
Pukul tujuh kurang lima belas menit, seluruh anggota keluarga besar mempelai berdua telah bersiap di lantai teratas hotel milik keluarga ayah Yusuf.
Pesta yang bertema out door di rooftop gedung yang memiliki enam puluh satu lantai, dengan beratap langit yang dipenuhi jutaan bintang yang bersinar dan seakan begitu dekat untuk di gapai.. di tambah dengan pencahayaan yang temaram di area pelaminan, menjadi kan suasana di rooftop terkesan sangat romantis.
Kedua mempelai hadir lima menit kemudian, yang diiringi oleh kedua orang tua mereka berdua. Mereka pun segera bergabung dengan keluarga yang lain, yang sudah hadir terlebih dahulu.
"Gimana bang, udah icip-icip belum?" Tanya Bayu, tatkala Dion datang dengan menggandeng mesra Fira melintas di depan Bayu dan Devi,, juga teman-teman nya yang lain.
Wajah Fira merona merah, istri Dion itu khawatir.. suami nya akan blak-blakan, menceritakan semua yang mereka lakukan tadi siang. Dalam hati Fira tersenyum, kala membayangkan betapa panas nya sang suami. Meski hanya menu pembuka, namun jantung Fira dibuat berdebar kencang dan darah nya berdesir hebat.
"Sudah dong,,," balas Dion seraya tersenyum lebar, dan melirik sang istri sekilas yang nampak malu-malu.
"Gimana rasa nya bang?" Tanya Malik, yang kebetulan juga berada di sana.
"Eit,, anak kecil, gak boleh ikutan," om Ilham yang kebetulan ada di dekat mereka, langsung menarik tangan Malik dan membawa nya menjauh dari Kevin and the geng.
"Om, Malik kan udah dewasa om,, Malik udah kuliah, udah kerja juga." Protes Malik yang masih bisa terdengar oleh Kevin dan teman-temannya, hingga mereka semua tertawa melihat Malik yang di seret oleh om Ilham.
Dan tawa mereka terhenti, ketika satu persatu tamu mulai berdatangan ke rooftop yang di antar kan oleh petugas hotel,,, yang memang telah diberi tugas oleh pihak manager hotel, untuk mengawal tamu-tamu pemilik hotel tersebut.
Alunan lagu A Thousand Years atau seribu tahun lamanya, menyambut tamu-tamu istimewa yang malam ini hadir di acara resepsi pernikahan Dion dan Fira.
Lagu yang dirilis pada tahun 2011, yang dinyanyikan oleh Christina Perry,, adalah lagu spesial yang merupakan sebuah cerita, bahwa seseorang berjanji akan mencintai pasangannya untuk selama-lamanya. Karena setiap pernikahan, tentu menginginkan kebersamaan yang bertahan hingga maut memisahkan.
Lagu tersebut di nyanyikan oleh penyanyi aslinya, Christina Judith Perri yang merupakan seorang penyanyi sekaligus penulis lagu asal Philadelphia, Amerika Serikat... yang di undang secara langsung oleh Wedding Orginizer atas permintaan Fira dan Dion.
Heart beats fast
Jantungku berdebar kencang
Colors and prom-misses
Warna-warni dan janji-janji
How to be brave
Bagaimana agar berani
How can I love when I'm afraid to fall?
Bagaimana bisa aku cinta saat aku takut jatuh?
But watching you stand alone
Namun melihatmu sendirian
All of my doubt suddenly goes away somehow
Segala bimbang ku mendadak hilang
One step closer
Selangkah lebih dekat
I have died every day waiting for you
Tiap hari aku telah mati karena menantimu
Darling don't be afraid
Kasih jangan takut
I have loved you for a thousand years
Aku telah mencintaimu ribuan tahun
Aku kan mencintai mu ribuan tahun lagi
Time stands still
Waktu berhenti berputar
Beauty in all she is
Segala tentang nya begitu indah
I will be brave
Aku akan berani
I will not let anything take away
Takkan kubiarkan segala nya berlalu begitu saja
What's standing in front of me
Apa yang menghalangi di depanku
Every breath
Tiap tarikan nafas
Every hour has come to this
Tiap jam telah sampai di sini
One step closer
Selangkah lebih dekat
And all along I believed I would find you
Dan selama itu aku yakin aku kan temukan dirimu
Time has brought your heart to me
Waktu telah membawa hatimu padaku
I have loved you for a thousand years
Aku telah mencintaimu ribuan tahun
Aku kan mencintaimu ribuan tahun lagi
One step closer
Selangkah lebih dekat
One step closer
Selangkah lebih dekat
And all along I believed I would find you
Dan selama itu aku yakin aku kan temukan dirimu
Time has brought your heart to me
Waktu telah membawa hatimu padaku
I have loved you for a thousand years
Aku telah mencintaimu ribuan tahun
Aku kan mencintaimu ribuan tahun lagi
Semua yang telah hadir di sana ikut terhanyut dalam nostalgia cinta dan ikut menyanyikan lagu tersebut seraya menyalami kedua mempelai, mereka semua turut merasakan kobaran api cinta dari mempelai berdua.
Termasuk Kevin dan sang istri, meskipun mereka berdua telah cukup lama menikah dan sudah pula dikaruniai seorang anak yang sangat cantik.. namun kobaran cinta di hati keduanya tak pernah padam, selalu saja ada percikan api asmara ketika keduanya saling berdekatan.
"I love you my love... and i always miss you, even though every time we are together," bisik Kevin di telinga Salma.
"I love you more my husband, my priest,,," balas Salma, tak kalah romantis.
Malika pun bergelayut manja pada sang suami dan membisikkan sesuatu, "nanti di resepsi pernikahan kita, aku juga mau mengundang penyanyi kesukaan aku hubby," rajuk nya manja.
"Even for you my wife, I will definitely make it happen,," balas Rahman sungguh-sungguh, karena memang tujuan hidup nya kini adalah untuk membahagiakan sang istri. Gadis kecil yang di nantinya, bertahun-tahun lama nya.
"Emang siapa penyanyi kesukaan kamu Cha?" Tanya Bayu, yang bisa mendengar permintaan Malika pada suami nya barusan.
"Ada deh,," balas Malika, seraya mengedipkan sebelah mata nya. "Rahasia,,," lanjut nya.
"Dih, pakai rahasia-rahasiaan segala?!" Protes Bayu, "kalau artis lokal, gue sumbang deh.. tapi kalau artis dari luar negeri, sorry-sorry aja ya, itu belum level gue," lanjut Bayu memberikan penawaran.
"Ciyus??" Tanya Malika dengan mata berbinar.
Bayu mengangguk pasti, yang di iyakan oleh Devi yang ikut mengangguk seraya tersenyum.
Rahman pun ikut tersenyum, Rahman tahu betul bahwa teman baik nya itu memiliki banyak uang. Itu karena Bayu adalah seorang pekerja keras, ringan tangan... hingga daddy Rehan dan sahabat-sahabat nya, tak segan memberikan Bayu tips yang banyak kala mereka meminta bantuan pada Bayu.
Suara Dion di pelaminan, mengalihkan perhatian semua tamu undangan yang semakin malam semakin ramai.. termasuk Kevin dan teman-temannya, yang pandangan nya langsung tertuju ke arah pelaminan.
Nampak Dion sedang memegang mik, dan siap untuk bernyanyi. Dan lagu yang di nyanyikan oleh Kahitna, berjudul Menikahi Mu yang terdapat pada album Cinta Sudah Lewat.. yang di rilis tahun 2003, menjadi pilihan Dion yang akan dipersembahkan untuk sang istri tercinta.
Menantimu hingga saat
Cintaku temukan dirimu
Usai sudah sampai disini
Berdiri melabuhkan asmara
Menikah denganku
Menempatkan cinta
Melintasi perjalanan usia
Menikah denganmu
Menetapkan jiwa
Bertahtakan kesedian cinta
Selamanya....
Hati Fira berbunga-bunga, tak terlukis kan kebahagiaan yang dirasakan oleh Fira saat ini. Semua mimpi nya, kini telah menjadi nyata.. mendapatkan pasangan yang tampan, ideal dan menjadi dambaan semua gadis-gadis.
Tak henti Fira mengucap rasa syukur dalam hati, hingga tanpa dia sadari.. bulir bening, menetes di sudut mata nya.
Dion yang baru saja menyelesaikan lagu nya, segera meraih tubuh sang istri dan membawa nya ke dalam dekapan hangat nya. "Ku harap, ini adalah air mata bahagia," bisik Dion, seraya mengusap air mata sang istri dengan ibu jari nya.
Fira mengangguk di dada sang suami, "iya, ini air mata bahagia.." balas Fira.
Nampak ayah Yusuf mendekat ke pelaminan, "bang Dion, kak Fira,, kalau kalian sudah lelah, istirahat saja. Malam juga sudah semakin larut, para tamu seperti nya masih akan lama. Biarkan mereka kami yang menemani," titah ayah Yusuf, penuh pengertian.
Dion melepas kan pelukan nya, dan menatap ayah mertua nya itu.
Ayah Yusuf mengangguk dan tersenyum, "karena setelah ini, masih ada acara ramah tamah keluarga. Kalian tak perlu ikut, besok saja saat sarapan," tegas ayah Yusuf.
"Baik ayah," ucap Dion dengan tersenyum lebar, dalam hati Dion sangat senang karena ayah Yusuf mengerti keinginan nya.
"Makasih ayah," ucap Fira, dan kedua mempelai pun segera meninggalkan pelaminan.
"Bang, mau kemana?" Tanya om Ilham.
"Bang Dion mau makan besar om, tadi siang kan baru menu pembuka," balas Bayu asal.
"Makan besar nya, bukan nya di sebelah sana?" Om Devan menunjuk meja tempat prasmanan berada.
"Bukan makan besar itu om,, makan besar yang lain," balas Bayu, sementara Kevin dan Rahman hanya senyum-senyum karena ada daddy Rehan di sana.
Dion pun tersenyum seraya mengusap tengkuk nya, sedangkan Fira seperti biasa.. tersenyum malu.
"Oh,,, belah buah kelapa??" Ucap om Devan.
"Kok buah kelapa? Apa pula itu?!" Tanya opa Alvian.
"Udah-udah.. gak penting pada bahas apa, sana bang buru ke kamar," titah daddy Rehan, yang mengakhiri obrolan tak penting geng nya dan geng Kevin.
Dion bergegas mengajak sang istri, untuk turun satu lantai menuju ke kamar pengantin.
Setiba nya di dalam kamar, Dion nampak sudah tidak sabar ingin merasakan kenikmatan duniawi yang kini sudah sah berada dalam genggaman tangan nya.
"Kita sholat dulu yuk," ajak Dion.
Fira mengangguk, dan Dion segera membantu Fira untuk melepaskan semua aksesoris yang menempel di kepala Fira. Membukakan retsluiting gaun Fira yang ada di punggung, "buruan ganti baju yank," titah Dion, yang tak ingin melihat punggung putih istri nya karena khawatir akan batal untuk sholat dan keburu melahap punggung putih bersih itu.
Fira pun buru-buru menuju kamar mandi,,, membersihkan diri, berwudhu dan berganti pakaian. Tak berapa lama, Fira sudah keluar dengan mengenakan handuk kimono. "Fira udah bang," ucap Fira tatkala mendapati suami nya ssdang duduk di sofa sambil memejamkan mata.
Dion membuka mata nya, dan kemudian segera menuju ke kamar mandi untuk bersuci.
Ketika Dion keluar, Fira sudah mengenakan mukena dan pakaian muslim untuk Dion telah Fira siapkan.
Tanpa banyak kata, Dion segera mengenakan pakaian nya. Dan mereka kemudian sholat isya' berjamaah, dan dilanjutkan dengan sholat sunnah dua rakaat untuk malam pertama mereka.
Usai mengucap salam, Dion mengangkat kedua tangan nya dan berdoa.. meminta keberkahan untuk pernikahan nya bersama Fira, yang diaminkan oleh sang istri tercinta.
Setelah menutup do'a nya, Fira mencium punggung tangan nya dengan takdzim dan Dion mencium kening Fira dengan penuh kasih. Selanjutnya Dion memegang ubun-ubun sang istri dan berdoa ;
"Bismillahirrahmanirrahim... Allohumma baarik lii fii ahlii, wa baarik lahum fiyya. Allohummarzuqnii minhum, warzuqhum minni. Allahummajma' baynanaa maa jama'ta ila khoirin, wa farriq baynanaa idza farroqta ilaa khoirin."
Dion kemudian menatap istri nya dengan begitu dalam, hingga membuat Fira tersipu malu. Dan sedetik kemudian, Dion mendekatkan wajah nya dan menyatukan bibir kedua nya... cukup lama Dion melakukan nya dan tanpa melepaskan tautan nya, Dion membawa sang istri menuju ranjang pengantin.
"Bang, mukena nya belum di lepas?" Protes Fira tatkala pagutan Dion terlepas.
Dion hanya tersenyum, dan kemudian membantu sang istri untuk melepaskan mukena nya. Bukan hanya mukena, tapi semua yang menempel di tubuh sang istri kini telah terlepas tanpa kecuali. Termasuk pakaian muslim yang tadi Dion kenakan untuk sholat.
Dion segera menarik selimut tebal yang lembut untuk menutupi tubuh kedua nya, dan suami Fira itu kembali berdoa sebelum melakukan hubungan bersama sang istri.
"Bismillah allahumma jannibnis syaithan wa jannibis syaithan ma razaqtana."
Yang Artinya: Dengan menyebut nama Allah swt. Ya Allah swt, jauhkanlah kami dari setan dan jauhkanlah setan dari apa yang Engkau rezekikan untuk kami (seorang anak).
Dion mengakhiri do'a nya sambil mencium kening sang istri, dan sedetik kemudian dengan penuh cinta dan kasih Dion mengajak sang istri untuk bersama-sama menikmati kehangatan cinta, keindahan kasih sayang dan kenikmatan syurgawi yang tiada tandingannya.
Bersama-sama mereka berbagi rasa,,, manis, hangat dan terasa sangat nikmat.. hingga berkali-kali, Dion berhasil membuat Fira mende*sah, mele*nguh menikmati manis nya cinta yang ditawarkan sang suami.
🌷🌷🌷🌷🌷 tbc,,,