
Langkah pertama yang dilakukan Yao Han adalah mengalirkan Qi unsur kayu dan air. Yunzi merasakan tubuhnya lebih bertenaga dan ringan dari sebelumnya.
"Kalau kau nanti merasakan sakit, cobalah bertahan." Yunzi mengangguk pelan.
Yao Han menarik napas dalam lalu mulai menggunakan Teknik Dewa Racun, mengalirkan Qi untuk menghilangkan seluruh racun yang terdapat dalam tubuh Yunzi.
'Ini... Teknik Dewa Racun milik Saudara She!' Mata Houyi melebar dan napasnya sempat terhenti sejenak. Butuh beberapa saat Houyi mengenali teknik yang digunakan Yao Han. 'Bagaimana anak ini bisa melakukannya?!' Houyi tidak sadar dia melupakan pesan Yao Han untuk tidak terkejut.
Houyi tidak asing dengan teknik satu ini karena dia memiliki hubungan dekat She Yutian, Gerbang Racun sekaligus mantan Tetua Agung Lembah Hati Racun.
Bisa dikatakan, Houyi adalah orang dari aliran netral yang nyaris benar-benar netral. Dia menjalin hubungan baik dengan sekte kultivator aliran manapun. Untuk aliran hitam, dia lebih dekat dengan Lembah Hati Racun, khususnya She Yutian.
Kedekatan Houyi dengan Yutian selayaknya saudara karena banyak kecocokan diantara keduanya. Beberapa kali beradu kekuatan. Dari pertemanan mereka, Houyi mengenali Teknik Dewa Racun dan beberapa kali ditolong menggunakan teknik ini.
Sekarang, anak keduanya juga mendapatkan pertolongan dengan teknik yang sama.
'Murid Senior Feng sungguh misterius. Bagaimana bisa dia menguasai teknik racun padahal Senior Feng sendiri ahli alkemi bukan ahli racun? Meski kedua ilmu berhubungan, tetap saja...' Kemudian sebuah pikiran liar melintas dibenaknya, 'Jangan-jangan...'
Yunzi mengerutkan dahi saat merasakan nyeri, tetapi dia menahan diri tidak mengeluh. Perlahan, raut wajah Yunzi menjadi lebih baik dan pucat pada wajahnya menghilang.
Proses itu berlangsung sekitar setengah jam dan berakhir saat Yunzi mengeluarkan gas berwarna hitam dari mulut dan hidungnya. Yao Han menarik kedua tangannya dari punggung Yunzi dan menghela napas lega.
"Selesai... Selamat adik kecil, kau sudah sembuh sepenuhnya."
"Ayah, aku sembuh-!" Yunzi melompat kegirangan dan menghampiri Houyi. Tubuhnya terasa sangat ringan. Pasangan ayah-anak itu saling berpelukan bahagia.
"Han-gege! Terimakasih sudah menolongku, kau benar-benar penyelamat!" Yunzi memeluk erat Yao Han.
"Sama-sama." Yao Han mengusap pelan punggung Yunzi.
"Anak muda, terima kasih banyak atas bantuanmu... tetapi bisakah aku meminta satu bantuan lagi?"
"Katakan, Paman."
"Apa kau juga punya cara mengatasi meridian Yunzi yang tersumbat?"
"Ini..."
Yao Han melirik Feng Xian. Seingatnya proses membuka dan membersihkan jaringan meridian adalah proses yang rumit dan menurut Meirong, hanya bisa dibantu oleh beberapa jenis pil.
Yao Han sendiri tidak pernah membersihkan meridiannya karena petir emas yang pertama kali menyambarnya, begitu juga dengan petir-petir yang muncul saat dia menjalani latihan penempaan tubuh membantunya untuk hal ini.
"Kenapa kau melihatku? Tanpa aku turun tangan, seharusnya kau bisa melakukannya, bukan?" Feng Xian menyeringai tipis.
Yao Han menggaruk kepala pelan, dia melirik Houyi yang tatapannya yang seolah menaruh harapan besar padanya.
"Paman Bing, adik kecil... tolong tunggu sebentar."
Yao Han menjauh dan duduk bermeditasi di dekat Meirong dan Yutian yang sejak awal diam memperhatikan. Setelah beberapa saat, Yao Han mendekat kembali.
Yao Han mengatakan dia bisa membantu. Lalu dia meminta Houyi menghilangkan es yang menyelimuti organ dalam Yunzi.
"Adik kecil, telan cairan didalam botol ini." Yao Han mengeluarkan botol kaca berisi setetes cairan bening yang tidak lain adalah air mata Feniks dari Meirong.
Tanpa banyak bertanya, Yunzi pun menurut. Suhu tubuhnya meningkat perlahan.
"Han-gege, kenapa tubuhku terasa panas?" Yunzi berpikir penyakitnya kambuh kembali.
Setelah itu, Yao Han membuat mantra tangan sederhana. Seketika Qi memancar dari seluruh tubuhnya.
'Qi anak ini kuat sekali.' Bukan karena melihat Qi warna biru keemasan, melainkan Houyi lebih terkejut dengan kekuatan Qi Yao Han karena tingkat kemurniannya yang tinggi.
Menggunakan pemahamannya terhadap jaringan meridian melalui Kitab Bintang Surgawi dan semua ilmu dari ketiga gurunya, Yao Han mengalirkan Qi miliknya untuk membersihkan meridian Yunzi.
Prosesnya memakan waktu sekitar satu jam dan setelah selesai, mata dan tubuh Yunzi bersinar kebiruan.
Dari pemeriksaan Yao Han sebelumnya, dia mengetahui Yunzi termasuk jenius kultivasi karena memiliki akar roh dua unsur, yaitu angin dan air.
Dia menyerahkan catatan berisi metode pernapasan yang cocok untuk calon kultivator yang bakatnya seperti Yunzi. Metode ini diturunkan dari Kitab Bintang Surgawi.
"Xiao Han, ini adalah sebuah keajaiban bagi kami... Kau terlalu baik menyerahkan petunjuk praktik ini." Houyi tidak tersinggung dengan pemberian Yao Han.
"Paman jangan sungkan. Anggap ini kenang-kenangan dariku."
Houyi dilema, dia menghargai pemberian Yao Han, tetapi itu sudah berlebihan karena Yao Han telah memberikan dua bantuan besar untuk anaknya.
"Aku berhutang besar padamu, Xiao Han. Ah tidak, Benteng Es Utara secara keseluruhan berhutang padamu."
"Paman terlalu sungkan. Aku juga senang bisa menolong adik Yunzi." Yao Han tersenyum.
"Jangan pulang dulu, Raja Es. Ada yang ingin bertemu denganmu," ujar Feng Xian.
"Maksud Senior?"
Tepat setelah Houyi bertanya, dua hewan roh yang tadi diam, bergerak mendekat. Meirong terbang lalu hinggap dipundak kanan Yao Han, sedangkan Yutian melilit tangan kirinya.
"Merekalah yang kumaksud." Feng Xian menunjuk Meirong dan Yutian.
Houyi sulit mencerna ucapan Feng Xian, sedangkan Yunzi merasa Feng Xian aneh dan mungkin sedang kehilangan akal sehatnya.
"Saudara Bing, lama tidak berjumpa..."
Houyi menahan napas, jantungnya berdebar kencang. Dia tidak heran dengan hewan roh yang mampu bicara seperti manusia saat mencapai Ranah Inti, tetapi suara pria dari ular giok... dia mengenalnya.
"Suara ular ini... mirip seperti orang yang kukenal..."
Houyi menatap Yao Han dan Feng Xian bergantian seolah meminta penjelasan, terutama ular itu memanggilnya Saudara Bing.
"Saudara Bing, apa kau juga bisa mengenali suaraku?" Kali ini suara merdu wanita terdengar berasal dari Feniks.
Houyi merasa pernah mendengar suara dari Feniks, tetapi tidak langsung mengenalinya. Yang membuatnya mengerutkan dahi dalam adalah panggilan kedua hewan roh itu padanya yang seolah keduanya mengenal dekat dirinya.
"Sepertinya kalian suka membuat orang lain kebingungan," celetuk Feng Xian, "Cepatlah berubah wujud."
Meirong dan Yutian tertawa pelan, lalu tubuh keduanya bercahaya terang dan wujud mereka berubah.
Dua sosok manusia berdiri disamping kiri dan kanan Yao Han. Paras mereka mengejutkan Houyi sampai dia berdiri dan berseru. Yunzi membuka mulutnya lebar. Ini adalah pertama kalinya dia melihat hewan roh berubah wujud menjadi manusia.
"Saudara She! Saudari Hong! K-Kalian masih hidup!"
"Ya begitulah... ceritanya sedikit panjang."
---