
aku membuka mataku, kemudian turun dari tempat tidur. saat aku melihat keluar dari jendela, aku melihat bahwa langit masih gelap. aku memperkirakan bahwa ini masih lama sebelum matahari terbit, setidaknya beberapa jam.
aku mandi air hangat dan mengganti pakaian ku dengan pakaian maid kecil yang sengaja aku simpan. dulu aku menggunakannya karena iseng, aku mendapatkannya dari event Lucky Draw. ini sebenarnya merupakan item sampah yang tidak memberikan buff apapun, tapi entah kenapa aku menyimpannya sampai sekarang.
dengan menggunakan sihir, rambut ku yang basah bisa dengan cepat di keringkan. untuk memudahkan bergerak, aku mengikat rambutku menjadi kuncir kuda.
melihat ke tempat tidur, sepertinya aku tidak mengganggu tidur Felmina. mungkin Felmina tidur terlalu larut dan kelelahan, saat ini dia tidur dengan sangat nyenyak.
aku menghampirinya dan menyodok pipi bayi yang agak berdaging itu. perasaan menjadi kakak perempuan itu sungguh luar biasa, terutama jika adikmu adalah adik perempuan yang manis.
aku memperbaiki posisi selimutnya supaya dia tidak kedinginan. selesai berbenah, aku langsung turun dan menuju ke dapur untuk membuat coklat.
aku mendapatkan biji kakao dari seseorang yang aku temui saat menyelinap pergi ke kota. orang itu menggunakan kakao sebagai pakan untuk ternak.
bagaimana aku bisa tahan dengan hal baik yang di sia-siakan?. aku langsung membeli semua biji kakao yang di bawa oleh orang itu. dia membawa sekitar satu gerobak biji kakao dan hanya di jual dengan harga dua koin perak.
karena aku hanya membawa koin perak Alterion, jadi aku membeli bersama dengan seluruh kebun yang dimiliki orang itu.
satu koin Perak Alterion setara dengan satu koin platinum dapat membeli perkebunan?!. bukankah ini luar biasa?!.
orang itu sengaja mengembangbiakkan kakao untuk di jual sebagai pakan ternak. lahan yang dia gunakan juga sangat luas, setara dengan lahan yang aku beli dari guild perdagangan saat itu.
selain itu, aku juga mempekerjakan petani itu untuk merawat kebun itu untukku dan memberinya gaji empat perak perbulannya. bagi orang biasa, empat perak merupakan uang yang sangat besar, biasanya dengan menjual biji kakao itu, dia hanya akan mendapatkan kurang dari dua perak.
saat aku memasuki dapur, aku melihat Jors yang sedang mempersiapkan beberapa bahan makanan.
Filia:"Jors. apa yang kamu lakukan?"
mendengar suaraku, Jors berbalik dengan terkejut lalu dengan cepat menghampiriku. dia melakukan etiket kebangsawanan seperti biasa ke arah ku. aku juga membalas kesopanannya dan mencoba membiasakan diri dengan hal-hal seperti ini.
Jors:"saya sedang menyiapkan bahan-bahan untuk menyiapkan sarapan nona. lalu, apa yang nona lakukan?. ini masih tiga balikan pasir sebelum matahari terbit"
tiga balikan pasir setara dengan tiga jam. di dunia ini, mereka menggunakan jam pasir sebagai penanda waktu. aku pernah mengukur seberapa lama satu balikan pasir saat pertama kali mendengarnya. setelah menghitung, aku menemukan bahwa satu balikan jam pasir kurang lebih selama satu jam.
prinsip kerjanya mudah. anggap saja jika matahari akan terbit sekitar pukul enam pagi, tiga balikan pasir sebelum jam enam pagi setara dengan tiga jam sebelum jam enam pagi. jadi saat ini aku terbangun sekitar pukul tiga malam.
Filia:"aku ingin membuat sesuatu. Jors, maukah kamu mambantu ku?"
Jors:"tentu saja nona. lalu apa yang bisa Jors ini lakukan?"
aku segera menarik lengan Jors dan mengajaknya ke taman belakang yang di terangi oleh batu cahaya. aku mengajak Jors ke dekat batang pohon lalu memperlihatkan dua buah kotak kayu besar yang tertutupi oleh rimbunan semak bunga.
Jors:"nona. apa ini?"
tanpa menjawab keraguan Jors, aku membuka kotak itu dan aroma yang tidak sedap segera menyebar.
Filia:"ini adalah biji kakao yang aku fermentasikan. sekarang bantu aku membawa biji kakao ini ke dapur"
meskipun aku bisa dengan mudah membawanya, atau memasukkannya ke storage, tapi apa salahnya dengan meminta bantuan orang lain?!.
meskipun bingung, Jors membawa salah satu kotak dan aku memasukkan kotak yang satunya ke dalam Storage. setelah sampai di dapur, aku langsung menggunakan sihir untuk membersihkan biji kakao yang terfermentasi itu.
lalu gunakan sihir lain untuk mengeringkannya secara perlahan hingga kering. setelah kering biji kakao harus di panggang untuk mematangkannya dan mempermudah pengupasan dari kulit ari nya. biasanya akan memakan waktu sekitar dua jam, jadi untuk menghemat waktu, aku menggunakan item yang dapat mempercepat waktu. item itu berbentuk sebuah jam pasir kecil dengan pasir berwarna biru. jika kamu meletakkan item itu di sebuah benda, maka waktu dari benda itu akan di percepat hingga 2.5X. jadi untuk memanggang biji kakao hanya membutuhkan waktu sekitar dua puluh empat menit.
pemanggangan juga di maksudkan untuk mengembangkan karakter dari rasa coklat khas. Dalam proses pemanggangan warna biji kakao akan berubah cokelat dan tercium aroma cokelat. Setelah pemanggangan, biji kakao akan pecah dan terpisah, cangkang luarnya pecah menyisakan serpihan biji kakao. Pada titik ini, kita memiliki sesuatu yang bisa dimakan, yang benar-benar cokelat, dan rasanya benar-benar pahit. Untuk dagingnya, larutan alkali (dutched proses) ditambahkan untuk mengurangi rasa asam dan membuat nib lebih gelap.
selanjutnya adalah proses penggilingan. Nib kakao yang sudah dipanggang lalu digiling dan ditumbuk membentuk kakao massa. Kakao massa tidak mengandung alkohol dan dapat juga diartikan sebagai cairan cokelat. Kakao massa bisa diperas untuk menjelma jadi lemak kakao atau kakao bubuk, atau dicetak dan dipadatkan menjadi cokelat pahit.
Untuk membuat kakao, kakao massa diperas secara hidrolik untuk mendapatkan bagian lemak kakao dari kakao massa, hingga menyisakan cocoa cakes. Lemak kakao akan dipakai untuk obat-obatan, kosmetik, dan tentu saja dalam pembuatan cokelat. Dan sisa dari padatan kakao lainnya dihaluskan menjadi kakao bubuk.
Sekarang ke bagian cokelatnya. Massa kakao sendiri sebetulnya pahit dan tidak begitu lembut. Untuk membuat berbagai jenis cokelat yang berbeda (untuk membuatnya jadi manis dan mengembangkan teksturnya), maka perlu menambahkan beberapa bahan lainnya dalam jumlah tertentu seperti gula, lemak kakao, vanilla, dan susu. Bahan-bahan tadi akan dicampur menjadi pasta dengan adonan yang konsisten.
kita bisa memakan ini sekarang, dan rasanya cukup enak, tapi memang teksturnya belum mirip dengan apa yang biasa kamu bayangkan sebagai cokelat batangan. Pada tahap ini, gula dan kakao masih cukup kasar jadi aku akan menyiasatinya dengan memasukkan campuran ini ke penyulingan, juga ke dalam rol, untuk memperbaiki tekstur dan melunakkan pasta. Tahap ini amat penting untuk menentukan seberapa lembutnya cokelat ini nantinya ketika dimakan.
rol itu sendiri aku buat menggunakan kayu dan di operasikan secara manual dengan bantuan Jors
Untuk memperhalus tekstur, dan untuk benar-benar mengeluarkan citarasa cokelatnya, campuran tadi kemudian memasuki proses conching. Conching adalah proses pengembangan rasa di mana cokelat ditempatkan pada proses pengadukan yang konstan selama berjam-jam.
bahkan setelah menggunakan jam pasir waktu, aku masih harus mengaduknya hingga matahari mulai terbit. Proses conching ini mengurangi kelembaban, menghilangkan semua rasa asam, dan melapisi setiap artikel cokelat dengan lapisan dari lemak kakao. Nantinya, cokelat yang dihasilkan akan lebih lembut dalam tekstur dan juga dalam rasa.
seharusnya proses ini memerlukan alat Conching, tapi karena alat itu tidak ada, jadi kita akan menggunakan sihir. perlahan coklat itu melayang di udara dan ter aduk dengan kuat seperti menggunakan mesin. sekarang aku menyadari betapa mudahnya bisa menggunakan sihir.
setelah semua proses itu sekarang waktunya percetakan. aku membuat cetakan dari kayu dengan sihir ⟨⟨Modeling⟩⟩ untuk menciptakan berbagai bentuk. ada yang berbentuk balok-balok kecil, bentuk bundar, dan lainnya dalam ukuran sebesar ujung jari kelingking.
ada juga banyak cetakan kayu berbentuk persegi dengan lubang di bagian atasnya. cairan coklat itu, di tuangkan melalui lubang di atas kotak kayu itu lalu di dingin kan.
untuk mendinginkan, aku hanya perlu menggunakan sihir es dan coklat itu akan mengeras dengan cepat.
setelah dingin, aku memasukkan cokelat-cokelat kecil itu ke dalam toples kaca bening yang indah. karena cukup banyak, aku menghasilkan sekitar 40 toples besar. dan semua cetakan berbentuk persegi tadi di buka terbelah menjadi dua. di dalam terlihat coklat dengan bentuk beruang yang lucu berukuran cukup besar untuk di makan lima sampai enam orang. selain beruang, cetakan-catakan yang lain juga berisi berbagai bentuk termasuk, angsa, naga, burung dan lainnya yang terlihat seperti karya seni yang indah.
sepanjang proses, Jors hanya menatap dengan takjub dan linglung. selain Jors aku juga melihat koki dan pelayan yang biasa bertugas di dapur sedang menatap bodoh di depan pintu.
aku bahkan tidak menyadari kapan mereka datang. apa aku terlalu fokus membuat coklat?.
melihat mereka, aku hanya tersenyum dan memasukkan semua coklat itu ke dalam storage dan Hanya menyisakan satu toples di atas meja. meskipun satu toples, itu sudah berisi sekitar 30 coklat berukuran cukup besar untuk dua gigitan.
"apa yang baru saja terjadi?"
ada beberapa orang yang telah menyaksikan, tapi bahkan mereka tidak tahu apa yang terjadi barusan. apakah memasak?.apakah sihir?. apa ini?. itulah yang ada di pikiran semua orang.
Filia:"tidak perlu terlalu memikirkannya!. sekarang cobalah ini dan biarkan aku mendengar pendapat kalian"
(akhir dari chapter ini)