All About KEVIN

All About KEVIN
TMI : Istri Gue Hebat Kan?



Waktu terus berjalan sesuai dengan ketentuan nya, siang dan malam datang dan pergi silih berganti untuk menandai berganti nya hari. Dan tanpa terasa, waktu yang di tunggu oleh Dion dan Fira untuk menjalani kehidupan bersama dalam bahtera rumah tangga.. hampir tiba.


Segala keperluan yang hendak dibawa di acara pernikahan, sudah Dion persiapkan dengan matang. Dion sendiri, dengan dibantu sang mama dan juga Devi yang berkeliling untuk mencari semua yang dia inginkan.


Dion ingin memberikan yang terbaik, untuk wanita yang paling istimewa dalam hidup nya di hari pernikahannya nanti,,, sehingga beberapa hari ini, Dion dan Devi terlihat sibuk sendiri.


Begitupun dengan Malika dan Rahman, sepasang pengantin baru yang mulai beradaptasi dengan semua yang serba baru.. juga nampak sibuk dengan kegiatan nya sendiri.


Malika yang di sela-sela kesibukan kuliah, harus menemani sang suami untuk merevisi tugas akhir kuliah nya... praktis, tak memiliki waktu luang untuk ngumpul bersama.


Sedangkan Kevin dan Salma, juga tengah sibuk dengan tugas akhir mereka. Begitupun dengan Bayu dan Devi.


Dan seperti hari-hari kemarin, Devi kembali dimintai tolong abang sepupu nya untuk membantu mencari perlengkapan yang masih kurang. Devi pun menyanggupi nya, dan meninggal kan sang putra bersama sang suami dan baby sitter nya.


Bayu yang saat ini bertugas untuk menjaga Bintang dan juga menghandle pekerjaan sang istri, dibuat kalang kabut. Kalau untuk masalah pekerjaan, itu hal yang sangat mudah bagi Bayu.. karena Bayu memang tipikal orang yang gila kerja dan perfeksionis dengan hasil pekerjaan nya, hingga dia sangat cocok jika di jadikan sebagai asisten.


Namun kalau di hadapkan pada putra pertama nya, Bintang,, Bayu paling tidak bisa menghandle putra nya itu. Bocah yang super aktif itu, bisa membuat kepala Bayu pecah dengan berbagai macam tingkah polah nya.


"Udah nak, jangan di sebar mainan nya... berantakan lagi kan?!" Kesal Bayu yang sudah lelah mengurus Bintang sejak siang, karena baby sitter nya tiba-tiba ijin setengah hari karena ada acara keluarga. Sedangkan sang istri, belum juga kembali dari hunting seserahan yang Dion inginkan untuk Fira.


Bayu menggaruk kepala nya yang tidak gatal, "kok ayang Devi bisa ya, enggak teriak-teriak menyikapi ulah Bintang yang hiper?" Gumam Bayu pada diri nya sendiri.


"Kenapa Bay? Pusing ya, ngurus anak?" Ledek Kevin yang baru saja datang ke lantai tiga, dan mendapati mainan Bintang berserak kemana-mana.


Bintang nya sedang asyik mencoret-coret buku gambar besar yang sengaja Bayu siapkan untuk putra nya itu, sedangkan Bayu malah berdiri termangu dengan wajah di tekuk.


"Bukan hanya pusing,, tapi juga capek ternyata ngurus anak!"


Kevin mencibir, "baru juga beberapa jam, udah ngeluh aja lu Bay?"


Bayu kembali menggaruk tengkuk nya yang tidak gatal, "rasa nya kayak sebulan tau enggak bro,,," gumam Bayu. "Seorang ibu itu, hebat ya ternyata," lanjut Bayu masih dengan bergumam, namun Kevin dapat mendengar nya dengan jelas.


"Yups, gue setuju kalimat lu barusan. Seorang ibu memang hebat,," tegas Kevin, "ibu bisa merangkap beberapa profesi sekaligus dalam satu waktu, masak, beberes rumah sekaligus momong anak. Masakan siap, rumah bersih dan anak terurus."


"Kalau kita? Mana bisa? Yang ada, malah menggerutu melihat rumah berantakan akibat ulah anak," lirih Kevin seperti berbicara pada diri nya sendiri.


"Gue jadi teringat sama mommy,,," ingatan Kevin kini menerawang jauh, "mommy itu wanita terhebat dan paling sabar sedunia, meski kami lasak dan bikin gaduh.. mommy tak pernah meninggikan suara nya, dan dengan penuh kesabaran membimbing kami."


"Meski secapek apapun mengurus rumah dan anak-anak, karena meski ada banyak asisten rumah tangga namun untuk urusan anak-anak dan segala keperluan nya, mommy sendiri yang akan mengurus nya.... mommy akan selalu menyambut kepulangan daddy dengan senyuman termanis nya, dan dengan penuh cinta menyiapkan semua kebutuhan daddy." Sejenak Kevin menghentikan ucapan nya.


"Dan,,, itu yang membuat daddy semakin jatuh cinta pada mommy, setiap hari setiap saat," Kevin tersenyum, membayangkan keharmonisan rumah tangga kedua orang tua nya.


"Dan saat ini, gue lihat itu pada diri Salma... dia ibu yang sangat baik untuk Vinsa, dan istri yang penuh pengertian," puji Kevin pada istri nya.


"Enggak-enggak,, gue enggak setuju kalau Salma di samain sama mommy Billa," protes Bayu.


"Benar cinta, kamu yang terbaik," tegas Kevin, seraya membalas pelukan sang istri dan mencium puncak kepala Salma dengan penuh kasih. "Aku semakin jatuh cinta kepada mu," bisik Kevin di telinga sang istri.


Salma mendongak, menatap netra biru milik sang suami. "So sweet,, mas Kevin juga suami yang terbaik," bisik Salma, "aku mencintaimu, melebihi cinta mu pada ku. Aku wanita yang paling beruntung,,," lanjut Salma, sambil berjinjit untuk meraih sesuatu.


Dan gerakan kedua orang tua Vinsa itu, terekam dengan baik oleh Bayu yang berdiri tak jauh dari kedua nya. Adegan live yang ditayangkan dengan sedikit cepat itu, seolah di putar secara slow motion dalam pandangan Bayu... hingga membuat suami Devi itu meradang.


"Sial-an!" Orang lagi pusing mikirin anak, malah di suguhi adegan blue live!" Kesal Bayu, sambil berkacak pinggang.


Kevin dan Salma, yang baru saja menyelesaikan adegan live nya hanya tersenyum... seolah tak pernah terjadi apa-apa.


"Lho, anak ganteng belum mandi?" Tanya Salma, mengalihkan perhatian Bayu.


"Udah hampir jam lima kok belum mandi?" Lanjut Salman, seraya melirik Bayu.


"Mana bisa gue mandiin Bintang," balas Bayu sambil cemberut.


"Lah, suster nya kemana memang nya Bay?" Salma menyelidik.


"Ijin pulang, bakda dhuhur tadi," balas Bayu dengan malas.


"Kenapa enggak di titipin ke atas, kan Bintang bisa main sama Vinsa?!" Protes Salma, yang tak tega melihat Bintang seperti tak terurus.


Salma kemudian mendekati Bintang dan meraih nya, "Bintang mandi sama bunda yuk," Salma kemudian menggendong Bintang, yang langsung nurut kepada nya itu.


Bahkan Bintang terlihat sangat senang, dan langsung mengajak Salma bercanda dengan mencubit pipi bunda nya Vinsa itu. "Andi,,, andi,,,, ain aing," oceh Bintang yang terdengar menggemaskan.


Salma menggelitiki perut Bintang, hingga bocah itu tergelak karena merasa geli. Salma pun ikut tertawa senang.


"Lho, sama lu kok langsung mau di ajak mandi. Tadi udah gue bujuk, malah mau nangis dia. Ya udah, gue biarin lagi bermain sepuasnya," keluh Bayu.


"Tuh bukti nya, istri gue hebat kan? Bisa bujuk anak lu?" Kevin mencibir ke arah Bayu.


"Iya, iya, dia istri lu yang hebat." Dengan suka rela, Bayu membenarkan ucapan Kevin. Karena memang yang sebenarnya, dimata Bayu dan teman-temannya yang lain.. Salma memang wanita yang luar biasa.


"Bay, gue bawa Bintang naik. Tolong segera anterin baju Bintang, buat ganti," pinta Salma.


"Mas,,," pamit Salma, seraya mengerling memberikan kode. Entah kode apaan, hanya mereka berdua lah yang tahu jawab nya.


"Ck,,, main kode-kodean segala," protes Bayu, yang ditanggapi oleh Salma dan Kevin dengan senyuman.


🌷🌷🌷🌷🌷 tbc,,,