All About KEVIN

All About KEVIN
Ilham Lagi Galau



Tepat bakda ashar, semua keluarga besar Kevin dan Salma beserta teman-teman nya telah bersiap di ruang keluarga yang luas itu. Mereka kompak mengenakan baju atasan putih dan memakai sarung bagi para pria, sedangkan para wanita mengenakan gaun putih yang sangat cantik.


Beberapa karyawan Kevin yang sudah sangat dekat juga nampak hadir di sana, diantara nya adalah Dika yang selalu menempel pada pacar baru nya yaitu Sesil. Tak ketinggalan Yura yang senantiasa di dampingi oleh Edo, mereka seperti nya sedang menjalani pendekatan. Dua pasangan baru itu pun mengenakan dress code yang sama dengan Kevin dan Salma.


Tepat pukul empat sore, rombongan anak-anak dari beberapa panti asuhan pun tiba. Mereka di jemput dengan menggunakan armada milik RPA Group.


Mommy Billa dan daddy Rehan nampak menyambut kedatangan mereka di halaman rumah utama, senyum ramah senantiasa menghiasi bibir mommy Billa yang hari ini terlihat sangat anggun.


"Mommy,, jangan berikan senyuman manis mu pada orang lain, daddy enggak suka," protes daddy Rehan dengan berbisik, ketika semua anak-anak itu usai menyalami mereka berdua.


"Ish,, daddy,,, mereka kan anak kecil, dan mereka juga kan yang akan mendo'akan calon cucu kita? Masak iya mommy senyum ke mereka aja enggak boleh?!" Mommy Billa pun memprotes balik daddy Rehan, seraya mengerucutkan bibir nya.


"Mom,, bibir mommy jangan di manyunin? Mommy sengaja ya, menggoda daddy,," lirih daddy Rehan, seraya menatap intens bibir tipis sang istri. "Kalau aja sedang tak ada mereka disini, daddy pasti kan.. bibir mommy akan habis oleh daddy," daddy Rehan tersenyum penuh arti.


"Daddy,,,," mommy Billa mencubit mesra perut sang suami.


"Aw,, mom,, kenapa nyubit nya milih di perut? Bahaya mom,, mommy bisa membangunkan milik daddy," bisik daddy Rehan di telinga sang istri, seraya mencuri kecupan di pipi mommy Billa.


Mommy Billa melirik kearah ibu panti yang melihat kejadian tersebut, hingga pipi mommy cantik itu menjadi merona merah. "Daddy ihh,,, memalukan," mommy Billa menatap tajam suami nya, tanda protes.


Dan daddy Rehan tersenyum penuh kemenangan, seraya memeluk pinggang sang istri dengan posesif seakan tak ada orang lain selain mereka berdua di sana.


Sedangkan tiga orang ibu panti yang melihat kejadian tersebut, tersenyum malu dan membuang pandangan mereka kearah lain.


Anak-anak itu pun kemudian di giring masuk ke kediaman keluarga Alamsyah, oleh masing-masing ibu panti nya. Mereka semua menyalami Kevin dan Salma selaku yang punya hajat, dan kemudian mereka duduk dengan tertib bersama anggota keluarga besar Kevin dan Salma.


Dengan mesra, Kevin menuntun sang istri untuk duduk diantara mereka semua. Kevin seperti biasa yang senantiasa terlihat tampan, dan semakin menunjukkan kedewasaan nya. Sedangkan Salma nampak sangat cantik, kehamilan membuat aura nya semakin mempesona.


Sore ini, Salma memakai gaun putih khusus ibu hamil rancangan mami Nina. Gaun yang terbuat dari bahan yang paling nyaman, karena mami Nina tak mau menantu nya merasa tidak nyaman memakai gaun yang dia jahit sendiri untuk istri dari Kevin tersebut.


Setelah semua nya duduk dengan tertib, nampak mommy Billa dan daddy Rehan datang bersama seorang ustadzah yang akan mengisi pengajian dalam rangka selamatan empat bulan kehamilan Salma.


Mommy Billa menuntun ustadzah tersebut untuk duduk di samping bu Widya, dan mommy Billa kemudian ikut duduk di sana.


Tetapi baru saja mommy Billa duduk, daddy Rehan menepuk lembut lengan sang istri dan mengajak mommy Billa untuk pindah tempat dan duduk bersama diri nya. "Mom, duduk lah bersama daddy," pinta daddy Rehan lirih.


Karena tak ingin berdebat, mommy Billa pun segera memenuhi permintaan sang suami dan kemudian duduk di samping suami nya yang semakin berumur semakin terlihat tampan di mata mommy Billa.


Ya, meskipun sudah belasan tahun mereka menikah.. tapi perlakuan daddy Rehan terhadap mommy Billa selalu romantis, dan hal itu membuat mommy Billa selalu jatuh cinta lagi dan lagi pada suami tampan nya itu.


Hanya duduk berdekatan seperti sekarang ini saja, daddy Rehan telah mampu membuat mommy enam anak itu merasa berdebar. Apalagi jika daddy Rehan sudah memberi kan hukuman manis pada mommy Billa, maka wanita anggun yang tetap bersahaja meski dikelilingi kemewahan itu tak akan pernah bisa menolak nya.


Begitu pun dengan daddy Rehan yang sudah jatuh hati pada mommy Billa sejak pandangan pertama, kelembutan dan ketulusan mommy Billa terhadap bocah yang baru saja di temui mommy Billa kala itu telah mampu menggetarkan hati daddy Rehan.. hingga membuat daddy Kevin itu tak lagi bisa berpaling dari mommy Billa.


Setiap saat, setiap waktu.. daddy Rehan selalu merindukan istri nya, dan perasaan itu terus tumbuh subur di hati daddy tampan itu. "Mom, I miss you so much,,," lirih daddy Rehan, dengan tatapan nya yang menusuk hingga ke jantung mommy Billa.


Mommy Billa hanya mampu menggigit bibir nya, dan membalas tatapan sang suami dengan penuh cinta. "Love you too,, pangeran tampan ku," lirih mommy Billa, yang nyaris tak terdengar.


"Ehmmm,," suara dehaman om Ilham yang duduk di belakang mommy Billa, merusak suasana romantis pasangan yang hampir lima belas tahun membina rumah tangga itu.


Daddy Rehan menoleh ke belakang, dan menatap tajam adik ipar nya yang super duper jahil itu. "Dik, kamu mau kalau posisi mu di perusahaan digantikan Kevin?!" Lirih daddy Rehan seraya tersenyum seringai.


"Eh, jangan dong bang..." pinta om Ilham dengan memohon, "please,, ya bang," bisik om Ilham seraya menangkup kedua telapak tangan nya di depan dada.


Om Alex dan opa Alvian yang duduk tak jauh dari om Ilham, terkekeh pelan.


Daddy Rehan pura-pura tak menghiraukan nya dan kembali menatap lurus ke depan, dimana ustadzah tadi mulai membuka acara nya. Pada hal dalam hati, kakak ipar om Ilham itu merasa tidak tega.. dengan candaan nya sendiri.


"Ham, ada apa?" Tanya om Devan yang duduk di belakang om Alex dengan kepo ketika melihat dua sahabat nya tertawa seraya menutup mulut dengan telapak tangan nya, dia merasa telah melewatkan kejadian yang seru barusan.. karena tadi diri nya sedang ngobrol dengan istri tercinta.


"Sadis amat ancaman bang Rehan, pada hal gue kan niat nya cuma bercanda tadi.. habis nya, sedari tadi dia mesra-mesraan melulu sama mbak Billa. Enggak tahu apa, kalau Ilham lagi galau sekarang?" Gerutu om Ilham, om Devan dan om Alex nampak serius mendengarkan.


"Galau kenapa dik?" Tanya om Alex penasaran.


"Gara-gara candaan bang Rehan tadi siang bang, Ilham jadi dihukum sama bunda Jihan. Nanti malam, Ilham enggak boleh tuh tidur satu ranjang sama bunda.. pada hal kan, Ilham enggak akan bisa tidur kalau enggak nyusu dulu sama bunda," balas Ilham dengan fulgar, hingga membuat Devan dan om Alex wajah nya memerah menahan tawa. Mereka tak ingin mengganggu keluarga nya yang lain, yang tengah mendengarkan pembukaan dari ustadzah.


"Ehm,,," dan suara dehaman dari big bos RPA Group, menghentikan suara bisik-bisik di belakang nya.


to be continue,,,


🌷🌷🌷🌷🌷


Episode ini special buat yang kangen sama daddy Rehan and the gang.. 😍🤗