Mortal To Immortal (Book 1)

Mortal To Immortal (Book 1)
MTI 231 - Formasi Pelindung



Sama halnya dengan Bing Lizi, Yutian juga terlahir dengan dua akar roh murni, racun dan logam. Selain mendalami Dao Racun sampai tingkat tertinggi, Yutian juga mendalami teknik penguatan fisik yang biasanya untuk menutupi kelemahan hampir semua Kultivator Racun.


Mendalami teknik penguatan fisik membuat tubuhnya kebal terhadap hampir semua jenis pusaka senjata. Yutian adalah salah satu lawan alami bagi semua Kultivator Pedang seperti Meirong dan sedikit sekali orang yang mampu menggoreskan luka pada tubuhnya.


Mendalami teknik penguatan fisik juga membuat Yutian dapat menciptakan teknik bertarung tangan kosong. Setidaknya dia pernah menciptakan tiga teknik beladiri terkuat yang sangat sulit dicari tandingan maupun cara menanganinya.


Tiga teknik itu adalah Ayunan Pembalik Langit, Tinju Penghancur Dunia, dan Tendangan Penggetar Bumi. Setiap serangan dari masing-masing teknik ini dapat menimbulkan kerusakan parah dalam skala besar. Jika beruntung, lawan yang terkena salah satu teknik ini masih bisa bertahan hidup, tapi terluka parah yang akan sembuh dalam jangka waktu lama.


Oleh karena itu, Yutian tercengang ketika melihat pelindung tak terlihat itu tidak hancur terkena salah satu teknik terkuat miliknya. Ini baru pertama kali Yutian melihatnya. Dia masih menerima jika pelindung kasat mata itu sekedar tidak hancur, tapi tidak dengan serangannya yang mampu dipentalkan ke berbagai arah.


"Formasi pelindung macam apa itu?" gumam Yutian.


Sementara itu, Meirong melirik Yutian dengan pandangan sulit diartikan. Pada saat pertarungan mereka dulu, Yutian tidak pernah sekalipun melepaskan salah satu serangan mematikannya itu.


Harus Meirong akui, Yutian memang sedikit lebih kuat darinya dalam kondisi prima dimasa lalu. Meirong menebak, Yutian tidak bertarung terlalu serius saat itu, seolah sengaja mempermainkannya. Tebakan Meirong tidak sepenuhnya benar, karena Yutian hanya berniat memberi peringatan pada Meirong saat itu.


Lain lagi dengan Yao Han yang takjub melihat serangan Tinju Penghancur Dunia. Dia baru pertama kali melihat Yutian menggunakan teknik itu.


"Tinju Penghancur Dunia... Kenapa Guru She tidak mengajarkan teknik itu padaku saat di Pulau Bulan Bintang?"


"Belum saatnya. Setelah kau berhasil mencapai Ranah Pondasi, aku akan menurunkan semua teknikku. Tingkat kultivasimu saat ini masih belum memenuhi syarat agar kau tidak mengalami cidera."


Chen Long kemudian menegur keduanya. "Ini bukan saatnya membahas itu. Ada hal yang lebih penting."


Yao Han dan Yutian sama-sama menanggapinya dengan tawa canggung.


"Bukan sekedar formasi pelindung tak terlihat, tapi juga dapat membalikkan serangan..." Bing Lizi menatap formasi pelindung tak terlihat itu dengan pandangan tertarik.


Diantara mereka, pemahaman Bing Lizi terhadap formasi adalah yang terbaik. Dia berusaha meneliti selama beberapa saat, sebelum membuat mantra tangan.


Suhu udara disekitar turun drastis, lalu terbentuk butiran salju yang turun ke arah pelindung tak terlihat itu. Sekarang, formasi pelindung tak terlihat itu menjadi terlihat lebih jelas karena tertutupi butiran salju yang diciptakan Bing Lizi.


Semuanya terkejut, khususnya Chen Long, karena ukuran formasi pelindung itu jauh lebih besar dari yang mereka kira.


"Aku punya firasat kuat, didalam sana memang terdapat kunci jalan keluar dari dimensi ini. Formasi pelindung ini tidak mungkin ada tanpa memiliki sesuatu yang penting untuk dilindungi."


Semua setuju dengan pendapat Chen Long sambil berusaha memikirkan cara untuk menghancurkan formasi pelindung itu. Namun, sebelum menemukan solusi, mereka dikejutkan dengan butiran salju yang menutupi formasi pelindung perlahan meleleh dan menguap.


"Benar-benar formasi yang merepotkan dan menjengkelkan. Aku khawatir jika menyerang dengan sekuat tenaga, ada kemungkinan tidak hanya formasi pelindungnya yang hancur, melainkan sesuatu didalamnya." Bing Lizi merasa dipusingkan dengan formasi pelindung itu.


"Ah, beruntung sebelumnya aku hanya menggunakan tiga puluh persen kekuatan Tinju Penghancur Dunia." Yutian menanggapi lalu tertawa canggung.


"Jika menyerang dari bagian atas dan luar tidak mempan, bagaimana menyerangnya melalui bawah tanah?" usul Tian Jian.


"Cara itu patut dicoba, ayo kita lakukan."


Tian Jian kemudian dibantu Chen Long, masing-masing menggunakan sihir unsur tanah dan kayu untuk menyerang melalui dalam tanah untuk menembus ke bagian dalam formasi pelindung. Setidaknya agar bisa membuat lubang masuk tanpa harus menghancurkan formasi itu.


Namun, hasilnya tetap nihil. Keduanya menemukan bahwa formasi pelindung juga mencakup sampai ke dalam tanah. Secara keseluruhan, formasi pelindung itu berbentuk bola, yang sebagian berada di atas permukaan tanah.


"Aneh sekaligus merepotkan..." Bing Lizi merasa heran sambil mengelus dagunya.


Entah berapa lama waktu yang mereka gunakan untuk meneliti kembali formasi pelindung itu sambil memikirkan cara menghancurkannya, sampai akhirnya Meirong mengusulkan agar mereka menyerang formasi pelindung itu menggunakan kekuatan masing-masing dengan tingkat kekuatan tertentu. Barangkali dari salah satu serangan setidaknya dapat memberikan celah agar formasi pelindung itu rusak.


Kecuali Yao Han dan Tian Jian, semuanya menyerang secara bergantian, yang anehnya tetap saja tidak membuahkan hasil. Bahkan menggunakan serangan gabungan sekalipun sama sekali tidak menghancurkan formasi pelindung itu. Sebaliknya, justru menghancurkan area sekitar dalam radius satu kilometer.


"Aish, aku belum pernah melihat formasi pelindung seperti ini," keluh Bing Lizi. "Kalau saja ada Saudara Feng disini, ah tapi serangan miliknya mungkin akan menghancurkan separuh dimensi ini..."


Disaat semuanya kebingungan, Yao Han berjalan mendekati formasi pelindung tak terlihat itu. Kedua tangannya terulur menyentuh dinding formasi.


"Apa yang ingin kau lakukan, Han'er? tanya Meirong.


"Hanya iseng, Guru."


Yao Han mengalirkan Qi miliknya yang berwarna biru keemasan. Anehnya, formasi pelindung itu bereaksi. Qi Yao Han menyebar ke seluruh dinding formasi. Formasi pelindung itu kemudian tidak lagi transparan dan terlihat berwarna biru langit yang dipenuhi ukiran unik.


"Xiao Han, kau lebih ajaib dari yang kukira. Padahal kau hanya sekedar iseng, tapi membuahkan hasil. Aku tidak akan percaya ini jika tidak melihatnya sendiri." Chen Long menanggapi sambil menepuk pundak Yao Han.


"Mungkin sebaiknya aku saja yang menangani formasi pelindung ini."


Yao Han menggunakan kekuatan mata khususnya untuk memeriksa sesuatu didalam. Tidak ada lagi pemandangan langit malam penuh bintang yang terlihat, melainkan sebuah pedang yang tertancap di atas gundukan tanah.


"Pedang?" Meirong dan lainnya berseru bersamaan.


"Entah kenapa aku punya firasat buruk tentang ini." Tian Jian menanggapi sambil tersenyum masam.


Sebuah pengalaman buruk teringat oleh Tian Jian yang mana menyebabkan kondisinya berakhir seperti ini dan terpaksa harus bertahan dalam bentuk roh, serta membuatnya trauma saat menemukan sebuah Dimensi Saku.


Pedang Awan Putih yang dia berikan pada Yao Han adalah kunci salah satu Dimensi Saku yang dia singgahi saat itu. Ketika diambil, dimensi itu hancur. Meskipun berhasil menyelamatkan diri, tubuh fisiknya terluka sangat parah.


Bersambung...