Still Loved Even In The New World

Still Loved Even In The New World
CHAPTER 190: Pengepungan.



Setelah serigala putih itu muncul, ada tiga serigala hitam di belakangnya yang juga ikut memamerkan taringnya. Ekspresi di mata mereka seakan mereka sedang mengejek kelompok Lowen dan yang lainnya.


Mereka semua berusaha untuk mundur, tapi di belakang mereka tiba-tiba ada Geraman dari serigala lain. Mereka melihat banyak serigala yang juga ikut dalam pengepungan.


Doglas:"Sial, kita terkepung."


Lowen:"Bagaimana mereka bisa tiba secepat ini dan tiba-tiba mengepung kita?!."


Doglas:"Kamu bertanya kepadaku, lantas siapa yang harus aku tanya?."


Doglas menjawab dengan tidak sabar setelah mendengar pertanyaan tak bertarget dari Lowen. Keadaan seperti ini, siapa yang menduga bahwa mereka akan tiba-tiba masuk ke dalam pengepungan sekelompok serigala.


Pengepungan itu bukan hanya di darat, tapi di udara juga banyak serigala yang berdiri di kekosongan dan menatap kelompok pejuang manusia ini dengan mata kuning emas mereka.


Setelah naik ke tingkat Transformation, baik itu monster atau manusia, mereka bisa terbang di langit dengan mudah. Tapi, jika mereka benar-benar ingin bebas dari kekangan gravitasi, mereka harus sampai pada tahap setidaknya Sky Eksplore.


Lowen:"Kita hanya bisa berjuang."


Doglas:"Ya."


Lowen:"Lumesus, Kamu ikut bersamaku dan Doglas untuk menahan serigala sekelas God of War itu, sementara Eleina dan yang lainnya, kalian berusaha untuk melindungi orang-orang."


Eleina:"Ya, tapi kalian harus berhati-hati."


Lumesus maju terlebih dahulu untuk menghadapi serangan dari kawanan serigala. Dia memilih salah satu serigala hitam tingkat God of War. Meskipun Lumesus juga memiliki kekuatan God of War, tapi dia hanya memiliki kekuatan dari God of War tingkat delapan yang lebih rendah dari Lowen dan Doglas.


Lowen akan menghadapi pemimpin dari kawanan serigala sementara Doglas akan menghadapi dua serigala hitam God of War yang tersisa. Mungkin karena pertarungan dengan kelompok dari Prusian Kingdom, serigala-serigala itu terlihat sedikit kacau di rambut mereka dan beberapa bekas luka dangkal.


Hanya pemimpin kawanan yang tidak memiliki luka sedikitpun di tubuhnya. Bahkan, rambut putih di tubuhnya masih terlihat sangat halus dan rapi seperti tidak ada yang terjadi.


Api merah langsung menyelimuti tubuh serigala hitam itu dan membentuk armor seperti sebelumnya. Hanya serigala putih yang di kerumuni oleh partikel cahaya cyan seperti cahaya bulan di tubuhnya yang sangat berbeda dengan anggota kelompok serigala neraka lainnya.


Serigala putih itu berlari ke arah Lowen dengan sangat cepat, tanah yang di injak membentuk jejak membeku dengan asap putih yang terlihat. Asap itu bukan karena suhu tinggi, sebaliknya, itu adalah asap yang terbentuk dari suhu yang sangat rendah.


Sambil berlari, serigala putih itu mengumpulkan mana dalam jumlah besar di mulutnya. Saat serigala itu membuka mulutnya, sebuah bola biru seukuran ibu jari di tembakkan dengan sangat cepat ke arah Lowen.


«Martial Technique: Ancient Elephant Rampage»


Lowen juga segera menanggapi serangan itu dengan serangan miliknya sendiri. Sebuah bayangan gajah raksasa dengan gading yang sangat panjang terbentuk di belakang tubuhnya. Bersama dengan ayunan tinjunya, bayangan gajah ilusif itu juga berlari dengan marah untuk menyambut serangan bola biru dari serigala itu.


Jarak antara Lowen dan serigala putih itu sekitar tiga ratus meter, tapi serangan mereka berdua segera bertemu dengan sangat cepat.


Bang....!!


Saat kedua serangan itu berbenturan, energi kekerasan yang sangat dahsyat mengamuk dan meratakan semua yang ada di sekitar mereka. Tak terhitung jumlahnya pohon yang telah di ratakan oleh gelombang kejut dari tabrakan kedua energi itu.


Eleina:"Semuanya, segera membuat perisai perlindungan!."


Melihat dampak yang sangat mengerikan dari dua energi seperti itu, Eleina segera memperingatkan semua orang yang ada di sekitarnya. Semua orang juga bergerak sangat cepat dan langsung membentuk perisai untuk melindungi tubuh mereka sendiri.


Segera setelah perisai itu terbentuk, gelombang kejut yang sangat kuat langsung menerjang tempat Eleina dan yang lainnya seperti gelombang tsunami. Asap debu dan kerikil terlempar dengan kecepatan yang hampir sebanding dengan peluru, mengenai langsung ke arah perisai mereka.


Beruntung masih ada Eleina dan beberapa orang kuat yang bekerja sama untuk mendukung perisai pelindung supaya mampu melindungi semua orang. Jika bukan karena lapisan pelindung yang kuat dari Eleina dan orang-orang kuat lainnya, perisai pelindung di bawah Angel hanya akan di tembus seperti kertas dan membuat semua orang terlempar atau terbunuh oleh dampak kekerasan itu.


Meskipun mereka sudah bekerja sama untuk membuat perisai pelindung yang kuat, namun setelah gelombang kejut itu berlalu, mereka melihat bahwa bagian luar perisai itu telah di tutupi oleh lapisan es yang tipis namun sangat dingin. Bahkan hawa dingin itu masih meresap ke orang-orang di balik perisai.


Lowen yang berbenturan langsung dengan serigala itu juga mundur dua langkah. Kepalan tangannya di lapisi oleh es tipis yang sama. Dia terkejut dan menatap kepalan tangannya.


Lowen:"Glacier Hell Wolf?!.."


Dia benar-benar terkejut. Glacier Hell Wolf adalah sebuah variasi dari ras hell wolf. Pada zaman dulu di kabarkan bahwa seekor Glacier Hell Wolf dapat bertarung dengan lawan yang memiliki tingkat lebih tinggi dari dirinya sendiri. Nenek moyang manusia di masa lalu sangat menderita saat bertarung dengan varian ini dan menyebabkan manusia kehilangan dua orang God of War saat perang besar pertama.


Beruntung bahwa jumlah varian adalah sangat, sangat langka sehingga mereka hampir tidak pernah ada. Jika jumlah mereka lebih banyak, manusia akan di hancurkan oleh monster saat perang pertama. Glacier Hell Wolf jugalah yang membuat ras serigala sangat di takuti.


Meskipun membunuh dua manusia tingkat God of War, tapi Glacier Hell Wolf itu juga menghadapi pengepungan dari puluhan God of War manusia dan akhirnya tewas. Sejak saat itu, belum pernah muncul lagi berita bahwa Glacier Hell Wolf muncul kembali.


Namun, siapa yang mengira bahwa mereka akan bertemu dengan varian langka ini di sini. Terlebih lagi, itu juga memiliki kekuatan God of War tingkat sembilan.


Kekuatan fisik Glacier Hell Wolf juga sangat menakutkan. Itu dapat di lihat dari hasil serangan Lowen yang sama sekali tidak berdampak padanya.


Sebelum Lowen keluar dari keterkejutannya, tiba-tiba sebuah cakar biru muncul di depan matanya. Lowen dengan cepat membuat perisai pelindung yang sangat solid dengan mana miliknya sendiri.


Bang ...!


Sebuah ledakan keras terdengar. Lowen langsung mundur sebanyak lima langkah saat menerima serangan itu. Tidak menunggu Lowen bereaksi, serigala itu kembali membuat serangan. Namun kali ini Lowen sudah memperkirakan bahwa hal itu akan terjadi. Dia langsung terbang menyamping dan menghindari serangan itu.


Sebuah bola biru seukuran ibu jari melesat sangat cepat melewati Lowen. Bola biru kecil itu langsung menghantam pepohonan yang ada di belakang Lowen.


Bang...!


Ledakan besar meniup seluruh pepohonan dan membuat kawah besar di tanah. Bukan hanya itu, seluruh hutan dalam radius satu kilometer telah di bekukan dengan es yang sangat padat.


Lowen melayang di udara sambil memperhatikan dampak serangan dari serigala itu. Meskipun dia berhasil menghindari serangan itu, tapi dia masih terkena dampak dari serangan serigala itu. Hawa dingin yang menusuk masih memasuki tubuhnya, membuat sirkulasi energi dalam tubuhnya menjadi sangat terhambat.


Inilah salah satu yang menakutkan dari Glacier Hell Wolf. Hawa dingin mereka dapat menghambat sirkulasi energi yang membuat lawannya menjadi lebih lemah. Efek ini akan sangat menakutkan dalam peperangan berintensitas tinggi seperti ini.


«Primordial Beast Armor»


Seluruh tubuh Lowen di selimuti oleh baju zirah dengan ukiran banyak binatang buas, termasuk ukiran harimau dan naga. Zirah itu sangat kuat dan dapat melindungi tubuhnya dari dampak serangan serigala itu.


Doglas:"Lowen, apa kamu baik-baik saja?."


Sambil menghindari dua serigala hitam yang menyerangnya, Doglas bertanya tentang keadaan Lowen. Meskipun dia tingkat sembilan, tapi menghadapi dua serigala neraka tingkat lima membuatnya merasa kesulitan.


Lowen:"Jangan khawatir."


Hanya Lumesus yang benar-benar sibuk. Selain satu serigala neraka tingkat empat, dia juga harus menghadapi serangan dari beberapa ekor serigala Arcangel yang bekerja sama untuk menyerangnya.


Saat kawanan serigala menyerang secara berkelompok, mereka akan mendapatkan peningkatan kekuatan san kecepatan yang sangat merepotkan. Itulah salah satu faktor menakutkan saat bertarung melawan kawanan serigala.


Puluhan serigala yang tersisa, mereka terus menyerang perisai yang di bentuk oleh Eleina dan yang lainnya.


Eleina:"Tidak, kita harus melawan. Jika kita hanya bersembunyi di balik perisai sihir, para serigala itu pasti akan bergabung dan menyerang Lowen serta yang lainnya. Jika itu terjadi, kita semua akan berada dalam bahaya."


Druma:"Aku tahu. Kita akan menahan sebagian besar serigala itu, sementara yang lain berusaha untuk melindungi dirinya sendiri."


"Baik!."


Sama sekali tidak ada ketidakpuasan dari semua orang. Situasi mereka saat ini benar-benar sangat berbahaya. Lusian dan yang lainnya juga segera mengeluarkan senjata mereka untuk menghadapi kawanan serigala itu.


Liez:"Lusian, kamu harus tetap dekat dengan kami."


Criss:"Itu benar. Dengan bersama, kita akan memiliki kemungkinan lebih besar untuk selamat."


Julius:"Ahhh... Aku sudah kesulitan melawan kawanan jakal itu, sekarang aku harus melawan kawanan serigala. Betapa menyebalkannya."


Criss:"Hahaha... Jangan khawatir pangeran Julius, setelah ini kamu tidak akan melawan monster lagi."


Julius:"Maaf, tapi aku lebih suka bertarung dengan monster lagi setelah ini."


Setelah perisai pelindung terlepas, kawanan serigala itu langsung berlari menuju ke arah Lusian dan yang lainnya seperti banjir. Kawanan serigala itu tidak memiliki ketakutan atau keraguan, mereka benar-benar langsung maju dengan sangat ganas.


Lowen dan yang lainnya segera terbang dan membawa pertarungan mereka ke jarak yang cukup jauh supaya dampak pertarungan mereka tidak membahayakan orang-orang di bawah. Bukan hanya mereka, tapi semua pejuang manusia yang bisa terbang juga mulai terbang dan menjaga jarak dari pejuang tingkat rendah supaya mereka tidak melukai rekan mereka sendiri.


Lowen melihat bahwa kawanan serigala itu tidak terlalu memperhatikan para pejuang tingkat rendah di bawah, jadi hatinya sedikit lebih di kendurkan. Mungkin para serigala itu tidak menganggap bahwa pejuang tingkat rendah itu adalah ancaman, jadi mereka memilih untuk menyelesaikan petarung yang kuat terlebih dahulu, sementara sisanya, itu bisa di pikirkan nanti.


Sebuah tombak panjang muncul di tangan Lowen. Di kepala tombak itu terdapat ukiran seekor harimau yang mengaum.


Lowen:"Kita lihat, apakah harimauku, atau serigalamu yang akan menang."


«Ancient Beast Spear Technique: Tyrannical Spear»


Lowen maju ke depan untuk bertarung dengan serigala putih. Dia mengayunkan tombaknya secara Horizontal. Bersama dengan itu, bayangan ekor naga terbentuk dan menyapu ke arah serigala putih.


Auuuu....!


Serigala putih itu melolong ke langit. Sebuah bayangan serigala raksasa bertanduk muncul menyelimuti tubuhnya. Bayangan Serigala itu membuka mulutnya dan mengigit ke arah ekor naga itu.


Dua serangan kuat saling bertabrakan dan saling menahan. Di udara, gambar serigala raksasa yang sedang mengigit ekor naga dapat di lihat dengan jelas dari jarak ratusan kilometer.


Lowen:"Kembali ke leluhur, bagaimana ini mungkin?!!."


Karena terkejut, Lowen sedikit kehilangan konsentrasi. Bayangan ekor naga itu digigit dan hancur oleh bayangan serigala raksasa. Lowen menerima serangan balik dari teknik itu dan terlempar ke belakang.


Sebelum Lowen menstabilkan sosoknya, sebuah bayangan ekor serigala raksasa menghantam tepat di dadanya. Lowen terlempar jauh ke dalam hutan dan mematahkan puluhan batang pohon raksasa sebelum dia membuat lubang yang dalam di tanah.


Auuu...!


Serigala putih itu melolong ke udara lagi. Ratusan tombak es yang di selimuti oleh udara dingin langsung terbentuk di udara. Mata serigala itu melihat ke arah Lowen dengan penuh kemenangan.


Graoo...!


Serigala itu berteriak ke arah Lowen dan bayangan serigala raksasa serta ratusan tombak es langsung melesat menuju ke arah Lowen dengan sangat cepat. Udara bergetar dan hawa dingin menyebar ke seluruh hutan, membuat semua orang merasakan perasaan dingin yang menggigit hingga ke tulang.


Bang... Bang... Bang...!


Doglas yang melihat bahwa Lowen mendapatkan serang yang sangat menakutkan, dia tanpa sadar menoleh ke arah Lowen jatuh. Saat itulah, sebuah cakar merah langsung menyambut dadanya. Dia dengan cepat menyingkir, tapi cakar itu masih menggores armor hitam miliknya.


Meskipun dia lebih kuat dari serigala yang ia lawan, tapi dia juga mundur beberapa langkah karena serangan itu.


Asap putih yang dingin perlahan mengendap ke tanah, membuat semua orang yang terbang di udara bisa melihat tempat dimana Lowen awalnya berada. Seluruh area seluas lebih dari satu kilometer telah menjadi kawah besar yang dalam.


Semua yang ada di sekitar, apakah itu binatang atau tanaman, semuanya membeku menjadi balok es biru yang sangat dingin.


Perlahan, sosok Lowen kembali terlihat. Dia berdiri sambil mengangkat sebuah perisai emas dengan gambar kepala singa. Seluruh perisai itu sudah membeku, termasuk armor yang menyelimuti tangannya juga tertutupi oleh lapisan es.


Sebagian tubuhnya juga telah di bekukan. Meskipun Lowen dapat selamat dari serangan itu, tapi saat ini tubuhnya telah di masuki oleh aura dingin yang membuat energinya bergerak sangat lambat.


Krak...!


Saat Lowen bergerak, lapisan es yang menutupi tubuhnya pecah dan membuat suara yang tajam. Lowen dengan susah payah mencoba menstabilkan sosoknya dan menatap serigala putih itu.


Eleina:"Lowen..!"


Eleina sangat khawatir, tapi dia tidak bisa menghampiri Lowen yang berada di kejauhan saat ini karena dia juga masih harus berjaga-jaga terhadap serangan dari puluhan serigala. Jika dia pergi, mungkin alur pertarungan akan segera berubah dan orang-orangnya akan di bantai oleh kawanan serigala.


Lowen bernafas dengan nafas yang sangat berat. Hanya menahan serangan dari serigala itu, energinya sudah berkurang sepertiga. Itu bukan yang terburuk. Yang terburuk adalah dia mengalami kesulitan untuk memobilisasi energi di tubuhnya untuk bertarung.


Semua orang melihat bahwa situasi di pihak manusia menjadi sangat tidak menguntungkan. Tidak ada yang menduga bahwa serigala putih itu, selain dia adalah Varian, dia juga sudah kembali ke leluhur.


Kembali ke leluhur berarti bahwa serigala itu sudah membangkitkan darah leluhur kuno mereka. jika itu terjadi, maka kekuatan mereka akan jauh lebih kuat dari tingkat yang sama. Bagi ras binatang buas, kemurnian darah adalah hal yang sangat menentukan kekuatan. Semakin murni garis keturunan mereka, maka akan semakin kuat pula mereka. Terutama, warisan leluhur yang mereka terima akan menjadi lebih lengkap.


Lumesus juga melihat kondisi yang sangat tidak menguntungkan ini. Meskipun pejuang God of War mereka lebih kuat, tapi selama tidak ada yang bisa mengalahkan pemimpin kawanan serigala, maka cepat atau lambat, mereka akan tetap di kalahkan.


Menyadari hal itu, Lumesus melirik sekitar. Dia melihat bahwa Barbrosa berdiri di belakang tim dengan ketakutan. Lumesus menghindari serangan dari serigala di depannya dan terbang sangat cepat ke arah Barbrosa.


Dia menyambar Barbrosa dan segera terbang ke kejauhan, meninggalkan semua orang dalam pengepungan serigala.


Doglas:"Lumesus sialan....!. Jika aku bertemu dengan mu lagi di masa depan, aku akan membunuhmu...!"


Doglas yang melihat bahwa Lumesus melarikan diri, dia langsung marah dan berteriak ke arah menghilangnya Lumesus. Dengan hilangnya Lumesus, keadaan tim segera jatuh ke keadaan yang sangat buruk.


Lowen terluka dan satu pejuang God of War dalam tim melarikan diri. Dengan begini, keseimbangan kekuatan yang sudah tidak setara sejak awal segera memburuk.


Serigala yang melawan Lumesus ingin mengejarnya, tapi pemimpin serigala membuat suara yang mencegah serigala hitam itu mengejar. Serigala hitam itu segera bergabung dalam pertarungan untuk melawan Doglas dan yang lainnya.


Menghadapi tiga serigala neraka, Doglas jatuh dalam kerugian. Pemimpin serigala itu juga mengalihkan perhatiannya dari Lowen dan melihat Doglas yang terus di dorong mundur oleh serigala lain.


Dengan cepat, pemimpin serigala itu berlari di kekosongan menuju ke arah Doglas.


Lowen:"Jangan pernah berharap...!"


Melihat hal itu, Lowen segera terbang dengan cepat ke arah pemimpin serigala tanpa mempedulikan lukanya.


Saat terbang dengan cepat, Lowen merasakan bahwa energi di tubuhnya benar-benar sangat lambat. Dengan kecepatan seperti ini, tidak mungkin dia bisa membantu Doglas tepat waktu.


Lowen memegang erat tombaknya. Api emas panas menyelimuti tombak itu. Lowen berdiri di udara dan membuat pijakan yang kokoh dengan memadatkan udara.


«Ancient Beast Spear Technique:Ancient Phoenix Meteor»


Lowen melemparkan tombak itu ke arah serigala putih yang berlari di udara. Jarak antara dia dan serigala itu sekitar tiga kilometer. Tombak itu terbang sangat cepat dengan api yang melapisinya. Saat terbang, api yang melapisi tombak itu membentuk bayangan Phoenix besar yang berapi-api.


Suara Phoenix yang sangat jernih terdengar di udara, seperti Phoenix sungguhan yang hidup.


Beberapa sosok berjubah hitam di antara kegelapan yang melihat pertarungan itu dari jauh, mereka terkejut saat mendengar suara Phoenix itu. Mereka melihat bayangan Phoenix yang terbang sangat cepat ke arah serigala putih itu.


"Sangat menarik.."


Suara antara ada dan tiada, begitu samar hingga sulit untuk menjelaskannya. Sosok yang mengeluarkan suara itu berubah menjadi asap hitam dan menghilang.


Serangan tombak Lowen datang terlalu cepat, serigala putih itu sedikit terkejut dan segera, perisai es tujuh lapis terbentuk untuk menghalangi tombak itu. Selain tujuh perisai es, tubuhnya juga di selimuti oleh es biru yang membentuk armor.


Bang... Bang... Bang...!


Ketujuh perisai es itu di tembus oleh tombak Lowen. Tombak itu langsung menuju ke arah Serigala putih itu dan menghantamnya sangat keras, tepat di bagian tengah tubuhnya.


Bang... Swoss...!


Saat tombak itu membentur serigala, tombak itu segera meledak dengan api yang sangat mengagumkan menerangi angkasa seperti matahari kecil. Serigala itu terlempar ke kejauhan dan seluruh tubuhnya di selimuti oleh api yang sangat panas, seperti meteor yang jatuh dari langit.


Bang...!


Serigala itu jatuh di kejauhan, menghancurkan pohon dan api yang menyelimutinya membakar segala sesuatu di sekitarnya.


Kawanan serigala yang melihat pemimpin mereka terkena serangan, mereka segera menghentikan serangan mereka terhadap manusia. Mereka melihat ke arah pemimpin mereka terlempar.


Dari hutan yang terbakar, seekor serigala melayang secara perlahan. Saat ini, rambut putih bersihnya memiliki banyak bekas terbakar. Bahkan di beberapa bagian, rambut itu telah terbakar habis dan memperlihatkan kulit dalamnya yang juga ikut terbakar.


Serigala yang sangat kacau itu menatap Lowen dengan penuh kebencian di matanya. Ratusan cakram es padat muncul dan berputar mengelilingi tubuh serigala itu.


Serangan tombak itu adalah serangan terakhir Lowen. Dia sudah mempertaruhkan semua energinya untuk membuat serangan itu. Saat ini, kondisi Lowen sudah sangat buruk.


Serigala putih itu menatap Lowen yang sedang terluka di kejauhan. Sosok bayangan serigala raksasa dengan tanduk segera muncul di belakangnya. Ratusan cakram es di awal langsung bertambah menjadi sedikit kurang dari seribu cakram es padat.


Hawa dingin menyebar ke seluruh hutan, membuat hutan seluas dua kilometer dari serigala itu tertutupi oleh lapisan es padat.


Kali ini, serigala itu langsung berlari ke arah Lowen dengan sekuat tenaga. Doglas dan yang lainnya yang melihat hal itu, mereka segera melakukan tindakan.


Aura darah merah menyelimuti Doglas, dia langsung berlari ke arah Lowen untuk menahan serangan serigala itu. Bukan hanya dia, tapi Eleina juga dengan cepat pergi ke arah Lowen bersama dengan Doglas.


Mereka berdua segera membentuk perisai pelindung yang sangat tebal. perisai dari mereka berdua mempertaruhkan hampir semua energinya.


Mereka tahu, jika mereka ragu saat menahan serangan penuh amarah dari serigala itu, mereka semua akan mati. Dari energi yang di pancarkan oleh serangan itu, serangan itu sudah jauh melampaui tingkatannya.


Bayangan serigala bertanduk itu berlari bersama serigala putih dengan sangat cepat. Bayangan serigala bertanduk sedikit merunduk dan menghantam perisai yang di bentuk oleh Doglas dan Eleina dengan tanduknya, bersama dengan hampir seribu cakram.


Benturan itu sangat keras. Serangan serigala itu tertahan untuk sementara, tapi perisai mereka berdua mulai retak dengan suara yang nyaring. Saat perisai itu benar-benar hancur, sisa kekuatan dari serangan serigala itu langsung menghantam mereka berdua dan Lowen yang berdiri lemah di belakangnya.


Mereka bertiga berubah menjadi meteorit yang terlempar sangat keras ke tanah. Entah berapa banyak tulang yang patah di tubuh mereka bertiga, mereka masih ingin mencoba berdiri.


Tapi karena luka yang terlalu parah, mereka tidak mampu lagi berdiri tegak dan hanya bisa berlutut di tanah sambil menatap serigala yang masih melayang di atas mereka.


Eleina:"Uhuk...!"


Eleina terbatuk dan darah segera di muntahkan. Dia hampir tidak bisa berdiri di tanah saat ini. Kekuatannya lebih lemah dari Doglas dan Lowen, jadi dia hampir tidak bisa menanggung serangan setingkat itu.


Lowen masih berlutut di tanah karena lukanya. Tangan kanannya sudah hampir tidak terbentuk karena seluruh tulang lengan kanannya telah hancur berkeping-keping. Lapisan es menutupi tubuh mereka bertiga, membuat mereka merasa menggigil.


Mereka mendongak dan melihat serigala itu memandang mereka dengan mata yang sangat tenang tanpa emosi sedikitpun, seakan dia sedang melihat orang mati.


Sebuah tombak es raksasa terbentuk di atas mereka, ujungnya menunjuk ke arah mereka bertiga, siap untuk menusuk mereka kapan saja.


Energi es putih berkumpul ke arah tombak es itu, membuatnya menjadi tombak es yang bersinar biru redup dalam kegelapan malam.


Doglas:"Sialan, aku akan berakhir seperti ini..."


Eleina berusaha menggerakkan tubuhnya dan memeluk Lowen yang sangat lemah.


Eleina:"Aku tidak keberatan mati saat ini..."


Air mata yang menetes di sudut matanya langsung membeku dan jatuh menjadi kristal es yang sangat indah.


Tombak es itu perlahan berputar. Mereka bertiga melihat tombak es itu dan menunggu kematian datang.


Namun, saat tombak es itu akan melesat ke arah mereka, tombak es itu tiba-tiba berhenti di udara. Mereka melihat serigala yang melayang di langit itu menegakkan telinganya, seakan serigala itu mendengar sesuatu.


Serigala itu melihat ke suatu arah dan langsung terbang ke arah itu tanpa mempedulikan Lowen dan yang lainnya.


Bukan hanya pemimpin serigala, tapi serigala lain yang ada di Medan perang tiba-tiba menghentikan tindakan mereka dan menegakkan telinga mereka. Mereka secara bersamaan melihat ke suatu arah dan pergi ke arah itu bersama sang pemimpin. Bahkan serigala yang terluka menguatkan dirinya untuk mengikuti sang pemimpin.


Melihat Kawanan Serigala yang pergi dengan tidak dapat di jelaskan, Lowen menatap pemandangan seperti itu dengan bodoh. Ini, apa yang sedang terjadi?!.


Pertanyaan seperti itu menggema di kepala semua orang. Dorma yang tersadar, dia segera terbang ke arah pamannya dan melihat kondisinya yang terluka parah. Dia menangis dengan sedih di pelukan pamannya.


Doglas masih menatap ke arah kepergian serigala itu sambil bengong. Sesaat kemudian, dia melihat ke arah Eleina dan Lowen yang juga menatap ke arahnya seperti orang bodoh.


Doglas:"Apakah, kita selamat?.."


Eleina:"Aku.... Aku tidak tahu."


Lowen:"Mungkin?."


Mereka semua tidak yakin dengan apa yang terjadi. Selamat?. Benarkah mereka selamat seperti ini?.


(Akhir dari chapter ini).


Terima kasih sudah menunggu. Maaf agak lama, aku sudah berusaha untuk mengetik secepat mungkin.