
Di apartemen daddy Rehan, di dalam kamar.. Kevin dan Salma, baru saja terbangun setelah bakda shubuh tadi kedua nya kembali bergelut dalam hangat nya selimut yang tebal, hingga mereka mengalami pelepasan dua kali.. dan akhir nya kembali tertidur, karena kelelahan.
"Jam berapa ini?" Tanya Salma yang baru saja membuka Mata nya, dan mendapati sang suami tengah menatap nya dengan tatapan penuh cinta.
"Jam tujuh baby, kenapa? Kamu lapar?" Tanya Kevin penuh perhatian.
'Iya, balas Salma dengan suara parau, khas bangun tidur.
Kevin tersenyum, dan kemudian mencium kening istri nya dengan lembut. "Maaf ya baby, kalau semalam aku membuat mu lelah," ucap Kevin, sambil membelai surai hitam sang istri dengan penuh kasih.
"Tapi barusan kan kita sudah charge energi dengan tidur satu jam, sekarang boleh ya nambah lagi.. satu kali aja," pinta Kevin penuh damba.
Salma cemberut, "kamu gak ada puas-puas nya sih, semalam kan kita udah melakukan nya berkali-kali.. terus bakda sholat shubuh, udah nambah dua kali kan? Aku enggak mau ah.. badan aku capek semua nih," Salma langsung memunggungi suami nya.
"Hay baby,, enggak boleh lho istri nolak ajakan suami?" Suara Kevin terdengar lembut di telinga sang istri.
Salma langsung berbalik, "iya mas Kevin sayang... aku tahu itu, tapi please ngertiin istri mas ini dong?" Rajuk Salma dengan manja.
"Apa tadi kamu bilang? Kamu panggil aku apa baby?" Tanya Kevin dengan tersenyum bahagia, Kevin merasa senang karena akhir nya Salma memenuhi janji nya untuk memberikan panggilan spesial kepada diri nya setelah mereka lulus sekolah.
#Flashback On#
Mereka berdua masih saling memeluk erat setelah Kevin memberikan first kiss untuk sang istri di malam pertama mereka menikah, "baby,, apa kamu suka aku panggil seperti itu?" Tanya Kevin, yang masih memeluk Salma.
Salma mengangguk kecil dalam pelukan remaja tampan yang baru saja menikahi nya, "ya, aku suka Kevin," balas Salma.
Kevin melerai pelukan nya dan mengangkat dagu sang istri agar menatap nya, "aku juga mau, kamu memanggil ku dengan panggilan spesial baby. Please.. panggil aku sesuai keinginan mu, tapi jangan sebut nama," pinta Kevin dengan menatap lembut sang istri.
"Emm,, apa ya?" Gumam Salma, sejenak gadis cantik itu berpikir.. "ya, aku sudah menemukan panggilan istimewa untuk mu Kevin, tapi tidak mulai sekarang," lanjut Salma seraya tersenyum menggoda.
Kevin mengernyitkan kening nya, "kenapa?"
"Kita masih sekolah Kevin dan kita harus menyembunyikan status kita bukan? Aku khawatir, akan kelepasan memanggil mu dengan panggilan istimewa itu saat kita berada di sekolah nanti nya. Tapi aku janji, aku akan memanggil mu dengan panggilan itu nanti jika kita sudah lulus."
"Janji?"
Salma mengangguk pasti, dan tanpa ragu langsung melabuhkan ciuman di bibir sang suami, "fast kiss," ucap Salma mengakhiri ciuman singkat nya, dan segera menunduk dengan wajah yang merona.
#Flashback Off#
"Baby,, coba ulangi lagi panggilan yang tadi?" Kembali Kevin meminta pada istri nya, ingin mendengar sang istri memanggil nya dengan panggilan baru yang menurut nya sangat lucu.
"Mas Kevin,," Salma menatap sang suami yang masih mengulas senyum, "kenapa? Apa terdengar aneh? Mas Kevin enggak suka ya?" Cecar Salma, yang nampak bingung dengan ekspresi suami nya.
"Lucu baby, tapi aku suka," balas Kevin dengan senyum yang makin lebar, dan sedetik kemudian Kevin tak dapat lagi menahan tawa nya. Remaja tampan suami dari Salma itu tertawa sambil memeluk dan menciumi istri nya dengan gemas.
"Lucu? Suka? Ini maksud nya apa sih?" Salma mencoba melepaskan diri dari pelukan suami nya, "mas Kevin meledek aku ya?" Salma mengerucutkan bibir nya, dan berbalik badan tak mau menatap sang suami.
Kevin langsung menghentikan tawa nya, "baby, jangan ngambek dong... mas mu ini senang kok, di panggil seperti itu. Swear.. mas merasa sangat berharga untuk mu," ucap Kevin lembut, sambil memeluk istri nya dari belakang.
"Baby,, masih mau nambah enggak? Kalau enggak, buruan bangun... sebelum punya mas benar-benar terbangun," bisik Kevin di telinga sang istri, dengan kaki yang telah menjerat istri nya.
Salma yang menyadari ada sesuatu yang mulai menggeliat yang menempel di bagian belakang tubuh nya, langsung beranjak dari tempat tidur dan melesat menuju kamar mandi seraya berteriak, "mas Kevin... aku enggak mau nambah, aku mau mandi!"
Kevin tergelak melihat istri nya yang berlari tanpa sadar, bahwa diri nya tidak memakai pakaian.
*****
Sementara itu di ruang keluarga apartemen daddy Rehan, nampak Devi, Bayu, Rahman dan Dion sedang asyik ngobrol sambil menikmati kopi dan camilan yang mereka beli semalam.
"Mana sih Kevin sama Salma, kok gak keluar-keluar dari kamar?" Bayu mulai menggerutu.
"Maklum lah Bayu sayang,,, nama nya juga pengantin baru," ucap Devi santai
Bayu melirik jam tangan, "Tapi ini udah jam tujuh lebih yang,," wajah Bayu terlihat kusut.
"Kenapa lu Bay, laper?" Tanya Rahman menyelidik.
"Iya lah,, pakai nanya?!" Balas Bayu dengan wajah masam.
Rahman dan Devi terkekeh, melihat wajah kusut Bayu. Mereka berdua tahu, bahwa Bayu paling tidak bisa menahan lapar. Sedangkan Dion asyik menyesap kopi yang tadi dibuatkan Devi, sambil nonton televisi.
"Udah, kita delivery order aja.. sekalian kita pesankan buat mereka berdua, mereka juga pasti lapar karena habis kerja lembur," ucap Dion santai, memberikan solusi.
"Ide bagus, buruan pesan yang..." pinta Bayu dengan bersemangat.
"Itu mereka berdua, kira-kira kapan ya mau keluar kamar? Tahu di asinin gini, mending semalam kita pulang ke base camp aja ya Bay," Rahman manarik nafas panjang, menyesal kenapa semalam tak jadi pulang ke base camp.
#Flashback On#
"Kalian langsung pulang ke rumah masing-masing, atau mau nginap dimana?" Tanya Kevin pada teman-teman nya yang lain, begitu mereka sampai di parkiran.
"Gue sih mau ke base camp, gak tahu deh kalau Bayu sama Devi?" Rahman menatap Bayu, "lu pulang kemana Bay?" Tanya Rahman pada Bayu.
Bayu menatap Devi, "gimana yang?" Tanya Bayu pada kekasih nya.
"Kalau pulang ke rumah, kejauhan ya? Ya udah deh, gue juga ikut nginep di base camp aja," balas Devi, "Dion, lu juga nginep sekalian di base camp kami ya?" Pinta Devi pada sepupu nya.
Dion mengangguk, "boleh, gue juga udah ngantuk.. kejauhan juga kalau harus pulang," balas Dion.
"Kalian ikut gue aja kalau gitu, lebih deket pulang ke apartemen daddy gue daripada ke base camp," ajak Kevin, sambil membukakan pintu untuk istri nya. Yang lain pun akhir nya ikut pulang ke apartemen daddy Rehan, dengan mengendarai kendaraan nya masing-masing.
#Flashback Off#
to be continue,,,