Mortal To Immortal (Book 1)

Mortal To Immortal (Book 1)
MTI 036 - Pasien Pertama



Houyi hanya bisa menelan bulat-bulat komentar Feng Xian setelah dia selesai bercerita. Memang ada sedikit andil dirinya terhadap tindakan istrinya di masa lalu.


"Aku mengerti sekarang, tetapi aku belum menemukan alasan yang sebenarnya atas tindakan istrimu itu."


Houyi tersenyum tipis, dia mengagumi pengamatan tajam Feng Xian.


"Tindakan istriku sebenarnya agar Yunzi seperti kakaknya, anak pertama kami..."


Benteng Es Utara, khususnya keluarga kecil Houyi diberkahi oleh langit. Anak pertama Raja Es adalah seorang perempuan yang terlahir dengan bakat langka yaitu akar roh murni unsur es.


Beberapa tahun setelah kelahirannya, anak pertama mereka tumbuh menjadi gadis yang cantik dan menjadi kultivator muda yang benar-benar berbakat.


Dia adalah permata bagi Benteng Es Utara dan dianggap sebagai calon pemimpin ideal Benteng Es Utara selanjutnya.


Setelah diam sejenak, Feng Xian mendengkus, "Pil yang istrimu konsumsi pasti tidak sebagus pil buatanku. Oleh karena itu, semuanya berakhir menjadi seperti ini."


Houyi tersenyum pahit, tidak membantah ucapan Feng Xian, yang mana disaat bersamaan pria itu menyombongkan diri terhadap kemampuannya dalam membuat pil.


Houyi juga pernah berusaha menemui Feng Xian untuk membeli pil darinya demi kebutuhan sang istri, tetapi saat itu Feng Xian sudah memutuskan menutup diri dari dunia.


"Pil kualitas sempurna memang bisa meminimalkan resiko terhadap segala kondisi yang ada bagi semua kultivator, tetapi jika untuk kultivator wanita yang hamil, aku tidak bisa menjaminnya..."


Houyi menambahkan karena kondisi Yunzi disebabkan oleh racun pil, maka dia pergi mendatangi Lembah Hati Racun, sebuah sekte yang mendalami ilmu racun, yang didalamnya berkumpul para ahli racun terbaik dari seluruh penjuru Benua Bulan Biru.


"Menarik... kau mendatangi sekte aliran hitam, padahal dirimu sendiri berasal dari aliran netral. Sebuah keajaiban mereka mau memberikan bantuan." Feng Xian tertawa kecil.


"Bisa dibilang Lembah Hati Racun memberiku muka karena aku memiliki hubungan baik dengan mantan Tetua Agung sekte mereka, Gerbang Racun generasi sebelumnya, Saudara She Yutian yang menghilang bertahun-tahun yang lalu..."


Feng Xian menanggapi dengan anggukan pelan dan senyuman tipis.


"Karena kau masih mencari bantuanku, kuanggap mereka tidak memiliki jalan keluar... atau mungkin ada hal lain?"


"Sesepuh sekte mereka mengatakan, meski bisa menyembuhkan Yunzi, tetapi cara mereka sangat beresiko. Andai berjalan lancar, sebagai bayaran usia Yunzi akan berkurang dan hanya bisa hidup sebagai manusia biasa. Kemungkinan terburuknya, Yunzi bisa berakhir lumpuh total."


Raut wajah Houyi tampak begitu pahit saat mengatakan bagian terakhir. Yunzi tampak lesu dan menundukkan kepala.


"Siapa yang kau maksud sesepuh ini?"


"Ng... Kakek Kodok, Senior Xu Lao dan Senior Nenek Ular, Senior She Liu"


"Ah, mereka rupanya..." Feng Xian tertawa kecil lalu menarik napas dalam. Wajahnya menjadi sedikit lebih serius.


"Aku masih punya hati nurani dan hari ini suasana hatiku sedang baik, jadi aku bersedia menolongmu, tapi..."


Mendengar kata 'tapi' membuat jantung Houyi berdebar kencang, "... sejujurnya aku juga tidak memiliki cara yang lebih baik dari para ahli racun itu."


Feng Xian berhasil memusnahkan harapan terakhir Houyi. Raut wajah Raja Es begitu buruk dan dia tidak mencoba menutupinya.


"Meskipun menggunakan pil buatanku, belum tentu berhasil dan bisa jadi sama beresikonya dengan cara para ahli racun itu. Jika aku menguasai teknik tingkat tinggi menghilangkan racun menggunakan Qi, kemungkinan berhasil mencapai delapan puluh persen dan resikonya pun kecil. Sayangnya..." Feng Xian menggeleng pelan.


"Senior, jika bukan dirimu, siapa lagi yang bisa menolongku?" Houyi benar-benar tidak bisa memikirkan orang lain lagi. Satu nama yang sempat terlintas dipikirannya tidak bisa diharapkan saat ini. 'Aih, andai Saudara She tidak menghilang...'


Feng Xian berdecak pelan, "Kau ini... apa dengan menunjukkan raut wajah seperti itu akan menyelesaikan masalah? Tenang, masih ada satu orang yang lebih baik dariku."


"Eh? Ada yang lebih baik dari Senior?" Houyi harap Feng Xian sedang tidak membual atau sekedar memberikan harapan palsu.


Houyi memandang Yao Han yang kaget. Ditengah pikirannya yang tidak begitu jernih, Houyi bertanya satu hal, "Senior, siapa anak muda ini?"


"Lebih baik dia yang mengenalkan dirinya sendiri." Feng Xian memberi tanda agar Yao Han mendekat.


"Senior, maaf tadi aku belum sempat memperkenalkan diri. Namaku Yao Han, murid Guru Feng Xian."


"M-Murid?!"


Houyi terkejut sampai dia melupakan kesedihan hatinya. Pikirannya mendadak kosong. Matanya bergantian melihat Feng Xian dan Yao Han yang tersenyum sopan.


'Senior Angin Timur akhirnya memiliki penerus! Ini sungguh kabar yang mengejutkan...'


Setelah lebih tenang, Houyi bisa berpikir jernih, 'Tebakanku benar dia memiliki hubungan dengan Senior Feng. Ternyata anak muda ini adalah muridnya.'


"Ah, iya, anak muda. Namaku Bing Houyi, Patriark Benteng Es Utara dan ini anakku Yunzi."


"Sebuah kehormatan bertemu dengan Raja Es."


Houyi tidak merasa heran Yao Han mengetahui julukannya, karena ada kemungkinan Feng Xian yang memberitahu beberapa hal tentang dirinya.


"Kau bisa memanggilku Paman Bing, anak muda."


"Baik, Paman Bing. Guru Feng biasa memanggilku Xiao Han, Paman juga bisa memanggilku seperti itu."


Houyi mengangguk pelan lalu memandang Feng Xian, "Senior, maaf jika ucapanku menyinggung, tetapi tadi Anda bilang yang bisa membantuku adalah... Xiao Han?"


"Benar. Dia adalah orang terakhir yang bisa kau mintai bantuan dan lebih baik dariku untuk mengobati anakmu. Percaya padaku."


Houyi meyakini ucapan Feng Xian karena Angin Timur sangat memegang kata-katanya.


"Xiao Han, kau bisa mengobati Yunzi tanpa efek samping?"


"Meski adik kecil ini adalah pasien pertamaku, tetapi aku yakin bisa melakukannya dan harusnya tanpa efek samping."


Ucapan Yao Han terdengar tidak masuk akal, tetapi Houyi mencoba mempercayainya karena Feng Xian tampak yakin dengan kemampuan muridnya. Padahal pria itu sendiri tidak yakin mampu menyembuhkan Yao Han.


"Lakukan yang terbaik untuk Yunzi."


Yao Han mengangguk pelan lalu memandang Yunzi, "Adik kecil, ulurkan tanganmu..."


Yunzi mengulurkan tangannya, "Apakah aku boleh memanggilmu Han-gege?" Yunzi merasa nyaman karena wajah Yao Han yang ramah.


"Tentu saja, sudah lama aku tidak mendengar panggilan itu." Yao Han tersenyum tipis.


Yao Han menggenggam pergelangan tangan Yunzi, lalu mengalirkan Qi. Yunzi merasakan sesuatu yang kuat masuk ke dalam tubuhnya. Yao Han yang tadinya tampak tenang, menunjukkan raut wajah buruk saat memeriksa.


Setelah selesai, Yao Han mengembuskan napas panjang, "Adik kecil, kupastikan kau pulang dengan kondisi sembuh total." Yao Han memandang Houyi, "Paman, kuharap Anda tidak terkejut melihat teknik penyembuhanku."


Houyi masih berusaha mencerna ucapan Yao Han saat pemuda itu menempelkan kedua tangan di punggung Yunzi dan memulai proses penyembuhan.


---