
oh... surat lamaran?. yah itu wajar saja sih. lagipula di dunia ini seorang wanita dapat di lamar jika usianya sudah menginjak tujuh tahun dan baru di izinkan menikah setelah usia tujuh belas tahun. dan sekarang sepertinya dia sudah sekitar sepuluh atau sebelas tahun kan?!.
Filia:"selamat untukmu Ilma. lalu, bagaimana?. apa kamu akan menerimanya?".
mendengar pertanyaan ku, Ilma nampak bengong untuk sesaat. apa dia tidak yakin dengan akan menerima atau menolak surat lamaran itu?.
Ilma:"anu... putri, ini surat lamaran untuk anda".
hmm.. eh!!!. tunggu, tunggu, surat lamaran itu untukku?. aku bahkan belum memikirkan tentang hal itu, dan siapa yang mengajukan lamaran itu?.
Filia:"u, untukku?. b, bagaimana mungkin?"
Ilma:"apa maksud anda dengan 'bagaimana mungkin'?. tentu saja itu adalah hal yang wajar untuk anda mendapatkan banyak surat lamaran. kan?!. tapi biasanya surat itu melalui tuan dan nyonya Rosefield, tapi tuan dan nyonya akan langsung menolaknya".
jadi begitu!. sekarang aku mengerti, orang itu mengirim surat lamaran tepat saat ayah dan ibu tidak ada. mungkin orang itu tahu bahwa jika surat itu melalui ayah dan ibu, maka surat itu pasti tidak akan sampai kepadaku.
Filia:"siapa pengirim surat itu?"
Ilma membalik kertas itu dan melihat stempel merah yang menyegel tutup dari surat itu. di masa ini surat bangsawan tidak akan menyertakan nama pengirim, biasanya mereka akan menggunakan stempel lilin merah yang memiliki lambang keluarga.
Ilma:"ini dari pangeran pertama Doranggo Empire".
apa!!. bagaimana mungkin itu dari kekaisaran?. di dunia ini ada empat benua utama, setiap benua luasnya beberapa kali lipat dari benua terluas di bumi. menurut buku yang aku baca, ada sebelas negara terbesar yang menguasai setiap benua. di benua Erasio ini sendiri ada tiga yang terbesar, yakni: Regalia Kingdom, Doranggo Empire, dan Euriga Kingdom. ketiga negara ini saling menjaga keseimbangan kekuatan masing-masing dan membagi benua menjadi tiga bagian.
menurut kekuatan, Doranggo Empire dan Regalia Kingdom cukup seimbang, sementara Euriga Kingdom, meskipun yang terlemah, mereka tidak kalah jauh dari Empire. selain ketiga negara ini, masih terdapat negara-negara kecil lainnya yang berada di bawah ketiga negara besar, mereka di sebut sebagai negara lapis kedua.
saat ini pangeran pertama dari Doranggo Empire mengirimkan surat lamaran kepadaku?. apa tujuannya?. tidak mungkin jika hanya karena pangeran pertama menyukaiku kan, lagipula sepertinya aku belum pernah bertemu dengannya. kan?!.
Filia:"simpan dulu surat itu. dalam hal ini, kita tidak bisa mengambil keputusan dengan gegabah. sebaiknya menunggu ayah dan ibu terlebih dahulu. mereka akan tahu apa yang harus dilakukan"
Ilma:"baik putri"
aku benar-benar tidak bisa mengambil keputusan apapun soal ini. jika ini surat lamaran dari beberapa bangsawan lain, aku bisa menolaknya dengan mudah, tapi ini melibatkan tentang pewaris dari negara lain, aku takut jika mengambil keputusan yang salah, hal ini dapat menimbulkan beberapa konflik.
bagi para bangsawan menolak atau menerima surat lamaran tidak semudah itu. pokoknya aku hanya bisa menunggu ayah dan ibu kembali dan mengambil keputusan.
aku memperhatikan Ilma yang pergi untuk menyimpan surat itu. setelah Ilma menghilang di balik pintu, aku memperhatikan wajah Felmina yang nampak sedang berfikir keras. apakah anak seusia ini bisa memikirkan sesuatu yang besar?.
Filia:"ada apa?. apa yang sedang di pikirkan adik kecilku ini?"
aku mengulurkan tanganku dan mencubit pipinya sambil bertanya. dia nampak keluar dari pikirannya dan mengeluh padaku karena mencubit pipinya. ini hanya membuatku menjadi lebih ingin mencubitnya lagi. kurasa ini adalah semacam hiburan baru.
Felmina:"kakak. tolong hentikan!"
Felmina menggembungkan pipinya dengan marah. sangat lucu!... andai saja di dunia ini ada kamera. momen seperti ini pantas untuk di simpan dalam album keluarga.
akhirnya setelah Ilma kembali, kami berempat berjalan-jalan di taman sambil menikmati aroma bunga yang harum. dengan bungan yang tertata rapi dan memiliki berbagai macam warna cerah yang indah benar-benar dapat memuaskan mata.
Felmina tapak kadang-kadang tenggelam dalam pikirannya sendiri. nampaknya dia sedang memikirkan sesuatu yang penting.
Filia:"ada apa?. sepertinya dari tadi kamu memikirkan sesuatu".
Felmina nampak ragu-ragu untuk menjawab pertanyaanku. dia memandangku lalu menunduk dan kemudian memandangku lagi. apa yang sebenarnya terjadi?.
akhirnya dia menarik bajuku dengan ringan sambil mengatakan sesuatu.
Felmina:"kakak. apapun yang terjadi, berjanjilah padaku bahwa kakak akan menolak lamaran itu"
apa!. jadi dari tadi dia sedang memikirkan hal ini?. nampaknya dia sangat menentang jika aku menerima pertunangan ini. yah, walaupun aku memang tidak pernah punya rencana untuk menerimanya sih. tapi apa yang terjadi?. apa Felmina pernah bertemu dengan pangeran ini?.
Filia:"kalau aku menerimanya bagaimana?"
Felmina:"kakak... hu..hu.. b, berjanjilah bahwa kakak akan menolaknya"
aku sengaja untuk menggodanya, tapi siapa yang menduga bahwa dia akan menangis seperti itu. gawat, aku membuat nya menangis. apa yang harus aku lakukan?.
Filia:"baik, baik. kakak akan menolaknya!. sekarang jangan menangis.oke?"
Felmina:"b, benarkah?"
dia menatapku dengan mata besar yang lembab yang tidak bisa aku tolak. sembari tersenyum aku langsung mengambil sebuah sapu tangan putih dengan sulaman mawar emas kecil di sudutnya lalu mengusap sisa air mata yang masih tersisa di wajah Felmina.
Filia:"iya, aku berjanji".
nampaknya meskipun Felmina masih anak kecil, dia mengetahui sesuatu. aku bisa merasakan dari fluktuasi di hatinya, bahwa dia serius tentang masalah ini. dia bahkan memberanikan diri untuk mengatakan itu meskipun dia baru bertemu dengan ku selama beberapa hari.
aku tidak menduga bahwa novel terakhir yang aku baca dapat menjadi kehidupan baruku. dulu aku adalah seorang pelajar yang sangat menyukai membaca dan bahkan aku mencoba mengarang beberapa buku, yah meskipun penjualannya tidak baik sih.
dulu aku bernama Anastasia, karena aku terlibat dalam upaya perampokan Bank, akhirnya aku masuk ke dalam novel ini. ini adalah novel yang paling aku sukai akhir-akhir ini. namun, novel ini tidak seperti kebanyakan novel lain, dimana protagonis wanita yang berasal dari kalangan bawah akan bertemu dengan protagonis pria dari kalangan atas, setalah itu mereka akan menikah dan hidup bahagia.
dalam novel ini, memang protagonis wanita akan hidup bersama protagonis pria, tapi mereka harus mengalami kehancuran dari kerajaan sang protagonis pria.
awalnya sang protagonis pria dari sebuah negara besar melamar seorang putri dari keluarga Duke di negara lain yang tidak kalah besar dengan negarannya. sang putri Duke awalnya menolak pertunangan itu, tapi setelah beberapa kali sang pangeran datang, akhirnya putri Duke tersebut menerima lamaran dari sang pangeran. disini yang menjadi tokoh Antagonis nya adalah putri Duke, yang juga sebagai karakter favoritku. aku sangat menyukai karakter sang putri Duke.
dia selalu bekerja keras untuk tampak sempurna dan di depan sang pangeran karena cintanya yang tulus. kemudian karena cinta yang tulus itulah dia juga melakukan berbagai hal yang cukup kejam demi sang pangeran itu, supaya pangeran itu mendapatkan haknya menaiki tahta.
sedangkan protagonis perempuan adalah seorang gadis cantik dengan bakat sihir yang hebat meskipun dari kalangan rakyat biasa, sehingga dia masuk ke dalam pandangan sang pangeran dan akhirnya mereka saling mencintai.
awalnya sang putri Duke tidak menyadari hubungan antara mereka berdua, tapi setelah beberapa lama dia akhirnya menyadari bahwa ada sesuatu yang salah. setelah mengetahui bahwa pangeran dan sang protagonis begitu dekat, dia langsung berubah menjadi wanita tukang bully dan bertindak sangat jahat kepada protagonis perempuan.
saking sibuknya dia dengan berbagai rencana demi menjatuhkan sang protagonis, akhirnya dia tidak menyadari bahwa adik tirinya yang dia abaikan akan membela sang protagonis.
dan, yah. bisa di tebak akhirnya bagaimana. akhirnya pada hari penobatan sang pangeran, dia memutuskan tunangannya dengan putri Duke lalu sang pangeran menyatakan perasaannya kepada protagonis perempuan.
untuk memutuskan pertunangan itu, sang pangeran dengan di bantu oleh adik tiri putri Duke, mengumpulkan bukti-bukti segala tindakan tak terpuji sang putri dan akhirnya menjatuhkan sang putri Duke.
pangeran dan adik tiri putri Duke itu menghilangkan bagian tentang tindakan jahat sang putri yang berhubungan dengan kenaikan tahta sang pangeran, sehingga sang putri Duke menjadi tersangka tunggal.
karena merasa bahwa dirinya benar-benar hanya dimanfaatkan, sang putri menjadi benar-benar murka dan melemparkan botol kepada pangeran. di dalam novel tertulis bahwa 'karena refleks Diana melemparkan mantra sihir dan melukai wajah Filia'.
Benar. Antagonis itu adalah Filia Rosefield. setelah wajahnya terluka, dia berteriak dan dengan gila melemparkan mantra sihir menuju ke arah Diana sang protagonis wanita. tapi sebelum dia berhasil melukai Diana, adik tirinya menusuknya dengan pedang dan itu mengakhiri kehidupan Filia.
akhirnya setelah kejadian itu, sang Duke sangat marah dan mengerahkan seluruh kekuatan keluarganya demi membalas dendam. mungkin kekuatannya sebagai seorang Duke sangat terbatas, tapi dengan latar belakang Filia yang lain, kekaisaran di tumbangkan tanpa ada satupun orang yang terlibat dalam kejadian itu lolos, kecuali pangeran dan si protagonis perempuan. setelah saat itu kekaisaran telah menghilang dari benua Erasio.Dan berakhirlah volume pertama dari buku itu, kemudian ada volume kedua yang aku bahkan tidak mau membacanya. volume kedua menceritakan tentang perjuangan sang protagonis perempuan dan protagonis pria setelah kejadian itu.
setelah membaca pengantarnya saja aku sudah muak dengan tokoh protagonisnya. aku hanya berharap bahwa Filia tidak akan berakhir seperti itu dan kejadian yang tak terduga pun terjadi, aku terlibat dalam perampokan sebuah Bank dan tewas karena di eksekusi oleh perampok sebagi sandera.
dan saat aku bangun aku menyadari bahwa aku telah terlahir kembali sebagai tokoh yang paling aku benci, adik tiri penghianat.
tapi aku juga bersyukur karena terlahir kembali sebagai tubuh ini. ini berarti bahwa aku memiliki peluang paling besar untuk menyelamatkan Filia. aku harus bisa menyelamatkannya dari takdir yang kejam itu.
tapi ini masih beberapa tahun sebelum aku bisa bertemu dengannya. meskipun begitu, aku juga senang karena memiliki seorang ayah yang baik disini. orang tuaku dulu di bumi, mereka bahkan tidak pernah memperhatikanku, aku bertahan hidup dari kerja sambilan sebagai seorang pelayan di restoran dan untuk biaya sekolah, aku mengandalkan beasiswa yang aku dapatkan.
hari-hari ku di dunia ini cukup menyenangkan dan tidak jarang seorang bangsawan yang sudah familiar datang kerumah untuk menemui ayah. bangsawan itu adalah Duke Rosefield yang kelak akan mengadopsi ku. dalam novel di jelaskan bahwa, hubungan antara ayahku dan Duke Rosefield adalah sebagai mantan rekan petualang.
Duke Rosefield biasanya datang untuk menanyakan kabar ayahku dan sebagainya. hingga saat kecelakaan terjadi. saat pagi-pagi sekali ayahku pergi untuk berbelanja dan akhirnya tewas karena dirampok di jalan.
karena di dalam novel tidak di sebutkan bagaimana ayah dari Felmina meninggal, jadi aku tidak bisa melakukan apapun. bahkan aku tidak mengira kalau kejadiannya akan seperti ini.
Duke Rosefield lah yang mengurus pemakaman ayahku. aku juga pada akhirnya di adopsi olehnya, tapi pertama aku akan di kirim ke tempat pelatihan bangsawan selama beberapa hari. ada sangat banyak aturan yang harus di ingat sebagai keluarga bangsawan. aku harus berlatih dari pagi buta hingga matahari tenggelam.
akhirnya setelah satu minggu aku berhasil menyelesaikan latihan kebangsawanan ku. memang belum sempurna sih, tapi ini sudah cukup untukku. aku juga sering membaca novel dengan etiket dan aturan bangsawan di bumi sebelumnya, jadi cukup mudah bagiku untuk mengingat banyak hal.
tibanya di mansion of Rosefield aku benar-benar tercengang oleh pemandangan yang megah dan luar biasa. ini jauh lebih baik dari yang aku bayangkan selama ini.
saat aku masuk ke dalam mansion bersama Duke Rosefield, aku melihat banyak maid yang menyambut di sepanjang jalan. akhirnya kami tiba di sebuah ruangan besar yang sangat indah. di dalam ruangan terdapat seorang perempuan berambut putih seperti sutra, dia sangat cantik. duduk dengan anggun sambil menikmati teh dan membaca sebuah buku bersampul hijau dengan motif berwarna emas di sekitar tepiannya. sama seperti deskripsi, bahwa dia akan selalu meletakkan pedang di sampingnya bahkan saat tidur.
sepertinya dia adalah ibu dari Filia. Harnas Zilveren. dia benar-benar cantik, lebih cantik dari yang di deskripsikan dalam novel itu.
mungkin karena dia mendengar langkah kaki kami, sehingga dia mengangkat wajahnya yang halus dan tersenyum lembut. senyumnya langsung menghilang setelah dia melihatku. ini juga di jelaskan di dalam buku, bahwa akan ada kesalah pahaman saat pertama kali aku datang kesini.
Harnas:"siapa ini?"
Rovell:"anggota keluarga baru kita"
aghh.... dasar orang ini, apa dia bisa menjelaskannya secara rinci?. dia hanya akan menyulut kesalah pahaman dari nyonya rumah kan?.
Harnas:"apa kamu sedang bermain-main dengan ku?!"
seperti yang aku duga, kemarahannya benar-benar tersulut. di dalam novel di katakan kenapa Filia dan ibunya bersikap dingin kepada adik tirinya adalah karena kesalahan pahaman ini, yang tidak di jelaskan dengan baik.
dan juga untuk Duke, tidak bisakah kau menjelaskannya dan tidak tutup mulut dengan tangan mu yang berkeringat?. tangan ku ada di pegangannya, karena itulah aku tahu bahwa tangannya berkeringat dingin. apa dia tidak tahu bagaimana cara menjelaskannya?.
Duke melepas tangan ku dan maju untuk mencoba menjelaskan, tapi yang menyambutnya adalah sebuah tebasan angin yang sangat kuat. Duke langsung meraih tangan ku dan membawaku melompat menghindari tebasan angin.
aku dengan jelas melihat bahwa ada dua sosok yang menuruni tangga dan tepat menyambut serangan itu. tidak!! di dalam novel tidak ada kejadian seperti ini.
(akhir dari chapter ini)