All About KEVIN

All About KEVIN
Bonchap : The One and Only...



Bulan madu dadakan hadiah dari daddy Rehan, mereka berdua ambil ketika Rahman usai di wisuda.


Bukan hanya Rahman yang mendapatkan tiket liburan tersebut, karena Kevin juga mendapatkan hadiah kelulusan sebagai wisudawan terbaik .. beserta Bayu yang juga mendapatkan tiket liburan, karena kesetiaan nya mendampingi Kevin sejak kelas satu SMA.


Dan karena ketiga pasangan hendak pergi berlibur, daddy Rehan akhirnya juga memberikan hadiah tiket liburan untuk keponakan nya sebagai ucapan selamat atas kehamilan Fira.


Maka berangkatlah mereka berdelapan menuju tempat wisata Karimunjawa di kabupaten Jepara, Jawa Tengah.


Mereka berangkat dengan menggunakan pesawat pribadi milik keluarga daddy Rehan, dan langsung mendarat di bandar udara Dewandaru Karimunjawa. Bandar udara yang tepat nya terletak di Pulau Kemujan.


Sebenarnya untuk menuju ke Karimunjawa, bisa ditempuh dengan penerbangan komersial dari bandara Ahmad Yani Semarang, dengan pesawat jenis ATR 72 yang dioperasikan oleh Wings Air, yaitu pesawat dengan badan kecil, dengan waktu tempuh kurang lebih 30 menit.


Atau bisa juga dengan perjalanan kapal laut dari Jepara tujuan Karimun Jawa yang ditempuh dengan waktu sekitar 6 jam. Jadwal kapal laut untuk penyeberangan dari Jepara tujuan Karimun Jawa,  beroperasi selama 24 jam penuh.


Waktu yang ideal untuk berkunjung ke Karimunjawa adalah sekitar bulan Maret-April atau Oktober-November. Pada bulan-bulan ini, laut di kepulauan Karimunjawa tersebut sangat tenang, dan fenomena laut tenang ini disebut oleh warga Karimunjawa sebagai laut kaca karena selain airnya yang tenang juga terlihat sangat bening


Mereka memilih Karimunjawa sebagai destinasi liburan bersama, karena Karimunjawa menawarkan pesona wisata laut yang sangat indah dan masih asri.


Dan karena keindahan nya, Karimunjawa memiliki beberapa julukan dari masyarakat,,, seperti Pulau Liburan, The Paradise of Java, dan Caribbean van Java.


Karimunjawa terletak di Laut Jawa, sebelah utara Jepara, Jawa Tengah. Kepulauan ini terdiri dari 27 pulau, 5 diantaranya merupakan pulau berpenghuni dan sisanya adalah pulau tak berpenghuni.


Pulau yang sudah berpenduduk yaitu Pulau menjangan besar dan menjangan kecil, Pulau Kemujan, Pulau Karimunjawa, Pulau Nyamuk, dan Pulau Parang. Dengan luas daratan sekitar 1.500 hektare dan perairan sekitar 110.000 hektare, di lima pulau yang berpenghuni tersebut.


Beragam suku  yang menghuni Karimunjawa adalah suku Jawa, suku Bugis, suku Madura serta Suku Bajo, Buton dan Mandar yang hidup rukun secara turun temurun. Sebagian besar penduduk berprofesi sebagai nelayan dan pengolah ikan kering.


Sejak tanggal 15 Maret 2001, Karimunjawa ditetapkan oleh pemerintah Jepara sebagai Taman Nasional.


Karimunjawa adalah rumah bagi terumbu karang, hutan bakau, hutan pantai, serta hampir 400 spesies fauna laut, di antaranya 242 jenis ikan hias. Beberapa fauna langka yang berhabitat disini adalah Elang Laut Dada Putih, penyu sisik, dan penyu hijau.


Di Karimunjawa, terdapat jajaran pantai yang memanjakan mata yang akan mereka kunjungi.


Dan setelah meletakkan barang-barang bawaan mereka ke resort apung yang sebelumnya sudah mereka reservasi, mereka mulai menjelajah mutiara dari utara Jawa tersebut.


Pantai yang pertama mereka kunjungi adalah Pantai Batu Putih, yang merupakan salah satu wisata andalan yang ada di Karimunjawa. Pantai ini terletak sekitar 15 km dari kota Karimunjawa.


Wisata alam Pantai Batu Putih ini menyuguhkan nuansa yang indah dengan air biru yang jernih. Terdapat bongkahan batu besar ketika airnya sedikit surut, dan batu itu akan nampak putih bersih.


Kevin, Rahman, Dion dan Bayu, menggandeng pasangan masing-masing berjalan di dermaga yang terbuat dari kayu di pantai tersebut sambil menikmati keindahan alam di sekitar pantai.


Puas menyusuri Pantai Batu Putih, menjelang sore hari.. mereka menuju Pantai Ujung Gelam, yang merupakan salah satu destinasi yang cukup populer di Karimunjawa.


Mereka mengunjungi Pantai ini di sore hari, karena pantai ini paling cocok didatangi sambil melihat matahari terbenam.


Di pantai ini, mereka berfoto ria di atas batu-batu karang yang berjejer seolah berada dekat dengan matahari.


"Bay, fotoin dong??" Pinta Kevin yang tengah memeluk mesra pinggang sang istri, sambil berdiri di atas batu karang.


Dengan sedikit cemberut, Bayu pun menuruti titah bos nya itu. "Satu, dua, jepret!" Teriak Bayu, seraya mengacungkan ibu jari nya.


"Lu bisa berhitung engga sih Bay?! Mana ada coba, habis dua... jepret!" Canda Dion, yang disambut tawa oleh yang lain.


"Ya kalau fotografer kan, berhitung nya pasti gitu bang?" Kilah Bayu.


"Mana ada fotografer bilang jepret! Action Babay?!" Timpal Rahman, yang lain pun semakin tergelak.


"Ah, sama aja. Yang penting kan hasil nya bagus," Bayu kekeuh membela diri.


"Mana coba lihat yang tadi?" Tanya Kevin, sambil mendekat dan melihat hasil jepretan Bayu.


"Nih, cakep kan?" Bayu menunjukkan foto Kevin dan Salma dengan background sang surya yang hampir tenggelam di batas cakrawala, yang meninggalkan semburat keemasan di atas langit yang biru.


"Ini sih emang dasar foto model nya yang cakep, bukan karena keahlian lu Bay,," ucap Kevin seraya tersenyum puas, melihat foto diri nya dan sang istri yang sangat bagus.


Salma tersenyum mendengar kenarsisan sang suami.


"Bos narsis!" Gerutu Bayu.


Setelah Dion dan Fira, Rahman dan Malika, kini giliran Bayu yang juga ingin di foto bersama Devi.


"Gantian dong,, fotoin gue?" Pinta Bayu, tapi yang lain keburu ngeloyor pergi begitu saja menyusuri pantai yang memiliki keindahan pasir putih bertekstur lembut layaknya lembutnya tepung terigu tersebut.


Tapi Kevin segera berbalik, pemuda blasteran berwajah tampan itu tak tega pada asisten nya. "Sini, gue fotoin," Kevin mengambil kamera dari tangan Bayu, dan kemudian segera mem-foto Bayu dan Devi dengan beberapa macam gaya.


"Banyak gaya lu Bay!" Keluh Kevin, karena Bayu banyak mau nya.


"Kapan lagi coba, bisa nyuruh bos," balas Bayu sambil nyengir kuda, dan Kevin hanya geleng-geleng kepala sambil berlari kecil kembali pada sang istri yang masih menunggu nya.


Tepat kumandang adzan maghrib terdengar, mereka kembali ke resort apung tempat mereka menginap.


Malam hari nya, usai makan malam singkat bersama di restoran pantai.. mereka segera kembali ke kamar masing-masing, dan setelah itu tak ada lagi yang berniat untuk keluar kamar hingga pagi menjelang.


Karena semalam, masing-masing sibuk dengan pasangan dan kegiatan nya sendiri-sendiri di dalam kamar yang telah mereka sewa selama seminggu ke depan.


Pagi hari nya, mereka mengunjungi Pulau Cemara Besar. Keindahan pantai yang dimiliki Karimunjawa, luar biasa terpancar dari pulau yang satu ini.


Di pulau ini mereka melakukan Snorkeling, dan Air yang sangat jernih menampakkan pemandangan laut yang sangat menakjubkan.


"Ayo Bay turun, kamu pasti bisa," ucap Dion menyemangati suami dari adik sepupu nya itu... yang nampak ragu ketika hendak turun ke dasar laut.


"Di dalam ada ular nya enggak bang?" Tanya Bayu, yang mulai khawatir.


"Dasar penakut!" Cibir Kevin.


"Lu banyak banget sih Bay, pantangan nya?!" Protes Rahman, yang akhirnya menunda untuk turun karena menunggu Bayu.


"Maksudnya?" Tanya Fira, seraya mengernyit.


"Dia itu penakut kak," balas Salma, seraya tersenyum.


"Babay itu takut kedalaman air dan takut tenggelam neng, dia juga takut jurig." Imbuh Dion.


"Selain itu, dia itu enggak kuat nahan laper kak, dan enggak bisa nahan diri kala melihat Devi sedang mandi." Imbuh Rahman asal.


"Kalau itu sih, lu juga gak bakal bisa nahan kan kalau liat si Icha lagi mandi?!" Protes Bayu.


Rahman terkekeh, seraya melirik sang istri. "Enggak lagi mandi, gue juga enggak bisa nahan Bay,,, apalagi kalau istri gue lagi mandi? Langsung aja gue ikutan mandi," balas Rahman dengan jujur.


Sedangkan Malika hanya senyum-senyum, dalam hati membenarkan ucapan sang suami.. yang sering menerobos masuk tatkala diri nya sedang mandi.


Bayu akhirnya berani turun setelah di bujuk oleh yang lain, termasuk Devi yang bersemangat membujuk nya. "Ayo a', aa' pasti bisa," lirih Devi, "entar malam, neng kasih servis spesial deh kalau aa' Bayu berani turun," dan iming-iming Devi, berhasil membuat semangat dan keberanian Bayu muncul.


Dan mereka semua kemudian turun ke dasar laut, yang airnya sangat bening itu.


Setelah puas menikmati keindahan bawah laut, mereka meninggalkan pulau tersebut dan melanjutkan perjalanan menuju Pulau Gosong.


Pulau satu ini memiliki keunikan yang sangat menakjubkan, dimana terdapat endapan pasir di tengah lautan.


Pulau ini juga dijuluki dengan pulau timbul tenggelam karena hanya akan muncul kepermukaan ketika pukul 09.00 WIB hingga 17.00 WIB sore. Dan selebihnya, pulau ini akan tertutup oleh permukaan air.


Usai makan siang, mereka melanjutkan perjalanan menuju Butterfly Park.


Seperti nama nya, taman kupu-kupu... di tempat wisata ini, terdapat banyak kupu-kupu yang cantik. Selain kupu-kupu, di tempat ini juga terdapat bioskop 3D Cinema, 3D Art Gallery, dan masih banyak lagi yang lainnnya.


Dan sore hari nya, mereka kembali mengunjungi pantai.. dan kali ini, pantai yang dituju adalah Pantai Annora yang terletak di Dusun Cikmas.


Selain memiliki air yang jernih dan pasir yang bersih, pantai ini memiliki ciri khas dengan banyaknya ayunan yang menggantung disekitarnya,,, hingga banyak orang menyebut tempat wisata ini dengan nama, Pantai Ayunan Annora.


Tidak hanya menikmati keindahan pantai, di sana mereka juga mendaki bukit yang indah dan melihat pemandangan sekitar pantai yang memanjakan mata dengan semilir angin yang sepoi-sepoi.


Dan ketika sang surya telah benar-benar tenggelam di ufuk barat, mereka segera kembali ke resort... bukan untuk beristirahat, tapi untuk kembali menjelajah bukit dan lembah yang menjadi candu bagi keempat pasangan muda tersebut.


🌷🌷🌷🌷🌷 Pengobat Rindu 🥰🥰🥰🥰🥰