
Sore hari di villa keluarga Alamsyah, Salma baru saja membuka mata nya. Istri cantik Kevin yang berkulit putih itu tersenyum, tatkala mendapati sang suami tengah tertidur seraya memeluk nya dengan posesif dan menyembunyikan wajah di ceruk leher nya.
Hingga Salma tidak berani bergerak untuk beberapa saat lama nya, karena khawatir akan mengganggu tidur sang suami.
Salma melirik jam dinding yang menempel di sisi sebelah kiri kamar nya, waktu menunjukkan pukul empat sore. "Setengah jam aku tertidur," gumam nya, seraya mengusap punggung polos sang suami dengan lembut.
Merasakan ada tangan lembut yang menyentuh kulit nya, Kevin pun membuka mata nya. Remaja tampan suami dari Salma itu tersenyum, dan kemudian mengeratkan pelukan nya.
"Mas Kevin udah bangun?" Tanya Salma, saat merasakan pelukan sang suami semakin erat.
"Hemm,," balas Kevin hanya dengan gumaman.
"Ayo bangun mas, ini sudah sore. Aku mau lihat pemandangan di luar,," pinta Salma, yang masih mengingat keinginan nya tadi.
"Wait a minute baby,," balas Kevin dengan suara khas bangun tidur.
"Mas,, ayo,, kita belum mandi, belum sholat ashar juga loh? Nanti keburu maghrib,," rengek Salma dengan manja.
"Iya,, mas nya di kiss dulu tapi," pinta Kevin, memberi syarat.
"Tadi kan udah banyak,, kiss plus plus malah," tolak Salma, yang tak ingin terjebak seperti biasa nya. Kiss yang akan berujung pada petualangan yang lebih seru ala sang suami, yaitu mendaki gunung dan memasuki lembah favorit milik nya.
"Kalau enggak mau kasih kiss ya udah, kita bobok aja lagi. Baru jam empat kan? Masih banyak waktu untuk sholat ashar nanti," ucap Kevin, kembali bersembunyi di ceruk sang istri.
"Mas, enggak boleh nunda-nunda waktu sholat,,, gimana sih? Malah tidur lagi.." gerutu Salma, seraya berusaha untuk melepaskan diri dari pelukan sang suami. Tapi berkali-kali mencoba, kuncian tangan Kevin di perut nya tak bisa dia lepaskan.
"Jangan sia-siakan tenaga mu baby, mendingan tenaga nya di pakai untuk nyenengin suami," lirih Kevin.
Salma terdiam, dan tak bergerak lagi untuk beberapa saat.
"Ya udah, sini aku kasih kiss. Tapi setelah ini kita mandi, sholat dan kemudian keluar ya?" Pinta Salma, dengan menyetujui keinginan sang suami.
Kevin langsung merubah posisi nya, dan tidur terlentang. "Jangan bohong ya, aku merem nih?" Suami Salma itu segera memejamkan mata nya.
"Tapi hanya kiss ya,, jangan minta lebih!" Ancam Salma, seraya mengerucutkan bibir nya.
Kevin membuka sedikit mata nya, dan kemudian tersenyum, "Iya, tapi mas enggak janji ya,,," balas Kevin dengan senyum seringai nya.
Tanpa menunggu aba-aba lagi,, Salma langsung memberikan kiss istimewa di bibir sang suami, Kevin langsung menyambut nya dan segera menguasai sang istri. Kevin berhasil memimpin permainan bibir, hingga apa yang dikhawatirkan Salma akhir nya terjadi juga.
Setelah kedua nya mengalami pelepasan secara bersama-sama, Kevin langsung membopong tubuh polos sang istri ke kamar mandi. Mereka berdua mandi bersama dengan cepat, tanpa ada drama ala film dewasa di dalam nya.
Usai mandi, mereka berdua segera berganti pakaian.. dan kemudian melaksanakan sholat ashar dengan berjama'ah.
Setelah merapikan mukena, sajadah dan sarung yang tadi dipakai oleh sang suami. Salma kemudian mengenakan hijab simpel nya, dan mematut diri sebentar di depan cermin.
"Istri ku selalu cantik," puji Kevin seraya memeluk sang istri dari belakang, kedua nya saling tatap melalui pantulan cermin di depan nya.
"Hmm, gombal,,, pasti ada mau nya," tebak Salma seraya mencubit punggung tangan sang suami. "Udah ah,, ayo kita keluar,,," pinta Salma seraya merajuk.
"Iya, ayo,,," Kevin melepaskan pelukan nya, dan segera menuntun sang istri untuk keluar dari kamar.
Kevin dan Salma keluar dari kamar dengan wajah yang nampak segar berseri-seri dan tak nampak keletihan sama sekali, pada hal kedua nya baru saja selesai melakukan kegiatan panas. "Pada kemana orang-orang? Sepi banget,," lirih Kevin pada diri nya sendiri.
"Baby,, yuk kita keluar, palingan adik-adik lagi bermain di taman," ajak Kevin pada sang istri.
Mereka berdua kemudian keluar dari villa, menuju taman yang berada di samping kiri villa. Dan benar saja, semua keluarga Alamsyah dan keluarga Antonio tengah berkumpul di taman yang berbatasan antara villa milik keluarga Alamsyah dan villa milik keluarga om Alex tersebut.
"Abang, ayo main ayunan sama Mela,, cepetan lali..." Seru Maira memanggil Kevin dengan antusias, begitu melihat abang sulung nya itu datang.
Kevin pun bergegas menggandeng sang istri, menghampiri adik bungsu nya yang sangat menggemaskan itu.
"Abang duduk sini sama Mela ya, kakak duduk syana sama Meda,, bial imbang," titah Maira seraya menunjuk kearah saudara kembar nya, yang duduk di ayunan di depan nya.
Maira dan Maida nampak sangat senang, tawa kedua nya yang riang menggema di seluruh penjuru taman,,, hingga menarik perhatian Mirza dan saudara-saudara sepupu nya yang sebaya dengan nya.
Mirza, Nezia, Attar, kembar Laila dan Laili, langsung menghampiri kearah kembar bungsu. "Dik, bang Mirza sama sodala yang lain boleh ikut belmain ayunan enggak?" Pinta Mirza dengan gaya bicara menirukan sang adik seraya tersenyum menggoda, dia tak sungguh-sungguh ingin bermain dengan adik kembar nya itu,, tapi hanya ingin mengganggu, seperti biasa nya.
"Emmm,," Maira nampak berpikir sejenak, "enggak boleh, nanti bang Kevin sama kak Salma gimana kalau bang Milza ikut belmain ayunan?" Balas Maira seraya menggelengkan kepala nya.
"Bang Kevin sama kak Salma bial ngobol sama olang-olang dewasa di syana, ya?" Bujuk Mirza, seraya menunjuk deretan bangku panjang dimana para orang tua tengah bercengkrama dengan hangat.
Sedang kan Kevin dan Salma hanya diam menyimak tawar menawar diantara kedua adik nya itu.
"Tapi bang Milza jangan jahil sama Mela ya? Telus itu, kalo bicala yang benal jangan sepelti anak kecil?" Pinta Maira penuh harap, gadis kecil itu rupanya sedang tak ingin ribut dengan abang nya itu. "Bang Milza duduk sama Meda aja, bial om Attal yang duduk sama Mela," lanjut nya memberi syarat.
"Baiklah,," Mirza pun menyetujui nya.
"Kak Nezia sama kak Lala dan kak Lili pakai ayunan yang sebelah ya,," titah Maira, pada putri bungsu om Alex dan bungsu kembar om Devan.
"Kalau begitu,, abang ke sana dulu ya?" Pamit Kevin, pada adik-adik nya. Kevin kemudian mengajak sang istri untuk menghampiri keluarga nya yang lain.
Sedangkan Mirza, segera naik ke ayunan dan duduk di samping Maida,, sedangkan Attar duduk di ayunan bersama Maira.
"Dik, geser dikit dong... om Attar sempit nih," pinta Attar kepada Maira.
"Gesel kemana om, ini Mela duduk nya udah di pinggil. Kalo Mela gesel lagi, nanti Mela jatuh bluk gitu... om Attal aja yang gesel ke sana," balas Maira, seraya menunjuk sisi kiri Attar.
"Mela gendutan sekalang om, maka nya sempit," Seru Mirza dari tempat nya.
"Enggak,, Mela enggak gendut! Kata mommy, Mela cuma montok!" Sanggah Maira, yang tak mau dikatakan gendut.
"Gendut sama montok itu sama aja Mela,,," kekeuh Mirza, masih mencoba untuk membuat sang adik marah.
"Beda dong bang Milza,,, kalo gendut itu pipi nya kayak gini," sanggah Maira, seraya menggembungkan pipi nya yang sudah gembul.
"Lah, emang pipi Mela kan emang udah sepelti itu.." ucap Mirza seraya tertawa mengejek.
"Enggak!" Maira mulai terpancing.
"Iya,, pipi nya gembul, kalena Mela gendut," Mirza masih tetap menggoda sang adik.
"Mommy! Bang Milza nackal mom...!" Teriak Maira hampir menangis, dan akhir nya mengadu pada sang mommy.
"Ish,, bang Mirza sih godain Mera.. jadi ngadu kan sama mommy," protes Maida, dengan gaya nya yang lucu. Saudara kembar Maira yang satu ini bicara nya memang sudah jelas, tapi gadis imut ini irit bicara dan hanya seperlunya saja.
"Bang Mirza,, ngalah dong sama adik,," seru sang mommy, dari tempat nya duduk.
Mirza mengangguk dan tersenyum pada sang mommy.
"Udah dik jangan ngambek, nanti bang Mirza biar om Attar jewer ya,," hibur Attar pada keponakan nya.
"Benal ya om Attal, telinga bang Milza di jewel sampai melah.. kalo pellu, sampai bang Milza nangis kejel bial tahu lasa!" Pinta Maira yang nampak sangat kesal pada abang nya itu.
to be continue,,,
🌷🌷🌷🌷🌷
Mohon maaf semua nya yah,, jadwal up nya berantakan 😁
Harus nya part ini tayang tadi malam, tapi karena ada kendala,,, jadi baru bisa up pagi ini.
Moga kalian selalu sabar menanti.. 🤗😘