
Vina berjalan menaiki tangganya, sekarang waktu menunjukan pukul 20:00 artinya jam makam malam telah usai jadi Vina tidak masak karena berfikir mungkin mertuanya yang masak
"aku Ragu untuk masuk,akan dijadikan apa aku ya sama mas Adit"Vina bertanya tanya
akhirnya Vina memutuskan untuk masuk kedalam kamar
ceklek.....
Vina masuk dan melihat Aditya sedang berkutik dengan laptopnya disofa.Vina berjalan menuju lemari kemudan masuk ke kamar mandi untuk membersihkan diri.
Didalam kamar mandi Vina masih berfikir bagaimana membujuk suaminya.
"bagaimana aku akan membujuknya?apa aku harus membujuknya dengan itu?baiklah tidak masalah toh dia juga suamiku"ucap Vina pasrah dengan ide konyolnya..
Vina telah selesai membersihkan diri dan keluar kamar mandi hanya dengan menggunakan handuk yang menutupi bagian dada sampai pahanya.
Vina mendekati suaminya dan duduk disamping Aditya.
"mas"panggil Vina tapi tidak dihiraukan Aditya.
"mas jangan marah ya"sambung Vina dengan memeluk tangan Aditya.
Aditya mencium aroma lavender dari tubuh Vina membuatnya ingin segera memakannya tapi dia berusaha untuk tidak tergoda karena saat ini dia sedang berpura-pura marah.
"mas liat aku!"ucap Vina yang mulai kesal kemudian memegang wajah Aditya agar menghadapnya.
Aditya menelan salivanya dengan susah karena melihat penampilan Vina yang hanya berbalut handuk.
"mas aku gk ngapa ngapain sama pria tadi, dia minta nomor aku aja aku g,,,"ucap Vina terhenti karena Aditya sudah membungkamnya dengan sebuah ciuman.
Aditya mencium Vina dengan lembut,lama kelamaan ciuman itu berubah menjadi lu**at*n yang memabukkan.Aditya menekan Tengkuk Vina agar bisa memperdalam ciumannya. Ciuman Aditya mulai turun dan menciumi leher jenjang istrinya hingga membuat banyak tanda kissmark disana,tangan Aditya membuka lilitan handuk Vina dan mulai menggerayangi setiap lekuk tubuh Vina hingga terhenti saat tangan Aditya menyentuh gundukan kembar yang lumayan besar milik Vina,membuat Vina mengeluarkan desahan dari bibir tipisnya.
Aditya sudah tidak tahan dengan hasrat nya yang sudah mencapai ubun ubun dia menggendong Vina dan menidurkan nya di atas ranjang kemudian menindih tubuh Vina.
Aditya mencium kembali bibir Vina dan mulai membuka pakaian nya sendiri.
kemudian meminta izin kepada Vina.
"sayang aku udah ngga tahan boleh ya?"tanya Aditya dijawab anggukan sambil tersenyum oleh Vina
Aditya mulai melancarkan aksinya ke yang lebih.
"ahh...massss....sakit mas...."jerit Vina saat merasakan sakit di area sensitifnya hingga mencakar punggung Aditya dan meloloskan buliran air mata dipipi mulusnya.
Aditya terus bermain diatas tubuh vina,membuat Vina kualahan dengan permainan suaminya itu, rasa sakit yang Vina rasakan berubah menjadi sebuah kenikmatan.
Meraka bermain hampir 1 setengah jam dan Aditya segera menghentikan aktivitas nya saat melihat Vina yang sudah tak berdaya
Aditya menjatuhkan tubuhnya disamping Vina kemudian mencium kening istrinya.
"makasih ya sayang sekarang kamu adalah milik ku seutuhnya"ucap aditya tersenyum kearah Vina
Vina memeluk tubuh Aditya dan membenamkan wajahnya di dada bidang Aditya hingga mereka terlelap.
matahari menyinari kamar Vina dan Aditya membuat Vina menggeliat kemudian membuka matanya. Hari ini Vina bangun kesiangan karena merasa lelah akibat perbuatan suaminya
Vina memandangi wajah tampan Aditya kemudian senyuman lebar menghiasi wajah cantiknya mengingat kejadian semalam.
"terpesona hmm?"tanya Aditya yang ternyata sudah bangun membuat Vina langsung mengalihkan pandangannya.
"ti...tidak....aku...aku hanya"ucap Vina terbata bata
Aditya bangun dan duduk menghadap Vina kemudian memegang wajah Vina agar menghadap nya.
"good morning my wife"ucap Aditya tersenyum kemudian mencium kening Vina.
"morning to my hubby"jawab Vina kemudian mengecup singkat bibir Aditya.
"sayang kau mau menggoda ku lagi?"tanya Aditya tersenyum licik.
"awwww..awww.."rintih Vina saat merasakan bagian bawahnya terasa begitu sakit
Aditya kemudian segera bangun dan menggendong Vina ke kasur lagi.
"maaf"ucap Aditya yang merasa bersalah karena sudah membuat Vina begitu kesakitan.
"tidak mas,ini adalah kewajibanku dan pasti lama kelamaan rasa sakitnya akan hilang sayang"ucap Vina lembut sambil membelai wajah tampan Aditya.
kemudian Aditya menggendong Vina menuju kamar mandi,Vina tidak menolaknya
akhirnya mereka melakukannya lagi dikamar mandi
setelah 1 jam dikamar mandi Vina segera memakai pakaiannya dan mempersiapkan pakaian Aditya.
"mas ini pakaian kamu,aku bantu pakai ya?"ucap Vina lalu membantu Aditya mulai dari kemeja hingga saat Vina sedang memakai kan dasi Aditya memeluk pinggang Vina kemudian menempelkan dahinya ke dahi Vina.
"kamu cuma milik aku sayang!"ucap Aditya kemudian mencium lembut bibir Vina dan Vina pun membalas ciuman suaminya itu kemudian mengalungkan tangannya dileher Aditya
tapi ditengah mereka sedang berciuman tiba-tiba pintu terbuka dan terlihat naina sedang melongo.
"maaf mama akan kembali lagi"ucap naina kemudian menutup pintu kamar.
mendengar itu Vina langsung melepaskan ciumannya.
"eeh mas itu mamah,ahh aku malu mas..apa kata mamah nanti"ucap Vina cemberut.
"untuk apa malu toh kita suami istri"ucap Aditya datar tanpa rasa Malu sedikitpun
kemudian Aditya dan Vina turun menuju meja makan.
"se...selamat pagi mah, pah,do"Sapa Vina pada semua orang yang ada dimeja makan.
"pagi"jawab ketiganya.
"mah maaf ya Vina gk bantu masak"ucap Vina merasa tidak enak pada mertuanya.
"iya sayang mamah ngerti,yaudah ayo makan"ajak naina.
mereka mulai mengambil makanan mereka
saat Vina mengambil kan makanan Aditya Aldo melihat begitu banyak tanda kissmark dileher Vina dengan segera dia memalingkan pandangannya.
"gila si Adit pantesan lama ternyata alasan nya abis Anu dia, kayanya Vina memuaskan Aditya"ucap Aldo sambil cengengesan
"kenapa kau cengar-cengir begitu?"tanya Aditya melihat Aldo yang cengengesan tak jelas.
"aghh.. tidak"ucap Aldo segera mengubah wajahnya datar.
mereka selesai makan,Aldo dan Aditya pamit pergi ke kantor tak lupa Aditya mencium kening Vina dan Vina menyalami tangan suaminya.
"sayang terimakasih"ucap naina tiba tiba ada dibelakang Vina.
"mamah,tidak usah terimakasih mah seharusnya aku yang berterimakasih karena telah menjodohkan ku dengan mas adit,aku sangat bahagia mah bisa menikah dengannya"ucap Vina kemudian memeluk erat naina.
"mamah senang kamu bisa bahagia dengan anak mama,semoga kalian selalu bahagia ya sayang"ucap naina melepas pelukan Vina dan mencium kening Vina
bersambung......
.
aku akan selalu semangat buat up doain aja ya otak aku yang cilik ini menampung,hihihi😂
jangan lupa like,komen dan vote kalo berkenan
terimakasih readers🖤🌺