All About KEVIN

All About KEVIN
Makan Sepiring Berdua



Keesokan hari nya Kevin terbangun dengan senyum nya yang merekah, melihat sang istri yang masih tertidur lelap dalam dekapan nya. "Makasih baby, meski tengah mengandung tapi kamu masih tetap energik dan menggairahkan seperti biasa nya," bisik Kevin seraya mencium puncak kepala sang istri, yang masih belum ada tanda-tanda akan bangun dari tidur nya.


Teringat kembali bagaimana permainan mereka berdua semalam, setelah sore hari nya semua saudara-saudara nya yang tadi nya ingin menginap... akhir nya berhasil digiring untuk pulang oleh sang daddy, dengan imbalan akan dibelikan mainan yang lebih banyak lagi.


Hingga malam hari nya, Kevin dan Salma yang menempati lantai lima hanya berdua saja, bisa bermain dengan bebas dan sesuka hati mereka.


Setelah beberapa hari berpuasa dan menahan hasrat, malam tadi Kevin benar-benar berbuka dengan sangat rakus. Meski demikian suami siaga itu tetap bermain aman dan hati-hati, karena ada buah cinta mereka berdua yang harus di jaga.


Berbagai gaya yang aman untuk bumil sesuai anjuran dokter mereka coba, dan Kevin selalu memberikan jeda pada sang istri untuk beristirahat sebelum memulai permainan baru dan dengan gaya yang baru pula.


Melirik jam di dinding yang ternyata telah menunjukkan hampir pukul lima pagi, dengan sangat terpaksa akhir nya Kevin membangunkan sang istri karena mereka berdua belum menunaikan sholah shubuh.


"Baby,, ayo bangun, kita belum sholat." Bisik Kevin dengan lembut di telinga sang istri.


Salma hanya menggeliat tanpa membuka mata nya, dan kemudian kembali meringkuk memeluk guling.


Sebenar nya Kevin merasa kasihan membangunkan sang istri yang pasti nya masih mengantuk dan juga lelah karena ulah nya, tapi mengingat mereka berdua punya kewajiban yang harus segera ditunaikan.. mau tak mau Kevin berusaha membangunkan istri nya kembali.


"Pasti dengan cara ini, kamu akan bangun baby," gumam Kevin, dan kemudian Kevin mendekatkan wajah nya dan menghujani wajah sang istri dengan ciuman.


Hingga mau tak mau, karena merasa tidur nya terganggu.. Salma pun membuka mata nya. "Jam berapa mas?" Tanya Salma sambil menutupi wajah nya, untuk menghindari ciuman sang suami.


"Jam lima, ayo kita mandi," ajak Kevin seraya beranjak dari tempat tidur, dan membuka selimut yang masih menutupi tubuh sang istri.


Salma terkejut dan langsung duduk dengan memeluk lutut, menutupi area sensitif nya yang terbuka karena semalam Kevin membuka gaun nya dan membuang nya asal. "Mas, tolong ambilkan bath rob ku dong di kamar mandi," pinta Salma.


Kevin bukan nya melangkah menuju kamar mandi, tapi justru mendekati sang istri. "Enggak perlu pakai bath rob baby, aku gendong aja yuk," dan tanpa menunggu persetujuan istri nya, Kevin langsung menggendong tubuh polos sang istri ala bridal style dan membawa nya menuju kamar mandi.


*****


Salma tengah menyiapkan sarapan untuk mereka berdua, karena pagi ini adalah hari pertama mereka masuk kuliah. Istri cantik Kevin itu memasak menu sejuta umat, yaitu nasi goreng.


"Hemm,, harum sekali aroma nasi goreng nya baby," puji Kevin, yang baru saja masuk ke dapur dan kemudian mendekati sang istri yang sedang menggoreng nasi.


Salma tersenyum, mendapat pujian dari sang suami membuat hati bumil muda itu sangat bahagia. "Moga aja rasa nya juga enak ya mas," lirih Salma penuh harap, dia sendiri masih belum yakin dengan cita rasa masakan nya karena Salma juga baru mulai belajar memasak.


"Pasti enak, asalkan makan nya sambil disuapin oleh orang yang tersayang," balas Kevin seraya memeluk pinggang sang istri, yang sudah mulai nampak sedikit berisi.


"Ih,, geli mas," protes Salma, karena tangan Kevin mulai nakal di bawah sana.


"Aku enggak ngapa-ngapain baby, aku cuma mau menyapa bayi kita," Kevin berasalan, dan ayah siaga itu kemudian mengelus lembut perut rata sang istri. "Kapan kita kita ke dokter lagi baby?" Bisik Kevin sambil mencumbui tengkuk sang istri, dan hal itu membuat Salma menggeliat kegelian dalam pelukan Kevin.


"Bulan depan mas," balas Salma singkat, masih sambil menggeliat kegelian.


"Baby,, diam lah, jangan bergerak-gerak terus. Nanti punya ku bangun," bisik Kevin, masih dengan menciumi area sensitif istri nya.


"Mas Kevin yang berhenti, aku lagi goreng nasi nih.. nanti gosong!" Salma kembali protes dengan sedikit meninggikan suara nya.


Kevin kemudian menghentikan aksi nya dan melihat masakan sang istri, "itu udah mateng kan baby?" Tanya Kevin memastikan.


"Baby,," panggil Kevin lembut, seraya menarik pergelangan tangan sang istri.


Salma yang hendak mengambil piring, menoleh pada suami nya.


"Ada apa mas?" Salma mengernyit, tatkala mendapati tatapan penuh damba dari sang suami.


"Kita belum pernah mencoba nya di dapur kan?" Lirih Kevin, sambil memeluk pinggang sang istri dan menatap netra sang istri dengan begitu dalam.


"Mas, jangan aneh-aneh deh... ini udah jam berapa?! Nanti kita terlambat datang ke kampus?! Aku enggak mau ya di hukum pas di hari pertama, memalukan tahu?!" Salma cemberut dan berbicara dengan sedikit ketus, menolak ajakan sang suami.


Kevin menghembus kasar nafas nya, pemuda yang belum genap berusia delapan belas tahun itu nampak sedikit kecewa.. namun dia juga bisa mengerti kondisi nya saat ini, istri nya memang benar bahwa mereka harus segera ke kampus.


Melihat kekecewaan di wajah sang suami, Salma kemudian tersenyum manis, "lain kali aja ya mas, kita coba,,, sekarang ayo kita makan nasi goreng sepiring berdua," ajak Salma dengan melembutkan suara nya, setelah menyadari kesalahan nya karena telah menolak permintaan sang suami.


Kevin mengangguk dan membalas senyuman sang istri, "maaf kan aku ya baby, kalau aku egois," bisik Kevin dengan tatapan lembut.


Salma menggeleng, "aku yang harus nya minta maaf, karena sudah menolak ajakan mas Kevin dan dengan meninggikan suara ku. Harus nya tadi aku mengingat kan mas dengan baik-baik, bahwa waktu yang kita miliki pagi ini memang sangat terbatas," Salma kemudian memeluk sang suami dan menyembunyikan wajah nya di dada bidang suami tampan nya.


Kevin membalas pelukan sang istri dan mengecup puncak kepala Salma dengan penuh perasaan.. Kevin menghirup aroma wangi rambut sang istri, yang membuat nya menjadi tenang.


Untuk beberapa saat kedua nya tenggelam dalam perasaan masing-masing, hingga suara siul dari teko pemasak air mengurai pelukan mereka berdua.


"Mas Kevin tunggu di meja makan sana, aku mau bikin minuman dulu," pinta Salma, dan segera beranjak untuk membuat kan minuman untuk suami tercinta.


"Biar aku bantu memindahkan nasi goreng nya kedalam piring," balas Kevin yang tak mau berdiam diri, dan membiarkan sang istri sibuk menyiapkan semua nya untuk mereka berdua. Kevin pun kemudian memindahkan semua nasi goreng kedalam satu piring besar, karena mereka akan sarapan nasi goreng sepiring berdua seperti ajakan Salma tadi.


Salma membiarkan sang suami membantu nya menyiapkan sarapan untuk mereka berdua, dalam hati dia sangat bersyukur karena suami nya sangat lah pengertian. Meski untuk hal-hal tertentu seperti dalam hal bercinta, terkadang suami nya suka sedikit memaksa walaupun akhir nya dia pun sangat menikmati nya.


Hingga tanpa Salma sadari, senyum mengembang terbit di wajah nya. Dan Kevin yang sudah selesai menyiapkan nasi goreng dan tengah duduk sambil menunggu nya di meja makan, dapat melihat Salma yang sedang senyum-senyum sendiri.


"Baby,, ada apa?" Selidik Kevin.


Mendengar pertanyaan sang suami, Salma pun tersadar dari lamunan nya. Istri cantik Kevin itu menjadi salah tingkah, Salma kemudian membawa minuman yang sudah selesai dia buat ke meja makan.


"Apa kamu membayangkan kegiatan kita nanti, saat kita bermain di dapur baby?" Goda Kevin, seraya tersenyum seringai saat Salma sudah berada di dekat nya.


"Bukan itu mas, tapi aku membayangkan bagaimana rasa nya jika makan sepiring berdua sambil duduk di pangkuan suami ku tercinta yang tampan rupawan tiada dua nya," puji Salma, dan istri Kevin itu langsung menjatuhkan diri nya di pangkuan sang suami, Kevin pun menyambut tubuh sang istri dengan hati yang membuncah bahagia.


"Baby,, sarapan nya nasi goreng dan minum nya susu, boleh kan?" Pinta Kevin dengan berkedip manja, sambil menempelkan wajah nya ke dada sang istri yang terlihat lebih padat dan berisi.


Salma mengangguk seraya tersenyum manis, mengijinkan suami tampan nya melakukan apa pun yang dia suka.


Dan pagi ini, mereka berdua makan nasi goreng yang entah bagaimana rasa nya dengan sangat romantis..


to be continue,,,