My Boss My Sweet Husband

My Boss My Sweet Husband
BAB 92



"sudah malam mas ayo tidur"ucap vina menangkup kedua pipi aditya.


Cup


Aditya mengecup bibir Vina kemudian menariknya ke dalam pelukannya dan membenamkan wajah Vina di dada bidang nya.


Keesokan harinya dila membuka matanya dan melihat pemandangan yang belum pernah ia lihat sebelumnya yaitu wajah aldo yang masih tertidur.


"sayang ayo bangun"bisik dila ditelinga aldo


Aldo membuka matanya dan melihat dila sedang tersenyum padanya


Cup


"selamat pagi istriku"ucap aldo setalah mencium kening dila


Cup


"pagi suamiku"jawab dila mengecup singkat bibir aldo


"jangan menggoda ku sayang atau aku akan memakan mu lagi pagi ini"ucap aldo membuat bulu kuduk dila merinding mengingat betapa liarnya aldo dalam urusan ranjang.


"Akk.....aku mau mandi"ucap dila kemudian turun dari ranjang.


Ketika kakinya sudah menyentuh lantai,dila merasakan sakit diarea V nya sampai membuatnya terduduk di pinggir ranjang.


"Sayang kamu gak apa apa?"tanya aldo khawatir dan langsung berjongkok di depan dila


Dila langsung menutup matanya melihat aldo yang tak menggunakan apapun.


"do pakai bajumu dulu"ucap dila masih menutup matanya


"hahhaa kenapa kau tutupi begitu semalam kau bahkan sudah melihat dan menyentuhnya"ucap aldo terkekeh


"ahh sudah aku mau mandi"ucap dila ingin bangun namun dengan cepat aldo mencegahnya


"Kita mandi bersama saja"ucap aldo menyeringai langsung menggendong dila masuk kedalam kamar mandi.


Mereka mandi bersama dan ya seperti pria pada umumnya aldo tidak bisa menahan hasratnya.


"sudah kamu tuh kaya serigala tau"pekik dila sedangkan aldo hanya tertawa puas


"sudah berhenti tertawa ayo turun dan sarapan"ajak dila


"Aditya dan vina,apa mereka sudah bangun?"tanya aldo dan dila hanya mengangkat bahu nya.


Vina membuka matanya, seluruh tubuhnya terasa remuk akibat perbuatan aditya


"mas tanggungjawab"teriak Vina melihat aditya yang sudah mandi dan bersiap sarapan


"hahaha iya sayang iya ayo"Aditya terkekeh langsung menggendong Vina masuk ke dalam kamar mandi


"Jika sudah selesai panggil aku ya"ucap aditya dan vina mengangguk


Setelah 30 menit Vina keluar dengan pakaian yang sudah rapih.


"kok gak panggil aku"ucap aditya


"gak apa apa mas"jawab Vina tersenyum


Tok....tok.....tok....


Aditya membuka pintu dan ternyata itu adalah aldo dan dila


"pagi dit"sapa aldo pada aditya


"hmm pagi masuklah"jawab aditya


"Selamat pagi kakak ipar"sapa dila pada vina


"hmm pagi"jawab Vina terdengar malas


"hei kenapa kau tidak bersemangat seperti seperti itu"tanya dila


"Aku rindu pada Al"jawab vina


"hari ini kita akan pulang sayang sudah jangan bersedih"ucap aditya dan vina mengangguk.


Mereka pun sarapan bersama,disaat sedang menikmati sarapan bersama tiba tiba Vina merintih akit


"awwww mas...."rintih vina


"sayang kamu kenapa?"tanya aditya


"Vin kamu gak apa apa?"tanya dila


"mas aku ke kamar ya"ucap Vina masih terdengar meringis


"aku antar ya"ucap aditya


"gausah mas kamu sarapan aja"tolak vina


"udah Vin biar adit anter kamu ke kamar nanti aku suruh rendy kesini"ucap dila


"iya Baiklah"jawab vina


Aditya membawa Vina ke kamar hotel, Vina memegangi dadanya yang terasa begitu perih akibat air susunya tidak dikeluarkan.


"sayang mana yang sakit?"tanya aditya


"Ini mas"jawab vina memegangi dadanya


"Kenapa bisa sakit?"tanya aditya tidak mengerti


"kamu tahu kan air susu aku itu banyak dan sejak kemarin Al tidak menyusu padaku jadi dadaku sakit karena air susunya tidak dikeluarkan"jawab vina


"yaudah sini aku bantu"ujar aditya


"ha?bantu apa?"tanya vina terkejut


Aditya mengangkat kaos Vina dan membuka pengait bra nya


"mas kunci dulu pintunya takut tiba tiba ada yang datang"ucap vina dan aditya langsung mengunci pintu kamar mereka.


Aditya berjongkok dan mulai melakukan yang biasa Al lakukan pada vina


"aww mas pelan pelan"pinta vina pada Aditya yang melahapnya dengan rakus


Aditya merasakan rasa susu itu tidak ada rasanya sama sekali namun lebih nikmat dari susu apapun di dunia ini.


Euggggh......


Aditya bersendawa setelah melakukan kegiatannya kemudian beralih menatap vina


"sudah enakan?"tanya aditya


"hmm iya mas makasih ya dan maaf pasti rasanya tidak enak kan?"tanya vina


"enak sayang enak malah aku mau kalo setiap hari di beri susu ini"ucap aditya menatap genit.


"ishh kamu tuh"pekik Vina memukul bahu aditya membuat aditya terkekeh.


tok.....tok...tok...


"Adit ini kami"ucap Aldo dari luar


Aditya membuka pintu dan menyuruh mereka masuk


"Vin kamu baik baik saja?"tanya Imel yang datang bersama rendy


"Aku gak apa apa"jawab Vina


"Vin biar aku periksa ya"ucap Rendy


"gausah rend aku gak apa apa"ucap vina


"beneran kamu gak apa apa?"tanya dila


"tadi mas Adit yang udah nyembuhin aku"jawab vina menganggukan kepalanya


Keempat orang itu langsung menatap aditya yang sedang duduk di sofa


"kenapa kalian menatapku begitu?"tanya aditya menunjukan wajah datarnya


"bagaimana kau menyembuhkan Vina?"tanya aldo


"seperti yang Al lakukan"jawab aditya frontal


"maksudnya?"tanya Imel tidak mengerti


"eee..eh sudah jangan dipikirkan lagi lupakan aku sudah baik baik saja sekarang"ucap vina takut aditya akan mengatakan yang sebenarnya dan membuat dirinya malu.


"Eh btw gimana dil?"tanya imel


"gimana apanya?"tanya dila tidak mengerti


"mmmm itu semalam"Imel mengucapkan seraya menaik turunkan alisnya


plakkkkk....


Vina memukul bahu Imel karena pertanyaan yang unfaedah itu


"sakit Vin"pekik imel


"kenapa kau bertanya seperti itu kau juga sudah merasakannya kan"ucap Vina kesal


"iya kamu segala tanya bikin orang malu aja"Sambung dila


"kenapa harus malu"jawab imel


"sekarang katakan bagaimana rasanya malam pertama mu"tanya Vina langsung


"iya ayo katakan"dila ikut menghakimi imel


"rasanya sakit dan nikmat"jawab imel jujur


Sedangkan rendy hanya menepuk jidatnya mendengar perkataan istrinya yang vulgar itu.


"sayang kamu itu apa apaan sih"pekik rendy


"kenapa sayang memang benar kan begitu rasanya"jawab imel


"Vina entah darimana kamu mendapatkan teman seperti ini"dila menggeleng kepala


"jika aku bisa meng uninstall otak lambatnya ini sudah aku lakukan sejak dulu"jawab vina


"astaga kenapa istriku ini cantik cantik tapi polos sekali"gumam rendy


"sabar bro sabar"ucap aditya terkekeh


"bersabarlah ini ujian yang lebih sulit daripada ujian kedokteran"aldo sama terkekeh nya dengan aditya.


"Sudahlah percuma saja bicara dengan nya"ucap vina bangun menuju lemari untuk merapikan pakaiannya.


"kalian akan pulang sekarang?"tanya Imel


"iya kenapa?"tanya Vina dan dila


"memang sudah puas?dulu aku dan rendy di dalam kamar selama 2 hari tanpa keluar sedikitpun meski hanya untuk makan"ucap Imel lagi lagi membuat rendy terkejut sekaligus malu


"Hahahaha"tawa semuanya pecah setelah mendengar perkataan Imel.


BERSAMBUNG........


HAI AKU UP LAGI NIH πŸ€—πŸ€— BANTU LIKE DAN VOTE BIAR AKU MAKIN SEMANGAT BUAT UP πŸ™πŸ˜‚πŸ˜Š BANTU KOMEN KRITIK DAN SARAN JUGA BOLEH πŸ‘β€οΈ OH IYA JANGAN LUPA FOLLOW INSTAGRAM AKU @Alfianaaa05_


terima kasih, happy reading 😍❀️🌺