
Vina yang sedang beristirahat dikamar merasa bosan,dia memilih untuk ke bawah dan bermain bersama anaknya.
"huh.... bosan sekali terus dikamar"ucap Vina seraya melangkah ke lantai bawah dengan pelan.
Ketika dibawah Vina Melihat kondisi rumah yang sepi bahkan pelayan pun tidak ada.
"Kemana semua orang??"tanya Vina pada diri sendiri.
Vina masih melangkah, melangkah menuju dapur dilihat hanya ada lilis.
"Lilis"panggil Vina sontak membuat Lilis terkejut.
"ehh....iy ....iya bu???"tanya Lilis gugup.
"kenapa kau gugup begitu,apa yang sedang kau lakukan?"tanya Vina.
"tidak ada bu hanya sedang melihat lihat saja"jawab lilis masih dengan mode gugup.
kenapa aku jadi curiga begini padanya
"baiklah aku akan memberitahu tugasmu di rumah ini"ucap Vina.
"1.kau akan membantu tugas asisten lain karena sistem kerja dirumah ini adalah saling membantu dan kerjasama
2.kau akan membantuku mengurus anakku Al,jika ada sesuatu padanya kau bisa memberikannya padaku"jelas Vina lembut.
"hanya itu bu?"tanya Lilis berkode membantu mengurus suaminya.
"ya kenapa?kamu mau membantuku mengurus suamiku juga?"tanya Vina dengan sorot mata tajam.
"tidak bu"jawab lilis cepat menundukkan kepalanya.
huh... dasar orang kaya sombong,lihat saja suami mu yang tampan itu akan menjadi milikku batin Lilis.
(cakep kali Loππ batin author)
Vina sedang membuat susu untuknya,Al datang bersama bi suti dengan berlari.
Mama....mama...
"eh anak mamah dari mana?"tanya Vina menggendong Al dengan sebelah tangan karena tangan yang lain sedang mengaduk susu.
"dari belakang non"jawab bi suti.
"mamah dan papah kemana bi?"tanya Vina.
"tuan dan nyonya pergi membeli makanan khas Indonesia untuk dibawa ke Amerika besok non"jawab bi Suti.
"oh iya aku sampai lupa kalo besok mamah dan papah akan pergi"ucap Vina menepuk dahinya.
"yaudah aku ke kamar dulu ya bi biar Al sama aku"ucap Vina ingin pergi namun dicegah oleh bi Suti.
"eh tapi non tadi den Adit pesan katanya Al suruh sama bibi dulu biar non istirahat"cegah bi Suti.
suamiku itu memang paling perhatian sama istrinya...aku mencintaimu suamiku.
"aku gak apa apa kok bi, bibi lanjutin kerjaan lain aja atau ajarin lilis"ucap Vina melirik lilis.
"iya non baik"jawab bi suti.
"oh iya bi nanti tolong bawain buah ke kamar ya"pinta Vina sebelum pergi.
"iya non siap"jawab bi suti memberikan tanda hormat dengan tangannya.
"hahaha ah si bibi bisa aja"Vina terkekeh dengan tingkah bi suti.
pantas saja sih suaminya cinta banget sama dia... emang dia cantik hmmm tapi tidak secantik aku hahahaha.
Batin Lilis melihat Vina tertawa.
_
_
Jam pulang kantor Aditya dan aldo pulang sedangkan rendy harus bekerja lembur malam ini.
"Assalamualaikum"salam Aditya dan aldo ketika memasuki rumah.
"Waalaikumsalam"jawab bi Ijah.
"tumben sepi bi, pada kemana?"tanya Aldo.
"tuan dan nyonya sedang pergi sejak siang sedangkan nona Vina dan yang lain ada dikamar masing-masing"jelas bi Ijah.
"yaudah makasih bi"ucap aldo.
"dit aku duluan ya"ucap aldo kemudian naik ke atas menuju kamarnya.
Aditya yang merasa haus memutuskan pergi ke dapur untuk minum menyiram tenggorokannya yang kering.
"Selamat malam tuan"sapa lilis dengan genitnya.
Aditya hanya menatapnya sebentar kemudian Kembali membuka kulkas untuk mengambil air.
"tuan butuh sesuatu?"tanya Lilis.
"tidak"jawab Aditya dingin kemudian pergi setelah menyiram tenggorokan nya yang kering.
"ya ampun pak Aditya cool banget sih ahhh benar benar suami idaman ku banget"ucap lilis mengangumi ketampanan aditya.
Ceklek.
dengan pelan Aditya membuka kamar mengira bahwa Vina dan Al sedang tidur tapi ternyata mereka sedang menonton televisi bahkan saking seriusnya mereka tidak menyadari kehadiran Aditya.
akkkakhhhakahhh
rancau Al tidak jelas dengan gembira, Aditya berjalan perlahan melewati sisi kasur dari belakang dan.....
Hap....
Aditya memeluk Vina yang sedang memeluk Al dari belakang.
"mas awas ih kamu belum mandi"ucap Vina menengadah menatap suaminya.
"belum mandi juga ganteng aku mah"ucap Aditya percaya diri.
"hiissss pede abis...udah sana mandi"titah Vina.
Aditya tidak menjawab perkataan Vina perlahan dia mendekati wajah Vina ingin mencium bibir nya tapi eh tapi......
Plaaakkkk
pukulan Al tepat mengenai pipi aditya membuat si pemilik pipi meringis kesakitan.
"aduhhh....hmmm Al nakal ya pukul pukul papah"ucap Aditya menangis dibuat buat.
Ep...pa....ep... pa....
Al memanggil papah tapi memeluk mamahnya.
"gak boleh mamah punya papah, yuk mah yuk tinggal Al yuk"aditya melingkarkan tangannya di leher Vina dan memeluknya erat.
Al menangis sedangkan Vina dan Aditya tertawa melihat tingkah kocak anak mereka.
"Wleee...mamah punya papah....yah Al gak diajak"Aditya masih terus menggoda anaknya.
Hingga pada puncaknya Al memukul wajah aditya menggunakan mainannya.
Plakkkkk
dahi aditya memerah karena pukulan dari Al.
"aduh sayang sakit"ringis aditya pada Vina sambil menggosok gosok dahinya.
"coba sini aku lihat"ucap Vina melihat dahi aditya yang memerah tapi bukannya kasihan Vina justru tertawa lepas.
"sayang tega banget sih suami kesakitan malah diketawain"ambek aditya.
"hahahaha abisnya lucu yaudah sana mandi dulu nanti aku obatin"ucap Vina diselingi tawa.
Aditya menurut kemudian bangkit menuju kamar mandi tapi sebelum itu dia mencium pipi Vina dengan lama didepan Al.
Ahhhhhh.....
teriak Al menyingkirkan wajah Aditya dari wajah vina.
"udah sana mas nanti dia ngeluarin bendera perang baru tahu rasa"ucap Vina kemudian Aditya segara masuk ke dalam kamar mandi.
Vina menina bobokkan Al namun tetap tidak juga tidur akhirnya Vina membawa Al menikmati malam di balkon kamar.
"tuh lihat ada bulan sama bintang"Vina menujuk pada bulan dan bintang yang bersinar di langit malam.
Tanpa mereka sadari sepasang mata memperhatikan kecantikan Vina yang tidak pernah hilang menurutnya.
"ternyata kau tidak berubah Vina,kau masih sama seperti Vina, Vina ku yang cantik"ucap seseorang yang memerhatikan vina dengan intens.
Setalah cukup lama, Vina membawa Al masuk dan menyusuinya sedangkan Aditya sibuk dengan laptop dipangkuan nya.
"Sayang aku ke ruang kerja sebentar ya"ucap aditya ingin ke ruang kerja mengambil beberapa berkas.
"iya mas"Jawab Vina berbisik karena Al sudah memejamkan matanya.
Aditya pergi ke ruang kerja, namun ketika melihat rendy dia berhenti.
"Baru pulang Rend?"tanya aditya.
"hmm iya,oh iya dit tadi aku melihat seseorang berpakaian serba hitam di luar dan juga dia memperhatikan Vina dengan lekat"ucap rendy.
"kau melihat wajahnya?"tanya aditya.
"tidak aku tidak bisa melihat wajahnya karena dia berdiri membelakangi dan menggunakan topi"jawab rendy.
"baiklah terimaksih,kau istirahat lah"ucap Aditya kemudian Rendy masuk ke dalam kamarnya.
Setelah mengambil beberapa berkas, Aditya Kembali ke kamarnya bersamaan dengan Vina yang baru selesai menidurkan Al.
"Mas sini aku obatin dulu"vina menepuk sisi ranjang.
Aditya menghampiri Vina dan duduk di sebelahnya.
"makannya jangan menggangguku sekarang aku sudah memiliki jagoan kecil yang akan selalu melindungi ku"ucap Vina dengan tangan yang aktif mengolesi salep di dahi aditya.
"iya mamah aku tahu dan semoga saja baby ini yang menjadi putri dari papahnya"ucap Aditya mengelus perut Vina.
"kamu menginginkan anak perempuan?"tanya Vina menatap mata aditya.
BERSAMBUNG......
HALLO PARA PEMBACA SETIA MY BOSS MY SWEET HUSBAND TERIMAKSIH ATAS DUKUNGAN KALIAN SELAMA INIπ€π€
HARI INI AKU MASUK SEKOLAH GUYS JADI MUNGKIN UP NANTI MALAM YA KARENA AKU PULANG SEKOLAH SOREππ
JANGAN LUPA BERI HADIAH UNTUK AUTHOR KELAS TERI INI BERUPA LIKE DAN VOTE YA πβ€οΈπ€
TERIMAKASIH SAYANG πππ€