All About KEVIN

All About KEVIN
Tiba di Villa



Hari yang di tunggu keluarga besar Alamsyah dan Antonio untuk menggelar resepsi pernikahan Kevin dan Salma tinggal dua hari lagi, semua persiapan pesta sudah mencapai sembilan puluh lima persen.


Keluarga besar Alamsyah dan Antonio juga sudah berangkat ke puncak siang tadi, papa Sultan dan keluarga besar nya menempati villa milik nya sendiri.


Villa yang kini sudah nampak banyak perubahan, dengan ada nya tambahan beberapa bangunan kecil yang berdiri menghadap villa utama dan berjajar memanjang ke belakang di sisi kanan villa. Bangunan yang pembuatan nya ngebut selama satu bulan tersebut, sengaja di persiapkan untuk keluarga besar Salma yang akan hadir di acara resepsi pernikahan Kevin dan Salma.


"Wah... nampak nya, kamu sudah mempersiapkan segala nya dengan matang Rey," puji opa Sultan menoleh kearah putra nya, saat baru saja turun dari mobil dan melihat perubahan di villa yang dulu beliau bangun.


"Iya pa, rencana nya itu untuk keluarga besan, sengaja Rey bikin beberapa unit karena Rey tidak tahu seberapa banyak keluarga pak Leman dan bu Widya yang akan hadir," balas daddy Rehan dengan tersenyum.


Salma yang mendengar bahwa keluarga nya pun sudah di siapin tempat khusus untuk menginap, merasa sangat bahagia. Apalagi tadi diri nya dengar sendiri saat daddy Rehan memerintahkan pada sopir keluarga, agar besok mengantarkan bapak dan ibu nya ke villa... Salma sungguh merasa sangat beruntung, bisa menjadi bagian dari keluarga Alamsyah.


Salma menatap sang suami yang sedari tadi berdiri menempel pada nya, "mas, makasih ya.. untuk semua nya," lirih nya di indera pendengaran sang suami.


Kevin tersenyum, "ini belum seberapa baby,, daddy akan selalu memberikan yang terbaik untuk kebahagiaan anak-anak nya, beliau memang daddy terhebat," balas Kevin, seraya menatap mesra sang istri. Sedang kan tangan nya, yang tadi nya memeluk pinggang Salma.. mulai turun dan meremas tubuh bagian belakang Salma yang sangat seksi itu.


"Mas,, kondisikan tangan mu, masih banyak orang disini," bisik Salma seraya melirik tajam sang suami.


Tapi bukan Kevin nama nya jika langsung nurut dan melepaskan tangan nya, suami tampan Salma itu malah semakin merapatkan tubuh nya pada sang istri.


"Ayo bang, kak Salma.. kita masuk," titah mommy Billa, menghentikan aksi nakal Kevin.


"Iya mom,," balas Salma dengan cepat, dan langsung melepaskan diri dari jerat sang suami. Salma segera menyusul langkah kaki mommy Billa untuk masuk kedalam villa, menyusul yang lain.


Kevin pun segera melangkah dengan cepat untuk menyusul sang istri, dan akan segera melanjut kan apa yang sudah di mulai nya barusan.


Begitu masuk kedalam villa, ternyata juga disuguhkan pemandangan yang beda. "Rey,, ada tambahan kamar ya?" Tanya bunda Fatima, seraya mengedarkan pandangan nya. Meneliti ruangan demi ruangan yang sudah lama tak dikunjungi nya.


"Iya kak, anak-anak kan sudah besar.. mereka pasti butuh privasi dan menginginkan kamar sendiri-sendiri bukan?" Balas dan tanya daddy Rehan, seraya berjalan kearah sang istri.


Bunda Fatima mengangguk-angguk, "ya kamu benar Rey, kakak salut sama kamu.. dari dulu kanu itu selalu detail mempertimbangkan segala sesuatu nya," ucap bunda Fatima, memuji adik nya.


Daddy Rehan hanya tersenyum menanggapi pujian dari sang kakak, "yang,,, kita juga butuh privasi untuk we time bukan? Setelah mengantar anak-anak ke kamar mereka masing-masing, aku tunggu kamu di kamar spesial kita yang," bisik daddy Rehan di telinga sang istri, ketika jarak kedua nya sudah sangat dekat.


Mommy Billa hanya tersenyum, menanggapi ajakan sang suami.


Opa Sultan dan mama Sekar, langsung menuju kamar untuk beristirahat. Beliau memilih kamar yang lebih kecil ukuran nya yang dekat dengan kamar anak-anak.. dan merelakan kamar utama milik nya, untuk di tempati papi Vincent dan mami Nina.


Oma Carla juga segera beristirahat, dan menempati kamar di sebelah kamar abang nya.


Sedang kan Kevin dan istri nya, yang menempati kamar milik mommy Keyla... begitu masuk kedalam villa tadi, sudah langsung menyeret pelan tangan sang istri untuk memisahkan diri dengan yang lain dan menuju kamar utama yang kini menjadi milik nya.


"Mas, kenapa langsung mengajak ke kamar? Aku masih ingin melihat-lihat pemandangan di luar villa, seperti nya sangat indah," protes Salma saat mereka berdua sudah berada dalam kamar, dan Kevin langsung mengunci pintu kamar nya tersebut.


"Nanti sore aja baby,, kalau sore pemandangan di luar sana lebih indah. Sekarang, biarkan aku menikmati pemandangan yang indah nya tiada dua nya yang saat ini berada di hadapan ku," ucap Kevin dengan memeluk pinggang sang istri, dan menatap Salma dengan tatapan penuh damba.


Mendapatkan sentuhan dari sang suami, dan tatapan seperti itu.. selalu saja membuat jantung Salma berdesir dan seakan terhipnotis, hingga dia dengan sukarela akan mengangguk dan mengiyakan ajakan sang suami untuk terbang menikmati indah nya penyatuan yang tulus dan penuh kasih.


*****


Sedang kan kakek Ilyas dan keluarga besar Antonio, menempati villa milik keluarga om Alex yang letak nya bersebelahan dengan villa milik keluarga Alamsyah. Dua villa bersebalahan yang tidak di batasi pagar beton seperti villa-villa yang lain, tapi hanya ada pagar dari tanaman hias yang dijadikan sebagai pembatas. Dan ada semacam pintu sebagai penghubung dua villa milik sepasang sahabat sejati tersebut.


Ya, dulu nya opa Sultan dan papa nya om Alex memang membangun villa tersebut bersamaan. Mereka berdua adalah sahabat dekat, dan berharap jika musim liburan tiba,,, mereka akan membawa anak, menantu dan cucu untuk dapat pergi liburan bersama.


Om Devan dan keluarga kecil nya juga ikut dalam rombongan tersebut, dan mereka ikut menginap di villa milik keluarga om Alex. Tante Sandra, adik kandung om Alex,,, beserta keluarga kecil nya, juga nampak sudah bergabung di sana.


Di villa milik om Alex nampak nya juga ada penambahan kamar di villa utama, mengingat keluarga besar Antonio jumlah nya sangat banyak. Villa yang hanya memiliki tiga kamar utama dan beberapa kamar yang lebih kecil itu, kini ada tambahan beberapa kamar berukuran sedang. Yang akan di tempati opa Alvian, om Ilham, dan om Devan beserta pasangan nya masing-masing.


Sedang kan tiga kamar utama, akan di tempati oleh pemilik nya sendiri-sendiri, kecuali kamar milik orang tua om Alex yang akan di tempati oleh kakek Ilyas dan nenek Lin.


Di sisi kiri villa milik keluarga om Alex, juga terdapat beberapa unit kecil bangunan baru yang mirip dengan bangunan baru di villa milik keluarga Alamsyah.


Ya, om Alex dan daddy Rehan sengaja membangun nya bersamaan dan tujuan nya pun sama.. yaitu untuk menampung tamu-tamu nya Kevin dan Salma.


Di unit-unit kecil di sisi kiri villa utama milik keluarga om Alex, rencana nya akan di tempati oleh teman-teman dekat Kevin dan Salma. Serta tamu undangan khusus yang belum lama ini di kenal oleh Kevin dan Salma, tapi telah mampu mencuri perhatian khusus nya Salma. Bahkan Salma sendiri yang kekeuh ingin mengantarkan undangan pernikahan nya kepada tamu spesial tersebut, yang akhir nya disetujui oleh Kevin dan diantarkan sendiri oleh Kevin.


Dan saat mengantarkan undangan, Salma bertemu dengan sahabat baik orang yang di undang nya,, hingga akhir nya bertambah satu lagi tamu spesial yang akan ikut hadir di acara resepsi pernikahan Kevin dan Salma.


to be continue,,,