjalanan mereka mengatakan tidak merasakan keberadaan di atas Tier tiga, tapi itu juga tidak menutup kemungkinan bahwa monster Tier empat bersembunyi di suatu tempat. sebaiknya selalu membuat persiapan untuk segala kondisi.
aku kembali melihat ke arah langit dan memperhatikan kapal besar yang melayang di langit. kapal itu semakin menjauh, meskipun dengan kecepatan yang tidak layak disebut.
Filia:"aku berubah pikiran, ayo kita bajak kapal itu. aku ingin mempelajarinya"
Cerberus:"sesuai perintah anda tuan..."
sebelum aku memerintahkan Cerberus untuk bergerak, Arrkne menarik tanganku. sepertinya dia ingin mengatakan sesuatu.
Filia:"ada apa Arkne?"
Arkne:"apa kakak mau mengambil alih kapal itu?"
Filia:"iya, tentu saja. sesuatu yang unik adalah benda koleksi yang berharga"
itu benar. bahkan di Alterion aku tidak akan segan-segan merampok pemain lain jika mereka memiliki benda yang aku inginkan. tentu saja aku akan bernegosiasi terlebih dahulu dengan mereka, aku akan menawarkan harga yang pantas untuk benda-benda itu, tapi jika kesepakatan gagal, aku akan melakukan PK dan merampas benda itu. aku bahkan pernah menerobos ke markas sebuah guild dan merampok di sana. aku membantai anggota guild disana dan memburu mereka ketika mereka berada di ladang untuk grinding.
pada akhirnya guild itu menyerah dan menjual benda yang aku inginkan itu. lagi pula pinalti untuk kematian di level tinggi adalah hal yang paling tidak di inginkan. selain kehilangan lima level, mereka juga akan menjatuhkan peralatan mereka. mungkin mereka bisa memulihkan level, tapi jika peralatan yang hilang, mereka akan menerima kerugian yang besar. apalagi jika setiap mereka akan melakukan grinding, mereka akan menerima pembunuhan. kerugian seperti itu sama sekali tidak dapat di tanggung, jadi mereka lebih memilih menyerah. tentu saja peringkat nomor satu sebagi Players yang paling di benci di Alterion bukanlah omong kosong.
aku mungkin menerima peringkat pertama sebagai Player yang paling di benci, tapi setiap aku live streaming, penonton di kanal live streaming ku selalu penuh. aku juga mendapatkan banyak uang dari hasil live streaming, tapi uang seperti itu tergolong kecil daripada uang yang aku dapatkan sebagai bayaran model untuk berbagai keperluan. bahkan saat Alterion meluncurkan iklan, mereka akan menggunakan Avatar ku sebagai bintang iklannya, jadi aku bisa mendapatkan uang tambahan dari situ.
Arkne:"tapi kakak, kapal itu adalah milik kekaisaran. jika kakak merampoknya, saya takut kekaisaran akan menangkap kakak sebagai seorang kriminal"
Filia:"kapal kekaisaran?"
aku agak terkejut dengan pernyataan Arkne.
Arrkne:"itu benar, saya pernah melihat kapal seperti itu. saat itu adalah ketika ada keluarga kekaisaran yang berkunjung ke kota kami. mereka manaiki kapal seperti itu. terutama lambang naga yang tergambar di bendera merah itu, itu merupakan lambang dari kekaisaran Dragonis"
Filia:"bisakah kamu menceritakan lebih banyak lagi"
aku melihat gadis kecil itu yang nampak sedih. sebagai rakyat biasa, dia memang tidak berkualifikasi untuk menghadiri akademi, jadi sudah cukup bagi rakyat biasa untuk mengetahui hal-hal dasar mengenai negara mereka sendiri.
aku menepuk kepala gadis kecil itu dengan lembut dan menghiburnya. tunggu sampai aku membawamu keluar dari dunia ini, aku akan membiarkanmu pergi ke akademi.
Filia:"jangan khawatir, aku akan mencari informasi lebih lanjut sendiri"
Terra:"tuan, apakah kita akan terus melanjutkan rencana untuk mengambil alih kapal itu?"
Filia:"tentu saja kita akan melanjutkannya, memangnya kenapa kita harus menghentikan rencana kita!?. ayo cepat, kejar dan rampas kapal itu"
karena terlalu lama di biarkan, kapal terbang itu sudah hampir tidak terlihat meskipun dia sangat lambat. Cerberus segera berlari sebentar untuk mengejar kapal terbang itu.
Filia:"tahan pergerakan kapal itu, kita harus segera naik"
Cerberus:"baik tuan. skill Tier 4:«Soul Retaining Chain»"
rantai merah yang agak ilusi keluar dari tanah di bawah kaki Cerberus dan melesat tinggi ke udara. rantai merah yang nampak ilusi itu melilit dan menahan kapal besar itu. pertahanan kapal yang bisa menahan serangan penuh dari monster Tier tiga segera hancur seperti kaca yang sangat tipis di bawah kekuatan dari rantai yang nampak ilusi itu.
«Soul Retaining Chain» merupakan skill Tier empat bertipe crowd control yang dapat menahan pergerakan lawan. skill ini mampu menahan fisik dan juga jiwa, jadi meskipun itu hantu ataupun roh gentayangan, rantai itu dapat mengikat mereka dan mencegahnya untuk bergerak ataupun melarikan diri.
meskipun terlihat agak ilusi, tapi rantai itu sangat kuat, bahkan monster Tier lima dapat di tahan untuk setengah detik. jangan mengira bahwa setengah detik itu adalah hal yang tidak berguna. mampu menahan pergerakan Tier lima meski hanya beberapa detik sementara dia berada di Tier empat adalah suatu prestasi yang luar biasa. perlu di ingat, bahwa kekuatan dari Tier lima adalah empat kali dari Tier empat. terutama mereka mampu menciptakan dunia kecil yang mengikuti aturan mereka sendiri, sementara Tier empat hanya mampu mengendalikan domain. domain akan menguntungkan pengguna dan merugikan lawannya.
sementara dunia kecil adalah dunia pribadi yang hanya di miliki oleh Tier lima dan di atasnya. di dalam dunia kecil, pemain dapat membuat aturan mereka sendiri dan mengontrol dunia kecil itu selayaknya dewa. dunia kecil seperti dunia yang berada di dimensi lain, dimensi pribadi milik Tier lima.
karena itulah, pemain Tier empat tidak akan pernah bisa melawan Tier lima kecuali mereka memiliki senjata divine.
karena rantai sudah berhasil menahan pergerakan kapal, aku langsung melompat ke udara, sekitar ketinggian 20m dari tanah. aku mendarat di atas kapal itu. bagian atasnya sama seperti dek kapal kuno yang menggunakan kayu. aku melihat banyak orang yang mengenakan baju besi perak dengan gambar naga di atasnya. mereka berlarian dengan panik. setelah mereka memperhatikanku, mereka mulai mengepungku dengan tombak dan pedang mereka yang mengarah kepadaku.
"siapa kamu!?"
seorang kesatria dengan wajah tertutup armor besi berteriak ke arahku. aku hanya memperhatikan mereka tanpa menjawab.
"jika kamu tidak mengatakan apapun, jangan salahkan kami jika sedikit kasar"
apakah ini ancaman, apakah kalian pikir sampah seperti ini mampu melukaiku?. meskipun aku ingin membajak kapal ini, aku tidak ingin membunuh orang-orang yang tidak bersalah tanpa alasan.
Filia:"aku hanya datang untuk mengambil alih kapal ini, jadi saya harap tuan-tuan bisa menyerahkannya kepada saya dengan sukarela"
aku hanya tersenyum dan menanggapi ancaman itu. aku berharap mereka akan menyerahkan kapal ini dengan senang hati, tapi aku rasa tidak mungkin.
"tangkap penyusup ini untukku!!"
kesatria tadi memerintahkan bawahannya untuk menangkap aku. entah mereka meremehkanku atau apa, yang jelas mereka hanya mengirim dua kesatria untuk datang dan mengancam ku dengan pedangnya.
aku langsung memukuli ke dua orang itu hingga terlempar ke belakang dan menabrak teman mereka yang berdiri di belang. suara benturan logam yang keras terdengar sangat memilukan. kedua orang serta teman yang mereka tabrak terlempar ke dinding di belakangnya dan tidak sadarkan diri.
"dasar orang udik tidak tahu diri. berani menyerang kapal milik kekaisaran, kamu dan keluargamu pasti bosan hidup. cepat!! tangkap dan eksekusi anak kecil itu di tempat"
tiba-tiba kesatria itu berteriak marah dan kembali memerintahkan bawahannya untuk menyerang ku. kali ini semua bawahannya berlari ke arahku sambil mengacungkan senjata mereka.
Filia:"tidak ada yang pernah berani mengancam keluargaku"
menghadapai serangan mereka, aku hanya bergerak dan mulai memukuli kesatria yang mengepungku. aku memadatkan energi mental menjadi sebuah tongkat panjang yang aku gunakan untuk bertarung. aku menggunakan tingkat itu untuk menangkis dan melakukan serangan. gema benturan logam terus terdengar di atas kapal, pertarungan terus berlanjut...
(akhir dari chapter ini)
terima kasih atas dukungannya. see you next time;)