All About KEVIN

All About KEVIN
The Riil Crazy Rich



Hari-hari berikut nya, Kevin dan Salma menjalani masa ospek dengan nyaman, karena sudah tak ada lagi yang mengusik mereka berdua di kampus. Kevin pun merasa tenang, karena kemarin sempat meminta dispensasi pada pihak kampus melalui rektor nya langsung.. agar Salma diberikan ijin untuk tidak mengikuti kegiatan ospek yang berhubungan dengan fisik, karena kondisi nya saat ini tengah hamil muda.


Dan Rektor pun menyampaikan permintaan Kevin tersebut kepada ketua panitia ospek, meski Salma sendiri sebenar nya merasa keberatan dengan permintaan suami nya.. karena Salma pun ingin merasakan dan ingin memiliki pengalaman, serta cerita menarik seputar ospek.


Namun setelah diberi pengertian oleh Kevin, bahwa ini semua demi kebaikan diri nya dan calon buah hati mereka.. Salma pun menuruti keinginan suami nya itu.


Kevin pun meminta pada pihak rektor, agar identitas mereka berdua sebagai CEO tetap di sembunyikan karena Kevin ingin menjalani kuliah sebagaimana layak nya mahasiswa pada umum nya. Dan Kevin juga tidak membutuhkan sanjungan, sebab pemuda tampan dengan segudang prestasi itu lebih suka dikenal sebagai diri nya sendiri dan bukan karena segala yang telah dimiliki.


Karena bagi Kevin, akan lebih mudah menemukan orang yang benar-benar tulus mau berteman ketika diri nya menjadi orang biasa.


Rupanya, kenyamanan Kevin dan Salma tak berlangsung lama. Sebab Yura yang masih kuliah di kampus tersebut tak tinggal diam, begitu mengetahui bahwa penyebab kepindahan Bagas sebagai tambang emas nya adalah Kevin dan Salma.


Dan berbagai cara Yura lakukan, untuk memfitnah Kevin dan Salma.. dan mengatakan pada mahasiswa lain yang memang tidak mengetahui latar belakang Kevin dan istri nya itu, bahwa Kevin dan Salma adalah pasangan kumpul kebo hingga Salma hamil baru kemudian dinikahi.


Suara-suara miring itu pun mulai menyebar, meski ada beberapa mahasiswa yang cuek dan tidak termakan dengan gosip murahan itu.. tapi tak sedikit juga yang mempercayai nya dan mulai mencibir Kevin dan Salma.


Dan di hari terakhir masa orientasi pengenalan kampus, Kevin dan Salma sedang duduk di kantin sambil makan bakso.


"Cih,, gaya nya aja sok alim, berhijab.. tapi nyata nya gak ada akhlak," umpat salah seorang mahasiswi cantik dengan pakaian seksi nya, "masih mendingan juga gue, jujur dan terbuka kalau gue memang butuh belaian," lanjut nya seraya tersenyum sinis.


Teman-teman nya yang lain, yang berada di meja kantin tersebut membenarkan perkataan nya dan mereka kemudian tertawa bersama.. menertawakan Salma dan Kevin yang tengah menikmati semangkuk bakso di kantin yang sama.


Salma yang mendengar ocehan gadis dengan pakaian terbuka itu nampak marah, karena gadis itu membawa-bawa hijab yang dipakai nya. Istri cantik Kevin itu pun langsung berdiri, dan menghampiri meja mahasiswi tersebut.


Sedangkan Kevin hanya melihat nya dengan tersenyum simpul,


"Gue tadi dengar lu ngatain gue sok alim dan gak punya akhlak? Fine,,, gue terima itu, karena lu memang belum kenal siapa gue? Dan enggak perlu juga gue bersusah payah menjelaskan siapa diri gue? Karena orang-orang yang membenci gue kayak lu, tidak akan pernah percaya," ucap Salma dengan tenang, seraya tersenyum penuh percaya diri.


"Tapi gue enggak terima, lu bawa-bawa hijab yang gue pakai! Gue berhijab karena ini adalah kewajiban gue sebagai seorang muslimah yang harus menutup aurat nya, bukan untuk gaya-gaya an,,, atau agar dinilai alim oleh orang lain?!" Tegas Salma.


"Setidak nya dengan berhijab, gue jadi bisa mengerem diri agar tidak berperilaku yang melanggar syariat agama gue,,, sehingga gue bisa terus belajar untuk menjadi pribadi yang lebih baik. Dengan hijab, gue juga terhindar dari godaan laki-laki hidung belang. Dan masih banyak manfaat lain yang bisa gue rasakan dengan mengenakan hijab, diantaranya adalah kesehatan," lanjut Salma dengan tatapan teduh, mencoba mempengaruhi gadis itu dan juga teman-teman nya yang lain.


Sebagian gadis yang duduk di sana mengangguk-angguk, membenarkan ucapan Salma.. dan dalam hati mulai bersimpati pada istri cantik Kevin itu.


Tetapi gadis yang tadi menghujat Salma, kembali berdecih, "cih,, menjadi pribadi yang lebih baik kata lu?! Lebih baik dari mana nya coba?! Lulus SMA juga baru kemarin, dan sekarang udah melendung aja tuh perut?!"


"Ya, gue memang baru lulus SMA beberapa bulan yang lalu. Dan saat ini Alhamdulillah, gue sudah hamil anak dari suami tampan gue yang tajir melintir..." balas Salma seraya tersenyum puas, sambil menunjuk kearah suami nya yang tersenyum manis pada nya.


Salma kemudian segera berlalu meninggalkan meja tersebut, karena tak ingin berlama-lama meladeni gadis yang sudah termakan hasutan nya Yura.


Salma kembali duduk di meja nya, dan menikmati bakso nya yang belum habis.


"Mas, suapin dong,,," pinta Salma dengan manja, dan mengabaikan pujian dari sang suami.


Kevin mengernyit, tapi tatkala Kevin menangkap ekor mata sang istri tertuju pada meja gadis-gadis yang tadi meledek istri nya.. Kevin pun mengerti tujuan istri nya.


Suami siaga itu kemudian menuruti keinginan istri nya, dan menyuapkan sesendok bakso kedalam mulut sang istri.


Dengan tersenyum puas Salma menerima suapan dari sang suami, sedangkan netra nya tertuju pada gadis yang mencibir nya seraya berkedip-kedip menggoda.


Hingga membuat gadis tersebut melengos, dan membuang pandangan nya kearah lain. Karena sejujur nya gadis itu pun mengagumi Kevin, pemuda tampan yang mencuri banyak perhatian cewek-cewek di kampus tersebut.


"Yah,, dicariin malah enak-enakan pacaran di sini," ucap Bayu yang baru datang ke kantin bersama Devi, Rahman dan Dion.


"Istri gue yang cantik, lagi pengin makan bakso," balas Kevin dengan mengeraskan suara nya, agar cewek-cewek di kantin tersebut dapat mendengar bahwa dia sudah punya istri. "Baby,, makan nya kok belepotan gini," Kevin mengusap ujung bibir Salma, dengan ibu jari nya.


Dan cewek-cewek kampus yang melihat kearah Kevin, dibikin iri dengan kemesraan yang ditunjukkan Kevin pada sang istri.


"Yaelah,, mesra amat si pengantin lawas," cibir Bayu.


"Kok pengantin lawas?" Tanya Devi.


"Yah kan mereka nikah nya udah setengah tahun lebih,, masih pakai seragam putih abu-abu tapi udah berani nikah loh mereka berdua, mentang-mentang udah jadi bos dari dua perusahaan besar terus berani nikah muda dia,,," ucap Bayu yang bermaksud menggoda Kevin, tapi justru secara tak langsung menjelaskan pada semua bahwa gosip yang selama ini beredar bahwa mereka adalah pasangan kumpul kebo tidak benar ada nya.


"Jadi mereka berdua, udah nikah sejak masih duduk di bangku SMA? Dan cowok tampan itu.. teman nya bilang, dia adalah bos dari dua perusahaan besar?!" Seorang gadis yang duduk di meja lain, nampak bertanya-tanya dan memandang teman nya satu-persatu.


"Kalau beneran dia orang penting, pasti profil nya ada di mbah Gu. Coba aja kita cari, siapa tahu ada. Eh,, siapa nama si tampan?" Tanya gadis yang lain.


"Coba ketik Kevin," balas teman nya.


Dan mereka berlima mulai konsen dengan ponsel nya masing-masing, "gue dapat, ada berita tentang Kevin. Tuan muda keluarga Alamsyah, menikah dengan kekasih nya Salma.. cucu dari pengusaha kaya asal Makassar?" Gadis tersebut membaca headline berita, dan kemudian menatap teman-teman nya dengan tanda tanya besar.


"Cari di gambar, apakah benar orang yang sama," ucap salah satu dari mereka.


Kembali mereka fokus dengan ponsel di tangan masing-masing, "iya benar, ini foto si tampan.." seru salah seorang dari mereka, seraya menutup mulut nya. "Tampan sekali dia dengan stelan tuxedo nya yang mahal, dan gadis berhijab itu.. gue akui dia memang sangat cantik, dan cocok bersanding dengan si tampan," lanjut nya dengan tak bersemangat.


"Gue nemu artikel yang lebih komplit, ternyata mereka berdua pasangan dari keluarga sultan. Dua-dua nya CEO muda, dan mereka adalah the riil crazy rich yang low profil,,, kita salah sudah percaya dengan gosip murahan dan tidak bertanggung jawab itu," ucap nya dengan menyesal.


Kelima gadis itu saling pandang,,,


to be continue,,,