Still Loved Even In The New World

Still Loved Even In The New World
CHAPTER 55: Trainee (1)



Trainee:"t, tolong sadarlah sayang, Filia"


sadar?!, apa, apa yang terjadi?!. sebelum aku tahu apa yang terjadi, pandanganku menjadi gelap, dan kepalaku pusing. ada apa ini?!. hanya suara samar orang-orang yang memanggilku yang dapat aku dengar. perasaan ini, ini mirip seperti saat aku akan mati, tapi aku tidak merasakan rasa panas dan menyakitkan seperti saat itu. saat ini yang aku rasakan hanya,.... lelah.


aku merasa ada sesuatu yang manis di tenggorokanku. taklama, aku memuntahkan seteguk darah segar ke lantai. kakiku sudah tidak bisa menahan beban tubuhku dan membuatku terjatuh, tapi sebelum tubuhku terjatuh ke tanah, aku merasakan sebuah kehangatan di tubuhku. apakah seseorang memelukku?. oh, itu adalah nenek. nyaman sekali....


(sudut pandang Trainee)


perjalanan yang begitu panjang dan melelahkan dari Holy Kingdom ke Regalia Kingdom. tujuanku datang kesini hanya untuk bertemu dengan anak perempuanku yang sudah bertahun-tahun tidak pulang ke rumah. ini semua gara-gara Duke sialan dari Regalia Kingdom yang menculik putriku dan membawanya kesana. dia mencuri putri kesayanganku.


selain itu, aku pergi ke sana juga untuk melihat cucu Perempuanku. setelah melihat lukisan yang di kirimkan oleh Harnas waktu itu, aku jadi ingin melihat cucuku yang manis. aku terakhir kali melihatnya saat dia masih bayi yang baru di lahirkan, kurasa saat ini dia tidak akan mengenaliku.


seharusnya sebagai darah paling murni, Harnas tidak akan bisa memiliki keturunan, tapi entah karena keberuntungan atau keajaiban, dia mampu melahirkan keturunan sebagai pewaris takhta di Holy Kingdom.


aku mengunjungi mereka tanpa pemberitahuan karena aku ingin mengejutkan mereka, tapi siapa sangka, begitu aku tiba, aku di beritahu bahwa mereka sedang berada di ibu kota kerajaan. aku hanya menginap selama beberapa hari di Rosefield Dukedom untuk menghilangkan rasa lelah dari bawahanku.


setelah beberapa hari beristirahat, aku dan orang-orang ku pergi ke ibu kota untuk menyusulnya. lagi-lagi perjalanan panjang yang melelahkan. di perjalanan kami bertemu dengan monster beberapa kali, tapi kerena Kesatria yang bersamaku adalah kesatria yang terlatih, jadi monster-monster itu dapat di atasi dengan mudah.


mari kita lewatkan beberapa cerita yang membosankan. singkatnya, setelah aku tiba di mansion of Rosefield, aku melihat bahwa sudah ada tiga baris pasukan lain yang berada di halaman. tentu saja aku mengenali mereka semua. yang membuatku bingung adalah, untuk apa kesatria Doranggo Empire datang kemari?.


mungkin menantuku mendapat laporan bahwa aku tiba di sini, dia segera menyambutku di depan pintu dengan hormat dan menanyakan kedatanganku. aku segera masuk dan mendapati di dalam ruang tamu itu berubah menjadi tempat pertemuan petinggi negara. mulai dari pangeran Doranggo Empire sampai raja dari Regalia Kingdom. jika kalian berniat melakukan pertemuan tingkat tinggi, bisakah kalian tidak melakukannya disini?!.


aku hanya bisa duduk dan menerima sopan santun dari yang lainnya. selama aku berada di ruangan ini, aku mendengar tujuan dari pangeran Doranggo Empire itu datang kemari. nampaknya dia berniat untuk melamar cucuku sebagai istrinya. heh.... seakan aku akan mengizinkannya. aku tahu keluarga kaisar Empire sangat licik dan penuh tipu muslihat. aku tidak akan pernah membiarkan cucuku yang berharga jatuh ke sarang serigala seperti kalian.


aku juga mengetahui bahwa anak dan cucuku sedang pergi ke akademi untuk melakukan tes. aku ingat bahwa cucuku sudah cukup umur untuk pergi ke akademi. dengan waktu yang singkat, ternyata cucuku sudah tumbuh besar. bagi kami para Elf, terutama yang berdarah murni, sepuluh atau seratus tahun merupakan waktu yang singkat. itu karena kami bahkan mampu hidup hingga ratusan tahun tanpa masalah.


setelah menunggu selama lebih dari dua jam, akhirnya Harnas sudah kembali bersama dengan anaknya. saat mereka masuk, aku melihat bahwa ada dua anak kecil yang berada di sampingnya. yang satu adalah gadis kecil dengan rambut coklat kemerahan dan mata besar berair. dia adalah gadis yang sangat lucu.


anak yang kedua adalah gadis kecil dengan rambut perak yang berkilau tujuh warna metalik. matanya hitam, tapi berkilau dengan tujuh warna. sungguh mata yang indah. matanya itu mengingatkan ku tentang langit malam yang penuh dengan bintang. gadis itu sangat cantik, terutama dengan tahi lalat kecil di bawah mata kirinya, juga dia memiliki tempramen yang anggun dan berwibawa.


kemudian aku mengetahui bahwa kedua gadis kecil itu adalah cucuku. awalnya aku mengira bahwa putriku melahirkan anak ke dua dan si menantu sialan itu tidak memberitahukannya padaku. aku tahu bahwa aku hanya akan memiliki satu cucu dari putriku untuk selamanya, tapi dunia ini penuh dengan hal misterius yang tidak dapat di pikirkan, jadi siapa yang tahu bahwa keajaiban dapat terjadi lagi.


tapi aku mengetahui bahwa gadis kecil dengan rambut coklat kemerahan adalah cucu angkat. aku tidak masalah dengan itu. yang membuatku masih penasaran adalah cucuku yang sesungguhnya, selain dari warna rambut dan matanya yang berubah, aku bisa merasakan kesucian dalam auranya. aura yang suci dan hikmat, ini mirip seperti aura relief suci yang di temukan di reruntuhan kuno.


setelah Harnas menceritakan apa yang terjadi, aku mengetahui bahwa perubahan yang terjadi pada cucuku karena kebangkitan garis darahnya. ini merupakan hal yang sangat membahagiakan, dengan bangkitnya garis darahnya, maka kita tidak perlu untuk melakukan pengorbanan.


Filia, itulah nama dari cucuku. dia memiliki sikap dan tempramen yang anggun, bahkan saat dia menolak lamaran pangeran dari Doranggo Empire itu, di bisa menolaknya dengan bijaksana tanpa menyinggung pihak lain. selain itu dia memberikan pembatasan yang tidak mungkin di lalui oleh pangeran itu.


semakin lama aku tinggal bersama cucuku, aku semakin menyadari betapa luar biasanya dia. aku mendengar dari pelayan tentang semua hal yang dia lakukan. pandai memasak, pandai bermain musik, pandai menjahit, pandai bernyanyi, dan lain sebagainya. cantik, anggun, cerdas, bijaksana, dan baik, itulah hal yang aku dengar dari para pelayan. ini lebih seperti pemujaan tanpa syarat kepadanya. selain itu aku juga melihat kekuatannya saat melakukan latihan di lapangan. monster yang dia ciptakan untuk berlatih adalah monster yang sangat kuat, setidaknya di masa ini. menurut catatan kuno, ada banyak monster yang jauh lebih kuat dari yang ada saat ini. awalnya aku sangat khawatir melihatnya melawan monster kuat sebanyak itu. tapi melihat gerakannya yang lancar dan indah, seperti menari di Medan perang, itu membuatku sadar akan kemampuannya.


tapi meskipun begitu, aku tidak bisa melepaskan rasa khawatir yang ada di hatiku saat melihatnya, terutama saat bilah-bilah tajam itu hampir mengenai titik-titik buta dan vital yang seharusnya dimiliki oleh petarung humanoid, tapi dia bisa membaca dan menangkis serangan secepat itu dengan baik.


semua hal yang dia lakukan membuatku merasa bahwa putriku telah melahirkan cucu yang luar biasa. terutama hari ini. hari ini aku pergi bersama dengan Filia ke kota untuk melakukan sesuatu. sepertinya dia memiliki sesuatu yang penting di kota, apalagi melihat laporan yang dia pegang, itu adalah laporan dari sebuah rencana yang rinci. kemudian aku mengetahui rencana itu, rencana itu bertujuan untuk mengurangi jumlah anak-anak yatim-piatu di daerah kumuh dan memberikan mereka kehidupan yang layak, tapi tanpa kehilangan yang besar. rencana yang mengagumkan untuk anak seusianya.


aku juga melihat anak-anak yang telah dia bantu. mereka tampak sangat berterima kasih dan terlihat sangat bahagia. masalah yang di hadapi semua negara saat ini adalah tingkat kemiskinan dan kejahatan yang tinggi. meskipun apa yang di lakukan Filia tidak dapat memberikan pengaruh yang signifikan, tapi setidaknya mampu menyediakan jalur yang benar untuk perbaikan di masa depan.


setelah mengunjungi anak-anak itu, Filia mengajak mereka untuk pergi ke suatu tempat. aku penasaran kemana kita kan pergi, terlebih lagi hanya dengan berjalan kaki. kemudian aku tahu bahwa kita pergi ke guild perdagangan. Filia tampaknya sangat tidak asing dengan tempat ini, dia seperti sudah sering dan hafal tentang cara kerja di sini. ini sangat jarang bagi anak bangsawan yang seusianya.


Filia bertemu langsung dengan ketua dari Guild Perdagangan untuk membicarakan tentang kebutuhan anak-anak itu. mereka berdua nampak akrab dan saling kenal, sepertinya mereka sudah pernah bertemu sebelumnya. pembicaraan berlangsung lancar dan tanpa hambatan. nampaknya Filia juga bisa menyelesaikan hal seperti ini dengan mudah. cucu yang luar biasa. sepertinya Holy Kingdom akan sampai pada masa keemasannya tidak lama lagi.


awalnya aku mengira semuanya akan berjalan lancar, sampai... ada masalah yang datang mengetuk pintu. tidak, masalah tidak datang mengetuk pintu, tapi masalah datang mendobrak pintu dengan kasar.


kedatangan mereka benar-benar membuatku marah. terutama kata-kata kasar yang di ucapkan oleh pengikut bangsawan itu. awalnya aku ingin memberi mereka pelajaran, tapi Filia menghentikan ku. melihat dari ekspresi percaya dirinya, dia tampak ingin menyelesaikan masalah ini sendirian.


pengikut bangsawan itu terus mengucapkan kata-kata kasar kepada cucuku, bahkan menyebutnya sebagai pedagang. oh, jika aku di izinkan untuk bergerak, maka aku akan mengambil kepala orang itu.


awalnya Filia berbicara dengan senyum di wajahnya, tapi setelah agak lama, dia menggunakan kata-kata kasar dan merendahkan, persis seperti seorang bangsawan sombong. kemampuan untuk merubah sikap dan ekspresinya dalam waktu singkat sudah dapat membuktikan bahwa dia adalah anak yang luar biasa. mungkin dia juga sedikit kesal dengan kata-kata dan sikap yang di perlihatkan oleh pria tikus itu, jadi di mulai menjadi seperti itu.


dia langsung memerintahkan kesatria untuk menangkap pengikut bangsawan yang menyebalkan itu. kemudian....


Filia mengeluarkan aura intimidasi yang sangat kuat dengan hawa dingin yang membuat bulu kudukku berdiri. mana yang ada di seluruh ruangan mengamuk dan gelisah. bahkan aura intimidasi itu tidak di arahkan kepadaku, tapi aku bisa merasakan rasa bahaya yang intens. bisa di bayangkan jika itu di arahkan kepadaku.


aura seperti ini hanya di miliki oleh orang yang sudah mengalami peristiwa hidup dan mati berkali-kali dalam hidupnya.


bangsawan gendut itu langsung berlutut ke lantai dan memohon untuk hidupnya. dia beruntung bahwa intimidasi ini tidak di sertai dengan niat membunuh atau dia akan langsung muntah darah dan tewas di tempat karena ketakutan.


awalnya aku mengira bahwa ini semua adalah puncaknya, sampai hal yang lebih mengejutkan terjadi....


(akhir dari chapter ini)


kalau gak sibuk update setiap hari, tapi waktunya random dan tidak pasti. kadang bisa siang, pagi, atau malam, jadi jangan bosan-bosan nunggu ya.


ok, terima kasih atas dukungannya, dan see you next time ;)