
Negeri Awan Biru, negeri paling luas diantara tiga negeri di Benua Bulan biru, dipimpin oleh Kaisar Biru, dan menjadi negeri surganya sekte kultivator aliran putih dan netral.
Semua sekte besar bintang sepuluh aliran putih saat ini, kecuali Istana Bintang Api, sejak awal berdiri di wilayah Negeri Awan Biru, dimana salah satu sekte tersebut adalah Sekte Teratai Putih.
Para pendiri Sekte Teratai Putih dulunya memiliki hubungan dekat dengan biksu, sehingga penampilan dan gaya hidup semua anggota sekte seperti biksu.
Mudah untuk mengenali anggota Sekte Teratai Putih, yaitu penampilan sederhana dengan jubah putih berlapis kain abu-abu gelap bermotif bunga teratai putih dibagian dada dan yang paling mencolok adalah kepala botak.
Memang tidak semua anggotanya berkepala botak licin, kebanyakan dari anggota sekte masih memiliki rambut tipis.
Sebagai salah satu sekte besar bintang sepuluh aliran putih, Sekte Teratai Putih memiliki satu jagoan kultivator yang termasuk Jagoan Pilar aliran putih.
Julukannya adalah Pilar Bumi, dipegang oleh Wu Bai, yang menjabat sebagai pemimpin tertinggi Sekte Teratai Putih. Karena sejarah sekte, pemimpin Sekte Teratai Putih dipanggil sebagai Mahaguru oleh anggota sekte dan pihak luar, sehingga Wu Bai dipanggil Mahaguru Wu.
Wu Bai adalah salah satu kultivator tua yang masih hidup di Benua Bulan Biru, meski usianya tidak setua Feng Xian sang Angin Timur atau jagoan Empat Penjuru lainnya. Wu Bai juga dianggap sebagai jagoan kultivator terkuat pihak aliran putih.
Seperti julukannya, Wu Bai dengan akar roh murni unsur tanah menguasai sihir unsur tanah tingkat tinggi. Selain itu dia juga mendalami teknik penempaan tubuh seperti halnya yang dilakukan oleh sebagian besar anggota sekte.
Wu Bai memiliki tiga murid langsung yang namanya sudah dikenal luas di dunia kultivator. Murid pertama bernama Wu Yi, murid kedua bernama Wu Er, dan murid ketiga bernama Wu San.
Wu Yi dijuluki Naga Baja, Wu Er dijuluki Macan Api, dan Wu San dijuluki Kera Jenaka. Dalam sekte, tiga murid langsung Wu Bai ini adalah pemegang kepemimpinan tertinggi setelah Wu Bai, yang setara dengan Tetua Agung jika disekte lain.
Setiap tiga murid sepuh ini juga memiliki beberapa murid langsung. Sedikit orang atau pihak luar mengetahui bahwa murid langsung generasi terbaru dari ketiganya termasuk jenius kultivator muda saat ini, suatu keberkahan tersendiri bagi Sekte Teratai Putih.
Dua dari tiga murid jenius ini sudah mencapai Ranah Dasar tingkat dua belas pada usia mereka yang kedelapan belas. Demi memuluskan perjalanan praktik mereka ke tingkat lebih tinggi dan mencapai puncak Ranah Dasar agar bisa berpeluang membentuk Pondasi Langit, Wu Bai memberikan tugas khusus pada dua murid ini untuk menemui Feng Xian di Pulau Bulan Bintang demi mendapatkan pil darinya.
Dua murid jenius ini bernama Wu Shenghao dan Wu Honghao. Keduanya datang menghadap Wu Bai di aula utama Sekte Teratai Putih. Ada juga tiga murid langsung Wu Bai disana.
"Maafkan murid Mahaguru, yang murid tahu Senior Angin Timur tidak menyukai kultivator yang tergabung dengan sekte, terutama yang beraliran putih. Bukankah jelas beliau akan menolak menjual pil pada kita?" Honghao buka suara mendengar tugas yang disampaikan Wu Bai.
Pilar Bumi tersebut tertawa pelan, sementara tiga murid langsung Wu Bai tersenyum tipis.
"Akan kuberitahukan rahasia kecil pada kalian berdua..."
Wu Bai menjelaskan bahwa, tidak peduli alirannya, sebenarnya Feng Xian tidak membenci semua orang yang berasal dari sekte. Memang Feng Xian diketahui lebih membenci pihak aliran putih, tetapi Sekte Teratai Putih bisa dikatakan sebuah pengecualian, terutama Wu Bai.
Wu Bai juga menjelaskan dimasa lalu, Feng Xian pernah mengatakan bersedia membantu dirinya atau pihak Sekte Teratai Putih secara gratis sebanyak tiga kali. Selebihnya, dia akan meminta imbalan. Wu Bai sudah menggunakan dua kali kesempatan itu, sehingga tersisa satu.
"Mohon maaf, Mahaguru. Bukankah lebih baik bantuan gratis yang terakhir ini digunakan untuk kepentingan sekte yang lebih mendesak? Masalah pil untuk sumber daya kami, kita memiliki Guru Wu Er sebagai alkemis terbaik sekte, bukan?" tanya Honghao lagi.
Pertanyaan itu disambut tawa oleh Wu Bai dan tiga muridnya, membuat Shenghao dan Honghao saling menatap bingung.
Wu Bai melirik Wu Er, sehingga murid nomor duanya itu yang menjelaskan.
"Honghao, aku memang alkemis terbaik di sekte. Meski aku sudah menjadi Raja Pil selama seratus tahun, tetapi jika dibandingkan dengan Senior Feng, kemampuanku tidak ada apa-apanya. Butuh banyak percobaan untukku agar mendapatkan pil kualitas super, apalagi sempurna..."
Prioritas sumber daya pil untuk generasi terbaru Sekte Teratai Putih memang ditujukan pada Shenghao, Honghao, dan satu murid lagi, tetapi itu hanya membantu ketiganya mencapai Ranah Dasar tingkat dua belas saja.
Untuk menembus ke tingkat lebih tinggi, maka diperlukan kualitas pil sempurna buatan alkemis nomor satu. Hal ini bahkan diajukan langsung oleh Wu Er, didukung oleh dua saudara seperguruannya dan disetujui oleh Wu Bai.
Wu Bai mengeluarkan sebuah surat dan medali pengenal milik Feng Xian, "Ini akan menjadi bantuan terakhir secara gratis yang bisa kita dapatkan dari beliau."
Shenghao menerima kedua benda itu sebelum bertanya, "Mahaguru, berkaitan dengan misi ini, berarti Senior Angin Timur sudah membuka diri kembali?"
"Kita belum mendapatkan kabar, tetapi Paman Gurumu, Wu San mengatakan dia memiliki firasat yang bagus tentang ini."
Pandangan Shenghao dan Honghao mengarah pada Wu San atau yang juga dikenal sebagai Kera Jenaka. Badannya subur dan pipinya tembem. Berbeda dengan Wu Yi yang berbadan besar dan tegap, serta berwajah agak seram atau Wu Er yang badannya kurus tinggi dan berwajah ramah.
Wu San sebagai murid ketiga Wu Bai memiliki kemampuan unik, yaitu pada waktu-waktu tertentu dia akan mendapat firasat tentang sesuatu. Hampir tidak ada yang meleset tentang firasat yang dia dapatkan. Salah satunya adalah perang besar dunia kultivator dua puluh tahun lalu.
Kali ini berkaitan dengan kabar tentang Feng Xian, Wu San bermimpi melihat awan-awan gelap perlahan menghilang sehingga nampak bulan dikelilingi bintang-bintang terang menyinari langit malam. Dia berasumsi ini berkaitan dengan Pulau Bulan Bintang yang muncul kembali dan Wu San sangat yakin tentang hal ini.
Pihak Sekte Teratai Putih sengaja tidak mencari informasi dari Toko Harta Giok yang berada di toko kultivator terdekat dari markas sekte, karena akan menarik perhatian yang tidak diinginkan.
"Tidak perlu terlalu terpaku dengan misi ini. Anggap perjalanan kalian ini seperti biasanya. Jika memang Senior Feng masih menutup diri, setidaknya kalian bisa menambah pengalaman dalam perjalanan."
"Murid mengerti, Mahaguru." Shenghao dan Honghao menjawab serempak.
---