
"Wa'alaikumsalam,,," balas semua orang yang masih berada di sana, secara bersamaan.
Malik langsung berjalan menghampiri Tasya, mommy Billa yang melihat sahabat lama nya datang.. juga langsung berdiri dan hendak menghampiri tante Saskia.
Sedangkan daddy Rehan, melihat istri nya maju dan hendak menghampiri tamu nya tak mau ketinggalan,, daddy tampan itu langsung menemani sang istri, untuk menyambut tamu yang datang terlambat itu.
"Mom,, wait me," pinta daddy Rehan sambil mendekati istri nya.
Mommy Billa yang sudah paham dengan situasi nya pun berhenti dan menunggu sang suami, begitu sudah dekat,, daddy Rehan langsung memeluk pinggang sang istri dengan posesif, dan kemudian berjalan bersama untuk menghampiri tante Saskia dan om Rahmat.
"Kurang kenceng meluk nya," ledek om Devan dari tempat nya duduk.
"Kalau butuh tali untuk mengikat, bilang aja Rey.. gue siapin," timpal Alex seraya terkekeh
"Sudah,, sudah,, jangan di sulut, meleduk kita semua yang repot," opa Alvian menyudahi ejekan om Devan dan om Alex pada daddy Rehan, yang seakan tak mendengar omongan sahabat-sahabat nya.
Sedangkan Malik yang sudah maju terlebih dahulu menyapa tamu nya yang baru saja datang itu, "Tasya,," hanya sapaan singkat itu yang dilontarkan Malik untuk menyambut tamu yang di nanti nya sedari tadi.
Tasya tersenyum manja, gadis belia itu maju hendak menyalami Malik.. tapi segera berbalik, "tunggu sebentar, ada yang ketinggalan..." ucap nya sambil berlari kecil menjauh dari pandangan Malik.
Malik mengernyit, begitu pun dengan kedua orang tua Tasya.
"Kenapa Tasya balik lagi bang?" Tanya mommy Billa yang sudah berada di dekat putra nya.
Malik mengedikkan bahu nya, "enggak tahu mom,," balas nya dengan lesu.
"Mau kasih kejutan kali bang,, sabar aja yah,,," hibur mommy Billa, sambil terus berjalan mendekati tante Saskia.
Setelah melepaskan diri dari jerat tangan sang suami, mommy Billa langsung memeluk sahabat nya itu, "Sas,, kenapa terlambat?" Tanya mommy Billa.
"Iya Bill,, tadi kejebak macet, maaf yah," balas tante Saskia, merasa tak enak hati.
"Enggak apa-apa, yang penting sekarang kalian sudah datang," balas mommy Billa, seraya mengurai pelukan nya.
Mommy Billa menoleh kearah om Rahmat dan tersenyum, mommy Billa mengulurkan tangan nya hendak menyalami om Rahmat,, namun keduluan sama daddy Rehan yang menjabat tangan om Rahmat dengan erat dan tatapan mengintimidasi.
"Selamat datang di acara ulang tahun putra putri kami tuan Rahmat, terimakasih sudah menyempatkan waktu anda yang sangat berharga," ucap daddy Rehan dengan formil, tegas dan berusaha untuk tersenyum ramah.
Om Rahmat mengangguk, "tidak masalah tuan Rehan, sejak kecil Tasya dan tuan muda Malik sudah bersahabat.. sudah sewajarnya kami sebagai orang tua, mendukung nya," balas om Rahmat diplomatis.
Melihat cara sang suami menatap tamu nya, mommy Billa akhir nya mengurungkan niat menjabat tangan om Rahmat dan kemudian hanya menangkup kedua tangan nya di depan dada, "terimakasih sudah bersedia menemani Tasya untuk datang ke acara nya Malik dan Malika pak Rahmat," ucap mommy Billa, ikutan formil seperti sang suami.
Om Rahmat tersenyum manis dan mengangguk.
Kembali daddy Rehan memeluk pinggang istri nya dengan erat, "mari, silahkan duduk," ucap daddy Rehan dengan hangat, mencoba melawan cemburu yang masih bercokol di dalam hati nya.
Baru saja mereka hendak melangkah, Tasya kembali dengan sedikit terengah-engah.. jelas terlihat bulir keringat membasahi kening nya. "Maaf abang Malik, jadi menunggu," ucap nya merasa bersalah.
Malik tersenyum hangat, "tidak masalah Sya,," balas Malik, seraya mengambil sapu tangan dari dalam celana nya dan kemudian mengusap keringat di kening Tasya dengan lembut. "Kamu lari-larian sampai berkeringat gini,," ucap Malik penuh perhatian.
Semua yang melihat sikap Malik yang sweet kepada Tasya itu, dibuat terkejut.. terlebih sang daddy. Pasal nya selama ini Malik di kenal sebagai anak yang cool yang susah mengekspresikan perhatian nya kepada orang-orang di sekitar.
Dan melihat apa yang dilakukan Malik barusan, membuat daddy Rehan dan mommy Billa geleng-geleng kepala. "Mom,, apa benar putra kita sedang jatuh cinta? Bukankah orang yang jatuh cinta bisa melakukan hal aneh, yang tak pernah dilakukan sebelum nya? Dan barusan, putra kita menunjukkan sikap nya yang tak biasa bukan?" Bisik daddy Rehan di telinga sang istri.
"Iya, daddy benar. Bisa jadi putra kita memang sedang jatuh cinta,, itu sebab nya sikap bang Malik berubah, karena cinta memang dapat merubah segala nya bukan? Dan mommy lihat, perubahan nya pada bang Malik baik.. jadi ya biarkan saja dad, kecuali kalau perubahan nya kearah negatif maka kita harus segera mencegah nya," balas mommy Billa dengan bijak.
Sedangkan Tasya tersenyum senang, mendapatkan perhatian khusus dari Malik. "Oh iya bang Malik, selamat ulang tahun ya.. moga makin pintar di sekolah dan makin sayang sama Tasya," ucap nya dengan gaya nya yang centil. "Ini, kado buat abang.. dan coklat ini juga untuk abang," lanjut nya, seraya memberikan sebuah paper bag dan sebungkus coklat kepada Malik.
Tante Saskia yang melihat betapa centil nya sang putri hanya bisa geleng-gelang kepala, dan tersenyum malu pada mommy Billa. "Sorry ya Bill,, ampun deh anak itu," ucap tante Saskia seraya menepuk jidat nya sendiri.
"Enggak apa-apa Sas,, nama nya juga anak-anak, kalau karakter nya sama semua enggak rame," balas mommy Billa dengan santai, karena bagi mommy Billa yang memiliki banyak anak sudah terbiasa menghadapi putra putri nya yang memiliki karakter yang berbeda-beda. Dan melihat kecentilan Tasya, mengingatkan nya pada putri ketiga nya yang juga centil, tegas dan berani.. meski terkadang sangat kolokan.
"Ayo, Sas.. kita duduk saja di sana, biarkan anak-anak kita ngobrol," ajak mommy Billa pada sahabat nya.
Senyum Malik semakin lebar,, "makasih ya, abang pasti akan semakin sayang sama Tasya," balas Malik seraya mengacak lembut puncak kepala Tasya, yang tertutup hijab simpel. "Coklat nya kita makan bareng ya.. biar romantis. Yuk, kita duduk di sana.." ajak Malik menuntun Tasya menuju sebuah bangku panjang di sisi kanan, yang agak jauh dari saudara-saudara nya.
Malika yang melihat saudara kembar nya membawa coklat, langsung mendekati adik-adik nya.. jiwa usil nya terusik dan menuntut untuk di salurkan.
Kevin yang melihat gelagat aneh sang adik, langsung mendekati Malika, "dik Icha,,," panggil nya, dan kemudian menggeleng-gelengkan kepala tanda tidak setuju dengan niat sang adik yang hendak mengerjai saudara kembar nya. "Ikut abang," titah nya tak ingin di bantah.
Bukan Malika nama nya kalau langsung nurut, sebelum Malika mengikuti langkah Kevin.. dia sempat memberikan kode pada Mirza untuk meneruskan rencana nya.
Dan Mirza yang cerdas dan memang suka jahil, langsung mengacungkan ibu jari nya kepada kakak nya itu seraya tersenyum devil.
Kevin membawa Malika duduk bersama sang istri dan teman-teman nya yang lain, dan Malika langsung memilih duduk di samping Rahman. Dan Kevin kembali duduk di samping istri nya.
"Dik,, jaga jarak," titah Kevin dengan tatapan mengintimidasi, Kevin memang sangat menyayangi adik-adik nya dan sebagai seorang abang dia merasa memiliki kewajiban untuk menjaga adik-adik nya tersebut.
"Iya abang,, ih, bawel banget sih." Protes Malika, seraya bergeser sedikit menjauh dari Rahman.
Rahman hanya tersenyum melihat interaksi abang dan adik itu, "maksud abang mu itu baik kok dik,, jangan cemberut ya," hibur Rahman yang melihat wajah cantik Malika di tekuk.
"Orang lain di suruh jauh-jauhan.. sendiri nya malah mepet-mepet sama kak Salma," Malika kembali melancarkan protes nya.
"Karena mereka berdua sudah halal dik,, sudah menikah, jadi kalau berdekatan tidak akan menimbulkan dosa dan malah bisa dapat pahala." Balas Rahman memberikan pengertian.
Malika mengernyit, otak remaja nya masih belum mengerti sepenuh nya maksud perkataan Rahman. "Kalau begitu, halalin adik dong bang, biar kalau kita berdekatan tidak berdosa,,," pinta nya polos, dia hanya ingin bisa berdekatan dengan sang pujaan hati tanpa takut melakukan dosa.
"Hadeh,, Vin, gimana nih ngomong nya sama adik lu?!" Rahman menggaruk tengkuk nya yang tidak gatal.
to be continue,,,
🌷🌷🌷🌷🌷
Masih semangat puasa nya dears... 😇😇
Kevin dan adik-adik nya kembali hadir untuk menemani istirahat siang kalian, tetap semangat yah... 💪💪
Untuk para mommy,, tetap semangat ya, untuk menyuguhkan menu buka puasa istimewa untuk keluarga tercinta... 😍😍
Be strong mom & be smart mom.. Cos you are special woman 🥰🥰🤗🤗😘