All About KEVIN

All About KEVIN
Lebih Asyik kan Pacaran Setelah Menikah?



Keesokan hari nya, setelah usai sarapan bersama keluarga besar nya.. sengaja Kevin mengajak sang istri untuk pergi jalan-jalan dengan diam-diam setelah pamit sama mommy Billa dan bu Widya, karena Kevin tidak ingin adik-adik nya ikut dan merusak momen indah nya bersama sang istri. Kevin dan Salma pergi dengan diantarkan oleh sopir pribadi keluarga ayah Yusuf.


Kevin mengajak sang istri ke pusat kota Singapura (CBD) yang letak nya tidak jauh dari kediaman ayah Yusuf, tujuan pertama nya adalah Taman Merlion untuk melihat patung Merlion yang sangat terkenal itu. Patung berkepala singa dengan tubuh seperti ikan, yang merupakan ikon Negara Singapura.


Salma nampak begitu antusias, istri cantik Kevin itu tak lupa mengabadikan momen kebersamaan nya dengan sang suami dengan berfoto ria dengan latar gedung Marina Bay Sands yang terkenal. Selain itu Salma juga meminta pada sang suami, agar mengambil foto diri nya dengan background Merlion, "Kevin, fotoin dong.. kamu ngambil gambar nya dari sana ya?" Salma memberikan instruksi pada sang suami, dan Kevin pun nurut.. apapun demi melihat Salma bahagia, akan dia lakukan.


"Makasih suami ku," ucap Salma sambil mencium pipi sang suami, Salma tidak malu melakukan nya karena dia tahu dimana diri nya berada sekarang.. tapi kalau di Indonesia tentu dia tidak akan berani.


"Coba aku lihat hasil nya," pinta Salma ingin mengambil ponsel nya dari tangan sang suami.


"Eit,, enggak boleh," Kevin menghindar dan berlari kecil menjauhi sang istri, Salma berusaha mengejar suami tampan nya itu.. dan terjadilah kejar-kejaran diantara kedua nya. Mereka berlarian seperti layak nya sepasang remaja yang sedang pacaran, sambil bercanda ria.


Setelah cukup jauh berlari, Kevin sengaja menghentikan langkah nya dengan tiba-tiba dan berbalik,, hingga tubuh sang istri menabrak diri nya dan Kevin langsung mendekap nya erat. "Sengaja nabrak ya.. biar aku peluk," lirih Kevin menatap istri nya dengan tersenyum seringai.


Salma melabuhkan pukulan pelan ke dada bidang sang suami, "ih,, kamu yang mendadak berhenti, pasti sengaja kan?" Balas Salma cemberut.


Kevin terkekeh kecil, dan kemudian mencium kening sang istri. Remaja tampan itu melepaskan pelukan nya, dan memberikan ponsel nya kepada Salma. "Nih, lihat hasil nya.. tapi jangan di upload di sosial media ya?" Pinta nya.


"Kenapa?" Tanya Salma menoleh kearah sang suami.


"Aku tidak mau kecantikan mu dinikmati oleh laki-laki lain, baby.. cukup aku dan hanya aku yang boleh melihat wajah mu dan memiliki mu," balas Kevin dengan tatapan nya yang dalam.


Dalam hati, Salma tersenyum bahagia.


Setelah puas berfoto ria, mereka berdua menyeberangi jembatan Esplanade dan berjalan bergandengan tangan menuju gedung Esplanade. Gedung unik yang mirip dengan buah durian ini adalah pusat seni dan pertunjukan Singapura yang juga dikenal sebagai Theatres on the Bay.


Dalam gedung unik itu, Kevin dan Salma menyaksikan pertunjukan seni dan musik yang mereka suka. Cukup lama kedua nya berada di dalam gedung tersebut, ikut bernyanyi dan larut dalam suguhan musik yang lagi tren saat ini dan mereka berdua merasa terwakili dengan syair lagu romantis tersebut.


Beberapa pertunjukan telah mereka berdua saksikan, Kevin kemudian mengajak sang istri keluar dari gedung Esplanade.


"Kita mau kemana lagi, suami ku?" Tanya Salma dengan manja.


"Ke hotel, aku lapar dan ingin memakan mu baby," balas Kevin sekena nya, seraya melirik sang istri yang hari ini terlihat sangat cantik dengan stelan casual berwarna biru laut lengkap dengan pasmina motif senada yang menutup sempurna rambut nya.


"Enggak mau,," Salma mengerucutkan bibir nya, "semalaman kamu telah mengerjai ku, aku masih lelah," rajuk Salma, dia teringat bagaimana perkasa nya sang suami semalam.


"Ya maka nya, sekarang kita ke hotel dan aku akan memberi mu kesempatan untuk mengerjai ku balik," Kevin masih saja menggoda istri nya, sambil menahan tawa.


"Enak di kamu dong?" Protes Salma.


"Yakin, hanya enak di aku? Emang nya kamu enggak menikmatinya baby?" Kevin tersenyum seringai.


Salma tersipu malu, karena jujur dia juga sangat menikmati perlakuan sang suami kepada diri nya semalam... bahkan bukan hanya semalam, tapi setiap mereka berdua memiliki kesempatan untuk memadu kasih.


Sedangkan Kevin tertawa puas, karena berhasil membuat sang istri tersipu malu.


Sejenak kedua nya terdiam, Salma mengedarkan pandangan menikmati pemandangan di sekitar mereka.


Kita lanjut kan lagi yuk, "ajak Kevin sambil menggenggam tangan sang istri.


"Kemana lagi?" Tanya Salma, sambil berjalan mensejajarkan langkah nya dengan sang suami.


"Kita cari makan siang dulu," balas Kevin, mereka berdua pun berjalan menuju mobil.


Kevin membukakan pintu untuk sang istri, dan kemudian dia ikut masuk dan duduk di samping istri nya. "Pak, kita ke resto yang biasa," titah Kevin, pada sopir pribadi keluarga ayah Yusuf.


Pak sopir pun melajukan kendaraan nya dengan kecepatan sedang, karena restoran yang dituju tidak terlalu jauh. Hanya beberapa menit, mobil yang mereka tumpangi berbelok menuju restoran yang menyajikan makanan khas Nusantara.


Kevin pun segera mengajak sang istri untuk turun, "ayo pak, kita makan di dalam sekalian," ajak Kevin dengan ramah pada pak sopir.


Pak sopir menggeleng, "maaf tuan muda, saya makan di tempat lain,,, saya lagi pengin makan di sana," tolak nya halus, seraya menunjuk rumah makan di seberang resto tersebut.


"Oke, terserah bapak sajalah," balas Kevin dan kemudian segera berlalu masuk kedalam resto bersama sang istri.


Setelah mendapatkan tempat duduk yang nyaman, suami Salma itu segera memesan makanan khas resto tersebut, yaitu ayam penyet. "Di sini ayam penyet nya terkenal enak, baby," ucap Kevin, seraya membetulkan duduk nya semakin mepet pada sang istri.


"Geser dikit ah,, sempit ini," protes Salma, merasa terdesak.


"Biar romantis baby, anggap saja kita sedang pacaran," balas Kevin santai, sambil memeluk pinggang sang istri. Entahlah, Kevin sangat menyukai posisi seperti itu.


"Pacaran? Kita kan sudah menikah?" Salma mengernyit.


"Ya baby,, kita pacaran setelah menikah. Lebih asyik kan pacaran setelah menikah? Kita bebas melakukan apapun yang kita mau, bukan?"


Seorang waiters datang menghampiri meja mereka berdua, sambil membawa makanan. Setelah menata makanan di atas meja, waiters itu pun pamit dengan membungkuk hormat.


Mereka berdua kemudian makan menggunakan tangan, sesekali Kevin menyuapi Salma dan begitu pun sebalik nya. Dan keromantisan pasangan remaja tersebut, mengundang perhatian sebagian besar pengunjung yang ikut tersenyum.. mereka ikut bahagia, melihat kebahagiaan yang terpancar dari wajah kedua nya.


Setelah beberapa lama, mereka berdua akhir nya menyelesaikan makan siang ala remaja yang sedang pacaran.


Kevin segera membayar makanan nya, dan mereka berdua segera keluar dari resto dan langsung menuju mobil.


Pak sopir yang memang sudah selesai makan siang, membukakan pintu untuk keponakan dari majikan nya itu. "Makasih pak," ucap Kevin, segera masuk setelah sang istri masuk terlebih dahulu.


"Kita kemana lagi tuan muda?" Tanya pak sopir, menoleh ke belakang.


"Ke Gardens by the Bay pak," balas Kevin.


"Baik tuan muda," pak sopir pun segera melajukan kendaraan nya, menuju tempat yang di ingin kan Kevin.


Setelah beberapa saat melaju, mobil mewah yang dikendarai sopir pribadi keluarga ayah Yusuf itupun sampai di tempat tujuan.


Kevin segera turun, dan Salma mengikuti di belakang nya. Mereka berdua segera masuk ke tempat indah tersebut.


Garden by the bay adalah taman seluas 100 hektar yang terletak di seberang Marina Bay Sands, yang memiliki koleksi tanaman langka yang berada dalam salah satu rumah kaca terbesar dunia (Flower Dome), serta air terjun dalam ruangan tertinggi dunia (Cloud Forest).


Salma nampak terpesona dengan pemandangan indah yang tersuguh di depan mata nya, "Kevin, ini indah sekali,," ucap Salma penuh kekaguman.


Kevin menggeleng, "biasa aja," balas nya datar.


"Enggak Kevin, ini tuh luar biasa.. so beautiful,,," Salma kekeuh dengan pendapat nya, seraya mengedarkan pandangan nya menikmati keindahan bunga-bunga yang bermekaran.


Kevin mendekati sang istri dan berbisik, "semua ini kalah dengan kecantikan wajah dan keindahan tubuh mu, istri ku," bisik Kevin lembut, di telinga sang istri.


Sontak Salma terdiam, dan menatap suami nya dengan perasaan yang membuncah bahagia.


to be continue,,