All About KEVIN

All About KEVIN
TMI : Anugerah Terindah...



Sementara di balkon, di lantai dua.. obrolan Kevin, Rahman, dan Zaki berserta pasangan masing-masing tak lagi serius karena Fira mulia mengeluh pusing dengan seabrek nasehat yang diberikan oleh kakak dan juga adik sepupu nya itu... terutama oleh sang kakak, yang sudah lulus dari pesantren dan menikah dengan putri seorang kyai.


"Udah ah, Fira pusing.. banyak banget sih kewajiban seorang istri?! Taat pada suami, menjaga diri saat ditinggal pergi oleh suami, memperlakukan suami dengan benar, melayani suami dengan baik, memenuhi hasrat suami." Keluh Fira, "nanti sambil jalan juga, Fira pasti bisa," lanjut nya optimis.


"Tapi kalau sudah ada bekal, kan enggak kaget lagi dik," tegas istri Zaki.


"Tuh, dengerin apa kata kakak mu dik," timpal Zaki.


"Iya, iya,, dari tadi juga Fira udah dengerin kan kalau kak Ning ngomong," balas Fira.


"Eh, kok manggil nya jadi kak Ning?!" Protes Zaki, "nama nya kan..."


"Udah, enggak apa-apa abi." Sela istri Zaki seraya tersenyum.


"Tuh, kan... kak Ning aja enggak keberatan, kenapa jadi abang yang protes?" Cibir Fira.


Istri Zaki tersenyum, "tapi hak yang akan kamu dapat, juga lebih banyak kok.. santai aja dik, wanita itu istimewa," hibur istri Zaki pada adik ipar nya.


"Oh ya, apa aja kak?" Tanya Fira kembali bersemangat.


"Tadi bilang nya ogah, udah pusing.. giliran denger hak aja, langsung deh semangat," cibir Kevin.


"Hehe,, ya iya dong.. wanita kan selalu ingin di mengerti," balas Fira.


"Icha setuju kak Fira," timpal Malika, yang sedari tadi ikut mendengarkan ceramah istri nya Zaki.


"Hemm,,, kurang pengertian gimana coba, suami kamu dik?" Kevin melirik Rahman, yang hanya di balas dengan senyuman oleh suami dari Malika itu.


"Abang pernah dengar enggak sih, sabda sosmed?" Malika menatap Kevin seraya tersenyum.


Kevin mengernyit, begitupula dengan Rahman.


"Apa pula itu dik?" Tanya Zaki yang ikutan kepo.


"Pertama, maha benar wanita dengan segala polah tingkah nya. Kedua, maha benar wanita dengan segala tuntutan nya. Ketiga, ..."


"Udah,, udah,, mana ada sabda sosmed! Ngaco kamu dik!" Kesal Kevin, yang disambut tawa oleh Malika, Salma, dan juga Fira. Sedangkan istri nya Zaki hanya tersenyum, seraya menggeleng-gelengkan kepala nya.


"Kak, emang hak kita sebagai istri apa kak?" Tanya Malika, sesaat setelah tawa nya reda.


"Banyak banget dik, diantara nya nafkah. Nafkah aja ada tiga jenis, nafkah keluarga yaitu pemenuhan semua kebutuhan hidup sehari-hari istri dan anak-anak. Nafkah barang pribadi istri, dan nafkah..


" Nafkah batin kan?" Sela Malika cepat.


"Paling hafal dik Icha, kalau hal begituan," olok Salma.


"Karena itu yang setiap hari diberikan hubby," balas Malika seraya melirik sang suami.


"Hemmm,,, jadi enggak mau tiap hari nih?" Bisik Rahman.


"Eh, siapa bilang Icha enggak mau? Ya mau lah..." Malika langsung menyandarkan kepalanya di dada bidang sang suami.


Kevin pun tak mau kalah romantis, dipeluk nya bunda nya Vinsa itu dengan sangat posesif.


Istri Zaki tersenyum, melihat kelakuan adik-adik sepupu suami nya itu dan Zaki reflek mencium kening wanita cantik yang dinikahi nya beberapa waktu yang lalu itu.


"Yah, pada pamer kemesraan,,," keluh Fira, karena diri nya kini masih sendiri.


"Jangan disikapi secara negatif dik, anggap saja itu sebuah pembelajaran.. bahwa kita nanti nya juga harus bersikap baik pada pasangan, dan keromantisan hanya boleh dilakukan dengan pasangan halal," hibur istri nya Zaki, kepada adik ipar nya itu.


Fira mengangguk, "iya, kak Ning benar. Seperti ayah dan bunda, yang selalu romantis di manapun mereka berada. Juga daddy Rey dan mommy Billa, yang tak terpisahkan... cinta mereka sejati, karena datang dari ketulusan hati. Bukan karena obsesi, materi ataupun karena hal lain yang bersifat duniawi." Lirih Fira, yang mengagumi pasangan kedua orang tua nya, dan juga adik dari bunda nya itu.


"Betul banget dik, cinta yang datang dari hati adalah anugerah Illahi. Ketika kita mencintai pasangan dengan sungguh sungguh, itu akan memberikan kebahagiaan di hati kita. Namun jika kita mencintai pasangan karena Allah, kita akan mendapat kan nilai ibadah dan kebahagiaan yang hakiki," timpal kakak ipar nya Fira.


Rahman dan Kevin mengangguk setuju, begitupun dengan Salma dan Malika.


"Istri ku yang manja, ternyata selain cerdas... bisa juga bersikap dewasa," lirih Zaki, yang membuat pipi sang istri merona merah.


"Apa menurut abi, aku manja banget?" Istri Zaki mengerucut kan bibir nya.


"Tapi setelah menikahi mu.. baru aku tahu ning, kamu tak seperti yang beliau berdua katakan. Abah dan umi sengaja menyembunyikan permata nya yang indah, dan aku beruntung bisa mendapatkan permata indah ini..." balas Zaki, dengan tatapan nya kepada sang istri yang penuh cinta.


"Meski dengan cara yang tak di sengaja?" Goda sang istri, seraya tersenyum manja.


Zaki mengangguk,, "karena jodoh tak pernah salah ning dan karena cinta adalah anugerah, seperti yang kamu katakan tadi. Allah telah memberiku anugerah yang luar biasa indah dengan menjodohkan kita," ucap Zaki, seraya membalas senyum istri nya dengan senyuman termanis.


"Kamu adalah anugerah terindah itu ning, anugerah terindah yang dikirim Allah dalam hidup ku," bisik Zaki dengan lembut, seraya mencium kembali kening istri nya dengan begitu dalam.


Sontak, Rahman dan Kevin langsung menyanyikan lagu yang hits di era nya sang daddy dan om Alex... bahkan, om nya Kevin itu masih menyimpan koleksi kaset dan juga compact disk milik group band asal kota gudeg yaitu Sheila on Seven.


Lagu 'anugerah terindah yang pernah kumiliki' yang dirilis tahun 1999, yang diciptakan oleh sang gitaris Erros Djarot... lagu yang sering dinyanyikan oleh daddy Rehan, kala sedang berduaan dengan sang istri.


Lagu tersebut menceritakan tentang seseorang, yang merasa berbahagia dan bersyukur karena telah dipertemukan oleh Allah dengan seseorang yang istimewa dalam hidup nya. Seperti daddy Rehan, yang menemukan mommy Billa. Seperti Zaki, yang akhirnya menemukan istri nya.


'Melihat tawa mu


Mendengar senandung mu


Terlihat jelas di mata ku


Warna-warna indah mu'


'Menatap langkah mu


Meratapi kisah hidup mu


Terlihat jelas bahwa hati mu


Anugerah terindah yang pernah kumiliki....'


'Sifat mu nan selalu


Redakan ambisi ku


Tepikan khilaf ku


Dari bunga yang layu'


'Saat kau di sisiku


Kembali dunia ceria


Tegaskan bahwa kamu


Anugerah terindah yang pernah kumiliki'


'Belai lembut jari mu


Sejuk tatap wajah mu


Hangat peluk janji mu, wo-ho...'


'Belai lembut jarimu


Sejuk tatap wajah mu


Hangat peluk janji mu


Anugerah terindah yang pernah kumiliki'


🌷🌷🌷🌷🌷 tbc,,,


Ah,, jadi baper... ada yang mau nyanyiin buat aku enggak ya?? Ntar, aku kasih peyuk dan tium 🤗😘😘


Kalau enggak bisa nyumbang lagu, nyumbang vote kembang atau kopi... juga boleh 😄😄🤭