
saat aku membuka gulungan perkamen itu, isi di bagian dalamnya bukanlah tulisan, melainkan sebuah gambar. gambar itu menunjukkan sebuah pedang dengan ujung menghadap ke bawah yang di bagian bilahnya dililit oleh dua ekor ular berbisa yang membuka mulutnya dengan ganas. yang aneh adalah, bahwa bagian pedang itu memiliki selembar daun seperti layaknya ranting pohon.
tidak peduli apa, lambang ini sangat familiar bagiku.
Filia:"lambang ini?"
Arina:"ini... lambang ini kami temukan di dalam reruntuhan, tapi kami tidak tahu dari peradaban mana lambang ini berasal. tidak ada catatan sejarah yang mencatat lambang ini. mungkin saja ini merupakan lambang sebuah kerajaan tertentu."
aku mengerti. mereka mengambil lambang ini untuk mencari tahu asal dari peninggalan itu.
Filia:"nenek, jika saya boleh menyarankan, sebaiknya Holy Kingdom tidak melanjutkan penjelajahan reruntuhan itu lebih jauh."
aku tidak yakin apakah ini sama, tapi lebih baik jika kita tidak mengambil resiko.
Trainee:"apakah kamu mengenal lambang ini, sayang?"
Filia:"Ummm... saya tahu lambang ini. lambang ini di miliki oleh Guild «Alchemist Tower». salah satu dari 7 Guild terbesar dan terkuat saat itu. di dalam markas mereka, sebut saja «Babel Tower», disana terpasang banyak sekali perangkap. jadi sebaiknya penjelajahan reruntuhan itu di hentikan."
aku tidak akan pernah melupakan Guild itu. dulu mereka mendapatkan resep ramuan super langka. pihak perusahaan game telah mengkonfirmasi bahwa peluang untuk mendapatkan resep ramuan itu untuk yang kedua kalinya adalah 0%, jadi banyak pemain yang memburu dan melakukan segala cara demi merebut resep ramuan itu.
jika itu hanya ramuan biasa, mungkin tidak akan separah itu. mungkin Guild besar lainnya hanya akan mengeluarkan uang lebih untuk membeli ramuan yang telah jadi kepada para Alchemist itu daripada mengeluarkan usaha lebih untuk merebut resep dari tangan Alchemist Tower.
sayangnya itu bukanlah resep ramuan biasa, itu adalah resep ramuan yang dapat meningkatkan peluang keberhasilan NPC pengawal untuk naik ke Tier Lima. bahkan NPC dengan kualifikasi rendah dapat meningkat satu tingkat lebih tinggi dari yang seharusnya. contohnya, jika ramuan itu di berikan kepada NPC Tier Epic yang seharusnya hanya bisa mencapai Tier empat, maka NPC itu akan memiliki kesempatan untuk sampai pada NPC Tier lima atau setara dengan NPC Tier Legendary.
tentu saja, semakin tinggi tingkat NPC, maka semakin tinggi pula tingkat ramuan yang di perlukan.
kalian harus menyadari betapa pentingnya NPC pengawal. NPC akan selalu lebih kuat dari pemain dengan tingkat dan peralatan yang sama. maka dari itu, NPC merupakan salah satu kekuatan tempur dari berbagai Guild besar. hanya saja, peluang untuk mendapatkan NPC kelas atas sangat sulit. sama sulitnya dengan mencari gorila albino.
itulah yang menyebabkan banyak Guild besar mengincar Alchemist Tower. karena banyaknya percobaan pencurian dan bahkan beberapa anggota inti Guild yang berkhianat ingin mencuri resep itu demi keuntungannya sendiri, maka pihak Guild memasang berbagai macam perangkap di seluruh lantai, selain lantai dasar dan beberapa bangunan untuk umum.
yang aku takutkan adalah jika mereka terus melanjutkan penggalian, maka besar kemungkinan mereka akan memicu perangkap yang terpasang di dalam Babel Tower. itu juga yang membuatku gagal mengambil resep itu. bukan hanya gagal, tapi aku juga mengalami beberapa kali kematian, dan kematian NPC pengawal milikku karena perangkap yang mereka pasang. kalian tahu bahwa biaya untuk membangkitkan kembali NPC dari kematian sangat mahal. jadi, aku mengalami kerugian besar karena itu.
Arina:"memang benar di dalam terdapat banyak perangkap dan jebakan yang telah memakan beberapa korban, tapi saya rasa tidak perlu untuk menghentikan penjelajahan. temuan dari reruntuhan itu dapat memiliki efek besar pada pembangunan Holy Kingdom. jika hanya beberapa perangkap, saya yakin bahwa itu masih dapat di terima. keuntungan lebih besar dari pada kerugiannya."
mendengar pendapat dari bibi Arina memang masuk akal, tapi aku benar-benar jengkel saat ini. apa yang kalian tahu?. seekor burung akan mati karena makanan, dan seekor ular piton dapat meledakkan perutnya karena terlalu serakah.
Filia:"apa yang kalian tahu!?. jika itu perangkap biasa, mungkin yang anda katakan benar, tapi bagaimana jika itu bukan perangkap biasa?. bahkan perangkap ini mungkin bisa menjadi bencana besar bagi seluruh Holy Kingdom."
Arina:"a, apa maksud anda?. bisakah tuan putri memberikan pencerahan?."
sepertinya bibi Arina masih bisa di ajak berkompromi. dia tidak segila ilmuwan lain yang akan dengan nekat melakukan hal yang beresiko hanya demi ego mereka sendiri. yah, mungkin bibi Arina seperti ini karena hal ini juga menyangkut dengan negara. aku kagum dengan sikap patriotisme seperti ini. mungkin sikap seperti ini hanya dipandang kecil bagi sebagian orang, tapi tanpa di sadari, mengalahkan keegoisan jauh lebih sulit daripada mengorbankan hak orang lain, bahkan harga sebuah negara.
Filia:"mungkin bibi Arina hanya sampai pada bagian lorong utama, bukan?."
Arina:"saya tidak tahu, tapi tempat yang kami jelajahi memang merupakan sebuah lorong panjang dengan berbagai ruangan penyimpanan kecil di dalamnya."
sudah aku duga. lorong utama adalah jalan masuk menuju bangunan menara Babel yang sesungguhnya. setidaknya panjangnya sekitar 500M. di sepanjang lorong akan terdapat beberapa jebakan sihir kecil yang tidak terlalu berbahaya bagi para pemain. tujuan dari perangkap itu bukanlah untuk mengeliminasi pemain, tapi hanya untuk membuat penjagaan mereka lengah dan dapat di selesaikan oleh perangkap di lantai ke dua.
Filia:"setelah melewati lorong, bibi akan mendapati sebuah aula yang luas. di dalam aula itu aman tanpa jebakan, tapi di lantai selanjutnya, perangkap mengerikan akan muncul. perangkap itu di sebut «Makot Mitzrayim» yang dapat membawa bencana."
dalam game Alterion, mungkin hanya akan membunuh pemain dan NPC setelah itu wabah akan menghilang, tapi siapa yang tahu apa yang akan terjadi di dunia ini jika perangkap itu di picu. tentu saja aku tidak mau mengambil resiko dan membahayakan negaraku, bukan!?.
sesuai namanya, Makot Mitzrayim atau wabah Mesir merupakan jebakan yang mengambil konsep dari sepuluh wabah yang pernah terjadi di Mesir kuno. di dalam game efek dari jebakan itu hanya akan menyebabkan pemain ataupun NPC yang memicunya mati, tapi siapa yang tahu apa yang akan terjadi di dunia ini.
sekarang dunia ini bukanlah game, melainkan dunia sungguhan yang tidak dibatasi oleh aturan sistem. bisa saja wabah itu tidak menghilang dan malah menyebar ke seluruh negeri.
sebenarnya Makot Mitzrayim itu sendiri bukanlah jebakan, tapi itu adalah buku kutukan. orang-orang Alchemist Tower menggunakan buku kutukan itu sebagai pusat formasi perangkap besar. efek dari di gunakannya buku kutukan itu, formasi jebakan itu memiliki efek yang hampir sama dengan buku kutukan.
dalam buku kutukan itu terdiri dari sepuluh bab kutukan yang sangat mengerikan. setiap kutukan dalam buku itu merupakan kutukan AOE yang dapat mempengaruhi dalam skala luas yang menakutkan.
aku menjelaskan lebih lanjut tentang kengerian dari formasi itu. mendengar apa yang aku katakan, bibi Arina dan semua yang hadir di ruangan berubah menjadi pucat. tentu saja mereka ketakutan. mereka hampir saja mengundang bencana di Holy Kingdom.
Rodrig:"sangat beruntung bahwa kita belum menjelajah terlalu dalam. kalau tidak..."
paman Rodrig tidak melanjutkan apa yang ia katakan, tapi semua yang hadir di tempat ini menyadari konsekuensi dari tindakan itu.
Trainee:"Arina dan kalian. segera beritahukan hal ini kepada raja dan biarkan dia mengeluarkan pemberitahuan untuk membuat reruntuhan itu menjadi area terlarang!"
nenek segera mengambil keputusan dengan tegas. meskipun Yang Mulia Raja Holy Kingdom adalah anaknya sendiri, nenek tetap memanggilnya raja untuk menunjukkan rasa hormatnya.
Arina:"saya mengerti. saya permisi."
bibi Arina segera berdiri dan meninggalkan tempat tanpa banyak bicara. karena jarak yang sangat jauh, bibi Arina mungkin akan menggunakan cara khusus untuk mengirimkan surat dengan cepat menuju ke Holy Kingdom.
akhirnya setelah masalah ini, kami berbicara dengan lebih santai dan tanpa beban. aku pergi meninggalkan suasana obrolan ini dan menuju ke kamarku untuk beristirahat.
meskipun aku bilang ingin beristirahat, tapi sebenarnya aku tidak merasa lelah sedikitpun saat ini. tujuanku yang sebenarnya adalah ingin melihat apa isi di dalam kotak yang di serahkan Arkne kepadaku. aku penasaran, item seperti apa yang bahkan tidak dapat di nilai.
aku mengeluarkan kotak hitam itu dari storage dan memperhatikannya. sejak awal, aku sama sekali tidak merasakan fluktuasi apapun dari dalam kotak.
aku mengulurkan tangan kananku ke atas kotak dan lingkaran sihir perak segera menyala. saat lingkaran sihir perak itu berputar secara perlahan searah jarum jam, tiba-tiba bayangan rantai ilusi yang mengikat kotak itu hancur seperti kaca dan menghilang di udara tanpa bekas. hal itu menandakan bahwa segel kotak itu telah terlepas dan dapat di buka.
perlahan, aku membuka kotak itu dan cahaya emas serta ungu yang menyilaukan segera hampir membutakan mataku. setalah cahaya itu meredup, aku melihat ke dalam kotak dan yang aku dapati adalah dua buah permata dengan potong Marquis yang cukup besar. satu permata berwarna emas sementara yang lain memiliki warna ungu transparan, selayaknya batu permata.
aura yang agung dan berat segera menyelimuti tubuhku. rasanya seperti bahkan udara menjadi lengket dan mengental. seluruh gerakan kaku dan tidak mau mengikuti pikiran. perasaan ini persis seperti saat bermimpi buruk sedang di kejar sesuatu dan kita ingin berlari. seluruh gerakan kaku dan takut.
mungkin mentalku yang kuat mampu mempertahankan pikiran dari tekanan ini, tapi tubuhku yang lemah tidak mampu bergerak.
perlahan tapi pasti, tekanan ini perlahan berkurang dan mulai tenang. aku menebak bahwa ini karena hawa tekanan ini telah lama di kurung dalam kotak, sehingga saat di buka akan ada ledakan tekanan seperti ini.
akhirnya setelah tekanan benar-benar mereda, aku bisa menggerakkan tubuhku kembali. keringat dingin masih menetes di dahiku. tekanan tadi setidaknya adalah tekanan dari puncak Tier lima absolut.
aku mengulurkan tangan ku dan mengambil permata berwarna emas transparan itu. di dalam permata emas itu terdapat garis-garis emas halus yang mirip seperti pembuluh darah. garis-garis itu bersinar dan berkedip seperti bara api. memberikan kesan suci dan indah.
jika di perhatikan dengan seksama, garis-garis emas itu menuju ke tengah permata dan seperti terhubung dengan sesuatu. aku memperhatikan lebih cermat dan seperti melihat sebuah pupil mata yang bercahaya redup di dalam potongan kristal itu.
«Eye of Time»
????
????
deskripsi: mata yang dapat melampaui waktu dan tidak dapat di kekang oleh waktu.
pengenalan item yang singkat dan penuh dengan tanda tanya seperti ini adalah yang pertama kali aku temui setelah kemampuan appraisal mencapai level max. tapi melihat deskripsi singkat ini, sepertinya ini adalah hal yang baik.
kemudian aku melihat permata yang berwarna ungu, aku juga melihat deskripsi yang sama. hanya saja yang Eye of Time telah di ganti dengan Eye of Space.
saat aku melihat ke dua permata itu, tiba-tiba ada suara yang menggema di kepalaku....
(akhir dari chapter ini)
ini saja untuk chapter hari ini. see you next time;)