Mortal To Immortal (Book 1)

Mortal To Immortal (Book 1)
MTI 139 - Bintang Ungu



Jarak antara Yao Han dengan posisi sekelompok kultivator Sekte Bintang Ungu yang dikatakan Meirong cukup jauh, tetapi bisa ditempuh dalam waktu singkat karena menggunakan Langkah Angin Surgawi.


Dalam jarak pandang menggunakan kekuatan mata khususnya, Yao Han melihat tujuh orang dengan seragam sama dikelilingi puluhan manusia dengan penampilan dan bentuk tubuh aneh. Mereka adalah manusia setengah siluman.


Manusia jenis ini adalah kultivator yang memiliki dan menambah kekuatan dengan cara menyerap Qi dari permata siluman. Namun dikarenakan suatu kesalahan dan mengalami kegagalan dalam prosesnya, membuat mereka berakhir menjadi manusia setengah siluman.


Manusia setengah siluman akan kehilangan sisi kemanusiaannya, baik itu dari penampilan maupun akal sehatnya. Mereka sama berbahayanya dengan siluman, mayat hidup, atau anak berdarah campuran yang mengalami gangguan.


Pada situasi dan kondisi yang paling buruk, manusia setengah siluman jauh lebih berbahaya dari segerombolan siluman berkekuatan Ranah Pondasi bahkan Ranah Inti.


Yao Han melihat dari tujuh anggota Sekte Bintang Ungu ini, satu diantaranya adalah pria dewasa berjanggut pendek berkekuatan Pondasi Bumi tahap menengah. Dia langsung bisa menebak pria itu adalah salah satu tetua Sekte Bintang Ungu.


Satu hal lain yang ditemukan Yao Han adalah ada seorang pemuda yang tergeletak di tanah, tampak tak sadarkan diri dan terluka.


"Hm?" Yao Han mengerutkan dahi saat mengetahui kondisi pemuda yang tergeletak itu parah, tidak hanya terluka secara fisik, tetapi juga keracunan.


Saat Yao Han sudah didekat ketujuh orang ini, mereka memasang sikap waspada. Kedatangan Yao Han bisa dibilang muncul tiba-tiba karena sebelumnya perhatian mereka lebih terpusat pada sekelompok manusia setengah siluman dihadapan mereka ini.


"Siapa kau, anak muda?" tanya pria dewasa diantara mereka.


Yao Han memberi salam singkat, "Senior, aku adalah seorang pengelana yang kebetulan lewat. Aku melihat kalian sedang kesulitan, jadi aku menawarkan diri membantu."


Pria itu menaikkan kedua alisnya sambil memperhatikan Yao Han dari atas ke bawah beberapa kali. Bagaimanapun dia melihat, Yao Han adalah kultivator Ranah Dasar tingkat sembilan.


Menurutnya, kekuatan Yao Han tidak banyak membantu, karena kekuatan tiga puluh manusia setengah siluman disana paling rendah adalah Ranah Dasar tingkat tujuh, sementara yang paling tinggi adalah Pondasi Fana tahap awal.


Ditambah Yao Han, total ada delapan orang. Namun melawan tiga puluh manusia setengah siluman itu, selain kalah dari segi jumlah juga kalah dari segi kekuatan. Dan yang lebih penting, Yao Han adalah orang asing yang patut dicurigai.


Yao Han sempat melirik ke arah pemuda yang tak sadarkan diri, dahinya mengerut dalam saat menyadari pemuda itu mengalami keracunan jauh lebih hebat dan parah dibandingkan luka fisiknya.


"Apa yang..."


Belum sempat Yao Han menyelesaikan kalimatnya, Xu Yin sudah berada disampingnya. Tiga hitungan berikutnya gadis bertopeng besi itu melirik ke arah pemuda yang tergeletak di tanah dan berseru keras.


"Yang-gege!!!"


Tidak hanya Yao Han, tetapi tujuh orang anggota sekte didekat keduanya juga terkejut. Xu Yin menghampiri pemuda itu dan memeriksanya, hanya untuk menjerit lebih kencang lagi.


"Yang-gege-! Ini benar Yang-gege! Apa yang terjadi padamu?! Huhu, Yang-gege!" Xu Yin mulai menangis. Dari reaksinya, Yao Han memahami pemuda tak sadarkan diri itu adalah Xu Yang, kakak laki-laki Xu Yin.


'Sebuah kebetulan macam apa ini?'


Ada rasa syukur Yao Han bisa menemukan Xu Yang dalam situasi yang mengejutkan, tetapi dia tidak bisa tenang sementara waktu karena masih ada tiga puluh manusia setengah siluman yang harus diatasi.


Melihat ada beberapa manusia setengah siluman yang datang mendekat, Yao Han berdecak pelan, "Mereka tak bisa bersabar, ya."


Yao Han melepaskan aura pembunuhnya sambil berjalan maju tiga langkah, mengejutkan mereka semua sekaligus menghentikan beberapa manusia setengah siluman itu melangkah mendekat.


Seiring hampir selesainya segel tangan yang dia buat, perlahan dari tubuh Yao Han memancarkan hawa dingin, "Membekulah kalian semua!"


Yao Han menghentakkan kaki kanannya dan muncul jarum-jarum es cukup besar dari dalam tanah yang mengarah pada manusia setengah siluman.


Sebagian besar dari mereka mati tertusuk jarum-jarum es. Sisanya membeku, menjadi patung es. Yao Han menggenggam tangannya dan patung es itu hancur.


Xu Yin tidak sempat melihat itu karena sibuk menangisi Xu Yang dan berusaha melakukan sesuatu yang bisa meringankan kondisi kakaknya.


"Masalah sudah beres." Yao Han mengangguk pelan, seolah tindakannya barusan adalah hal kecil.


Saat membalikkan badan, Yao Han melihat tujuh anggota Sekte Bintang Ungu memandangnya terkejut dengan mulut terbuka lebar. Pria dewasa disana langsung berpikir Yao Han adalah salah satu anggota Benteng Es Utara yang sedang berkelana.


"Senior dan para saudara adalah anggota Sekte Bintang Ungu, bukan? Senang bertemu dengan kalian. Ada sesuatu yang ingin kutanyakan, bisakah kalian menunggu sebentar?"


"Eh? B-Baiklah, anak muda. Terima kasih atas bantuanmu." Pria itu menjawab sedikit gagap sekaligus kebingungan dengan Yao Han yang seolah kebetulan memiliki urusan dengan mereka.


Yao Han mengangguk pelan, lalu menghampiri Xu Yin. Kondisi Xu Yang ternyata jauh lebih buruk dari yang Yao Han dengar, membuatnya menghela napas panjang.


"Yinyin, kita harus mencari tempat yang lebih baik untuk mengobati kakakmu." Yao Han menepuk pelan pundak Xu Yin.


Gadis itu menghentikan tangisnya sejenak lalu meraih tangan Yao Han, "Kau bisa menyembuhkan kakakku, bukan? Ayo katakan kalau kau bisa!"


"Tenanglah, Yinyin. Aku akan berusaha yang terbaik." Yao Han menjawab sambil menenangkan Xu Yin yang mengguncang tangannya cukup kencang.


"Kau harus bisa menyembuhkan kakakku atau aku akan membencimu seumur hidup!"


Yao Han menghela napas pelan, "Kau membenciku pun tidak bisa mengubah kondisimu kakakmu. Jangan berkata tidak masuk akal."


Melihat ke sekitar, tidak ada tempat berteduh yang cocok untuk menyembuhkan Xu Yang, sehingga Yao Han segera terpikirkan membuat rumah dari sihir unsur kayu.


"Tunggulah sebentar."


Yao Han menjauh sepuluh langkah dari Xu Yin, gadis cantik itu dan anggota Sekte Bintang Ungu memperhatikan sesuatu yang akan dilakukan Yao Han.


Sambil membentuk segel tangan, Yao Han merendahkan tubuhnya menjadi setengah berlutut. Tubuhnya dilapisi cahaya kehijauan, lalu meletakkan kedua tangan diatas tanah.


Tak lama kemudian, tanah disekitarnya bergetar dan muncul pilar-pilar kayu yang segera membentuk bangunan sederhana satu lantai dalam waktu sepuluh hitungan. Terdapat beberapa batang dan ranting berdaun rimbun yang muncul di beberapa bagian rumah kayu sederhana itu.


Xu Yin terkejut dan melupakan kesedihannya. Reaksi anggota Sekte Bintang Ungu sama terkejutnya, bahkan lebih terkejut dari sebelumnya.


Meskipun mengetahui Yao Han bisa mengeluarkan sihir unsur kayu, Xu Yin tetap terkejut melihat kemampuan Yao Han yang satu ini, apalagi tujuh orang lainnya.


'Bisa menggunakan sihir unsur kayu yang sangat langka... siapa sebenarnya anak muda ini?!'


---


Catatan:


Mohon dukungan like dan komen spam di novel ini dan Jade Hearted Dragon, ya. Semoga novel JHD bisa menang lomba, hahaha!


Salam panas dingin,


Author, Maswaw.