Mortal To Immortal (Book 1)

Mortal To Immortal (Book 1)
MTI 50 - Salah Harga



Yao Han tidak salah menduga tentang keunikan mata biru gelap Qian Yue karena memang gadis cantik itu diberkahi langit memiliki Mata Surgawi.


Kelebihan mata khususnya ini adalah mampu melihat segala sesuatu yang berharga atau bernilai tinggi, seperti pusaka misalnya. Meski memiliki salah satu jenis Mata Surgawi, hal itu tidak terlalu berpengaruh terhadap perkembangan praktik kultivasi Qian Yue.


Satu keberuntungan yang disyukuri Qian Yue adalah tanpa harus mencapai tingkat praktik yang tinggi, dia bisa mengetahui tingkatan dan kualitas suatu pusaka.


Sekilas Qian Yue melihat cincin di jari manis kanan Yao Han dan dia mengetahui benda itu termasuk Pusaka Bumi tingkat menengah.


Dia cukup terkejut ketika melihat seruling hijau giok di pinggang Yao Han adalah salah satu Pusaka Bumi tingkat tinggi.


Tidak banyak yang mengetahui Qian Yue memiliki mata khusus ini, kecuali orang-orang terdekatnya. Jadi ketika mendengar jawaban Yao Han tentang alasan mengapa memandangnya sempat membuat Qian Yue curiga Yao Han mengetahui hal ini.


Sehari sebelumnya, Qian Yue mendapat beberapa informasi tambahan tentang Yao Han dari Fu Mian.


Ada dua hal yang menarik perhatiannya. Pertama, sifat Yao Han yang ramah dan mudah diajak bicara. Dan kedua, Fu Mian yang tidak bisa membaca tingkat praktik Yao Han dengan jelas.


Kedua hal ini sudah Qian Yue buktikan melalui pertemuannya dengan Yao Han ini.


'Meski jauh lebih ramah dari gurunya, dia pasti memiliki sikap sulit dihadapi dengan caranya sendiri.'


Berbeda dengan Fu Mian yang tidak bisa membaca tingkat praktik Yao Han dengan jelas, Qin Yue justru sama sekali tidak bisa membaca apalagi mengukur kekuatannya.


'Dia mungkin menggunakan pusaka khusus agar orang lain tidak bisa membaca tingkat praktiknya,' pikir Qian Yue.


Satu hal lain yang dipikirkan Qian Yue adalah dengan penampilan Yao Han yang masih begitu muda dan mungkin seumuran dengannya, pastilah praktik Yao Han belum mencapai Ranah Inti.


Fu Mian berdeham pelan lalu berusaha mencairkan suasana.


"Saudara Yao, mari kuperkenalkan padamu. Nona ini adalah..."


Fu Mian mengenalkan Qian Yue pada Yao Han secara garis besar, "Nona Qian berasal dari pusat dan datang berkunjung kemari."


"Salam kenal, Nona Qian. Namaku Yao Han, senang bertemu denganmu."


"Saudara Yao, tidak perlu sungkan. Aku sudah mendengar sedikit tentangmu dari Manajer Fu. Jujur pihak kami terkejut, tetapi aku senang bertemu dengan murid Senior Angin Timur."


Yao Han tersenyum tipis mendengar kata 'pihak kami' dari Qian Yue, sementara kedua gurunya tertawa pelan terkesan mengejek.


"Menara Harta Giok mengirimkan gadis cantik ini untuk melihat Han'er. Gerakan mereka masih secepat dulu," celetuk Yutian.


"Mereka pasti heboh dan berusaha menarik perhatian Han'er melalui gadis ini agar lebih dekat dengan mereka." Meirong menyahut sambil menggelengkan kepala.


Fu Mian kemudian memberitahukan bahwa pil buatan Yao Han yang mereka jual kembali sangat laris dan itu yang menyebabkan toko mereka didatangi banyak pembeli.


Yao Han hanya menanggapi dengan anggukan pelan dan tidak terlalu antusias dengan hal tersebut. Lalu dia mengatakan ingin menjual lebih banyak pil lagi.


Yao Han mengeluarkan beberapa botol pil. Selain Pil Pengumpul Qi dan Pil Hati Perak yang kali yang tersedia berkualitas super dan sempurna, ada juga beberapa jenis pil lainnya.


Ada yang berguna untuk mengatasi racun ringan, meningkatkan kualitas darah, menempa otot dan tulang, serta menyembuhkan luka fisik.


Mata Qian Yue dan Fu Mian melebar, serta napas mereka tertahan. Bukan karena ada pil yang kualitasnya super dan sempurna berjumlah puluhan sampai ratusan, melainkan ada tiga jenis pil yang termasuk pil kelas empat dan lima.


"Saudara Yao, kau ternyata Alkemis Emas?!" Qian Yue tidak bisa tidak terkejut. Pertanyaannya mewakili Fu Mian yang mematung menatap pil-pil tersebut.


Qian Yue jadi tidak yakin Yao Han semuda yang terlihat dan dia pikirkan.


Sebenarnya Yao Han sudah bisa membuat beberapa pil kelas enam, sehingga di termasuk Alkemis Giok. Yao Han sudah lama tidak mempedulikan pencapaian peringkat Alkemis, tetapi Meirong selalu antusias dengan hal ini.


Yao Han tidak berniat mengatakan kebenaran ini, dia malah bertanya, "Apakah ada yang salah?"


"Ng, Saudara Yao, apakah kau memiliki Pil Penempa Pondasi?" tanya Fu Mian.


Pil yang dimaksud termasuk pil kelas empat. Sangat membantu dan hanya berguna bagi kultivator yang praktiknya terhenti di Ranah Dasar tingkat sembilan, sepuluh, dan sebelas yang ingin memasuki Ranah Pondasi. Tentu saja mereka hanya bisa membentuk pondasi terlemah, yaitu Pondasi Fana.


"Maksud Manajer Fu pil ini, ya?" Yao Han memunculkan sebotol pil dan mengeluarkan isinya. Ada sepuluh pil berwarna putih dengan tiga garis hitam dan memancarkan sinar.


"Kualitas sempurna... Manajer Fu, kira-kira berapa persen tingkat keberhasilan membentuk Pondasi Fana dengan satu pil ini?" tanya Qian Yue pelan.


Tidak ada cobaan bagi mereka yang hanya bisa membentuk Pondasi Fana saat memasuki Ranah Pondasi dan tidak ada resiko jika gagal dalam proses pembentukannya.


Umumnya butuh setidaknya dua pil untuk berhasil. Itu juga kembali pada faktor kualitas pil yang dikonsumsi dan bakat si kultivator.


"Ehem, aku tidak bisa mengatakan seratus persen, tetapi setidaknya sembilan puluh persen. Hanya dengan satu pil kualitas ini bisa menghasilkan satu kultivator Pondasi Fana."


Sekte kecil dan menengah jelas sekali akan memburu pil ini. Mereka mungkin memiliki sumber daya yang cukup, tetapi yang dijual di pasaran akan selalu cepat habis.


Umumnya, Pil Penempa Pondasi yang dijual di pasaran berkualitas normal dan setiap pil dihargai lima ratus batu roh. Yao Han juga menjual dengan harga yang sama untuk yang berkualitas normal.


Namun, saat dia menyebutkan harga pil buatannya yang berkualitas baik, super, dan sempurna, Qian Yue dan Fu Mian mematung cukup lama.


Jika pihak Menara Harta Giok yang membuatnya, mereka mungkin akan memasang harga setidaknya lima ribu batu roh untuk setiap pil kualitas sempurna. Namun, Yao Han justru memasang harga jauh lebih murah, yaitu seribu batu roh.


"Saudara Yao, kenapa kau memasang harga sangat murah?" Qian Yue tidak bisa menahan diri untuk tidak bertanya.


Dia juga sudah mendengar tentang Yao Han yang memasang harga murah untuk pil buatannya, tetapi tidak mengetahui alasannya.


"Eh, murah? Kupikir ini sudah mahal sekali."


Balasan polos Yao Han membuat Qian Yue menggaruk pipi sambil tersenyum canggung.


'Setahuku Senior Angin Timur sangat sensitif terhadap harga pil buatannya, tetapi kenapa muridnya tidak terlihat demikian?'


Qian Yue merasa Yao Han salah memasang harga pil.


 


Catatan:


Qian: uang


Yue: bulan


Peringkat Alkemis dan pencapaian minimal dalam bidang alkemi disederhanakan sebagai berikut.


Alkemis Putih: mempelajari tanaman sihir dan membuat bubuk obat


Alkemis Perunggu: pil kelas 1 dan 2


Alkemis Perak: pil kelas 3 dan 4


Alkemis Emas: pil kelas 5 dan 6


Alkemis Giok: pil kelas 7 dan 8


Raja Pil: pil kelas 9 dan 10


Kaisar Pil: pil kelas 11 dan 12.